1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

harga saham2 yg gw ikutan … 050210 5 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:39 pm

INDY.JK 2,325.00 -150.00 -6.06%
ELSA.JK 320.00 -10.00 -3.03%
TRUB.JK 124.00 -3.00 -2.36%
BNII.JK 295.00 -5.00 -1.67%
BBRI.JK 7,250.00 -150.00 -2.03%
BUMI.JK 2,450.00 -125.00 -4.85%
ADRO.JK 1,860.00 -70.00 -3.63%
ANTM.JK 2,000.00 -50.00 -2.44%
^JKSE 2,518.98 -74.24 -2.86%

ihsgw= 16624/8= 2078

Parah, IHSG Rontok 2,8% di Akhir Pekan
Jum’at, 5 Februari 2010 – 16:32 wib
TEXT SIZE :
Rani Hardjanti – Okezone

Foto : Koran SI.
JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini dengan koreksi yang sangat dalam hingga ke level 2.500.

Indeks saham pada perdagangan Jumat (5/2/2010) melemah 74,24 poin atau 2,86 persen ke posisi 2.518,98. Volume 4,12 miliar senilai Rp3,88 triliun. Pelemahan ini merupakan imbas dari koreksi bursa saham Wall Street.

Menurut Trimegah Securities, penurunan ini disebabkan tingkat defisit yang semakin tinggi di beberapa negara Eropa, membuat pasar mulai meragukan kelanjutan pemulihan ekonomi.

Pemicu lainnya, yakni tekanan jual terjadi mengantisipasi pengumuman angka pengangguran di Amerika yang diekspektasi masih tetap tinggi.

Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 13,89 poin ke posisi 412,33 dan indeks LQ45 turun 16,6 poin ke posisi 488,58. Saham yang ditutup menguat 13 jenis saham, melemah 193, stagnan 38 jenis saham.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), turun Rp1.950 ke posisi Rp30.100, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun Rp70 ke posisi Rp1.860, PT Astra Agro Lestari (ASII) turun Rp1.000, ke posisi Rp34.350.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) naik Rp275 ke posisi Rp2.900, PT Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp20 ke posisi Rp720, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek).(rhs)
05/02/2010 – 16:13
Lunglai, IHSG Ditutup Turun 74,24 Poin

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Perdagangan IHSG akhirnya ditutup turun 74,24 poin (2,86%) menjadi 2.518,98 karena sentimen negatif gagal bayar dari eropa cukup menekanbursa regional dan global.

Hal itu dikatkaan analis saham Sinarmas Alfiansyah kepada INILAH.COM Jumat (5/2). “Penurunan ini karena kekhawatiran investor terhadap gagal bayar yang terjadi di eropa sehingga mempengaruhi bursa global dan juga bursa regional,” katanya.

Kondisi ini tertepatan dengan akhir pekan sehingga investor lebih memilih melakukan aksi jual. Hal ini karena terpengaruh kekhawatiran banyak pihak setelah peruashaan di Eropa banyak yang terancam mengalami gagal bayar. Akhirnya menekan bursa global dan menyeret bursa regional serta IHSG.

Untuk volume perdagangan mencapai 4,1 miliar unit saham dengan nilai transaksi Rp3,8 miliar dengan 13 saham naik, 193 saham turun dan 38 saham stagnan. Indeks saham JII turun 13 poin ke level 412, namun indeks saham LQ45 turun 16,6 poin ke level 488. Untuk sektor perkebunan turun 42 poin ke 1.818 dan sektor pertambangan turun 93 poin ke 2.168.

Wall Street anjlok pada perdagangan Kamis (4/2), dipicu oleh laju ekonomi yang lebih lamban dari ekspektasi para investor. Sedangkan harga bahan energi anjlok pada perdagangan Kamis (4/2), seiring pelemahan indeks dan data tenaga kerja.

Untuk saham yang mengalami kenaikan adalah Matahari Departement Store (LPPF) naik Rp275 ke Rp2.900, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp20 ke Rp720, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) naik Rp20 ke Rp560.

Sementara itu, saham-saham yang turun adalah Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp1.950 ke Rp30.100, Goodyear (GDYR) turun Rp1.450 ke Rp11.000, Astra International (ASII) turun Rp1.000 ke Rp34.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp370 ke Rp25.000, Tambang batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp700 ke Rp16.150, United Tractors (UNTR) turun Rp550 ke Rp15.950, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp400 ke Rp23.450, [hid]

Sesi II Tutup
Sentimen Eksternal Negatif, IHSG Terpuruk
Indeks di BEI anjlok ke level 2.518 atau turun 2,87%. Sedang rupiah melemah di 9.410/US$.
JUM’AT, 5 FEBRUARI 2010, 16:15 WIB
Antique

Papan perdagangan saham (ANTARA)
BERITA TERKAIT
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah
Sentimen Regional Kuat, IHSG Raih 24 Poin
IHSG dan Rupiah Tak Kompak
Rupiah Ikut Dorong IHSG Melemah
Tekanan Jual Mereda, IHSG Hanya Turun 8 Poin
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali mengakhiri transaksi dengan penurunan tajam. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pun kembali bergerak melemah.

Menurut analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra, penurunan tajam Dow Jones semalam akibat data pengangguran Amerika Serikat yang naik melebihi perkiraan sebelumnya, serta kondisi keuangan beberapa negara Eropa yang tidak baik merupakan pemicu merahnya bursa regional Asia Pasifik, termasuk IHSG.

“Harga berbagai jenis logam di LME (London Metal Exchange) juga mencatat koreksi tajam, terutama nikel dan timah yang menjadi andalan eskpor logam Indonesia,” kata dia melalui risetnya kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat, 5 Februari 2010.

IHSG pada penutupan transaksi akhir pekan ini, kembali terpuruk ke level 2.518,98 atau turun 74,24 poin (2,87 persen). Melanjutkan akhir sesi I tadi, yang anjlok 61,27 poin atau 2,36 persen di posisi 2.531,94.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,41 triliun dan volume tercatat 11,11 juta lot, dengan frekuensi 87.250 kali. Sebanyak 13 saham menguat, 193 melemah, 38 ditutup stagnan, serta 242 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 535,76 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 1,53 triliun.

Bursa Asia saat IHSG tutup, juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng turun 676,56 (3,33 persen) ke level 19.665,08, Nikkei 225 melemah 298,89 poin atau 2,89 persen menjadi 10.057,09, dan Straits Times terkoreksi 56,17 persen (2,05 persen) di posisi 2.688,81.

Di Bursa Efek Indonesia, saham komoditas yang melemah cukup besar di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp 1.950 atau 6,08 persen ke level Rp 30.050, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah Rp 700 (4,15 persen) menjadi Rp 16.150, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi Rp 400 atau 1,67 persen di posisi Rp 23.350.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.410 per dolar AS dari transaksi pagi tadi yang berada di level 9.402/US$.

Sedangkan pada perdagangan Kamis, 4 Februari 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.325-9.327/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
05/02/2010 – 18:16
Inilah 10 ‘Top Foreign Buy’ Saham
Susan Silaban

(Inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – Akhir pekan ini, saham lapirs dua alias second liner menjadi incaran broker asing. Tak mengherankan, saham lapis dua pun kembali berjaya, sayang saham tambang yang masuk dalam LQ45 tak mempu dukung indeks.

Berdasarkan data resmi BEI, Jumat (5/2) saham SMRA ramai dibeli sebanyak 12.742.000 saham dari total saham yang diperdagangkan 47.576.000 lembar senilai Rp35,05 miliar. Lapis kedua selanjutnya, ada saham BKSL yang lumayan banyak dibeli sekitar Rp10.500.000 lembar dari total 45.732.500 lembar senilai Rp3,99 miliar.

Kemudian disusul oleh saham MLPL laku dibeli sekitar 7 juta saham dari total perdagangan 101.748.000 saham senilai Rp9,14 miliar. Saham BLTA pun tak mau ketinggalan. Dari total perdagangan 6.806.000 saham senilai Rp4,42 miliar ada 5.115.500 lembar yang dibeli. Begitu juga dengan saham INKP yang laku dibeli sebanyak 3.911.500 lembar dari total 4.734.000 lembar senilai Rp9,89 miliar.

Selanjutnya ada saham INCO dari total perdagangan 25.413.500 lembar senilai Rp88,86 milair ada 3.335.500 lembar yang dibeli. Ada juga saham PNLF yang dibeli 3.054.500 lembar dari total perdagangan 5.620.000 lembar senilai Rp834,7 miliar.

Selain itu, ada juga saham BTEL yang sedikit dibeli dari total perdagangan 153.675.000 saham senilai Rp21,58 milair hanya 2.755.000 saham yang dibeli. Hal yang sama pun terlihat dari saham ASRI yang hanya dibeli sekitar 2.525.000 lembar dari total perdagangan 154.819.000 lembar senilai Rp19,93 miliar. Serta ada saham INTP yang banyak dibeli sekitar 2.141.500 saham dari total 4.658.000 lembar senilai Rp59,92 miliar. [san/cms]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s