1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

2800 the magic numbers … 260310 26 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:08 am

Kamis, 25/03/2010 16:08 WIB
IHSG Gagal Bertahan di Level 2.800
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup “hanya” naik 24 poin. Menipisnya laju kenaikan saham-saham raksasa membuat IHSG gagal mengakhiri perdagangan hari ini di atas level 2.800.

IHSG dibuka turun tipis ke level 2.773,297 dan langsung melorot ke level 2.760,201, turun 14 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.774,850. Untungnya, aksi beli masif pada saham-saham unggulan di segala sektor membalikkan keadaan.

IHSG pun melesat tinggi hingga sempat menyentuh level 2.814,861, naik 40 poin dari penutupan kemarin. Penguatan tajam saham-saham perbankan, perkebunan, konsumsi dan tentunya penguatan saham Astra International (ASII) menjadi pendorong utamanya.

Pada perdagangan sesi I tadi, hampir semua saham-saham unggulan mengalami penguatan. Pelemahan kebanyakan terjadi pada saham-saham lapis dua.

Sayangnya, laju kenaikan IHSG dan saham-saham unggulan melambat di sesi II. Ramai-ramai penguatan saham-saham raksasa menipis yang berdampak pada terkikisnya laju kenaikan IHSG.

Namun menjelang penutupan, aksi beli kembali mengangkat IHSG hingga mendekati level 2.800.

Transaksi beli investor asing tercatat sebesar Rp 1,793 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,298 triliun. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 495,614 miliar.

Pada perdagangan Kamis (24/3/2010), IHSG ditutup naik 24,299 poin (0,87%) ke level 2.799,149. Indeks LQ 45 juga menguat 5,808 poin (1,07%) ke level 546,066.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level 9.138 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.125 per dolar AS.

Bursa-bursa regional didominasi penguatan, kecuali bursa-bursa Tiongkok yang terjebak di zona negatif.
Indeks Shanghai turun 37,632 poin (1,23%) ke level 3.019,18.
Indeks Hang Seng turun 241 poin (1,15%) ke level 20.767,62.
Indeks Nikkei-225 naik 13,82 poin (0,13%) ke level 10.828,85.
Indeks Straits Times naik tipis 2,56 poin (0,09%) ke level 2.888,92.
Indeks KOSPI naik tipis 7,38 poin (0,44%) ke level 1.688,39.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 118.367 kali pada volume 5,498 miliar lembar saham senilai Rp 5,046 triliun. Sebanyak 113 saham naik, 96 saham turun dan 85 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.200 ke Rp 43.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 750 ke Rp 17.100, United Tractors (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 18.900, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 37.250, Unilever (UNVR) naik Rp 200 ke Rp 12.450, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 14.400, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 9.650.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya adalah Goodyear (GDYR) turun Rp 350 ke Rp 11.630, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 225 ke Rp 2.300, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 150 ke Rp 3.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 25.800, XL (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 3.350, Indosat (ISAT) turun Rp 100 ke Rp 5.850.

(dro/qom)
Jumat, 26/03/2010 07:14 WIB
Wall Street Terpangkas di Sesi Akhir
Nurul Qomariyah – detikFinance

Foto: Reuters New York – Saham-saham di bursa Wall Street berakhir flat meski sempat melesat di awal perdagangan. Lesunya lelang surat berharga plus kekhawatiran seputar krisis utang Yunani mendorong terjadinya aksi jual besar di sesi akhir.

Mengawali perdagangan, bursa Wall Street melesat dengan indeks Dow Jones dan S&P kembali menembus titik tertingginya dalam 18 bulan terakhir. Namun gain itu akhirnya terpangkas setelah lelang surat berharga (US Treasury) bertenor 7 tahun.

Pelemahan juga terjadi setelah Gubernur Bank Sentral Eropa Jen-Claude Trichet berbicara seputar krisis utang Yunani yang akan melibatkan IMF untuk penyelesaiannya. Menurut Trichet, pelibatan IMF atau lembaga keuangan lainnya dalam penyelesaian utang kawasan Eropa “Jelas sekali sangat, sangat buruk.”

“Kita kembali melihat penurunan saham-saham karena ancaman meningkatnya imbal hasil surat berharga dan melemahnya euro,” ujar Tom Sowanick, kepala chief investment officer Omnivest Group seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/3/2010).

Pada perdagangan Kamis (25/3/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 5,06 poin (0,05%) ke level 10.841,21. Indeks Standard & Poor’s 500 melemah tipis 1,99 poin (0,17%) ke level 1.165,73 dan Nasdaq melemah 1,35 poin (0,06%) ke level 2.397,41.

Penguatan harga saham-saham yang terjadi di awal perdagangan dipicu oleh outlook laba yang menggembirakan dari Qualcomm dan Best Buy. Sementara saham Bank of America menguat 1%, Citigroup menguat 2,9% setelah Bloomberg melaporkan Departemen Keuangan AS akan melincurkan rencana penjualan saham-sahamnya di bank.

Perdagangan berjalan cukup semarak dengan transaksi di New York Stock Exchange yang meliputi American Stock Exchange dan Nasdaq mencapai 10 miliar lembar saham, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.

(qom/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s