1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

harta KARUN di blog2 gw … 010410 1 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:38 pm

http://sahamadaro.wordpress.com/2009/08/24/semakin-tidak-yakin-semakin-serakah-lah-sang-investor/ … buat siapa saja pembaca blog2 gw bakal dapat BANYAK HARTA KARUN ilmu keuangan sederhana dan cara investasi sederhana YANG EFEKTIF MENINGKATKAN LABA investasi … salah satunya adalah posting gw di link di atas … jelas sekali suasana KETIDAKPASTIAN SAAT KASUS CENTURY MENGHANGAT telah memicu kenaikan ihsg yang ruarrrrrbiasaaaaa

… kalo elo mahasiswa atau pelajar maka kesempatan belajar ilmu investasi yang EFEKTIF dan EFISIEN bisa diketahui dari semua harta karun yang ada di semua blog2 gw … sekira 3 bulan yang lalu ada satu orang yang mengaku mahasiswa telah meminta ijin menyalin semua topik di blog gw: saham bumi dan the bakries  … gw ijinkan, sayang gw ga tau nasib penelitiannya seperti apa … semoga bermanfaat dah

 

peluank + korupsi = itu lah indonesia … 010410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:20 pm

… sejak 4 dekade yang lalu KORUPSI adalah SALAH SATU TOPIK MEDIA MASSA saat itu, terutama kasus PERTAMINA dan IBNU SUTOWO … nah s/d hari ini INDON maseh TETAP NGETOP sebagai SARANG KORUPSI … tapi kayaknya gw mah jalanin hidup seperti biasa dan enjoy … well, itu juga sebabnya ketika SEMUA TEMAN gw yang tau bahwa gw maen reksa dana, bahkan sekarang maen saham, MENGKRITIK GW karena TERLALU BERANI MENGAMBIL RISIKO … karena alasan mereka, bahwa bisnis indon itu KORUP dan bursa saham itu SARANG PENGGORENG LIHAI … well, gw seh bilang, kok ihsg bisa naek seh … itu artinya khan EKSPEKTASI dan PELUANK tetap ada di indo, baik di ekonomi riilnya dan bursa sahamnya … jadi ngapain gw mencuekkan peluank seperti itu donk … yang penting DIVERSIFIKASI dan JANGAN SERAKAH … gitu aja kok repot 😛

Mar 31st, 2010 | Rubrik MAKRO, UTAMA
Investor Asing Menilai Indonesia Jadi Sarang Korupsi
NERACA
Jakarta – Pengamat ekonomi politik dan pakar hukum pidana membenarkan persepsi investor asing yang terangkum dari hasil riset lembaga Political and Economic Risk Consultancy (PERC), bahwa Indonesia sebagai negara terkorup di Asia Tenggara, yang merupakan pertanda belum adanya perubahan yang signifikan dalam regulasi, layanan investasi dan birokrasi yang masih berbelit-belit di negeri ini.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyatakan, para investor tetap saja menilai Indonesia sebagai sarang korupsi. Karena para pemilik modal tersebut menilai dari aspek tatanan kualitas seperti penilaian regulasi, birokrasi serta bagaimana penegakan hukum dilakukan. “Kalau tanpa ada perubahan itu, tentunya sulit akan merubah indeks korupsi negara ini walau hanya di level Asia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (30/3)
Ray mengatakan, apa yang terjadi di dalam negeri terlihat masyarkat sebenarnya belum puas dengan penangkapan koruptor kelas teri. Sedangkan koruptor dalam kasus Bank Century, atau jaringan mafia hukum/pajak Gayus Tambunan belum tersentuh secara komprehensif.
Dengan penangkapan kelas teri pelaku korupsi tersebut, ini dapat dijadikan modus baru untuk mengelabuhi masyarakat bahwa pemerintah sudah bekerja. “Dan anehnya, masyarakat juga diam saja, merasa puas dengan penangkapan para koruptor teri. Ini terjadi, penahanan setingkat Kompol dan pengacara digembar- gemborkan, padahal bukan substansinya,” tuturnya.
Ray mengingatkan, tidak ada gunanya PNS dibayar gaji lebih tinggi tetapi masih melakukan korupsi. Sebab gaji yang besar menambah rakus si koruptor. Di lain pihak, pengawasan sudah sangat ketat tetapi tidak saja mampu dengan mengurangi korupsi. “Apa janji Menkeu Sri Mulyani, sudah barang lama. Bahkan Presiden sudah bentuk Satgas, ada Kompolnas, Irjen, semua tak berjalan, buat apa? Kami sudah patah arang, sebab secara mental tindakan pejabat itu tidak menyentuh substansi,” ujarnya.
Bangsa Malu
Pendapat senada lainnya dilontarkan pakar hukum pidana Yenti Ganarsih. Dia menilai survei yang dilakukan oleh PERC telah membuat malu bangsa Indonesia. Karena negara ini masuk dalam negara 10 besar terkorup se-Asia. Sehingga hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan bisnis dalam waktu ke depan. “Sebab secara otomatis pihak investor akan berpikir ulang jika ingin menanamkan modalnya ke negeri ini,“ jelasnya.
Yenti mengatakan, sebenarnya inti dari korupsi ada pada titik penyuapan. Sebab secara sadar atau tidak sadar penyuapan sering terjadi di tingkatan pebisnis. Salah satu contoh, jika pengusaha ingin memenangkan tender proyek, maka seringkali melakukan penyuapan tehadap tingkat birokrasi pemerintahan yang terkait.
“Sehingga sering sekali pelaku usaha melakukan segala macam cara untuk memenangkan suatu proyek. Namun, justeru yang mereka lakukan berdampak buruk terhadap investor asing yang ingin masuk menanamkan modalnya,“ jelasnya.
Sebelumnya lembaga riset asing PERC mengumumkan hasil riset pemeringkatan sejumlah negara di Asia pada Maret tahun ini. Dari 14 negara, Indonesia menduduki di peringkat 10 dengan skor 8,32 (terburuk). Menyusul kemudian Thailand dengan skor 7,63, Kamboja (7,25), India (7,21) dan Vietnam dengan skor 7,11.
Riset terhadap 1.700 responden pelaku bisnis menempatkan Filipina yang menjadi negara terkorup tahun 2008 ke peringkat keenam dengan skor 7,0. Sebaliknya, Singapura berada di urutan pertama dengan mendapat skor 1,07. Disusul Hongkong dan Australia masing masing mendapat skor 1,89 dan 2,4. Ketiganya menempati tiga besar negara terbersih. Khususnya, Amerika Serikat menempati urutan keempat dengan skor 2,89 sebagai negara terbersih versi PERC.
Yenti menilai, kemudian lembaga pemerintahahan yang harus dibenahi yaitu lembaga perpajakan. Sebab sering sekali lembaga tersebut mendapatkan penyuapan dari kalangan pengusaha. Intinya adalah investor asing tidak akan mau menanamkan modalnya jika negara tersebut bermasalah dalam hal perpajakan.
“Sebab di negara asing pebisnis paling takut jika berhadapan dengan urusan pajak. Maka secara otomatis jika pihak pajak bermasalah investor asing akan tidak mau memasukan dananya ke negeri ini,“ ujarnya.
Hal senada juga disampaikan pengamat ekonomi Iman Sugema. Dia menilai, dengan masuknya Indonesia sebagai negara terkorup itu hal yang biasa. Bahkan ini akan berdampak buruk terhadap investor yang akan masuk. “Hal ini akan menyebabkan investor yang masuk akan lebih sedikit dari yang biasanya. Dan ini akan berpenbgaruh tehadap perkembangan usaha yang sudah ada, “ pungkasnya.
Menanggapi pemeringkatan oleh Kementerian PAN, pengamat ekonomi dari Indef M. Iksan Modjo mengatakan, rating yang dikeluarkan Kemen-PAN tidak berdasar. Menurut dia, jika Menpan ingin membuat rating terhadap lembaga pemerinahan minimal ada dua indikator.
Pertama, Kemen-PAN harus melihat kembali kasus-kasus korupsi yang telah dibuatnya. Kedua, harus melihat apa saja yang telah diberikan kepada pemerintah oleh lembaga tersebut. Berapa penghasilan atau dana yang diberikan terhadap pemerintah baik dari pajak ataupun penghasilannya. ”Dengan melihat dua indikator tersebut saya kira yang mendekati adalah Bank Indonesia (BI). Walaupun BI telah melakukan kesalahan pada kasus Bank Century tetapi kesalahan tersebut dikarenakan faktor dari pribadi seseorang,” katanya. har/ibnu
(har/ibnu)

 

harga saham2 yg gw ikutan… 010410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:24 pm

^JKSE 5:00am ET 2,829.9961 52.695 1.90%
ANTM.JK 5:00am ET 2,400 0 0.00%
BUMI.JK 5:00am ET 2,300 50 2.22%
BNII.JK 5:00am ET 320 5 1.59%
TRUB.JK 5:00am ET 113 0 0.00%
ihsgw ga stabil = 1283.25
ADRO.JK 5:00am ET 2,025 65 3.32%
BBRI.JK 5:00am ET 8,700 450 5.45%
ELSA.JK 5:00am ET 490 20 4.26%
INDY.JK 5:00am ET 2,450 125 5.38%
ihsgw stabil = 3416.25
PGAS.JK 5:00am ET 4,275 25 0.59%
MAPI.JK 5:00am ET 700 0 0.00%
ihsgw yang baru = 2487.5
ihsgw total = 2395.66
ihsgw total 190310= 2337.31
GAIN = +2,49%
Jelang Libur, IHSG Cetak Rekor
Kamis, 1 April 2010 | 16:32 WIB

Kompas/Alif Ichwan

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang libur panjang Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia melambung menembus level psikologis 2.800 dan bertengger di posisi tertinggi untuk tahun ini.

IHSG Kamis (1/4/2010) ditutup menguat 52,695 poin atau 1,9 persen pada 2.829,996. Sektor Basic industry dan miscellaneous industry menjadi penopang utama laju indeks pada perdagangan awal bulan ini.

Sementara indeks Kompas100 juga menguat 2,02 persen, kemudian indeks LQ45 meningkat 1,96 persen serta Jakarta Islamic Index naik 2,49 persen.

Sebanyak 123 saham naik mendominasi perdagangan hari ini dibandingkan 68 sahan turun dan 77 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 14,025 triliun dari 117.532 kali transaksi dengan volume 7,772 miliar saham.
Kamis, 01/04/2010 16:15 WIB
IHSG-Rupiah Colek Rekor Tertinggi
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah sempat menembus rekor tertingginya. Namun IHSG akhirnya gagal mempertahankan rekor tertingginya itu hingga penutupan perdagangan. Laju IHSG pada perdagangan sesi II sedikit mengendur sehingga tak mampu mengangkat IHSG lebih tinggi.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.777,704 dan langsung tajam hingga menembus level 2.800. Tak berhenti disitu, IHSG terus menguat seiring dengan aksi pembelian masif pada saham-saham unggulan berkapitalisasi besar yang membuat IHSG terangkat cukup tinggi.

IHSG bahkan sempat beberapa kali mencolek-colek level tertinggi IHSG dalam sejarah pasar modal. Posisi tertinggi IHSG dalam sejarah pasar modal Indonesia terjadi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263.

Selama dua tahun, rekor tersebut belum terkalahkan hingga akhirnya berhasil ditembus pada perdagangan hari ini. Sayangnya, IHSG belum mampu menutup perdagangan di atas level tersebut, meskipu sempat beberapa kali menembusnya.

IHSG bergerak dalam rentang 2.777,704 di titik terendah hingga level 2.834,241 di titik tertinggi, menembus level tertingginya dalam sejarah pasar modal Indonesia di level 2.830,263.

Rekor baru IHSG itu berhasil ditembus seiring dengan penguatan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Penguatan saham Astra International (ASII) yang mencapai 7% lebih diikuti dengan kenaikan saham-saham raksasa lainnya berhasil membuat IHSG menembus level tertingginya dalam sejarah.

Hampir seluruh saham-saham unggulan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini seperti Indo Tambang (ITMG), Bukit Asam (PTBA), Lonsum (LSIP), BRI (BBRI), Semen Gresik (SMGR), Astra Agro (AALI), Gudang Garam (GGRM) dan sebagainya.

Indeks-indeks sektoral semuanya berada di zona hijau dipimpin oleh duet indeks saham sektor perkebunan dan pertambangan, kemudian sektor aneka industri serta sektor infrastruktur dan perbankan.

Saham-saham unggulan yang terjebak di zona negatif antara lain saham Bank Mandiri (BMRI), Unilever (UNVR), Inco (INCO) Timah (TINS) Medco (MEDC) diikuti dengan saham-saham lapis dua seperti Indospring (INDS), Bir Bintang (MLBI), Sarana Menara (TOWR) dan sebagainya.

Namun laju penguatan saham-saham unggulan mulai mengendur di sesi II, sehingga membuat IHSG gagal mencetak rekor baru pada perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Kamis (1/4/2010), IHSG ditutup naik tajam 52,695 poin (1,89%) ke level 2.829,996. Indeks LQ 45 juga menguat tajam 10,579 poin (1,95%) ke level 550,380.

Transaksi beli asing hari ini sebesar Rp 2,909 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 2,696 triliun. Total nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) hari ini sebesar Rp 212,571 miliar.

Namun nilai tersebut sudah memperhitungkan penjualan Pacific Asia Holding atas 7,24% saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) kepada Meadows Asia Company (MAC) sebesar Rp 571,375 miliar.

Jika tidak memperhitungkan transaksi di pasar negosiasi, net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 779,848 miliar.

Sementara nilai tukar rupiah juga ditutup pada titik tertingginya sepanjang 19 bulan terakhir di level 9.070 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.090 per dolar AS. Posisi tersebut merupakan tertinggi sejak 5 Agustus 2008.

Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat tajam:
Indeks Shanghai naik 38,31 poin (1,23%) ke level 3.147,42.
Indeks Hang Seng naik 297,65 poin (1,4%) ke level 21.537,00.
Indeks Nikkei-225 naik 154,46 poin (1,39%) ke level 11.244,40.
Indeks Straits Times naik 57,25 poin (1,99%) ke level 2.944,99.
Indeks KOSPI naik 26,32 poin (1,55%) ke level 1.719,17.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 117.532 kali pada volume 7,777 miliar lembar saham senilai Rp 14,025 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 76 saham turun dan 84 saham stagnan.

Pembengkakan nilai transaksi disebabkan adanya transaksi penjualan 98% saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebesar 90,76% dan Pacific Asia Holding sebesar 7,24%.

Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 2.600 ke Rp 44.500, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 800 ke Rp 6.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 18.050, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 550 ke Rp 7.850, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 25.250, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 450 ke Rp 38.500, BRI (BBRI) naik Rp 450 ke Rp 8.700.

Sedangkan saham-saham yang aktif turun harganya antara lain Indospring (INDS) turun Rp 575 ke Rp 2.225, Bir Bintang (MLBI) turun Rp 500 ke Rp 162.500, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 125 ke Rp 2.225, bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 5.250, BTPN turun Rp 100 ke Rp 7.800.

(dro/qom)

IHSG sore melesat 1,90% ke level 2.829,99
Kamis, 01/04/2010 16:13:31 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi perdagangan II sore ini melejit 1,90% atau naik 52,69 poin dari penutupan kemarin menjadi 2.829,99 setelah sempat menyentuh level tertinggi baru 52 pekan di 2.834,24.

Indeks bergerak pada kisaran 2.777,70 – 2.834,24.

Dari 399 saham perusahaan yang menopang indeks, jumlah saham yang menguat dua kali lipat daripada yang melemah, dengan perincian 121 naik, 67 turun dan 211 tidak mengalami pergerakan harga.

Secara individu, saham Astra International memotori penguatan indeks pada bursa dengan kontribusi sebesar 13,50 poin, disusul oleh Bank Rakyat Indonesia 7,04 poin, Semen Gresik 4,18 poin, dan Bank Pan Indonesia 3,05 poin.

Sejumlah saham yang menahan penguatan indeks pada bursa adalah Bank Mandiri dengan kontribusi sebesar 2,66 poin, disusul oleh Bank Central Asia 1,56 poin, Kalbe Farma 0,52 poin, dan Sinar Mas Multi Finance 0,39 poin.

Penguatan IHSG juga tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan sembilan sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor aneka industri menjadi sektor terdepan yang menyumbang penguatan indeks sebesar 26,51%, diikuti dengan keuangan 23,95%, industri kimia dasar 12,84%, infrastruktur utilisasi 11,97%, pertambangan 11,25%, konstruksi properti 4,76%, consumer goods 4,13%, jasa dan perdagangan 3,20%, dan pertanian 1,88%.

Penguatan IHSG pada penutupan sore ini juga terjadi pada Indeks BISNIS-27, yang ditutup naik 5,62 poin menjadi 262,61 setelah tadi pagi dibuka di posisi 257,05. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran 257,05 – 263,40.(er)
01/04/2010 – 16:10
Hampir Tertinggi Sepanjang Sejarah
IHSG Ditutup Naik 1,90% ke 2.830
Susan Silaban

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Menjelang paskah, IHSG hampir menyentuh level tertinggi di 2.830 dengan kenaikan 52,70 poin (1,90%).

Padahal, pada pembukaan perdagangan IHSG dibuka di level 2.777,704. Nilai transaksi di lantai bursa pun mencapai Rp4,94 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 4,159 miliar yang ditopang 134 saham menguat, 76 saham melemah dan 84 saham stagnan.

Sore ini, semua sektor dan indeks saham ditutup menghijau. Indeks saham JII berhasil ditutup naik 11,03 poin ke level 454,71, indeks saham LQ45 pun ditutup naik 10,58 poin ke level 550,38. Begitu juga dengan sektor tambang menguat 35,70 poin ke level 2.465 dan sektor pertanian pun naik 17,91 poin ke level 1.941.

Adapun saham-saham yang menguat sore ini adalah ASII naik Rp2.600 ke Rp44.500, HERO naik Rp800 ke Rp6.000, PTBA naik Rp650 ke Rp18.050, SMGR naik Rp550 ke Rp7.800, MBAI naik Rp500 ke Rp6.000, GGRM naik Rp500 ke Rp25.250, ITMG naik Rp450 ke Rp8.700, BBRI naik Rp450 ke Rp8.700, INTP naik Rp400 ke Rp14.650, LSIP naik Rp300 ke Rp10.100, UNTR naik Rp250 ke Rp18.600, AALI naik Rp200 ke Rp24.800.

Sedangkan saham-saham yang turun adalah INDS turu nRp575 ke Rp2.225, MLBI turun Rp500 ke Rp162.500, TOWR turun Rp125 ke Rp2.225, BMRI turun Rp100 ke RP5.250, MDRN turun Rp50 ke Rp690, EMPT turun Rp50 ke RP1.050, BBCA turun Rp50 ke Rp5.450. [san/cms]

 

“robot” MAEN SAHAM neh … 110510

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 3:21 pm

Senin, 10/05/2010 15:39 WIB
BNP Paribas Jajaki Algo Trading
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – BNP Paribas sedang menjajaki penerapan Algo Trading dalam sistem transaksi mereka. Penjajakan ini pun telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Demikian disampaikan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Wan Wei Yiong, saat ditemui di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (10/5/2010).

“BNP sudah sampaikan ke kita. Tapi presentasinya belum,” jelas Yiong.

Menurutnya, seluruh sekuritas yang tercatat di BEI akan dievaluasi bagaimana penerapan Algo Trading yang mereka lakukan. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan (error) dalam transaksi perdagangan.

“Semuanya kita sesuaikan dengan pasar kita. Di New York saja sudah menerapkan tapi terjadi kesalahan,” ungkap Yiong.

Ia menambahkan, penyesuaian pasar yang dimaksud adalah transaksi dilakukan secara wajar, teratur dan efisien. “Kan ada beberapa. Penerapan Algo yang seperti apa, kan nggak bisa juga dilakukan 100%,” katanya.

Credit Suisee, seperti disampaikan Yiong, juga telah mempresentasikan Algo Tradingnya. Namun penerapan ini belum dilakukan, karena masih harus ditelaah oleh Tim internal Divisi Perdagangan dan Pengaturan Anggota.

“Iya, minggu kemarin mereka presentasi. Credit Suisse cabang regional yang langsung presentasi. Mereka sampaikan Algo yang ingin mereke terapkan. Kita kaji terlebih dahulu oleh tim. Kita cek dulu pola transaksinya. Mana yang boleh, mana yang tidak,” paparnya.

(wep/dro)
Stock plunge raises alarm on algo trading
Thu, May 6 2010
By Matthew Goldstein
NEW YORK (Reuters) – A spine-chilling slide of nearly 1,000 points in the Dow Jones Industrial Average, its biggest intraday points drop ever, led to heightened calls for a crackdown on computer-driven high-frequency trading.
The slide, which in one 10-minute stretch knocked the index down nearly 700 points, may have been triggered by a trading error. Major stock indexes eventually recovered from their 9 percent drops to close down a little more than 3 percent.
But the follow-through selling that pushed stocks of some highly regarded companies into tailspins exacerbated concerns that regulators can quickly lose control of the markets in a world of algorithmic trading.
“The potential for giant high-speed computers to generate false trades and create market chaos reared its head again today,” Senator Edward Kaufman said in a statement.
“The battle of the algorithms — not understood by nor even remotely transparent to the Securities and Exchange Commission — simply must be carefully reviewed and placed within a meaningful regulatory framework soon.”
Kaufman and Senator Mark Warner — both Democrats — said Congress needs to investigate the causes of the market plunge, which at its deepest point wiped nearly $1 trillion off equity values.
Citigroup Inc said it was investigating a rumor that one of its traders entered the trade, a spokesman for the bank said on Thursday. Citigroup, the third-largest U.S. bank, currently has no evidence that an erroneous trade has been made, the spokesman said.
‘SCREWED UP’
Earlier, sources told Reuters that the plunge in the Dow Jones Industrial average may have been caused by an erroneous trade entered by a person at a big Wall Street bank.
Market sources said the erroneous trade may have involved E-Mini contracts — stock market index futures contracts that trade on the Chicago Mercantile Exchange’s Globex trading platform. The composition of the E-Mini is similar to the stocks in the S&P 500.
“I can confirm that our markets operated properly and there were no problems,” a CME Group spokesman said.
Other market sources said the erroneous trading involved the IWD exchange-traded fund or the S&P 500 Mini. A person close to BlackRock , which manages the IWD, said there was no unusual trading in the iShares product.
During the sell-off, Procter & Gamble shares plummeted nearly 37 percent to $39.37 at 2:47 p.m. ET (1847 GMT), prompting the company to investigate whether any erroneous trades had occurred. The shares are listed on the New York Stock Exchange, but the significantly lower share price was recorded on a different electronic trading venue.
“We don’t know what caused it,” said Procter & Gamble spokeswoman Jennifer Chelune. “We know that that was an electronic trade … and we’re looking into it with Nasdaq and the other major electronic exchanges.”
A different P&G spokesman had said earlier the company contacted the Securities and Exchange Commission, but Chelune said that he spoke in error.
One NYSE employee leaving the Big Board’s headquarters in lower Manhattan said the P&G share plunge lay at the center of whatever happened.
“I’ll give you a tip,” the employee said, speaking on condition of anonymity. “P&G. Check out the low sale of the day. Something screwed up with the system. It traded down $30 at one point.”
WIDE SWINGS
Nasdaq said it was working with other major markets to review the market activity that occurred between 2:00 p.m. and 3:00 p.m., when the market plunge happened.
The exchange later said it was investigating potentially erroneous transactions involving multiple securities executed between 2:40 and 3:00 p.m.
Nasdaq also said participants should review their trading activity for potentially erroneous trades.
NYSE Euronext CEO Duncan Niederauer seized on the problems in an interview with CNBC to stress that the exchange was a safer place to trade because it deliberately slowed down market making when it realized there was something extraordinary happening.
The exchange has been in a battle over recent years with a series of upstart trading venues, many of which advertise either lower prices or faster transaction speeds.
The market plunge and especially wide swings in some individual stocks reignited some wider criticism of high-frequency trading, a strategy using lightning-fast computer programs to track market trends.
“We did not know what a stock was worth today, and that is a serious problem,” said Joe Saluzzi of Themis Trading in New Jersey, a frequent critic of computer-driven high frequency trading.
Investors had already been on edge throughout the trading day after the European Central Bank did not discuss the outright purchase of European sovereign debt as some hoped they would to calm markets.
(Additional reporting by Dan Wilchins, Roberta Rampton, Ann Saphir, Deepa Seetharaman and Maria Aspan; Editing by Gary Hill)
01 Apr 2010
BEI Batasi Penerapan Algo Trading
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan peninjauan lebih lanjut terhadap penerapan perdagangan berbasis algoritma (algo trading). AB yang akan menerapkan Algo Trading harus mempresentasikan sistemnya ke hadapan BEI.

Demikian disampaikan Direktur Keanggotaan dan Perdagangan BEI Wan Wei Yiong, saat ditemui di kantornya, SCBD Jakarta Kamis (1/4/2010).

“Algo Trading diperbolehkan, namun selektif. Kami harapkan mereka mempresentasikan Algo Trading mereka, karena ada beberapa yang boleh dan ada yang tidak boleh,” kata Yiong.

Ia menambahkan, otoritas bursa akan melihat dengan seksama bagaimana penerapan sistem terbaru, yang dapat memecahkan order dalam satu satuan waktu. Khususnya, dilihat pada kapasitas mesin, apakah telah memadai atau tidak.

“Kita juga tidak mau, kalai order seolah-olah banyak, padahal hanya satu,” ujarnya.

Otoritas bursa juga tidak dapat melarang penerapan sistem Algo Trading ini, karena hal ini juga telah banyak dilakukan di beberapa bursa besar dunia. “Tidak bisa dibatasi 100%. Kita lihat kepentingan pasar, sesuai apa tidak,” paparnya.

Lanjutnya, “tiap brokeraje punya algo masing-masing, dan dapat masukkan order pake mesin. Untuk aturan online dan DME, kita akan buat aturan Algoritmic Trading,” ucapnya.

Dari broker yang telah menerapkan Algo Trading, BEI akan mereview penerapan sistem ini. Tujuannya lagi-lagi supaya tidak terjadi spekulasi pasar.

“Kita lihat Credit Suisse dan UBS seperti apa. CS sudah di-review. Mereka datang presentasi. Kita lihat, ada yang boleh dan ada yang jangan,” jelasnya.

Meskipn ada batasan, bukan berarti otoritas bursa tidak mempersiapkan diri atas kapasitas mesin yang dimiliki. Dari kapasitas 1 juta order dan 500 ribu transaksi yang telah tersedia saat ini, rencananya di 2010 akan ditingkatkan menjadi lima kali lipat.

“Kita sedang kaji implementasinya jadi lima kali lipat di 2010, jadi 5 juta order dan 2,5 juta order. Ini kita lihat dari perkembangan perdagangan online yang ada. Minggu lalu saja kita sudah 130 ribu trade,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada semester I 2009, saat bursa baru dibuka kurang dari 5 menit, salah satu broker memasukkan order beli saham tertentu sebanyak 10 lot pada sistem remote trading. Dan hasilnya terjadi order yang dimasukkan terkirim berulang kali mencapai 220.086 kali.

Pihak otoritas mensinyalir adanya anomali dan langsung menghentikan sistem baru perdagangan BEI. Setelah ditemukan pelaku dan penyebabnya, BEI meminta broker agar order berulang tersebut, ditarik dari pasar dan 10 menit kemudian bursa dima lanjutkan kembali.Namun, penarikan order justru menambah jumlah order menjadi dua kali lipat sehingga dalam waktu yang singkat mesin mengalami error dan pasar terhenti selama lebih kurang dua jam.

Pada praktiknya, Algo Trader akan menganalisis berbagai informasi yang tersedia, termasuk dari Google, Bloomberg, dan Reuters untuk mengeksekusi order sesuai strategi investasi tertentu yang telah ditanamkan dalam program algoritma, dan dijalankan dalam komputer canggih yang supercepat.

Awalnya Algo Trader dikembangkan oleh bank investasi dan perusahaan broker besar berskala internasional. Kemudian hal tersebut diikuti oleh para hedge fund sejalan dengan semakin murahnya biaya investasi teknologi informasi. Semua pihak dengan tujuannya masing-masing berlomba- lomba mengembangkan Algo Trader dengan strategi yang berbeda-beda.

Sumber: detikcom

 

saham2 gw JAGOAN LABA nee: bukan april mop …010410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:10 am

mo liat fakta bahwa saham2 pilihan gw ada yang bener2 kinclonk dah … baca di link ini dah : http://sahamadaro.wordpress.com/2010/04/01/ikut-arus-utama-cari-laba-adro-n-elsa-010410/ … pgas, bbri, adro dan elsa membuktikannya … bbri, adro dan elsa masuk kategori ihsgw stabil sedangkan pgas baru aja masuk koleksi gw  …

… gain/imbal hasil sebagai gambaran ekspektasi jangka menengah:

adro  http://sahamadaro.wordpress.com/

22 Mei 2009 (tgl awal beli dan pemantauan): Rp.1280

31 Mar 2010 : Rp. 1960

Gain=+53,12%

bandingkan dengan ihsg

22 Mei 2009=1,881.71

31 Mar 2010= 2,777.301

Gain = +47,59%

… kalo adro diproyeksi-setahunkan maka imbal hasil boongannya adalah sekira (hari buka bursa rata2 22 hari/bulan) =+62,32%

elsa  http://sahamadaro.wordpress.com/

4 Sep 2009: Rp.340

31 Mar 2010: Rp.470

Gain=+38,23%

ihsg

4  Sep 2009= 2.322,74

31 Mar 2010=2.777,30

Gain=+19,56%

bbri  http://sahambbri.wordpress.com/

20 Apr 2009: Rp.5300

31 Mar 2010:Rp.8250

Gain=+55,66%

ihsg

20 Apr 2009=1.661,84

31 Mar 2010=2.777,30

Gain=+67,12%

pgas  http://sahammapi.wordpress.com/

17 Mar 2010=Rp.4250

31 Mar 2010=Rp.4250

Gain=+0%

ihsg

17 Mar 2010=2.756,26

31 Mar 2010=2.777,30

Gain=+0,7%

… well, relatif semua saham gw yang stabil emang terbukti LABA JANGKA MENENGAHNYA EMANG OKE DONK 🙂 … walau pun tentu saja BANYAK BANGET YANG MIMPINYA LABA RIBUAN PERSEN kaya jaman EUFORIA 2008 sebelum ERA KEGELAPAN KRISFINALO 2008 … well, up2u lah

… itu sebabnya gw selalu bilank: INVES DI BAWAH 1 TAON ADALAH CARA BODOH, karena NYARIS SELALU TERBUKTI AKAN MENGECEWAKAN … itu sebabnya gw menawarkan solusi alternatif: MAEN SAHAM = https://transaksisaham.wordpress.com/2010/03/31/maen-saham/ … lalu coba juga bandingkan imbal hasilnya dengan skenario GILA ANTI-APRILMOP yaitu 1% per hari selama 245 hari buka bursa 2010:  https://transaksisaham.wordpress.com/2009/11/04/245-x-1-kalo-trading-cukup-ga-041109/

NAH, KALO ELO EMANG GA MO PUSSSSSSSSSIIIIIIIIIIINNNNNNNKKKKKK sama sekali, biar IMBAL HASIL INVESTASI TINGGI dalam jangka menengah panjang (3-5 taon) masuk reksa dana aja kaya nafas panjang gw :  http://investasireksadanaindonesia09.blogspot.com/

… well, SEMUA KEPUTUSAN ELO AMAT BERGANTUNG KEPADA ELO SENDIRI dah … gw khan cuma nyediain INFO dan SHARING PENGALAMAN INVESTASI gw doank dan orang laen :  https://transaksisaham.wordpress.com/2010/01/07/kis-2-0-kedewasaan-investor-saham-lanjutan-070110/

… jadi bener khan ADA BANYAK SEKALE JALAN MENUJU jakarta ooopsss ROMA … elo tentuin dan putusin sendiri dah 🙂

 

april MOP nee yee : ihsg enggan … 010410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:45 am

Kamis, 01/04/2010 12:08 WIB
IHSG Sempat Tembus Level Tertinggi Dalam Sejarah
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup naik 49 poin setelah sempat menembus level tertingginya dalam sejarah. Kenaikan tajam hari ini menjadi yang tertinggi di kawasan Asia.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.777,704 dan langsung tajam lebih dari 20 poin hingga menembus level 2.800. Rupanya, penguatan IHSG tak surut dan semakin menguat hingga berhasil menembus level tertinggi IHSG dalam sejarah.

Posisi tertinggi IHSG dalam sejarah pasar modal Indonesia terjadi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263. Selama dua tahun, rekor tersebut belum terkalahkan hingga akhirnya berhasil ditembus pada perdagangan hari ini.

IHSG bergerak dalam rentang 2.777,704 di titik terendah hingga level 2.832,160 di titik tertinggi, menembus level tertingginya di level 2.830,263. Meski akhirnya gagal ditutup di atas level tersebut, namun masih terbuka peluang IHSG lanjutkan penguatan di sesi II nanti.

Rekor baru IHSG itu berhasil ditembus seiring dengan penguatan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Penguatan saham Astra International (ASII) yang mencapai 7% lebih diikuti dengan kenaikan saham-saham raksasa lainnya berhasil membuat IHSG menembus level tertingginya dalam sejarah.

Hampir seluruh saham-saham unggulan mengalami penguatan pada perdagangan sesi I hari ini seperti Indo Tambang (ITMG), Bukit Asam (PTBA), Lonsum (LSIP), BRI (BBRI), Semen Gresik (SMGR), Astra Agro (AALI) dan sebagainya.

Indeks-indeks sektoral semuanya berada di zona hijau dipimpin oleh duet indeks saham sektor perkebunan dan pertambangan, kemudian sektor aneka industri serta sektor infrastruktur dan perbankan.

Saham-saham unggulan yang terjebak di zona negatif antara lain saham Bank Mandiri (BMRI), Unilever (UNVR), Inco (INCO) Timah (TINS) Medco (MEDC) diikuti dengan saham-saham lapis dua seperti AKR Corporindo (AKRA), Lautan Luas (LTLS) dan sebagainya.

Pada perdagangan Kamis (1/4/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat tajam 49,126 poin (1,76%) ke level 2.826,427. Indeks LQ 45 juga menguat 10,314 poin (1,91%) ke level 550,115.

Jika digabungkan dengan transaksi jual asing di pasar negosiasi memang terlihat terjadi net sell. Namun aktivitas investor asing di pasar reguler didominasi aksi beli dengan nilai beli bersih (foreign net buy) di pasar reguler hampir sebesar Rp 500 miliar.

Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat tajam:
Indeks Shanghai naik 30,06 poin (0,97%) ke level 3.139,16.
Indeks Hang Seng naik 200,36 poin (0,94%) ke level 21.439,71.
Indeks Nikkei-225 naik 119,00 poin (1,07%) ke level 11.211,01.
Indeks Straits Times naik 34,21 poin (1,18%) ke level 2.921,67.
Indeks KOSPI naik 18,63 poin (1,11%) ke level 1.711,60.
Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 61.817 kali pada volume 5,129 miliar lembar saham senilai Rp 11,050 triliun. Sebanyak 116 saham naik, 71 saham turun dan 67 saham stagnan.

Pembengkakan nilai transaksi disebabkan adanya transaksi penjualan 98% saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan Pacific Asia Holding.

Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 2.600 ke Rp 44.500, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 950 ke Rp 39.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 18.000, Lonsum (LSIP) naik Rp 500 ke Rp 10.300, BRI (BBRI) naik Rp 450 ke Rp 8.700, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 400 ke Rp 7.700, astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 24.900.

Sedangkan saham-saham yang aktif turun harganya antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 5.250, Timah (TINS) turun Rp 50 ke Rp 2.325, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 50 ke Rp 13.900, Unilever (UNVR) turun Rp 50 ke Rp 12.100, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 4.675. (dro/dnl)
JAKARTA, April 1, 2010 (AFP)
Indonesia’s stock market broke its record high Thursday as it reached 2,831.24 points in mid-afternoon trade on the back of strong company earnings, dealers said.

The Jakarta Composite Index’s previous all-time high was 2,830.26 posted in January 9, 2008.

“This has happened because many listed companies showed solid financial reports in 2009. Investors feel very optimistic,” Bhakti Securities analyst Reza Nugraha said.

“The country is also economically and politically stable,” he added.

Kamis, 01/04/2010 09:39 WIB
IHSG Dekati 2.800, Rupiah Menuju 9.000
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis dan langsung melesat 20 poin lebih pada awal perdagangan akhir pekan ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menguat tipis ke level 9.088 dari penutupan kemarin di level 9.090.

Mengawali perdagangan Kamis (1/4/2010), IHSG naik tipis ke level 2.777,704 dan langsung melesat tinggi ke level 2.799,315, naik 22 poin dari penutupan kemarin di level 2.777,301. Kenaikan IHSG didorong oleh penguatan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar seperti Indo Tambang (ITMG), Lonsum (LSIP), Astra International (ASII), Astra Agro (AALI), Bukit Asam (PTBA), Adaro (ADRO) dan sebagainya.

Saham-saham unggulan yang terjebak di zona negatif antara lain Indocement (INTP), BNI (BBNI), Bank Mandiri (BMRI) serta diiringi sejumlah saham-saham lapis dua seperti Lautan Luas (LTLS), AKR Corporindo (AKRA) dan sebagainya.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level 9.088 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.090 per dolar AS.

Bursa-bursa Asia pagi ini juga seluruhnya menguat
Indeks Hang Seng dibuka menguat 190,38 poin (0,90%) ke level 21.431,49.
Indeks Nikkei-225 menguat 78,97 poin (0,71%) ke level 11.168,91.
Indeks Straits Times menguat 21,33 poin (0,74%) ke level 2.908,84.

(dro/dro)

01/04/2010 – 09:29
IHSG Pagi Ini Dibuka Loncat 15 Poin
Susan Silaban

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Menguatnya harga komoditas dan melemahnya Yen terhadap US dollar menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. IHSG lomcat 15,24 poin (0,55%) ke level 2.792,54.

Riset Reliance Securities menguraikan, dampak dari melemahnya US dollar dan adanya ekspektasi kenaikan produksi menyebabkan harga komoditas meningkat. Sehingga sektor tambang pagi ini dibuka menguat 28,19 poin ke level 2.58,46 serta sektor pertanian pun menguat 10,95 poin ke level 1.934,55.

Pagi ini, nilai transaksi dibuka sebesar Rp154,495 miliar dengan volume perdagangan sebanyak Rp104,366 juta dengan saham yang mangut 50 saham, 14 saham melemah dan 57 saham dalam keadaaan stagnan. Pertolongan pun datang dari JII menguat 3,54 poin ke level 447,22, serta sektor LQ45 pun menguat 3,48 poin ke elvel 543,28.

Adapun saham-saham yang menguat adalah ASII naik Rp1.000 ke Rp42.900, ITMG naik Rp500 ke Rp38,550, AALI menguat Rp300 ke Rp24,900, LSIP pun menguat Rp250 ke Rp10.050, SMGR menguat Rp200 ke Rp7.500, INDS menguat Rp200 ke Rp3.000, PTBA naik Rp150 ke Rp17.550, BBRI naik Rp100 ke Rp8.350, BYAN naik Rp100 ke RP6.150, UNTR naik Rp50 ke Rp18.400, GGRM naik Rp50 ke RP24.800, PGAS naik Rp50 ke Rp4.300, UNVR naik Rp50 ke 12.200, BUMI naik Rp50 ke Rp2.300, ANTM naik Rp50 ke Rp2.450.

Sedangkan saham-saham yang melemah adalah INTP turun Rp150 ke Rp14.100, BMRI turun Rp100 ke Rp5.250, KPIG turun Rp75 ke Rp400, BBNI turun Rp50 ke Rp2.225, LTLS turun Rp30 ke Rp770, HMSP turun Rp50 ke Rp13.900, MEDC turun Rp25 ke Rp2.575, EXCL turun Rp25 ke Rp3.475. [san/cms]
Prediksi: Buy on weakness warnai bursa
Kamis, 01/04/2010 06:19:55 WIBOleh: Arif Gunawan S./Harry Setiadi Utomo

JAKARTA (Bisnis.com): Aksi beli pemodal pascakoreksi (buy on weakness) diduga mulai mewarnai lantai bursa hari ini, di tengah ekspektasi berbaliknya harga minyak mentah dunia dan bursa regional.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai akan kembali mendekati level psikologis 2.800, setelah kemarin sempat menyentuh level tersebut meski berbalik melemah.

Analis PT Asia Financial Network David Manurung mengatakan koreksi di bursa kemarin secara teknis terhitung masih wajar, mengingat indeks telah menguat drastis dalam dua pekan sebelumnya.

“Dalam jangka menengah, IHSG masih berpotensi menembus level tertingginya mengikuti positifnya kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Pemodal kembali membeli saham yang harganya murah setelah terkoreksi,” tuturnya, kemarin.

Indikator makro ekonomi, lanjutnya, seperti angka inflasi yang terkendali dan kenaikan peringkat kredit Indonesia masih menjanjikan kondisi investasi menguntungkan.

Saat ini, negara-negara maju masih merangkak meninggalkan wilayah resesi, seperti Yunani yang akhirnya jatuh ke tangan Dana Moneter Internasional (IMF).

David memperkirakan IHSG mencoba mendekati level psikologis 2.800, dengan ditopang saham tambang dan perbankan. “Pemodal kembali melirik saham tambang, di luar saham-saham pertambangan,” ujarnya.

Meski sempat menyentuh level 2.809,47 pada sesi pagi, IHSG kemarin ditutup melemah 0,75% (20,967 poin) ke level 2.777,3. Investor asing mendominasi pelepasan saham unggulan dengan nilai penjualan bersih (net sell) Rp660,29 miliar.

Mayoritas bursa regional melemah seperti indeks Shanghai yang turun 0,62%, Hang Seng anjlok 0,63%, Nikkei-225 terjerembab 0,06%, dan KOSPI tertekan 0,43%. Total nilai transaksi di bursa nasional sebesar Rp15,12 triliun dengan kenaikan 72 saham dan koreksi 149 lainnya.

Indeks BISNIS-27 kembali terkoreksi tipis pada perdagangan kemarin. Indeks mengalami koreksi 0,75% ditutup di level 257,00 dengan koreksi di hampir seluruh konstituen BISNIS-27. Tercatat hanya sebanyak tujuh saham yang membukukan gain pada penutupan kemarin dan didominasi oleh konstituen pertambangan dan agrobisnis.

Saham Astra Agro Lestari Tbk (AALI) bergerak naik 1,23%, saham Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2,62%, saham Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 2,13%, saham International Nickel Indonesia Tbk (INCO) menguat 2,16% dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat 1,16%. Selain itu, saham Indika Energy Tbk (INDY) dan saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) masing-masing ditutup menguat 1,09% dan 1,8%.

Pemicu utama koreksi indeks BISNIS-27 adalah saham-saham perbankan, Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Astra Internasional Tbk (ASII) dan konstituen barang konsumsi. Aksi ambil untung investor asing seiring makin sempitnya ruang gerak bagi penguatan rupiah terhadap dolar AS, menjadi penekan saham-saham tersebut.

Rupiah yang terus menguat hingga berpotensi menuju ke bawah level Rp9.000 per US$ dinilai sangat tidak menguntungkan pelaku ekspor dalam negeri. Oleh karena itu, pembalikan arah rupiah ke level Rp9.200 per US$ mejadi semakin dekat, sehingga investor asing segera merealisasikan keuntungan selisih kurs mereka dari investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dari luar negeri, sentimen koreksi juga berasal dari pergerakan indeks regional. Indeks Hang Seng melemah 0,63%, indeks STI Singapura melemah 1,57% dan indeks Nikkei-225 melemah 0,06%. (htr)