1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

UANK PANA$zzzz … 190310 19 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:05 am

Pemulihan Global Berpotensi Kuras Modal Asing
19 Mar 2010
Harian Ekonomi Neraca Perbankan
Jakarta – Mulai pulihnya perekonomian dunia dari terjangan krisis keuangan global rupanya bisa berimplikasi negatif bagi Indonesia. Pasalnya, pemulihan global rentan membuat modal asing jangka pendek atau hot money yang berada di tanah air mengalir keluar. Diprediksi keluarnya arus modal asing ini bakal terjadi pada triwulan III-2010.

NERACA

Keluarnya arus modal asing jangka pendek (hot money) diprediksi terkait momentum pemulihan ekonomi dunia. Selain itu diperkirakan pada triwulan 111-2010 akan terjadi perbaikan pada ekonomi AS, yang imbasnya adalah terjadinya inflasi. Kenaikan inflasi, mau tidak mau akan membuat The Fed menaikkan suku bunga acuan.Demikian ditegaskan Country Business Manager Citi Indonesia Tigor Siahaan. “Dengan suku bunga Amerika yang akan membaik, pasti investor lebih memilih placing ke tempat yang lebih aman,” papar Tigor dalam acara lOth Annual Cia Indonesia Economic and Political. Outlook 2010 di Hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Kamis (18/3).

Di pihak lain Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito menilai pemulihan ekonomi AS tidak akan terlalu mempengaruhi pasar modal nasional. Lagipula ia menilai reverse carry trade akan terjadi secara perlahan.Ia juga meyakini dengan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, tidak mungkin terjadi bubble. “Tidak akan ada bubble, karena fundamental yang kuat Tapi harus reverse ini pelu diwaspadai,” papar kata Eddy Sugito saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/3).

Lebih jauh Eddy mengungkapkan peningkatan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga menembus level 2.700 tidak semata-mata faktor dana hol money tetapi juga karena pasar di Indonesia masih menarik. “Karena pasarnya menarik, asing cukup banyak masuk,” kata Eddy Sugito saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/3).Selain itu penguatan IHSG juga karena lembaga pemeringkat rating SP telah meng-upgrade rating utang Indonesia menjadi BB+. “SP meng-upgrade rating kita, sebelumnya Fitch sudah menaikkan sebulan yang lalu. Dengan rating yang meningkat, waited mereka di dalam melakukan investasi bisa ditambah, ini sentimen positif plus fundamental story kita menjadi salah satu yang terbaik,” jelas dia.

Ditambah lagi dengan situasi dan kondisi politik pascaskandal Bank Century yang mulai mereda. Dengan kondisi yang positif tersebut sebenarnya saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melaksanakan initial public offering (IPO). “Pasar lagi bagus, harusnya sekarang waktu yang tepat unluk IPO,” imbuhnya.Namun sebelumnya Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sempat-menilai pasar modal Indonesia masih sangat rentan dari gejolak fluktuasi (naik-turunnya) harga saham, lni karena banyaknya investor asing yang menanamkan modalnya melalui BEI.

Menurut Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany, sebagai bursa saham yang tumbuh paling pesat setahun terakhir ini, pasar modal nasiona) banyak dibanjiri oleh investor asing. Investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia saat ini, kata dia, sebanyak 40-45% dari kapitalisasi pasar. “Mereka ini bisa kapan pun menarik uangnya dari pasar. Ini bisa mengakibatkan fluktuatif (pasar saham),” tutumya di acara Investor Summit beberapa waktu lalu.Untuk itu, Bapepam menilai pasar modal nasional sangat butuh untuk segera memperkuat basis investor lokal atau domestik. “Kita tidak mengatakan asing buruk, namun kita perlu menciptakan investor domestik. Sebab ada juga investor asing yang investasi longterm,” kata dia.

Masih Menarik

Sementara itu meski ada ancaman pelarian modal asing, Tigor menilai Indonesia saat ini masih menjadi incaran pihak asing dalam berinvestasi. Apalagi didukung dengan adanya kenaikan peringkat Indonesia oleh SP beberapa waktu lalu. Peningkatan peringkat tersebut membuat investor-investor skala global melakukan penempatan investasi ke pasar modal IndonesiaDengan bunga yang lebih tinggi, ujar Tigor, tentu lumrah jika investor berbondong-bondong memarkirkan uang mereka di dalam negeri. “Itu yang dinamakan carry trade, yaitu menjamin mata uang asing yang bunga rendah dan placing di bunga yang lebih tinggi seperti disini,” paparnya.

Pernyataan senada juga diungkapkan Managing Director Chief Asia Pacific Economist and Head of Asia Pacific Economic and Market Analysis at Citigroup Johanna Chua. Menurut dia Indonesia menjadi tempat berinvestasi yang menarik bagi pam investor di seluruh dunia jika pemerintah bisa menjaga iklim yapg kondusif serta pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kokoh.Dikatakannya, banyak pengusaha di dunia yang menyatakan dukungannya dengan melihat situasi di Indonesia yang kondusif serta demokratis. “Indonesia sudah cukup dinilai baik dalam menjalin hubungan baik dengan pertimbangan perusahaan dari luar Inggris dan melihat Inggris sebagai tempat yang strategis untuk menjadi basis mereka melakukan investasi dan juga beroperasi,” ujamya.

Seperti diketahui, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonominya di posisi ketiga setelah RRC dan India. Indonesia tidak dapat lepas dari krisis yang melanda dunia, namun dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, bisa menjaga di posisi ketiga terbaik.Di pihak lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan bahwa situasi ekonomi akan bergejolak pada semester II-2010. “Negara-negara akan mulai melakukan exit policy” kata Sri Mulyani.Menurut dia, tahun ini merupakan tahun sulit karenanya negara G-20 sepakat untuk menindaklanjutinya dengan memperbaiki sektor keuangan. ppt.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s