1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

lage, rumor AMBIL LABA … 110310 11 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 8:33 am

Lapis Dua Diburu, Penguatan IHSG Bertahan
Indeks di BEI naik 0,23% ke level 2.676,52. Sedangkan rupiah bercokol di posisi 9.195/US$.
KAMIS, 11 MARET 2010, 16:25 WIB
Antique

Bursa Efek Indonesia (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Saham Konsumer Diburu, IHSG Tetap Naik
Asing Borong Rp 553 Miliar, IHSG Kejar 2.700
Isu Century Mereda, IHSG Melonjak
Pidato SBY Sejukkan Pasar Saham & Rupiah
Isu Politik Masih Hangat, IHSG Turun Tipis
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali bercokol di teritori positif pada akhir transaksi, meski dalam perjalannya sempat terkoreksi.

Analis PT Sucorinvest Central Gani Gifar Indra Sakti berpendapat, indeks harga saham gabungan pada transaksi menjelang akhir pekan ini masih ditutup menguat terpicu aksi selektif beli investor terhadap saham-saham lapis dua.

“Sedangkan IHSG sempat terkoreksi menjelang berakhirnya sesi II tadi, terdorong tekanan jual yang terjadi pada saham-saham lapis pertama,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis, 11 Maret 2010.

Dia mengakui, terkoreksinya saham-saham papan atas (blue chips), karena bursa regional mayoritas juga melemah. “Kalau lapis dua naik, akibat investor mencari alternatif saham yang masih berpotensi naik,” tutur Gifar.

Saham-saham lapis dua yang banyak diburu pemodal, kata Gifar, di antaranya PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

IHSG pada penutupan transaksi hari ini, menguat 6,30 poin atau 0,23 persen ke level 2.676,52. Melanjutkan di akhir sesi I tadi, yang naik tipis 0,57 poin (0,02 persen) di posisi 2.670,79.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,75 triliun dan volume tercatat 10,80 juta lot, dengan frekuensi 102.888 kali. Sebanyak 124 saham menguat, 85 melemah, 78 ditutup stagnan, serta 206 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 1,04 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp 698,35 miliar.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak positif. Indeks Hang Seng menguat 19,91 poin (0,09 persen) di posisi 21.228,20, Nikkei 225 naik 101,03 atau 0,96 persen menjadi 10.664,95, dan Straits Times terangkat 9,98 poin (0,35 persen) ke level 2.872,27.

Di Bursa Efek Indonesia, saham lapis dua yang mengontribusi penguatan IHSG cukup besar di antaranya BHIT yang naik Rp 160 atau 22,85 persen ke level Rp 860 dan MYOR menguat Rp 100 (2,56 persen) di posisi 4.000.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.195 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level serupa.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.185 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu, 10 Maret 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.175-9.188/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Pemboikotan Sri Mulyani Bikin Cemas Pasar
Kamis, 11 Maret 2010 – 16:10 wib

Andina Meryani – Okezone

JAKARTA – Wacana pemboikotan DPR terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pembahasan RAPBN-P 2010, mencerminkan ketidakharmonisan antara pemerintah dengan DPR. Kondisi politik tersebut dinilai dapat memperburuk memberikan sentimen negatif kepada pasar finansial dalam negeri.

Bahkan jika hubungan yang kurang harmonis pascakeputusan sidang Paripurna Hak Angket Bank Century ini terus berlanjut, bisa menghambat target pemerintah untuk pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga tujuh persen hingga 2014 akan sulit direalisasikan.

“Kalau hubungan antara DPR dan pemerintah akan tegang terus maka potensi pertumbuhan ekonomi tujuh persen akan sulit direalisasikan (2014),” ujarnya seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan, di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (11/3/2010).

Menurutnya, investor sendiri sebenarnya sempat merasa lega ketika kasus Bank Century diteruskan ke ranah hukum, namun jika ternyata efek dari kasus tersebut berakhir ke pemboikotan maka hal tersebut justru dikhawatirkan akan merusak reputasi Indonesia di mana investor sebenarnya melihat kondisi politik Indonesia sebagai salah satu negara yang stabil.

“Cerita Indonesia yang sudah optimistis di kalangan investor internasional akan berpengaruh dengan ketidakpastian politik. Ini sangat disayangkan karena bagaimana pun juga Indonesia sudah dianggap salah satu negara di Asia yang keadaan politiknya sudah stabil,” jelasnya.

Namun, dirinya menekan bahwa rencana boikot DPR tersebut baru sekadar wacana sehingga dirinya berkeyakinan bahwa pembahasan RAPBN-P 2010 tidak akan terganggu. Pasalnya RAPBN-P memang harus segera dilakukan karena terkait dengan perkembangan ekonomi global.

“Kalau terganggu (RAPBN-P 2010 karena boikot) dalam arti kata tidak bisa diimplementasikan ya tidak, tapi dengan perubahan variabel, perubahan item-item dalam APBN yang harus dilakukan karena perkembangan ekonomi global akan mengganggu,” tandasnya.(ade)

IHSG ditopang kenaikan saham Bank Mandiri
Kamis, 11/03/2010 16:06:40 WIBOleh: Wisnu Wijaya
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada sore ini ditutup naik 0,24% atau 6,30 poin ke 2.676,52, reli dalam 4 hari berturut-turut.

Dari 399 harga saham perusahaan yang menopang indeks, sebanyak 105 saham harganya naik, 80 harganya turun, dan 214 harganya stagnan.

Kenaikan IHSG sore ini ditopang oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT).

Penghambat kenaikan IHSG adalah saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), saham PT Astra Internasional Tbk (ASII), saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN).

Saham Mandiri menyumbang 3,33 poin kenaikan IHSG, sedangkan penurunan saham UNVR menghambat 5,88 poin penguatan indeks saham.

Seiring dengan kenaikan IHSG, indeks Nikkei 225 naik 0,96% atau 101,03 poin ke 10,664,95, indeks Hang Seng 0,09% atau 19,91 poin ke 21.228,20, dan indeks Straits Times naik 0,29% atau 5,80 poin ke 2.870,51.

Berbalik dengan penguatan itu, indeks saham Taiwan Taiex turun 0,38% atau 29,42 poin ke 7.749,20, Kospi Korea Selatan melemah 0,34% atau 5,62 poin ke 1.656,62, dan indeks S&P/ASX terkoreksi 0,12% atau 5,80 poin ke4.814,20.

Sementara itu, Indeks BISNIS-27 ditutup melemah 0,15% atau 0.36 poin ke 246,54 untuk kedua hari. Nilai tukar rupiah melemah 0,22% ke Rp9.195 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp9.175. (wiw)
11/03/2010 – 16:12
IHSG Ditutup Naik 6,3 Poin
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – IHSG ^JKSE pada penutupan perdagangan Kamis (11/3) ditutup naik 6,3 poin (0,24%) ke level 2.676,52.

Penguatan indeks ini diwarnai 124 saham naik, 85 saham turun dan 78 saham stagnan. Nilai transaksi saham mencapai Rp3,46 triliun dengan volume perdagangan mencapai 5.201.928.704.

Menurut analis AM Capital Yustian Hartono, penguatan yang terjadi dipucu oleh sentimen bursa kerja AS yang melonjak hingga 9,7% jauh diatas estimasi awal.

Penutupan IHSG tidak diikuti pergerakkan JII yang turun 2,54 poin ke level 433,1, begitu juga dengan indeks saham LQ45 yang turun 0,05 poin ke level 522,48.

Untuk saham-saham yang menguat adalah saham Delta Jakarta (DLTA) naik Rp2.500 ke Rp73.000, Hero Supermarket (HERO) naik Rp1.000 ke Rp5.000, Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik Rp600 ke Rp3.050, Multi Bintang Indonesia (MLBI) naik Rp500 ke Rp163.000, Bhakti Investama BHIT naik Rp160 ke Rp860, dan United Tractors (UNTR) naik Rp150 ke Rp17.400.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp600 ke Rp12.000, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp550 ke Rp24.400, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp400 ke Rp13.500. [mre/cms]
Kamis, 11 Maret 2010 | 12:16

PASAR

Sesi Pertama, IHSG Naik Tipis 0,02%

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih melanjutkan penguatannya. Hingga sesi siang berakhir, IHSG masih bisa naik tipis 0,02% ke level 2.670,79 meski aksi ambil untung dari para pelaku pasar mulai terlihat.

Di jajaran saham-saham peraih keuntungan tertinggi (top gainers), terdapat saham emiten baru PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang meroket 24,49% menjadi Rp 3.050. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang sejak kemarin menjadi pengerek indeks juga masih naik 2,78% menjadi Rp 12.950. Kemudian, saham PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik 0,97% menjadi Rp 10.400, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 0,37% menjadi Rp 27.200, dan PT Medco Energy International Tbk (MEDC) menanjak 2,91% menjadi Rp 2.650.

Kali ini saham-saham Grup Astra yang kemarin membukukan kenaikan tinggi menjadi sasaran aksi ambil untung. Saham PT Astra International Tbk (ASII) melorot 2,00% menjadi Rp 39.150 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) tergelincir 1,40% menjadi Rp 24.600. Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) juga merosot 2,52% menjadi Rp 13.550, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,33% menjadi Rp 7.400, dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun 1,74% menjadi Rp 5.650.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, sebanyak 75 saham harganya naik, 78 saham harganya turun, dan 70 saham harganya tetap. Nilai transaksi saham mencapai Rp 1,77 triliun dengan volume saham yang ditransaksikan sebanyak 3,05 miliar.

Hari Widowati

11/03/2010 – 09:19
Siap-siap, IHSG Hari Ini Bakal Turun
Susan Silaban

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan turun. Kenaikan IHSG beberapa hari ini akibat aliran dana asing yang masuk cukup besar, selama 3 hari ini net buy asing tercatat sebesar $158 juta.

“Kami perkirakan saham-saham yang ada sudah mengalami overbought sehingga rawan profit taking. Namun ini bersifat sementara karena kondisi perekonomian pada umumnya mengalami pemulihan secara berlahan,” demikian riset Reliance Securities, Rabu (11/3).

Indeks saham di Wall Street semalam di tutup naik. DJIA di tutup menguat tipis 3 poin (0.03%) ke level 10567, NASDAQ naik 18.3 poin (0.78%) ke level 2359 sedangkan S&P500 naik 5.2 poin (0.45%) pada level 1145.

Wholesale Inventories mengalami penurunan 0.2% pada bulan Januari meskipun penjualan sudah 10 bulan terakhir ini mengalami kenaikan. Ini berarti pelaku usaha masih ragu untuk menambah persediaan (inventori) meskipun penjualan mulai membaik.

Dari regional, pertumbuhan PDB Jepang Kuartal 4 2009 mendapat revisi ke bawah (downward revision) dari 1.1% menjadi 0.9%. Data pengagguran Australia untuk bulan Februari secara mengejutkan naik dari 5.2% menjadi 5.3%. Sementara itu Bank of Korea, bank sentral Korea Selatan mempertahankan suku bunga acuan pada level 2%. [san/cms]
Prediksi saham: Faktor global topang IHSG
Kamis, 11/03/2010 06:51:15 WIBOleh: Arif Gunawan S./Harry Setiadi Utomo
JAKARTA (Bisnis.com): Pemodal diperkirakan menunggu sentimen positif dari bursa global untuk melanjutkan pembelian saham-saham unggulan, memperpanjang kenaikan bursa saham yang telah berlangsung sejak awal pekan.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas, meski peluang koreksi terbuka sebagai aksi ambil untung (profit taking).

Analis PT E-Capital Securities Ni Putu Kurniasari mengatakan pergerakan positif pasar menunjukkan pemodal kini tidak terlalu sensitif merespon perkembangan politik dalam negeri, dan memilih memerhatikan sentimen positif laporan keuangan emiten.

“Pemodal justru lebih memperhatikan sentimen global. Dengan sentimen positif dari bursa internasional dengan kinerja positif emiten, pemodal pun memiliki momentum untuk terus masuk ke pasar,” tuturnya, kemarin.

Sentimen pengusutan skandal Century, lanjutnya, hanya direspons ketika mendekati babak akhir, sedangkan prosesnya tidak signifkan pengaruh bursa dari hari ke hari. Di sisi lain, persoalan kredit di China justru menjadi kekhawatiran karena berpengaruh pada kredit bank terhadap sektor komoditas.

Di perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,49% (13,05 poin) ke level 2.670,22. Investor asing melakukan pembelian Rp1,22 triliun, dengan nilai pembelian bersih (net buying) Rp362,71 miliar.

Sejak awal pekan hingga kemarin, pemodal asing telah mencatatkan pembelian bersih senilai Rp1,45 triliun. Beberapa bursa Asia yang menguat antara lain Hang Seng yang naik 0,01%, dan KOSPI menguat 0,08%. Sebaliknya, Nikkei-225 turun 0,04%.

Meski masih menilai IHSG berpotensi bertahan di jalur positif pada hari ini, Ni Putu mengingatkan kondisi bursa sekarang telah jenuh beli, sehingga beberapa koreksi mulai terbuka menimpa beberapa saham unggulan.

Dia memperkirakan IHSG bergerak dari titik topang 2.650 hingga titik resistan 2.688, dengan kecenderungan tren menyamping.

Sementara itu, indeks BISNIS-27 kembali bergerak menguat pada perdagangan hari ketiga pekan ini, menguat 0,46% ditutup di level 246,9. Pergerakan indeks BISNIS-27 kemarin melanjutkan tren bullish yang dibentuk sejak awal pekan.

Penguatan indeks masih didominasi oleh sentimen publikasi laporan keuangan emiten yang positif pada 2009. Selain itu, investor masih memberikan apresiasi cukup tinggi terhadap penguatan rupiah atas dolar AS yang kemarin bergerak di level Rp9.200 per US$. Apresiasi investor tersebut tercermin pada pergerakan harga saham perbankan konstituen BISNIS-27 yang mayoritas bergerak positif.
Saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 1,08%, saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 1,05%, saham Bank pan Indonesia Tbk (PNBN) naik 3,75%, dan saham

Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,67%. Di sisi lain, investor merealisasikan keuntungan jangka pendek dari saham Astra Internasional Tbk (ASII) dan Telkom

Indonesia Tbk (TLKM) yang telah membukukan gain dalam dua hari sebelumnya sejak awal pekan ini. Saham ASII turun 0,75% ke level Rp39.950 dan saham Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,71% ke level Rp8.600 per saham.(htr)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s