1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

mosokh yo :P … 020310 2 Maret 2010

Filed under: Mentalitas Investor — bumi2009fans @ 8:02 pm

Selasa, 02/03/2010 18:26 WIB
Investor Sudah Kebal Hadapi Kasus Century
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berakhir ricuh pada saat proses pengambilan keputusan akhir kasus Bank Century tidak membuat pasar bereaksi negatif. Pasar telah terbiasa menghadapi kondisi politik di Indonesia.

“Pasti ada sentimen negatif, namun pasar kita kan sudah kebal dengan insiden-insiden semacam itu. Juga soal demo, pasar finansial sudah cukup berpengalaman (well experienced) saat krisis 1998 dulu,” ujar Ekonom Kepala PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Tony A. Prasetiantono melalui pesan singkatnya kepada detikFinance, Selasa (02/03/2010).

Namun, lanjut Tony, jika hal ini terus berlangsung berlarut-larut, maka pasar sedikit demi sedikit pasti terpengaruh.

“Tapi itu tidak akan lama, asal ada solusi yang jelas dan rasional bagi pasar dimana mestinya policy (kebijakan) jangan dipidanakan,” tegasnya.

Tony menambahkan, di sisi lain pasar akan sangat mengapresiasi pendapat Presiden yang ‘pasang badan’ terhadap keputusan bailout Bank Century. “Presiden mem-back up kebijakan tersebut. Apalagi Presiden mempunyai keyakinan bahwa policy tersebut benar,” kata Tony.

Pada kenyataannya, Tony melihat kondisi sektor finansial Indonesia terselamatkan dari kebijakan bailout yang diambil pemerintah. “Aman dari krisis, kemudian terlihat bank-bank dapat berkinerja dengan baik,” tambahnya.

Lain halnya jika Presiden melihat kebijakan tersebut salah dan sektor perbankan mengalami kehancuran. “Beliau akan langsung memecat Menkeu. Dan kelak Presiden yang akan mempertanggungjawabkannya di DPR,” ungkapnya.

Walaupun begitu, Tony memang agak menyayangkan sikap ‘pasang badan” Presiden ini cukup terlambat. “Mungkin kemarin beliau masih berpikir bahwa soal ini bisa diredam dengan pendekatan-pendekatan. Ternyata masalah menjadi runyam, namun sejauh ini saya masih melihat peluang bahwa soal policy bailout tidak dimasalahkan,” jelasnya.

Seharusnya, Tony menegaskan hal yang perlu dipermasakahkan dan didalami justru soal pencairan dana nasabah yang kacau, seperti kejadian BLBI pada tahun 1998. “Dimana ada pihak yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan alias tindak moral hazard. Kalau soal ini silakan diproses hukum, tapi jangan policy bailout-nya,” tutup Tony.

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pasar hari ini naik 21 poin seiring dengan aksi beli investor asing yang mencapai Rp 391 miliar.

Kericuhan yang terjadi di gedung DPR terkait hasil Pansus Hak Angket Bank Century tampaknya tidak mempengaruhi laju kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.

(dru/dnl)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s