1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ambil laba adalah SAH … 120310 12 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 2:31 pm

Aksi Ambil Untung Stop Laju Indeks Domestik
JUM’AT, 12 MARET 2010 | 17:39 WIB
Besar Kecil Normal
Suasana perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta. Tempo/Panca Syurkani

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kenaikan indeks harga saham domestik dalam lima hari berturut-turut akhirnya harus terhenti oleh aksi ambil untung yang dilakukan investor.
Terkoreksinya indeks kali ini murni karena aksi ambil untung setelah indeks naik lebih dari 110 poin dalam beberapa hari terakhir. “Jadi wajar kalau hari ini indeks turun 10 poin,” ujar Kepala riset dari PT Bhakti Securities, Edwin J Sebayang, di Jakarta, Jumat (12/3).

Pada perdagangan hari ini, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia ditutup turun 10,011 poin atau 0,37 persen ke level 2.666,511 dari posisi kemarin di 2.676,522. Volume perdagangan mencapai 9,73 miliar saham senilai Rp 4,13 triliun, serta frekuensi lebih dari 101 ribu kali. Sebanyak 101 saham naik, 81 saham turun, serta 77 saham tidak mengalami perubahan harga. Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 58,3 miliar.

Terapresiasinya nilai tukar rupiah, naiknya harga komoditas dan bursa regional, karena membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) mampu memicu kenaikan indeks lokal hingga Kamis kemarin. “Namun, dilihat dari indikator teknikal, indeks saham memang sudah masuk area jenuh beli, sehingga investor lebih memilih untuk melepas portofolia sahamnya guna merealisasikan keuntungan yang sudah diperoleh,” ujarnya.

Saham-saham yang mengganjal pergerakan indeks hari ini antara lain: Astra International jatuh Rp 600 menjadi Rp 39 ribu, Bank Mandiri turun Rp 50 menjadi Rp 4.750, Telkom turun Rp 200 menjadi Rp 8.400, United Tractor melemah Rp 150 menjadi Rp 17.250, Bank BCA terkoreksi Rp 100 menjadi Rp 5.100, serta saham Tambang Batubara Bukit Asam juga tergelincir Rp 50 menjadi Rp 16 ribu per saham.

Edwin memprediksikan, pekan depan pergerakan indeks harga saham masih akan berada dalam kisaran 2.632 hingga 2.705. “Saham-saham milik pemerintah (BUMN) dan kelompok Astra masih akan menjadi incaran investor, karena mereka biasanya membagian dividen dalam jumlah besar,” katanya.

VIVA B KUSNANDAR
IHSG Melempem di Akhir Pekan
Jum’at, 12 Maret 2010 – 16:13 wib
TEXT SIZE :
Ade Hapsari Lestarini – Okezone

Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi sore akhirnya tidak mampu bergerak agresif. Padahal, pada pembukaan pagi tadi berhasil menguat tipis. Kali ini, IHSG terpaksa menyerah dengan ditutup terkoreksi tipis.

Indeks saham pada penutupan perdagangan Jumat (12/3/2010) sore turun 10,01 poin atau setara 0,37 persen ke level 2.666,51. Senada dengan IHSG, indeks LQ45 ikut menurun 2,6 poin ke posisi 519,87 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga menurun 2,47 poin ke posisi 430,63.

Pelemahan kali ini disebabkan dari sektor internal, di mana saham-saham dari bursa regional bergerak menguat kendati memang tipis. Aksi profit taking pun kemungkinan dilakukan para investor, mengingat kali ini adalah weekend.

Saham-saham internal terpantau bergerak melemah seperti saham dari sektor pertambangan, konsumer, keuangan, infrastruktur, manufaktur. Namun demikian, pelemahan tipis ini didukung dari menguat tipisnya sektor pertambangan dan perkebunan.

Volume perdagangan saham sore tercatat sebanyak 6,87 miliar lembar saham senilai Rp2,92 triliun dengan saham yang ditutup menguat sebanyak 113 jenis saham, melemah 89 jenis saham, dan stagnan 83 jenis saham.

Saham yang ditutup menguat atau top gainer, seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp250 menjadi Rp24.650, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp200 ke posisi Rp33.000, serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp100 ke Rp12.100.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) terkoreksi Rp1.000 ke Rp72.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp600 ke posisi Rp39.000, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melemah Rp525 ke Rp2.525, serta PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp300 ke Rp26.800.(ade)

12/03/2010 – 16:15
Akhir Pekan, IHSG Terkulai ke 2.666,51
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Pada perdagangan Jumat (12/3), IHSG ditutup melemah dengan turun 10,01 poin (0,37%) ke 2.666,51. Aksi ambil untung telah membebani pergerakan indeks di akhir pekan ini.

Terkulainya IHSG, menyeret JII turun 2,47 poin ke 430,63 dan LQ45 turun 2,61 poin ke 519,87. Sementara jumlah saham naik 113, saham turun 89, dan saham stagnan 83.

Dengan nilai transaksi perdagangan hanya berkisar Rp2,92 triliun dan volume perdagangan mencapai 6.870.067.712. Secara sektoral, hanya sektor pertambangan saja yang bertahan di zona hijau dengan naik 4,32 poin ke 2.300,93.

Menurut analis PT Sinarmas Sekuritas Alfiansyah, sentimen aksi ambil untung sangat membayangi lantai perdagangan Jumat ini. “Karena para investor yang memegang saham blue chip ingin segera merealisasikan gain dalam jangka pendek,” ujarnya kepada INILAH.COM, Jumat sore.

Beberapa saham yang masih bertahan di zona hijau adalah saham Astra Agro Lestari (AALI) naik 250 ke 24.650, saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 200 ke 33.000, saham Unilever Indonesia (UNVR) naik 100 ke 12.100, saham Mandom Indonesia (TCID) naik 100 ke 8.000, dan saham Bhakti Investama (BHIT) naik 80 ke 940.

Dan beberapa saham yang berada di zona merah adalah saham Astra International (ASII) turun 600 ke 39.000, saham Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 525 ke 2.525, saham Gudang Garam (GGRM) turun 300 ke 26.800, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 200 ke 8.400, dan saham United Tractors (UNTR) turun 150 ke 17.250. [mre/cms]
Akhirnya IHSG Tak Tahan Tekanan Jual
Indeks di BE terkoreksi 0,38% ke level 2.666,51. Namun rupiah menguat di posisi 9.154/US$.
JUM’AT, 12 MARET 2010, 16:30 WIB
Antique

Mencermati pergerakan saham (www.geckoandfly.com)
BERITA TERKAIT
Lapis Dua Diburu, Penguatan IHSG Bertahan
Saham Konsumer Diburu, IHSG Tetap Naik
Asing Borong Rp 553 Miliar, IHSG Kejar 2.700
Isu Century Mereda, IHSG Melonjak
Pidato SBY Sejukkan Pasar Saham & Rupiah
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia akhirnya berakhir melemah, setelah lima hari berturut-turut bercokol di teritori positif.

Analis PT Sucorinvest Central Gani Gifar Indra Sakti berpendapat, indeks harga saham gabungan akhir pekan ini melemah akibat ramainya aksi ambil untung (profit taking) investor terhadap saham-saham grup Astra yang sebelumnya menjadi primadona.

“Terlihat, saham-saham grup Astra yang paling besar mengontribusi pelemahan IHSG di akhir sesi II,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat, 12 Maret 2010.

Dia mengakui, tekanan jual yang terjadi pada saham-saham papan atas (blue chips) sektor infrastruktur, seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turut menjadi katalis. “Apalagi, meski Dow Jones semalam positif, tapi bursa regional Asia mixed (berfluktuasi),” ujar Gifar.

Saham-saham grup Astra yang banyak mengalami tekanan jual, kata Gifar, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

IHSG pada penutupan transaksi akhir pekan ini, terkoreksi 10,01 poin atau 0,38 persen ke level 2.666,51. Melanjutkan akhir sesi I tadi, yang melemah 6,90 poin (0,26 persen) di posisi 2.669,62.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,13 triliun dan volume tercatat 19,45 juta lot, dengan frekuensi 101.139 kali. Sebanyak 113 saham menguat, 89 melemah, 83 ditutup stagnan, serta 208 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 631,76 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 574,87 miliar.

Sedangkan bursa Asia, saat IHSG berakhir bergerak variatif. Indeks Hang Seng melemah 18,46 poin (0,09 persen) di posisi 21.209,74, tapi Nikkei 225 naik 86,31 atau 0,81 persen menjadi 10.751,26, dan Straits Times terangkat 7,45 poin (0,26 persen) ke level 2.881,36.

Di Bursa Efek Indonesia, terlihat ASII terkoreksi Rp 600 atau 1,51 persen ke level Rp 39.000 dan UNTR melemah Rp 150 (0,86 persen) di posisi 15.250.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.154 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.160/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.185 per dolar AS. Pada perdagangan Kamis, 11 Maret 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.185-9.195/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

IHSG sesi I menyelam 0,26% ke level 2.669,61
Jumat, 12/03/2010 11:47:37 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan I pukul 11.30 WIB siang ini ditutup turun 0,26% atau 6,90 poin ke level 2.669,61 dari posisi pembukaan di 2.676,11 pagi tadi.

Indeks bergerak pada kisaran 2.667,77 – 2.686,23.

Dari 399 saham perusahaan yang menopang indeks, sebanyak 67 saham menguat, 82 melemah dan 250 belum mengalami pergerakan harga.

Pelemahan IHSG itu dimotori oleh saham Astra International dengan kontribusi penurunan sebesar 1,82 poin, disusul oleh Bank Central Asia 1,56 poin, Bank Mandiri 1,33 poin dan Telkom 1,29 poin.

Sejumlah saham yang menahan penurunan IHSG di bursa efek Indonesia (BEI) siang ini adalah Unilever Indonesia sebesar 3,43 poin, Astra agro Lestari 0,50 poin, Indah Kiat Pulp & Paper 0,35 poin dan Bank International Indonesia 0,31 poin.

Koreksi pada IHSG itu tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh lima sektor indeks sektoral di BEI. Sektor keuangan menjadi sektor terdepan yang menyumbang penurunan indeks sebesar 61,27%, diikuti oleh infrastruktur utilisasi 37,24%, aneka industri 26,19%, pertambangan 19,48%, dan konstruksi properti 0,07%.

Indeks BISNIS-27 juga ditutup turun 0,87 poin menjadi 245,66 dari posisi 246,49 pada pukul 09.31 WIB tadi pagi. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran 245,43 – 247,37.(er)
IHSG Tergerus Mixed-nya Saham-Saham
Jum’at, 12 Maret 2010 – 11:54 wib

Ade Hapsari Lestarini – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi siang ditutup melemah enam poin. Pelemahan dipicu dari saham dalam negeri dan regional yang bergerak mixed.

Indeks saham pada penutupan perdagangan Jumat (12/3/2010) siang turun 6,9 poin atau setara 0,26 persen ke level 2.669,62. Sementara itu indeks LQ45 ikut menurun 1,47 poin ke posisi 521 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga menurun 0,30 poin ke posisi 432,79.

Saham-saham internal terpantau bergerak mix seperti saham pertambangan yang melemah delapan poin. Selain itu pelemahan juga terjadi di sektor infrastruktur dan keuangan. Pelemahan tipis ini didukung oleh penguatan saham dari sektor perkebunan, perdagangan, dan manufaktur.

Volume perdagangan saham siang tercatat sebanyak 4,03 miliar lembar saham senilai Rp1,24 triliun dengan saham yang ditutup menguat sebanyak 75 jenis saham, melemah 89 jenis saham, dan stagnan 91 jenis saham.

Saham yang ditutup menguat atau top gainer, seperti PT Unilever Indonesia Tbk (ASII) naik Rp350 ke Rp12.350, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp250 menjadi Rp24.650, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp200 menjadi Rp13.700, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp100 ke posisi Rp32.900.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) terkoreksi Rp1.000 ke Rp72.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp350 ke posisi Rp39.250, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp250 ke Rp26.850, serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp190 ke Rp1.250.(ade)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s