1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

JUAL PAKSA saat AMBRUK @transaksi marjin … 050210 5 Februari 2010

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 11:20 am

Kriteria Saham Margin Tak Diubah Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
05/02/2010 11:09:30 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
Badan Pengawas Pasar Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam–LK) tidak akan mengganti kriteria saham margin yang diberlakukan sejak 1 Januari 2010.

“Kriteria saham margin tidak akan diubah, tetap mengacu pada aturan yang diterapkan sejak awal tahun ini,” kata Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam–LK Nurhaida usai pertemuan anggota bursa (AB), Bapepam-LK, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (4/2).

Meski demikian, menurut dia, Bapepam-LK bersama BEI akan menampung usulan AB agar daftar saham margin diumumkan minimal lima hari sebelum mulai diperdagangkan. “Usulan itu kami tampung dan kami pertimbangkan,” tuturnya.

Nurhaida menambahkan, usulan agar daftar saham margin diumumkan minimal lima hari sebelum mulai diperdagangkan awalnya muncul karena AB kesulitan memindahkan jenis transaksi nasabah dari transaksi margin menjadi transaksi reguler.

Transaksi margin (margin trading) adalah fasilitas yang diberikan perusahaan sekuritas kepada investor untuk membeli saham dengan nilai lebih besar dari modal. Lewat transaksi itu, perusahaan sekuritas bisa memetik keuntungan dari fee transaksi dan bunga pinjaman. Sedangkan nasabah bisa memperoleh keuntungan jika harga sahamnya naik.

Berdasarkan aturan Bapepam, investor wajib menyetorkan jaminan awal senilai minimal Rp 200 juta untuk rekening efek pembiayaan transaksi margin atau minimal 50% dari nilai pembelian efek. Nilai pembiayaan yang dapat diberikan perusahaan efek kepada nasabah paling banyak 65% dari nilai jaminan pembiayaan. Jika nilai jaminan turun hingga melebihi 65%, perusahaan efek wajib meminta nasabah memenuhi jaminannya.

Jual Paksa
Nurhaida mengungkapkan, saham yang sebelumnya ditransaksikan secara margin bisa dijual paksa (forced sell), namun bisa pula dipindahkan ke transaksi reguler nasabah.

“Sepanjang pembiayaan itu masih di bawah 65% dari total jaminan nasabah, ya tidak perlu top up (menambah jaminan). Kalau pembiayaan menyentuh 65% dari jaminan yang ada, baru harus menambah jaminannya. Peraturannya seperti itu,” tandasnya.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong menambahkan, pertemuan tersebut baru membahas beberapa hal yang belum jelas dan menampung sejumlah usulan AB.

“Memang banyak AB yang mengusulkan agar daftar margin baru disampaikan minimal lima hari sebelum ditransaksikan. Untuk aturan pembiayaan margin maksimal 65% dari dana jaminan nasabah tidak ada AB yang keberatan,” paparnya.

Direktur Utama Finan Corpindo Nusa Edwin Sinaga mengaku sudah cukup puas dengan ketentuan AB mengenai margin. “Hanya dua usulan yang minta kami ubah, yaitu agar sekuritas yang mentransaksikan margin diberi peringatan awal (early warning) soal saham-saham margin bulan berikutnya. Kalau bisa, penetapan saham margin dilakukan setiap tiga bulan,” ucapnya.

Menurut Edwin, usulan itu dikemukakan agar investor lebih nyaman. Transaksi margin yang terlalu pendek sangat rawan aksi spekulatif. Saat ini, pengumuman daftar saham baru margin baru dilakukan sehari sebelum diperdagangkan.

Sementara itu, BEI segera mengaudit 62 AB yang dapat mentransaksikan margin mulai 8 Februari hingga Juni 2010. AB di BEI saat ini berjumlah 119 perusahaan. Dari jumlah itu, 116 AB masih aktif dan sisanya disuspensi. “Mulai minggu depan, tim audit akan turun untuk melaksanakan audit,” ujar Wan Wei Yiong. (mey)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s