1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

harpitnas @ihsg … 150310 15 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:41 am

IHSG Ditutup Mixed!
Senin, 15 Maret 2010 – 16:10 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan bergerak mixed. Sentimen negatif terlihat datang dari bursa regional yang bergerak di zona merah. Saham-saham unggulan memberikan respons beragam pada sore ini.

Indeks saham pada penutupan perdagangan Senin (15/3/2010) sore terpantau menguat tipis 3,097 poin atau setara 0,12 persen ke level 2.669,608. Sementara itu indeks LQ45 malah terkoreksi tipis 0,145 poin ke posisi 519,728 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga melemah 2,990 poin ke posisi 427,641.

Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 6,848 miliar lembar saham senilai Rp2,973 triliun dengan total transaksi mencapai 91.916. Saham yang ditutup menguat 112 jenis saham, melemah 83 jenis saham, dan stagnan 74 jenis saham.

Saham yang ditutup melemah atau top loser, seperti PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.150 ke Rp34.150, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) turun Rp500 menjadi Rp6.500, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melemah Rp300 menjadi Rp7.200, serta PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp200 menjadi Rp6.050.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp350 ke Rp38.650, PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) naik Rp310 ke posisi Rp950, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat Rp250 ke level Rp24.440.(css)
Senin, 15 Maret 2010 | 12:18

BURSA SAHAM

Sesi Pertama, IHSG Kembali Memecahkan Rekor

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor. Pada penutupan perdagangan sesi pertama, indeks bursa kita berbalik arah dan menguat 0,43% menjadi 2.677,93.

Posisi IHSG ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun ini. Posisi tertinggi indeks sebelumnya berada di level 2.676,52 pada Kamis (11/3) lalu. Namun, level IHSG ini belum mencapai posisi tertinggi yang pernah diraih IHSG pada 2008 lalu.

Penguatan indeks diikuti kenaikan harga 78 saham. Beberapa diantaranya adalah saham-saham unggulan seperti saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 2,88% menjadi Rp 33.950, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 1,65% menjadi Rp 12.300, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 3,92% menjadi Rp 5.300 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 1,05% menjadi Rp 4.800.

Sayangnya, penguatan indeks kali ini tidak diikuti 68 saham lainnya. Harga saham yang melorot seperti PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi Rp 15.900 atau turun 0,63%, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) turun 0,99% menjadi Rp 5.000, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 0,6% menjadi Rp 8.350.

Saham pendatang baru yakni PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) juga kembali anjlok. Harga TOWR merosot 12,87% menjadi Rp 2.200. Namun harga ini masih lebih tinggi ketimbang penawaran perdana yang hanya sebesar Rp 1.050.

Edy Can kontan
Indeks Naik Tipis
SENIN, 15 MARET 2010 | 16:58 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO/Dinul Mubarok

TEMPO Interaktif, Jakarta – Ditengah turunnya bursa regional serta kekhawatiran aksi ambil untung, indeks berhasil naik tipis ditopang oleh menguatnya beberapa saham sektor perbankan dan infrastruktur.

Pada perdagangan hari ini indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 3,097 poin (0,12 persen) ke level 2.669,608 dibandingkan dengan posisi akhir pekan lalu di 2.666,511.

Volume perdagangan mencapai 6,85 miliar saham, namun nilai transaksi hanya 2,97 triliun, dengan frekwensi sebanyak 91,9 ribu kali. Sebanyak 101 saham harganya naik, 76 saham turun, serta 69 saham lainnya tidak mengalami perubahan. Dan investor asing kembali membukukan pembelian bersih senilai Rp 185,69 miliar.

Analis dari PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah menjelaskan adanya pengalihan portofolio dari saham unggulan yang sudah memasuki area jenuh beli ke saham unggulan yang masih berpotensi memberi keuntungan mampu menopang indeks. “Namun, kurang kondusifnya bursa regional, serta turunnya harga komoditas terutama minyak dibawah US$ 81 per barel membuat kenaikan indeks sangat minim,” paparnya.

Adanya kewajiban dari emiten milik pemerintah untuk menyetor dividen ke pemerintah guna menutupi defisit anggaran kembali menjadi incaran pemodal. “Selain mencari keuntungan dari harga saham investor juga menginginkan dividen,” kata dia.

“Selain itu, investor juga mengalihkan portofolionya ke saham lapis dua yang masih punya prospek membuat indeks kembali berada di area positif,” imbuhnya.

Saham – saham yang menjadi penopang pergerakan indeks kali ini adalah: Bank BCA naik Rp 100 menjadi Rp 5.200, Bank Mandiri naik Rp 50 menjadi Rp 4.800, Indo Tambangraya melonjak Rp 1.150 menjadi Rp 34.150, Perusahaan Gas Negara naik Rp 50 menjadi Rp 4.075, Indofood naik Rp 100 menjaid Rp 3.950, serta Indosat juga terapresiasi Rp 200 menjadi Rp 6.050 per saham.

VIVA B. K
IHSG sore ditutup menguat 0,12% ke 2.669,60
Senin, 15/03/2010 16:05:40 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi perdagangan II sore ini menguat 3,09 poin atau 0,12% menjadi 2.669,60 setelah dibuka di posisi 2.666,41 pagi tadi.

Indeks bergerak pada kisaran 2.658,55 – 2.683,10.

Dari 399 saham perusahaan yang menopang indeks, sebanyak 100 saham menguat, 76 melemah dan 223 tidak mengalami pergerakan harga.

Secara individu, saham Bank Central Asia memotori penguatan indeks pada bursa dengan kontribusi sebesar 3,13 poin, disusul oleh Indo Tambangraya 1,66 poin, Perusahaan Gas Negara 1,55 poin, dan Bank Pan Indonesia sebesar 1,53 poin.

Sejumlah saham yang menahan penguatan indeks adalah Astra International dengan kontribusi sebesar 1,82 poin, disusul Telkom 1,29 poin, Unilever Indonesia 0,98 poin, dan International Nickel Indonesia 0,95 poin.

Penguatan IHSG juga tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh tiga sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor keuangan menjadi sektor terdepan yang menyumbang penguatan indeks sebesar 199,34%, diikuti oleh utilisasi infrastruktur 43,10%, dan konstruksi properti 10,51%.

Penguatan IHSG pada penutupan sore ini juga terjadi pada Indeks BISNIS-27, yang ditutup naik 0,25 poin menjadi 245,23 dari posisi pembukaan pagi tadi di 244,96. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran 244,33 – 246,92.(er)

Transaksi Tipis, IHSG Bertahan Menguat
Saham properti, infrastruktur, dan keuangan ikut mengontribusi kenaikan IHSG.
SENIN, 15 MARET 2010, 16:24 WIB
Arinto Tri Wibowo

Bursa Efek Indonesia (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Akhirnya IHSG Tak Tahan Tekanan Jual
Lapis Dua Diburu, Penguatan IHSG Bertahan
Saham Konsumer Diburu, IHSG Tetap Naik
Asing Borong Rp 553 Miliar, IHSG Kejar 2.700
Isu Century Mereda, IHSG Melonjak
Web Tools

VIVAnews – Kenaikan harga saham-saham di sektor properti, infrastruktur, dan keuangan mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada akhir transaksi Senin 15 Maret 2010.

Penguatan indeks saham pada tiga sektor itu membawa IHSG naik tipis 3,09 poin (0,11 persen) menjadi 2.669,6. Volume transaksi mencapai 13,69 juta lot senilai Rp 2,97 triliun dengan frekuensi 91.916 kali.

Sebanyak 112 saham menguat, 83 melemah, 74 stagnan, dan 224 saham tidak terjadi transaksi. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.683,1 dan terendah 2.658,55.

Meski di awal sesi sempat tertekan, IHSG akhirnya mampu berbalik menguat pada penutupan perdagangan hari ini. Kenaikan IHSG tersebut sudah mulai terlihat sejak akhir sesi pertama transaksi.

Pada akhir transaksi sesi pertama IHSG terangkat ke level 2.677,93 atau naik 11,42 poin (0,42 persen).

Pengamat pasar saham Willy Sanjaya mengatakan, aksi beli selektif yang dilakukan pemodal mendorong IHSG kembali bertahan di area positif.

“Saham-saham perbankan terbukti kembali menopang kenaikan indeks,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta.

Analis lain menilai, tren naik akan berlanjut jika indeks mampu menembus resistance di level 2.689 dengan target kenaikan di posisi 2.720.

Saham-saham yang menopang kenaikan IHSG di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp 1.150 (3,48 persen) menjadi Rp 34.150, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terangkat Rp 100 (1,96 persen) ke level Rp 5.200, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp 50 (1,05 persen) di posisi Rp 4.800.

Sementara itu, di bursa Asia, indeks Hang Seng melemah 130,64 poin (0,62 persen) menjadi 21.079,1, Nikkei 225 berbalik menguat ke level 10.751,08 atau naik tipis 0,72 poin (0,01 persen), dan Straits Times melemah 5,37 poin (0,19 persen) ke posisi 2.875,99.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
ipot:
IHSG minggu ini kami perkirakan bisa mengalami konsolidasi dengan tingkat support pada 2,625, setelah membukukan kenaikan signifikan minggu lalu. Hari ini diperkirakan pasar saham Jakarta bergerak sideways dengan kisaran gerakan IHSG pada 2,655 sampai 2,680. Investor boleh mencermati UNTR, PTBA, BMRI, BUMI, dan PGAS.

Author : Research Department

Senin, 15/03/2010 09:35 WIB
IHSG-Rupiah Tampil Minimalis
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah bergerak tipis dalam perdagangan yang cukup sunyi. Investor tidak terlalu banyak mengambil posisi dalam suasana perdagangan menjelang libur Nyepi besok.

Pada perdagangan Senin (15/3/2010), IHSg dibuka melemah 2,812 poin (0,11%) ke level 2.663,699. Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh melemahnya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pagi ini cukup aktif diperdagangkan.

Selain itu, pelemahan saham PT Telkom Tbk (TLKM) yang merupakan saham berkapitalisasi besar hingga Rp 100 menjadi Rp 8.300 turut menekan IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis ke level 9.165 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.160 per dolar AS.

Bursa-bursa Asia cukup variatif, namun mayoritas bergerak melemah hingga pukul 09.35 waktu JATS.

Indeks Nikkei-225 melemah 18,53 poin (0,17%) ke level 10.732,73.
Indeks Straits Times naik tipis 2,26 poin (0,08%) ke level 2,883,62.
Indeks Hang Seng melemah 152,15 poin (0,72%) ke level 21.057,59.

“Kami perkirakan hari ini giliran saham-saham pertambangan logam yang berpotensi menguat. IHSG kami perkirakan akan bergerak dalam kisaran yang sempit hari ini. Batas suport-resisten IHSG berada dalam rentang. S2: 2646 S1: 2656 R1: 2681 R2: 2696,” demikian analisis dari Sucorinvest.

(qom/qom)
Senin, 15/03/2010 07:15 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Siap Disambangi Profit Taking
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan lalu mengalami lonjakan yang cukup besar sehingga kini parkir di area overbought. IHSG baru mengalami koreksi pada akhir pekan, itupun hanya tipis saja.

“Penguatan indeks yang mencapai 4.32% dalam 4 hari (8/3/2010 – 11/3/2010) telah membawa indeks ke area overbought,” demikian analisis dari eTrading Securities.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:

Senin (8/3/2010), IHSG menguat 47,679 poin (1,84%) ke level 2.626,451.
Selasa (9/3/2010), IHSG menguat 30,716 poin (1,16%) ke level 2.657,167.
Rabu (10/3/2010), IHSG menguat 13,052 poin (0,49%) ke level 2.670,219.
Kamis (11/3/2010), IHSG naik tipis 6,303 poin (0,23%) ke level 2.676,522.
Jumat (12/3/2010), IHSG melemah 10,011 poin (0,37%) ke level 2.666,511.

Untuk perdagangan Senin (15/3/2010) ini, IHSG diprediksi hanya akan bergerak tipis. Profit taking akan menyerang perdagangan saham dalam suasana perdagangan sepi seiring libur Nyepi pada Selasa besok.

Apalagi bursa-bursa global akhir pekan lalu juga bergerak tipis. Pada perdagangan Jumat (12/3/2010), bursa Wall Street ditutup hanya menguat tipis. Indeks Dow Jones ditutup naik 12,85 poin (0,12%) ke level 10.624,69.

Bursa Tokyo membuka perdagangan Senin ini di teritori positif. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 51,99 poin (0,48%) ke level 10.803,25.

“Kami melihat harga saham emiten yang akan mengeluarkan laporan keuangan dalam waktu dekat bias menopang pergerakan indeks, khususnya jika emiten tersebut mencatatkan performance yang bagus di 2009. Emiten BMRI dan BBRI masih memilik momentum penguatan,” demikian analisis dari eTrading Securities.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Seperti yang telah diprediksikan akhirnya tekanan jual sehubungan dengan aksi ambil untung melanda IHSG dalam perdagangan kemarin. Beberapa saham bluechip mengalami profit taking setelah beberapa hari sebelumnya menguat. Kami perkirakan tekanan jual masih akan membayangi pergerakan indeks pada pekan ini. Meski demikian kami melihat koreksi yang terjadi masih cukup wajar dan IHSG juga masih berada dalam trend bullish untuk beberapa waktu mendatang. Hari ini transaksi diperkirakan akan sepi seiring dengan libur Hari Raya Nyepi besok. Kisaran support-resistance 2.640-2.683. Saham pilihan : BMRI, ISAT, ELTY, BIPI, UNSP.

eTrading Securities:

Pada perdagangan terakhir minggu lalu asing masih melakukan net buy tapi hanya 60m ini membuktikan bahwa market mulai memasuki area overbought kekuatan beli tampak mulai berkurang, dan saham saham blue chip seperti ASII,TLKM,GGRM menjadi motor turunnya IHSG seberar 10 point ke posisi 2666 (-0.3%) sehingga untuk sementara akan bergerak sideways dengan kisaran 2640 – 2690. saham- saham yang perlu dicermati untuk hari ini MNCN, BMTR, BIPI.

(qom/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s