1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

asien-K berpikir dan mulai pikir-pikir … 180310 18 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:19 am

Dana asing terus masuk, IHSG dekati rekor 2.830,26

JAKARTA: Seiring dengan lonjakan 3,25% indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin, total aliran dana asing yang masuk bursa saham Indonesia dalam 7 hari berturut-turut mencapai Rp2,96 triliun.
IHSG Bursa Efek Indonesia kemarin ditutup naik 3,25% atau 86,65 poin ke posisi 2.756,26, level tertinggi baru pada tahun ini, karena sentimen positif dari kebijakan The Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga rendah. Sejalan dengan lonjakan IHSG, indeks BISNIS-27 juga menguat 3,98% atau 9,76 poin ke posisi 254,99.

Posisi IHSG itu merupakan ter-tinggi dalam 2 tahun terakhir dan kian mendekati level rekor 2.830,26 yang dipecahkannya pada 9 Januari 2008. Indeks Dow Jones tadi malam dibuka menguat 0,37% atau 39,98% ke posisi 10.726,79.

Analis PT Syailendra Capital Lanang Trihardian mengatakan kenaikan indeks kemarin di luar kebiasaan karena penguatannya signifikan, bahkan jika dibandingkan dengan pergerakan indeks regional.

Menurut dia, dalam jangka menengah, IHSG masih punya potensi menguat. Pada akhir tahun, indeks ditargetkan menyentuh level 3.000.

Selain indeks, rupiah pun terdongkrak cukup signifikan kemarin. Tak hanya itu, arus dana masuk pemodal asing pun kian membesar. “Pemodal asing melihat pasar modal Indonesia masih sangat menarik. Mereka [pemodal asing] melihat pasar saham Indonesia punya potensi pertumbuhan yang sehat,” ujarnya kemarin.

Lanang melihat ke depan dana asing masih akan banyak masuk ke Tanah Air dengan catatan tidak ada persoalan negatif yang signifikan. Pemodal asing, katanya, akan masuk ke sektor yang berkapitalisasi besar seperti sektor pertambangan dan sektor bank.

Pemodal asing kemarin mencetak beli bersih (net buy) saham senilai Rp992,05 miliar, hari ketujuh setelah 6 hari sebelumnya berturut-turut net buy senilai total Rp1,96 triliun.

Untuk investor domestik, secara umum dia menilai mereka akan masuk ke saham yang punya kapitalisasi pasar kecil dan menengah.

Dia memprediksi IHSG hari ini masih berpeluang menguat. “Namun penguatannya tidak sebesar hari ini [kemarin]. Saya memperkirakan level resistance di 2.773 dan support di 2.770.”

Analis Ciptadana Franco Sutedjowidjoyo mengatakan kenaikan indeks akibat sentimen positif dari pasar AS. Pemodal banyak mengoleksi saham sektor komoditas dan sektor bank, untuk selanjutnya meluas ke properti.

Dengan kenaikan yang signifikan kemarin, dia memperkirakan indeks rawan aksi ambil untung pada hari ini. (08/10) (pudji.lestari@ bisnis.co.id/berliana.elisabeth@bisnis.co. id/lutfi.zaenudin@bisnis.co.id)

Oleh Pudji Lestari, Berliana Elisabeth S. & Lutfi Zaenudin
Bisnis Indonesia
Profit Taking Bakal Hantam Pasar Saham
Kamis, 18 Maret 2010 – 07:03 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak terbatas karena ancaman aksi ambil untung (profit taking) diperkirakan akan mendera pasar, walau penguatan masih diproyeksikan bakal terus berlangsung.

Menurut Kepala Riset Bhakti Securities Edwin Sebayang, penguatan yang sangat tinggi pada perdagangan kemarin, sangat rawan aksi ambil untung khususnya untuk saham-saham unggulan, yang valuasinya sudah sangat tinggi.

“Namun dengan tren positif saat ini, penguatan masih memungkinkan,” katanya saat dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (17/3/2010) malam.

Dia menilai aliran dana asing masih akan berlanjut pada perdagangan hari ini, hingga April mendatang. Dimana hal ini disokong oleh sentimen global dan regional masih menjadi penentu arah gerak IHSG. Dan dengan pernyataan The Fed, yang tetap mempertahankan suku bunga rendahnya, diperkirakan membuat tren positif masih akan berlanjut.

Sentimen tersebut juga didukung oleh ekspektasi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini, yang akan meningkat diatas ekspektasi. Ditambah lagi dengan laporan keuangan yang juga akan dituntaskan dalam pekan ini.

“Keluarnya sejumlah laporan keuangan di pekan ini, menjadi sentimen cukup positif dari dalam negeri,” ucapnya.

Menurutnya, indeks akan beregeak pada kisaran support resistence dilevel 2.715-2.785. Rekomendasi jual pun diberikannya untuk saham-saham PT Intenational Nickel Tbk (INCO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Astra International Tbk (ASII), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Sementara itu, analisa dari Trimegah Securities menyebutkan hal yang senada. Dimana dia menuturkan jika pasar mengindikasikan akan melakukan profit taking dimana terlihat dari sejumlah saham yang sudah dalam posisi overbought.

“Jika dengan tetap mencermati dan mewaspadai fast-moving oscillator yang berada pada area overbought, serta indikasi aksi profit taking dari pelaku pasar mengingat harga beberapa saham unggulan yang telah naik cukup tinggi, maka kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 2.734-2.773,” jelas analisis tersebut.

Pada perdagangan kemarin, Rabu (17/3/2010), IHSG terpantau melesat 86,65 poin atau 3,25 persen menjadi 2.756,26. Sebanyak 176 saham pun menguat, 50 saham melemah, dan 73 saham diam di tempat alias stagnan. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,76 triliun dengan volume sebesar 7,31 miliar. Indeks LQ45 juga melesat 19,92 poin ke 539,65 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 13,55 poin ke 441,2.

“Selain sentimen the Fed mempertahankan tingkat suku bunga, serta kenaikan harga komoditas dunia menjadi pemicu berlanjutnya rally kenaikan IHSG dengan ditutup menguat sebesar 3,2 persen, pada akhir penutupan perdagangan kemarin,” papar Trimegah.

Akibatnya, saham-saham di berbagai sektor seperti dari sektor pertambangan yang melesat sebesar 63,63 poin, sektor perkebunan naik 31,36 poin, sektor keuangan naik 15,14 poin, serta sektor insfrastruktur naik 21,55 poin.

Selain itu, bursa Asia juga turut menghijau. Adapun terpantau indeks Nikkei 225 melonjak 125,27 poin ke 10.847, indeks Hang Seng juga naik 43,83 poin ke 21.384,5 serta Nasdaq naik 15,8 poin menjadi 2.378,01.(adn)(rhs)
Kamis, 18/03/2010 07:16 WIB
Wall Street Lanjutkan Penguatan
Nurul Qomariyah – detikFinance

Foto: Reuters New York – Saham-saham di bursa Wall Street masih meneruskan penguatannya berkat angka inflasi yang cukup rendah sehingga bisa terus mensupport keputusan Bank Sentral AS menerapkan suku bunga rendah.

Wall Street mendapatkan sentimen positif dari turunnya Indeks Harga Produsen Februari, terutama disebabkan penurunan harga barang-barang terkait energi. Rendahnya inflasi itu diharapkan bisa mendukung kebijakan The Fed yang kini mematok suku bunga di kisaran 0-,0,25%.

Pada perdagangan Rabu (17/3/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 47,69 poin (0,45%) ke level 10.733,67. Indeks Standard & Poor’s 500 juga menguat tipis 6,75 poin (0,58%) ke level 1.166,21 dan Nasdaq menguat 11,08 poin (0,47%) ke level 2.389,09.

Namun perdagangan sangat tipis menjelang berakhirnya kontrak opsi dan berjangka pada Kamis dan Jumat mendatang. Transaksi di New York Stock Exchange yang meliputi Bursa Saham Amerika dan Nasdaq hanya 8,64 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.

“Banyak orang, jika mereka belum melakukan apapun saat ini hanya tinggal duduk. Pasar sepertinya tidak ingin masuk terlalu jauh,” ujar Alan Valdes, analis dari Kabrik Trading seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/3/2010).

(qom/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s