1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

WAJIB mantul naek donk, ihsg … 300310 30 Maret 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:21 am

Indeks Gagal Bertahan di 2.800
SELASA, 30 MARET 2010 | 17:07 WIB
Besar Kecil Normal
Suasana perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta. Tempo/Pamca Syurkani

TEMPO Interaktif, Jakarta – Positifnya bursa Dow Jones dan bursa regional, serta menguatnya harga minyak dan komoditas lainnya, tidak mampu menopang indeks harga saham untuk bertahan di atas level 2.800.

“Harga-harga saham unggulan yang sudah sangat mahal setelah naik kencang dalam beberapa minggu terakhir membuat investor sangat hati-hati masuk ke bursa,” ujar Abidin, analis dari PT Millenium Danatama Sekuritas.

Alhasil, pada perdagangan hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, hanya naik tipis 3,497 poin atau 0,13 persen ke level 2.798,268 dari posisi Senin kemarin di 2.794,771.

Saham yang berpindah tangan mencapai 5,07 miliar unit senilai Rp 4,13 triliun, serta frekuensi lebih dari 128 ribu kali. Sebanyak 112 saham naik, hanya 66 saham yang turun, serta 83 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 73,59 miliar.

Peluang indeks saham untuk kembali menguat, menurut Abidin, masih terbuka, namun investor mesti ekstra waspada karena indeks saat sudah masuk area jenuh beli dan saham-saham unggulan juga sudah sangat mahal.

Untuk perdagangan Rabu (31/3), indeks saham akan bergerak fluktuatif dalam rentang antara 2.750 hingga 2.820. “Emiten yang belum mengeluarkan laporan keuangan, serta saham lapis dua yang berfundamental bagus, masih menjadi incaran investor,” tuturnya.

Saham-saham yang menopang indeks dari kejatuhan hari ini antara lain: Indo Tambangraya menguat Rp 350 menjadi Rp 38.950, Astra Agro Lestari naik Rp 100 menjadi Rp 24.300, Bank Mandiri menguat Rp 100 menjadi Rp 5.500, Adaro naik Rp 20 menjadi Rp 1.920, dan Antam naik Rp 25 menjadi Rp 2.350.

Bursa Tokyo sore ini ditutup melonjak 1,01 persen memimpin penguatan bursa regional, diikuti bursa Hong Kong naik 0,65 persen, lalu bursa Seoul naik 0,48 persen, bursa Australia naik 0,4 persen, bursa Singapura naik 0,15 persen, serta bursa Shanghai juga terapresiasi 0,15 persen.

VIVA B KUSNANDAR
Saham Unggulan Masih Atraktif, IHSG Bertahan
Portofolio investor masih diparkir di saham-saham blue chips, terutama di Bank Mandiri.
SELASA, 30 MARET 2010, 16:36 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berhasil bertahan menguat, meski menjelang penutupan sempat mengalami tekanan jual.

Analis PT Optima Securities Ikhsan Binarto berpendapat, masih ramainya aksi pemburuan investor terhadap sejumlah saham-saham unggulan (blue chips) berhasil mengangkat posisi IHSG yang sempat terkoreksi menjelang menit terakhir sesi II ditutup, akibat ambil untung (profit taking).

“Pemodal masih mempercayai dananya untuk ditempatkan ke sejumlah saham papan atas yang memiliki performa menjanjikan,” kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 30 Maret 2010.

Portofolio investor, dia menuturkan, masih diparkir di saham-saham blue chips, terutama di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Indo Tambang Rayamegah Tbk (ITMG).

Selain itu, Ikhsan menambahkan, proyeksi terjadinya deflasi atau inflasi Maret yang lebih rendah dari bulan sebelumnya turut mendorong kembali aksi beli pelaku pasar terhadap saham di lantai bursa.

IHSG pada penutupan transaksi sesi II Selasa, menguat 3,50 poin atau 0,12 persen ke level 2.798,27. Melanjutkan akhir sesi I tadi, yang naik 3,24 poin (0,11 persen) di posisi 2.798,01.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,13 triliun dan volume tercatat 10,14 juta lot, dengan frekuensi 128.745 kali. Sebanyak 121 saham menguat, 72 melemah, 93 ditutup stagnan, serta 208 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 942,87 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 704,96 miliar.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak positif. Indeks Hang Seng terangkat 137,36 poin atau 0,65 persen menjadi 21.374,79, Straits Times naik 4,25 poin (0,15 persen) ke level 2.933,39, dan Nikkei 225 menguat 110,67 poin atau 1,01 persen di posisi 11.097,14.

Di Bursa Efek Indonesia, saham papan atas yang mengontribusi penguatan IHSG cukup besar di antaranya BMRI terangkat Rp 100 atau 1,85 persen ke level Rp 5.500, UNVR menguat Rp 150 (1,23 persen) menjadi 12.300, dan ITMG naik Rp 350 atau 0,90 persen di posisi Rp 38.950.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.095 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.069/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.090 per dolar AS. Pada perdagangan Senin, 29 Maret 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di level 9.090/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
30/03/2010 – 16:01
Naik 3,5 Poin
Saham Gorengan Selamatkan IHSG
Susan Silaban

(inilah.com/Wirasatria)
INILA.COM, Jakarta – Banyaknya pembelian atas saham-saham lapis dua membuat IHSG bergairah. IHSGpada perdagangan hari ini berhasil naik tipis 3,5 poin (0,13%) ke level 2.798,27.

Sore ini, nilai perdagangan di lantai bursa mencapai Rp3,580 triliun dengan volume perdagangannya sebanyak 4,55 miliar lembar saham yang ditopang 121 saham menguat, 72 saham melemah serta 93 saham stagnan.

Indeks JII pun berakhir positif 0,54 poin ke level 446,52, namun indeks LQ45 turun tipis 0,16 poin ke level 544,3. Sedangkan sektor pertanian tetap naik 21,47 poin ke level 1.920 begitu juga dengan sektor tambang pun naik tipis 2,67 poin ke level 2.432,25.

Adapun saham-saham yang menguat sore ini adalah DLTA naik Rp2.000 ke Rp73.000, GDYR naik Rp450 ke Rp12.100, MBAI naik Rp450 ke Rp5.000, ITMG pun naik rp350 ke Rp38.950, BTPN naik Rp250 ke Rp7.200, UNVR pun naik Rp150 ke Rp12.300, DOID naik Rp200 ke Rp1.180, LSIP pun naik Rp150 ke Rp150 ke Rp9.900, AALI naik Rp100 ke Rp5.600.

Sedangkan saham-saham yang melemah hari ini adalah MEGA turun Rp350 ke Rp2.100, ASII turun Rp200 ke Rp42.400, PTBA turun Rp150 ke Rp17.200, GGRM turun Rp150 ke Rp25.350, PLAS turun Rp100 ke Rp940, SMGR pun turun Rp100 ke RP7.450, INTP turun Rp100 ke Rp14.300, INCO turun Rp75 ke Rp4.625, TURI turun Rp50 ke Rp2.175. [san/cms]
30/03/2010 – 16:01
Turun ke 2.798, IHSG Ditutup Naik Tipis 3,5 Poin
Susan Silaban

INILA.COM, Jakarta – Banyaknya pembelian atas saham-saham lapis dua membuat IHSG bergairah. IHSG pada perdagangan hari ini berhasil naik tipis 3,5 poin (0,13%) ke level 2.798,27.

Sore ini, nilai perdagangan di lantai bursa mencapai Rp3,580 triliun dengan volume perdagangannya sebanyak 4,55 miliar lembar saham yang ditopang 121 saham menguat, 72 saham melemah serta 93 saham stagnan.

Indeks JII pun berakhir positif 0,54 poin ke level 446,52, namun indeks LQ45 turun tipis 0,16 poin ke level 544,3. Sedangkan sektor pertanian tetap naik 21,47 poin ke level 1.920 begitu juga dengan sektor tambang pun naik tipis 2,67 poin ke level 2.432,25.

Adapun saham-saham yang menguat sore ini adalah DLTA naik Rp2.000 ke Rp73.000, GDYR naik Rp450 ke Rp12.100, MBAI naik Rp450 ke Rp5.000, ITMG pun naik rp350 ke Rp38.950, BTPN naik Rp250 ke Rp7.200, UNVR pun naik Rp150 ke Rp12.300, DOID naik Rp200 ke Rp1.180, LSIP pun naik Rp150 ke Rp150 ke Rp9.900, AALI naik Rp100 ke Rp5.600.

Sedangkan saham-saham yang melemah hari ini adalah MEGA turun Rp350 ke Rp2.100, ASII turun Rp200 ke Rp42.400, PTBA turun Rp150 ke Rp17.200, GGRM turun Rp150 ke Rp25.350, PLAS turun Rp100 ke Rp940, SMGR pun turun Rp100 ke RP7.450, INTP turun Rp100 ke Rp14.300, INCO turun Rp75 ke Rp4.625, TURI turun Rp50 ke Rp2.175. [san/cms]
Selasa, 30 Maret 2010 | 12:11

BURSA SAHAM

IHSG Gagal Bertahan di 2.800

JAKARTA. Indeks ternyata tak mampu bertahan di level 2.800. Pada perdagangan sesi pertama hari ini, Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) berada di 2.798 atau naik 0,12% dari hari sebelumnya. Sebelumnya, indeks sempat melaju di atas 2.800. Tepatnya, pada posisi 2.817, 59 pada pukul 09.43.

Saham-saham emiten tambang masih mendominasi pasar. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 1,06% menjadi Rp 1.910. Total perdagangan saham ADRO sebesar Rp 176,9 miliar. Di urutan kedua, ada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Transaksi saham ANTM sebesar Rp 131,2 miliar. Harga ANTM sendiri tak berubah di level Rp 2.325 per saham.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di urutan ketiga.Nilai perdagangannya mencapai Rp 115 miliar. Harga BUMI tak berubah di level Rp 2.350. Dominasi saham emiten tambang ini seiring dengan kenaikan harga minyak. Berdasarkan Bloomberg, harga minyak di NYMEX untuk kontrak pengiriman Mei naik 0,06% menjadi US$ 82,5 per barrel.

Edy Can kontan
IHSG Sesi I Menguat Malu-Malu
Selasa, 30 Maret 2010 – 12:04 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Positifnya bursa regional nampaknya menjadi faktor pendorong penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I kali ini. Walau belum menyentuh level 2.800, tapi kinerja indeks sudah mulai positif.

Terlihat IHSG pada akhir sesi I Selasa (30/3/2010) siang mengalami kenaikan sebesar 3,24 poin atau setara dengan 0,12 persen menjadi 2.798,01. Di mana sebanyak 108 saham menguat, 64 saham melemah, dan 80 saham stabil.

Nilai transaksi tercatat Rp1,8 triliun dengan volume sebesar Rp2,4 miliar lembar saham. Sementara indeks LQ45 mengalami kenaikan sebanyak 0,19 poin ke 544,65. Sedangkan JII malah melemah 0,17 poin ke 445,8.

Sektor perkebunan tampak memimpin penguatan indeks dengan naik sebanyak 19,78 poin, lalu sektor tambang juga menguat 6,4 poin. Begitu juga dengan sektor properti naik 1,3 poin, serta sektor keuangan naik 1,7 poin.

Di mana saham yang menguat (top gainer) antara lain adalah PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp2.000 ke Rp73.000, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp950 ke Rp12.600, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp650 ke Rp39.250, dan PT Astra Agro Lestari tbk (AALI) naik Rp250 ke Rp24.450.

Sementara saham yang ditutup melemah (top loser) antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp350 ke Rp42.250, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp150 ke Rp18.500, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbvk (INTP) turun Rp100 ke Rp14.300, dan PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) turun Rp50 ke Rp4.650.(wdi
Melaju Lagi, IHSG Kembali Tembus 2.800
Selasa, 30 Maret 2010 | 09:38 WIB

KOMPAS/LASTI KURNIA

JAKARTA, KOMPAS.com – Saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan Selasa (30/3/2010) pagi, bergerak di zona hijau, setelah kemarin seharian berkutat di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan pun kembali menembus level psikologis 2.800.

Sampai berita ini diturunkan, IHSG sesi pertama sudah bertambah 18,443 poin atau 0,66 persen menjadi 2.913,214. Sektor pertambangan, perbankan dan consumer menjadi pengawal utama indeks melaju di jalur positif.

Sementara indeks 45 saham bluchip LQ45 juga bertambah 0,72 persen menjadi 548,358, kemudian indeks Kompas100 meningkat 0,70 persen ke posisi 678,441, serta Jakarta Islamic Index menguat 0,61 persen ke 448,704.

Kemarin IHSG mengalami koreksi teknis setelah rally sepanjang pekan terakhir. “Meski demikian, kami melihat IHSG sampai saat ini masih berada dalam bullish trend. Untuk hari ini ditengah tekanan jual terkait profit taking, investor masih dapat memperhatikan saham-saham yang menerbitkan laporan keuangan,” sebut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.

Ia memerkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.770-2.814.
Selasa, 30/03/2010 09:43 WIB
IHSG Melesat Tembus 2.800
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam menembus kembali level 2.800 setelah mengalami koreksi cukup besar pada perdagangan kemarin. Penguatan saham-saham unggulan sektor perbankan, perkebunan, batubara dan konsumsi menjadi pendorong utamanya.

Pada perdagangan Selasa (30/3/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.795,180 dibanding penutupan kemarin di level 2.794,771. IHSG langsung menguat tajam hingga sempat menyentuh level 2.816,549, naik 32 poin dari penutupan kemarin.

Penguatan IHSG didorong oleh penguatan saham sektor batubara seperti Indo Tambang (ITMG), Bukit Asam (PTBA), diikuti penguatan saham-saham sektor konsumsi seperti Gudang Garam (GGRM), Unilever (UNVR), saham-saham sektor perkebunan seperti Lonsum (LSIP) dan Astra Agro (AALI) serta saham-saham sektor perbankan seperti Bank Mandiri (BMRI), BCA (BBCA), BRI (BBRI).

Hingga pukul 09.38 JATS, IHSG telah bertengger di level 2.814,503 naik 19,732 poin (0,7%). Sementara nilai tukar rupiah menguat tipis ke level 9.065 dari penutupan sebelumnya 9.085.

“Hari ini kami perkirakan IHSG melemah pada kisaran 2760 – 2813 dengan pertimbangan : indikator klinger oscillator dead cross, stochastic oscillator berpotongan di area overbought (89) dengan potensi dead cross, muncul candle Hanging Man dan semacam Bearish Engulfi ng serta penurunan indek kemarin di ikuti dengan kenaikan volume,” ulas Sucorinvest.

Bursa-bursa regional pagi ini didominasi penguatan dalam rentang tipis, kecuali bura Shanghai yang berada di zona negatif:
Indeks Shanghai turun 2,3 poin (0,07%) ke level 3.121,50.
Indeks Hang Seng naik 13,9 poin (0,07%) ke level 21.251,38.
Indeks Nikkei-225 naik 51,61 poin (0,47%) ke level 11.038,08.
Indeks Straits Times naik 3,42 poin (0,13%) ke level 2.932,89.
(dro/dro)
IHSG Kembali Bermain di 2.800
Indeks di BEI terangkat 10,25 poin (0,37 persen) ke level 2.805,02 pada awal transaksi.
SELASA, 30 MARET 2010, 09:43 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami pembalikan arah menguat (rebound) saat perdagangan mulai dibuka.

Menurut PT Mega Capital Indonesia melalui risetnya hari ini, sentimen positif dari bursa global dan regional, serta harga komoditas diprediksi mampu mendorong penguatan indeks kembali dari tekanan jual pelaku pasar yang marak kemarin.

Sekuritas tersebut memperkirakan, indeks akan bergerak pada batas bawah (support) 2.780 dan batas atas (resistance) di 2.810, dengan target harian (intraday) di kisaran level 2.760-2.830.

IHSG terangkat 10,25 poin (0,37 persen) ke level 2.805,02 pada awal transaksi Selasa, 30 Maret 2010. Sedangkan pra pembukaan (pre-opening) tadi, hanya bergerak di tempat (stagnan) di posisi 2.794,77.

Bursa Asia, saat IHSG dibuka juga bergerak positif. Indeks Hang Seng menguat 5,95 poin atau 0,03 persen menjadi 21.243,38, Nikkei 225 terangkat 51,61 poin (0,47 persen) di posisi 11.038,08, dan Straits Times naik 3,42 poin atau 0,12 persen ke level 2.932,56.

Bursa Wall Street pada perdagangan Senin sore waktu New York atau Selasa dini hari WIB pun bergerak positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 45,50 poin (0,42 persen) menjadi 10.895,86, indeks harga saham indikator Standard & Poor s 500 naik 6,63 poin atau 0,57 persen ke level 1.173,22, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 9,23 poin (0,39 persen) di posisi 2.404,36.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada perdagangan awal pekan ini stagnan di posisi Rp 2.350, pagi ini dibuka juga masih bergerak di level yang sama.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Rilis Laporan Keuangan Picu IHSG Rebound
Indeks di BEI berpotensi bergerak di kisaran level 2.750-2.830.
SELASA, 30 MARET 2010, 08:18 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berpotensi berbalik arah menguat (rebound) di perdagangan hari ini. Keluarnya laporan keuangan sejumlah emiten tahun buku 2009, diprediksi memicu penguatan.

“Sentimen regional turut menjadi katalis,” kata Robin Setiawan, analis sekuritas di Jakarta kepada VIVAnews, Senin sore, 29 Maret 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Selasa, 30 Maret 2010, berpotensi bergerak di kisaran level batas bawah (support) 2.750 dan batas atas (resistance) 2.830.

Pada transaksi Senin, indeks kembali terkoreksi karena berada di posisi 2.794.77, melemah 18,31 poin (0,66 persen) dari perdagangan Jumat, 26 Maret 2010, yang mencatatkan rekor teringgi baru karena naik 13,93 poin atau 0,23 persen ke level 2.813,08.

Sedangkan bursa Asia, saat IHSG berakhir bergerak variatif. Indeks Hang Seng terangkat 184,32 poin atau 0,88 persen menjadi 21.237,43 dan Straits Times naik 20,44 poin (0,70 persen) ke level 2.906,28, tetapi Nikkei 225 melemah 9,90 poin (0,09 persen) di posisi 10.986,47.

Bursa Wall Street pada perdagangan Senin sore waktu New York atau Selasa dini hari WIB bergerak positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 45,50 poin (0,42 persen) menjadi 10.895,86, indeks harga saham indikator Standard & Poor s 500 naik 6,63 poin atau 0,57 persen ke level 1.173,22, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 9,23 poin (0,39 persen) di posisi 2.404,36.

Menurut Robin, meski IHSG masih mengacu perkembangan bursa regional tapi banyaknya emiten yang merilis laporan keuangan sepanjang 2009, yang diprediksi positif bisa mendongkrak aksi beli kembali pada saham.

Selain itu, dia mengaku sentimen positif penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan data Badan Pusat Statistik yang diprediksi terjadi deflasi Maret ini sepertinya akan diantisipasi pelaku pasar untuk mengakumulasi saham.

Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk Purwoko Sartono juga berpendapat, IHSG hari ini mesti masih dibayangi tekanan jual terkait aksi ambil untung (profit taking), tetapi investor tetap memperhatikan saham-saham yang menerbitkan laporan keuangan.

Indeks Selasa, kata dia, diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.770-2.814.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
PREDIKSI
Koreksi IHSG berlanjut

JAKARTA: Aksi ambil untung (profit taking) yang diprediksi masih akan terjadi pada hari ini diproyeksikan akan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melemah.
Robby Has, analis PT Erdikha Sekuritas, mengatakan IHSG diprediksi akan bervariasi antara hijau dengan merah dan cenderung menurun. Pelemahan juga terjadi karena pasar berada di kondisi jenuh beli.

“Pasar masih rawan aksi profit taking. Secara teknikal diperkirakan indeks akan melemah. Jika harga komoditas tetap menunjukkan kenaikan, maka penurunan indeks akan tertolong oleh saham-saham dari emiten berbasis komoditas, seperti pertambangan,” ujarnya kemarin.

IHSG kemarin ditutup turun 18,31 poin atau 0,7% ke level 2.794,77. Ini merupakan penurunan pertama dalam 5 hari terakhir. Pelemahan indeks terjadi di tengah kondisi bursa regional yang didominasi oleh kenaikan indeks.

Indeks Shanghai naik 64,08 poin atau 2,09% ke level 3.123,80, indeks Hang Seng naik 184,32 poin atau 0,88% ke level 21.237,43, dan indeks Straits Times naik 18,62 poin atau 0,64% ke level 2.924,90. Adapun indeks Nikkei-225 turun 0,09% atau 9,90 poin ke level 10.986,47 dan indeks Kospi turun 5,73 poin atau 0,34% ke level 1.691,99.

Sementara itu, indeks BISNIS-27 ditutup mengalami koreksi sebesar 0,85% di level 259,04. Koreksi indeks pada Senin kemarin dipicu oleh aksi ambil untung investor terhadap saham perbankan dan otomotif.

Saham perbankan telah naik signifikan sepanjang pekan kemarin dipengaruhi ekspektasi deflasi pada Maret dan tren apresiasi rupiah terhadap dolar AS yang telah berlangsung selama 2 pekan terakhir.

Oleh Ratna Ariyanti
Wartawan Bisnis Indonesia
&
Harry Setiadi Utomo
Analis Bisnis Indonesia Intelligence Unit

30/03/2010 – 06:44
Belanja Konsumen Naik, Wall Street Hijau
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Konsumen lebih yakin untuk membelanjakan dananya, dan hal itu membuat para investor optimis akan kondisi ekonomi saat ini.

Dow Jones naik sekitar 46 poin pada perdagangan Senin (29/3), kenaikan juga terjadi pada 2 indeks utama lainnya. Kenaikan indeks dipicu oleh pernyataan Departemen Perdagangan AS bahwa belanja konsumen menguat pada Februari, dan ini merupakan penguatan yang ke-5 dalam 5 bulan terakhir.

Kenaikan 0,3% pada data tersebut, seiring dengan ekspektasi para ekonom. Data belanja konsumen ini menggugah harapan bahwa pemulihan ekonomi berjalan stabil.

Akhir pekan ini, Departemen Tenaga Kerja AS akan mengumumkan data tenaga kerja. Para analis memprediksikan angka pengangguran turun untuk bulan Maret ini.

Sementara itu, menguapnya kekawatiran krisis utang Yunani memicu turunnya permintaan dolar AS. Pelemahan dolar AS mendongkrak harga komoditas, pasalnya harga komoditas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Saham-saham di sektor terkait pun juga menguat.

Krisis utang Yunani menemukan jalan keluar, dengan diterbitkannya surat utang bertenor 7 tahun senilai US$6,74 miliar pada Senin ini. Kemampuan Yunani dalam menerbitkan surat utang, memunculkan sentimen positif. Para pemimpin negara Eropa dan IMF telah sepakat untuk menalangi Yunani atau negara lain yang menggunakan mata uang euro, terkait krisis utang.

Saham sektor keuangan bergerak mixed, usai Departemen Keuangan AS menyatakan akan melepas kepemilikan sahamnya di Citigroup Inc. Pemerintah AS memiliki 7,7 miliar saham di Citigroup atau senilai US$25 miliar, kepemilikan ini sejak krisis 2008. Penjualan yang direncanakan tahun depan, diperkirakan akan menambah laba perseroan hingga US$7,5 miliar.

Pada penutupan perdagangan Senin, Dow naik 45,5 poin (0,4%) ke 10.895,86, S&P 500 naik 6,63 poin (0,6%) ke 1.173,22, dan Nasdaq naik 9,23 poin (0,4%) ke 2.404,36. [mre]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s