1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

yang terkoreksi kok dibilang lunklai … 040310 4 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:56 pm

Akhirnya IHSG Lunglai
Kamis, 4 Maret 2010 | 17:01 WIB

KOMPAS/RIZA FATHONI
Saham seperti yang diperdagangkan di bursa menjadi salah satu cara berinvestasi.
TERKAIT:
Saham Melenggang, Rupiah Stabil
Wall Street Berakhir “Mixed”
Bakrie Topang Saham, Rupiah Terengah-engah
Jelang Paripurna Century, Saham Masih Positif
Aksi Korporasi Sokong Wall Street
GramediaShop: Manajemen Laba
GramediaShop: The Science And Miracle Of Zona Ikhlas
JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks bursa kita rupanya tak ingin melangkah sendirian. Setelah pada sesi perdagangan pertama menguat sendirian di bursa regional, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG akhirnya ikut-ikutan jatuh ke zona merah.

Pada masa akhir perdagangan hari ini (4/3/2010), IHSG bertengger di level 2.565,64 atau turun tipis 0,06 persen. Tercatat ada 70 saham mengalami kenaikan, 75 saham menurun, dan 86 saham tak berubah.

Saham-saham yang mengalami penurunan, di antaranya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 2,03 persen menjadi Rp 7.250, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 1,59 persen menjadi Rp 15.500, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) anjlok 2,2 persen menjadi Rp 13.200, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang merosot 0,28 persen menjadi Rp 7.250.

Pengamat pasar modal, Satrio Utomo, mengatakan, penurunan indeks ini menunjukkan, investor asing mulai mengamankan investasinya lantaran khawatir terhadap perkembangan di China. ”Para investor asing takut menjalar ke mana-mana,” katanya. (Edy Can/Kontan)
Isu Politik Masih Hangat, IHSG Turun Tipis
“Untuk itu, pelaku pasar beberapa hari ke depan masih bersikap wait and see.”
KAMIS, 4 MARET 2010, 16:27 WIB
Antique

Penutupan Bursa (Antara/Fanny Octavianus)
BERITA TERKAIT
Mahasiswa-Polisi Bentrok, Satu Terluka
Jelang Pidato, Boediono & Mulyani Temui SBY
Komentar KPK Soal Keyakinan Sri Mulyani
Kalau Diserahkan ke Saya, ya, Ditindaklanjuti
Muzadi: Nasib Century Tergantung Presiden
Web Tools

VIVAnews – Sentimen negatif domestik dan regional disinyalir menjadi pemicu melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.

Kepala Riset PT Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing berpendapat, IHSG sesi II hari ini ditutup melemah tipis, karena terbawa faktor bursa regional dan perkembangan politik dalam negeri.

“Tapi, isu politik dalam negeri menjadi faktor utamanya. Untuk itu, pelaku pasar beberapa hari ke depan masih bersikap wait and see terhadap perkembangannya,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis, 4 Maret 2010.

Dia mengakui, saham-saham sektor infrastruktur dan aneka industri menjadi penekan indeks di penutupan menjelang akhir pekan ini. Sedangkan saham pertambangan menjadi penahan penurunan IHSG, terkait penguatan beberapa harga komoditas sektor tersebut.

IHSG pada penutupan transaksi hari ini, terkoreksi tipis 1,44 poin atau 0,06 persen ke level 2.565,64. Padahal di akhir sesi I tadi, indeks menguat 6,51 poin (0,25 persen) di posisi 2.573,60.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,63 triliun dan volume tercatat 6,44 juta lot, dengan frekuensi 79.466 kali. Sebanyak 74 saham menguat, 87 melemah, 94 ditutup stagnan, serta 236 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 993,75 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 808,90 miliar.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng melemah 301,01 poin (1,44 persen) di posisi 20.575,78, Nikkei 225 turun 107,42 atau 1,05 persen menjadi 10.145,72, dan Straits Times terkoreksi 14,09 poin (0,51 persen) ke level 2.768,70.

Di Bursa Efek Indonesia, terlihat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp 100 atau 1,19 persen ke level Rp 8.250 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah Rp 50 (1,31 persen) di posisi 3.750.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.277 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.271/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.265 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu, 3 Maret 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.277-9.285/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s