1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

yang rusuh, yang seru … 020310 2 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 2:06 pm

Meski Ricuh, Penguatan IHSG Tak Terbendung
Indeks di BEI berakhir menguat 21,92 poin atau 0,85 persen ke level 2.576,59.
SELASA, 2 MARET 2010, 16:32 WIB
Antique

(VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Akhir Transaksi, Asing Borong Saham Rp 198 M
Sesi II, Saham Unggulan Ikut Tekan IHSG
Sesi II, Saham Komoditas Tekan IHSG
Akhir Sesi II, IHSG Balik Arah Positif
IHSG Menutup Akhir Sesi II Positif
Web Tools

VIVAnews – Sentimen domestik ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, sebab sampai penutupan perdagangan masih menguat. Begitu pula, dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Robin Setiawan, analis sekuritas di Jakarta berpendapat, masih menguatnya IHSG sampai akhir sesi II hari ini terpicu kepercayaan investor asing yang masih memandang rapat sidang paripurna DPR terkait hasil Pansus Hak Angket PT Bank Century Tbk berlangsung aman.

“Asing melihat, dari dimulainya rapat tadi tetap berjalan lancar, walau sempat ricuh,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 2 Maret 2010.

Namun, dia mengakui, sebetulnya yang terjadi, baik di dalam ruang rapat paripurna DPR maupun luar sidang seperti aksi demo tidak berpengaruh banyak terhadap niat pembelian saham investor lokal maupun asing. Sebab, pemodal melihat outlook ekonomi dan investasi di Indonesia masih menarik.

Selain itu, Robin mengatakan penguatan IHSG Selasa ini ditunjang data Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin, mengenai laju inflasi yang positif masih memberikan angin segar ke pasar saham. “Rupiah yang menguat pun ikut andil,” kata dia.

Dia menambahkan, akumulasi saham-saham unggulan dan berkapitalisasi pasar besar seperti PT Telekomunikasi Indonesai Tbk (TLKM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turut meramaikan aksi beli.

IHSG pada penutupan transaksi hari ini, terangkat 21,92 poin atau 0,85 persen ke level 2.576,59. Sedangkan akhir sesi I tadi, indeks menguat 16,12 poin atau 0,63 persen di posisi 2.570,79.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,23 triliun dan volume tercatat 6,29 juta lot, dengan frekuensi 70.515 kali. Sebanyak 120 saham menguat, 74 melemah, 77 ditutup stagnan, serta 220 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 932,33 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 527,43 miliar.

Sedangkan bursa Asia, saat IHSG berakhir bergerak variatif. Indeks Hang Seng melemah 150,82 poin (0,72 persen) di posisi 20.906,11, Nikkei 225 naik 49,78 atau 0,49 persen menjadi 10.221,84, dan Straits Times terkoreksi 1,86 poin (0,07 persen )ke level 2.772,20.

Di Bursa Efek Indonesia, terlihat TLKM naik Rp 300 atau 3,68 persen ke level Rp 8.450, BUMI menguat Rp 150 (6,89 persen) menjadi Rp 2.325, dan BBCA terangkat Rp 100 atau 2,08 persen di posisi 4.900.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.295 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.300/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.275 per dolar AS.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Paripurna Ricuh, Asing Agresif Borong Saham
Jelang akhir transaksi, investor asing membukukan net buying sekitar Rp 390 miliar.
SELASA, 2 MARET 2010, 15:57 WIB
Arinto Tri Wibowo

Pialang mengamati pergerakan saham (Widodo S Jusuf)
BERITA TERKAIT
SBY Mendadak Gelar Rapat Tertutup
“Sebelum Ditembak Peluru Kami Tak Mundur”
Dua Pengunjuk Rasa Dibawa ke Mabes Polri
Priyo Kira Marzuki Terima Kasih, Ternyata….
Hakim MK: Ketua DPR Inkonstitusional
Web Tools

VIVAnews – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait hasil Pansus Hak Angket PT Bank Century Tbk diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi sesaat setelah Ketua DPR Marzuki Alie mengetok palu bahwa rapat paripurna DPR hanya mendengar kesimpulan dan rekomendasi dari Pansus Century.

Perdebatan sengit dan hujan interupsi terjadi saat ketua DPR tidak memutuskan pengambilan voting dan keputusan atas kesimpulan Pansus dilakukan hari ini.

Namun, situasi itu tidak merembet ke pasar saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks harga saham gabungan (IHSG) menjelang akhir transaksi hari ini juga masih bertahan positif.

Berdasarkan data BEI di Jakarta, Selasa 2 Maret 2010, IHSG menguat 15,16 poin (0,59 persen) ke posisi 2.569,83. Sementara itu, investor asing juga makin agresif dengan membukukan pembelian saham senilai Rp 851,02 miliar dengan penjualan hanya Rp 461,3 miliar.

Dari data itu, investor asing membukukan pembelian bersih (net buying) sekitar Rp 390 miliar.

Aksi beli investor asing itu terus meningkat dibanding sesi pertama transaksi hari ini yang mencatat net buying sekitar Rp 150 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan mengatakan, pelaku pasar melakukan pembelian selektif pada sejumlah saham.

Sentimen positif bursa global dan aksi pemodal untuk mengantisipasi penyampaian laporan keuangan emiten ikut mendorong investor asing melakukan pembelian selektif itu.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Selasa, 02/03/2010 16:09 WIB
Asing Borong Saham, IHSG Melesat 21 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup naik 21 poin seiring dengan aksi beli investor asing yang mencapai Rp 391 miliar pada perdagangan hari ini. Penguatan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memicu kenaikan tajam IHSG.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 2.554,473. Dalam waktu singkat, IHSG langsung berbalik arah dan melesat tinggi 22 poin hingga sempat menyentuh level 2.576,980.

Kenaikan IHSG terutama didorong oleh penguatan tajam saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) beserta seluruh saham saudaranya yang tergabung dalam saham-saham Bakrie 7.

Aksi beli masif atas saham BUMI memicu transaksi berjalan cukup atraktif, meskipun seluruh saham-saham sektor batubara lainnya mengalami koreksi. Investor juga memburu saham-saham sektor konsumsi seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Kemudian juga saham sektor infrastruktur seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Terakhir, saham sektor perbankan juga menjadi incaran investor seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Aktivitas investor asing juga didominasi aksi beli. Transaksi jual asing sebesar Rp 731,119 miliar, sedangkan transaksi beli asing mencapai Rp 1,122 triliun. Transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 391,085 miliar.

Kericuhan yang terjadi di gedung DPR terkait hasil Pansus Hak Angket Bank Century tampaknya tidak mempengaruhi laju kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (2/3/2010), IHSG ditutup melesat 21,917 poin (0,85%) ke level 2.576,591. Indeks LQ 45 juga menguat 4,631 poin (0,93%) ke level 501,826.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis ke level 9.290 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.270 per dolar AS.

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif
Indeks Shanghai turun 14,734 poin (0,48%) ke level 3.073,11.
Indeks Hang Seng turun 150,82 poin (0,72%) ke level 20.906,11.
Indeks Nikkei 225 naik 49,78 poin (0,49%) ke level 10.221,84.
Indeks Strait Times naik 3,69 poin (0,13%) ke level 2.777,73.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 70.515 kali pada volume 3,147 miliar lembar saham senilai Rp 3,233 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 74 saham turun dan 77 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Bir Bintang (MLBI) naik Rp 1.500 ke Rp 158.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 27.450, Telkom (TLKM) naik Rp 300 ke Rp 8.450, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 ke Rp 2.325, BCA (BBCA) naik Rp 100 ke Rp 4.900, BRI (BBRI) naik Rp 100 ke Rp 7.300.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 1.500 ke Rp 70.500, Astra International (ASII) turun Rp 650 ke Rp 36.200, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 31.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 15.650, Indocement (INTP) turun Rp 150 ke Rp 13.400, Lonsum (LSIP) turun Rp 100 ke Rp 8.950, Astra Agro (AALI) turun Rp 50 ke Rp 23.850.

(dro/qom)
Saham dan Rupiah Bertahan
Selasa, 2 Maret 2010 | 12:49 WIB

KOMPAS/LASTI KURNIA
Papan monitor pergerakan harga saham di Mandiri Sekuritas, Sudirman, Jakarta.
TERKAIT:
Rupiah Pagi Tertekan
IHSG Pagi Hijau
Spekulasi “Bailout” Yunani Angkat Wall Street
Meski Tergerus Saham Bakrie, IHSG Ditutup Naik
113 Saham Merah, IHSG Melorot 1,18 Persen
GramediaShop: Produk Unggulan Industri Rumahan – Variasi Getuk
GramediaShop: Profit Berlipat Dengan Investasi Tanah Dan Rumah
JAKATRA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan Selasa (2/3/2010) siang berhasil mempertahankan posisinya di jalur positif.

IHSG sesi pertama ditutup naik 16,12 poin atau 0,63 persen menjadi 2.570,790. Sektor infrastruktur dan perbankan memimpin laju indeks.

Adapun indeks Kompas100 menguat 0,68 persen, demikian juga indeks LQ45 naik 0,68 persen, serta Jakarta Islamic Index bertambah 0,35 persen.

Pada perdagangan sesi pertama ini terdapat 93 saham naik, 51 saham merah dan 65 saham stagnan. Nilai transaksi hanya Rp 1,31 triliun dari 31.072 kali transaksi dengan volume 1,23 miliar saham.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS bertahan dikisaran 9.250. Mata uang RI ini ada di posisi Rp 9.255 per dollar AS.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s