1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

gue$$ing game … 280210 28 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:58 am

Sabtu, 27/02/2010 17:35 WIB
Pasar Berharap Kasus Century Dapat Happy Ending
Angga Aliya ZRF – detikFinance
Jakarta – Para pelaku pasar dan investor asing berharap Kasus Bank Century berakhir dengan baik atau mendapat happy ending. Salah satu skenario happy ending tersebut adalah Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa tetap menjabat posisinya saat ini.

“Sejauh ini pasar masih menebak-nebak arahnya yang belum begitu jelas. Namun saya menangkap kesan, bahwa pasar menghendaki skenario happy ending, berupa Boediono dan Sri Mulyani tetap di posisi masing-masing,” kata Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Tony Prasetyantono saat dihubungi detikFinance, Sabtu (27/2/2010).

Menurutnya, saat ini pasar menganggap kebijakan bailout Century merupakan tindakan yang benar, dan terbukti berhasil menyelamatkan sektor finansial Indonesia. Tony menambahkan, persepsi investor asing juga mengatakan bahwa stabilitas sektor finansial Indonesia merupakan daya tarik utama yang menyebabkan derasnya capital inflow saat ini.

“Karena itu jika kasus Century berujung sad ending berupa pelengseran Boediono dan Sri Mulyani, saya yakin akan terjadi respons negatif,” jelasnya.

Salah satu respon negatif yang pertama kali diambil oleh investor asing adalah melakukan penarikan dana habis-habisan ke luar negeri. “Persepsi pasar akan terus negatif. Saya sangat meyakini ini, berdasarkan suara-suara di pasar uang selama ini,” ungkapnya.

Secara terpisah, Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, investor asing sepertinya sudah memiliki antisipasi mengenai hal terburuk dari keputusan Pansus Century nanti. Dengan begitu raksi negatif yang terjadi di pasar tidak akan berlangsung terlalu lama.

“Yang lebih penting justru stabilitas politik akibat pansus ini. Kalau investor melihat stabilitas politik dapat terjaga maka reaksi negatif investor hanya akan berumur pendek,” katanya saat dihubungi detikFinance.

Sebaliknya, lanjut dia, bila politik dianggap kurang stabil dan dapat mengganggu jalannya program program pembangunan, maka reaksi negatif pasar dapat berlangsung lama. Menurut Purbaya, yang terpenting setelah pansus ini, pemerintah harus menunjukkan bahwa program pembangunan tidak terganggu.
(ang/qom)
Jumat, 26/02/2010 17:47 WIB
Acuhkan Wall Street, Bursa Asia ‘Menghijau’
Nurul Qomariyah – detikFinance

Foto: Reuters Tokyo – Pelemahan yang terjadi di bursa Wall Street tidak berimbas ke bursa regional. Indeks saham di bursa-bursa Asia justru ‘menghijau’ dan mengabaikan sentimen negatif data pengangguran AS yang mengecewakan.

Bursa Wall Street ditutup melemah meski tipis setelah sempat terjerembab jauh akibat data pengangguran yang mengecewakan. Pada perdagangan Kamis (25/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 53,13 poin (0,51%) ke level 10.321,03. Indeks Standard & Poor’s 500 juga melemah 2,30 poin (0,21%) ke level 1.102,94 dan Nasdaq melemah 1,68 poin (0,08%) ke level 2.234,22.

Pada perdagangan Jumat (26/2/2010), bursa-bursa Asia bergerak menguat meski tidak terlalu signifikan. Penguatan bursa-bursa Asia lebih lanjut tertahan oleh sentimen negatif ancaman penurunan peringkat Yunani.

Lembaga pemeringkat Moody’s menyatakan perubahan peringkat Yunani akan tergantung bagaimana negara tersebut menyusun sebuah rencana reformasi fiskal. Sementara Standard & Poor’s menyatakan akan menurunkan peringkat Yunani 1 atau 2 tingkat dalam sebulan ke depan. Jika hal itu benar-benar dilakukan, maka dikhawatirkan akan semakin meningkatkan biaya utang Yunani.

Pergerakan bursa-bursa Asia pada Jumat akhir pekan ini adalah:

Indeks Shanghai melemah tipis 8,68 poin (0,28%) ke level 3.051,94.
Indeks Hang Seng menguat 209,13 poin (1,03%) ke level 20.608,70.
Indeks Nikkei-225 menguat 24,07 poin (0,24%) ke level 10.126,03.
Indeks Straits Times menguat 1,71 poin (0,06%) ke level 2.750,86.
Indeks KOSPI naik tipis 7,07 poin (0,45%) ke level 1.594,58.
Indeks Sydney naik 43,6 poin (0,95%) ke level 4.637,7.

Bursa Efek Indonesia dan Kuala Lumpur libur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hanya Bursa Shanghai yang melemah akibat rontoknya saham-saham perbankan. Hal itu dipicu oleh kekhawatiran seputar masalah pengetatn kredit. Demikian pula saham-saham komoditas ikut melorot seiring turunnya harga komoditas.

Sedangkan bursa-bursa Eropa juga memulai perdagangan Jumat akhir pekan ini dengan penguatan yang cukup signifikan. Indeks DAX 30 naik 1,02%, CAC 40 naik 0,95%, FTSE 100 naik 1,03%.

(qom/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s