1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

diguyur a$ien-K maseh …060410 6 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:35 am

Selasa, 06/04/2010 12:08 WIB
IHSG Gagal Rengkuh 2.900
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 1,575 poin setelah sempat naik tajam menembus level 2.900 pada perdagangan sesi I hari ini. Penguatan saham sektor pertambangan dan konsumsi berhasil menahan laju penurunan IHSG.

Pada perdagangan Selasa (6/4/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.888,806 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.911,463, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 2.887,246.

Penguatan di awal perdagangan dipicu oleh perburuan selektif atas sejumlah saham-saham unggulan di berbagai sektor, khususnya sektor pertambangan dan konsumsi serta beberapa saham unggulan sektor perbankan.

Saham-saham Bakrie 7 menjadi primadona pada perdagangan hari ini dengan memimpin volume dan nilai transaksi. Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi buruan utama. Sepertinya seluruh modal dilarikan ke saham BUMI yang baru saja mendapatkan kontrak batubara dengan Jepang di harga premium 40%.

Saham-saham Bakrie 7 menjadi primadona pada perdagangan hari ini dengan memimpin volume dan nilai transaksi. Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi buruan utama. Sepertinya seluruh modal dilarikan ke saham BUMI yang baru saja mendapatkan kontrak batubara dengan Jepang di harga premium 40%.

Di tengah perdagangan, mendadak IHSG menerima serangan jual cukup besar yang membuat IHSG sempat jatuh 9 poin ke zona negatif. IHSG bergerak dalam rentang cukup fluktuatif pada perdagangan hari ini berkisar antara 2.878,627 hingga 2.911,463.

Sejumlah saham unggulan melemah cukup tajam seperti Astra International (ASII), BRI (BBRI), Lonsum (LSIP), Telkom (TLKM) diiringi dengan koreksi saham-saham lapis dua.

Pada perdagangan Selasa (6/4/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 1,575 poin (0,06%) ke level 2.885,671. Indeks LQ 45 juga melemah 0,311 poin (0,06%) ke level 561,655.

Aktivitas investor asing juga didominasi aksi pembelian dengan nilai beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 286 miliar.

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif dalam rentang tipis. Bursa Hong Kong masih libur Paskah.

Indeks Nikkei-225 turun 61,17 poin (0,54%) ke level 11.278,13.
Indeks Strait Times naik 6,80 poin (0,23%) ke level 2.975,18.
Indeks KOSPI naik tipis 0,18 poin (0,01%) ke level 1.725,17.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 81.960 kali pada volume 5,249 miliar lembar saham senilai Rp 3,837 triliun. Sebanyak 85 saham naik, 92 saham turun dan 68 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 750 ke Rp 26.050, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 39.050, United Tractor (UNTr) naik Rp 200 ke Rp 19.650, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 175 ke Rp 2.475, Unilever (UNVR) naik Rp 100 ke Rp 12.350.

Sedangkan saham-saham yang aktif turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.650 ke Rp 45.050, BRI (BBRI) turun Rp 150 ke Rp 8.800, Lonsum (LSIP) turun Rp 150 ke Rp 10.050, Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 8.200, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 100 ke Rp 5.500.

(dro/qom)
Sempat tembus 2.900, IHSG sesi I terkoreksi 0,05%
Selasa, 06/04/2010 12:16:46 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) saat jeda siang ini pukul 12.00 WIB di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 1,57 poin atau 0,05% ke posisi 2.885,67 dari level penutupan perdagangan kemarin.

Indeks bergerak pada kisaran 2.878,62 – 2.911,46. Level 2.911,46 merupakan level tertinggi baru IHSG dalam 52 pekan, ungkap data Bloomberg.

Dari 399 saham yang menopang indeks pada bursa, sebanyak 72 menguat, 87 tertekan dan 240 lainnya tidak bergerak.

Secara individu, saham Astra International menjadi motor penggerak penurunan indeks dengan kontribusi sebesar 8,54 poin, disusul oleh Telkom 3,86 poin, Bank Rakyat Indonesia 2,34 poin dan Perusahaan Gas Negara 1,55 poin.

Saham yang menahan penurunan indeks pada bursa adalah Bumi Resources dengan kontribusi sebesar 4,34 poin, Bank Central Asia 3,12 poin, Adaro Energy 2,04 poin dan Gudang Garam 1,84 poin.

Penurunan IHSG itu tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh empat sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor aneka industri menjadi yang terdepan dalam menyumbang penurunan indeks sebesar 531,47%, disusul oleh infrastruktur utilisasi 338,25%, keuangan 121,52%, dan konstruksi properti 75,65%.

Indeks BISNIS-27 juga ditutup melemah 0,96 poin menjadi 267,74. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran terendah 266,94 dan tertinggi di 270,91, yang merupakan rekor tertinggi baru dalam 52 pekan.(er)
IHSG pagi teruskan penguatan ke 2.888,80
Selasa, 06/04/2010 09:42:19 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka menguat 1,56 poin atau 0,05% ke posisi 2.888,80 dari level 2.887,24 pada penutupan perdagangan kemarin.

Indeks bergerak pada kisaran terendah 2.888,80 dan tertinggi 2.899,85, yang merupakan level tertinggi baru dalam 52 pekan, ungkap data Bloomberg.

Penguatan IHSG itu tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh enam sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor pertambangan menjadi yang terdepan dalam menyumbang kenaikan indeks sebesar 69,50%, disusul oleh sektor consumer goods 24,46%, jasa dan perdagangan 20,43%, keuangan 16,63%, industri kimia dasar 15,49%, pertanian 3,27%.

Indeks BISNIS-27 pagi ini juga dibuka naik ke level 268,90 dari posisi penutupan kemarin di 268,70, dan bergerak pada kisaran 268,90 – 269,61.(er)
06/04/2010 – 04:00
Ayo! Cermati INTP, TLKM, UNVR, INDF & GGRM

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Pergerakkan IHSG pada perdagangan Selasa (6/4) diperkirakan masih menguat di kisaran 2.862-2.900 meski ada ancaman koreksi. Saham pilihan INTP, UNVR, INDF, SMGR dan GGRM.

Hal itu dikatakan analis saham Panin Securities, Purwoko Sartono kemarin. “Kami melihat saat ini IHSG tengah berada dalam bullish trend, meski mulai dibayangi oleh ancaman profit taking. Hari ini kami perkirakan indeks akan menguji level resistance 2.900. Sementara untuk support berada di 2.862,” katanya.

Kuatnya fundamental ekonomi Indonesia disertai suku bunga yang rendah menciptakan optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia. Hal ini sebeneranya telah tercermin dari dinaikkannya rating serta prospek Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional S&P. Apalagi pada bulan Maret terjadi deflasi dengan demikian kebijakaan soal BI rate sudah dapat diekspektasikan pasar yang kemungkinan bertahan di level 6,5%.

Dengan terkendalinya laju inflasi dan suku bunga maka diharapkan perbankan menurunkan suku bunga kredit. Dampaknya sektor riil akan bergerak, apalagi kurs rupiah saat ini mendekati 9.000 yang merupakan salah satu sentimen positif. Dengan demikian kinerja emiten juga akan berkembang.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup mencatat rekor tertinggi sepanjang masa didukung oleh terus masuknya aliran dana asing ke pasar finansial Indonesia. Kenaikan indeks karena guyuran dana asing yang mencapai Rp400 miliar lebih. Kecenderungan ini membuat saham ASII, UNTR mendongkrak indeks.

Saham pilihan untuk hari ini adalah Indocement Tunggal Prakasa (INTP) yang menuju 14.950 dengan strategi buy on weakness, Unilever Indonesia (UNVR), Indofood Sukses Makmur (INDF) dengan speculative buy, Semen Gresik (SMGR) menuju 7.600 dengan speculative buy, Gudang Garam (GGRM) dengan speculative buy. [hid]
IHSG Sesi I Tiba-Tiba Berbalik Arah
Selasa, 6 April 2010 – 12:11 wib
TEXT SIZE :
Ade Hapsari Lestarini – Okezone

Papan Perdagangan IHSG. Foto: Koran SI
JAKARTA – Bila pembukaan perdagangan saham pagi tadi indeks harga saham gabungan (IHSG) hanya menguat tipis dan sempat menembus level 2.900, kini IHSG tiba-tiba berbalik arah.

Pelemahan tersebut disinyalir karena faktor dari internal di mana saham-saham dari sektor dalam negeri melemah. Sementara faktor eksternal yakni dari bursa Asia terpantau bergerak mixed, hanya indeks Nikkei saja yang melemah 86 poin.

Alhasil, IHSG pun kembali menduduki posisi 2.800-an. Adapun pada penutupan perdagangan sesi pertama Selasa (6/4/2010), IHSG tercatat melemah tipis 1,58 poin atau 0,05 persen ke level 2.885,67. Sebanyak 85 saham menguat, 92 saham melemah, dan 68 saham stabil.

Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 0,26 poin ke 464,14, dan indeks LQ45 turun 0,30 poin ke 561,66. Adapun volume perdagangan sudah tercatat sebesar 4,69 miliar lembar saham senilai Rp3,36 triliun.

Penguatan IHSG terpantau dari pergerakan seluruh sektor perdagangan saham internal yang tercatat bergerak mixed sehingga mempengaruhi pergerakan indeks. Sektor unggulan seperti sektor pertambangan masih tercatat menguat paling tinggi sebesar 54,64 poin.

Sementara sektor keuangan melemah 0,86 poin, sektor infrastruktur juga ikut menurun sebesar 8,09 poin, serta sektor manufaktur terkoreksi 3,38 poin menjadi 613,82.

Saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain saham dari PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 ke Rp26.050, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp300 menjadi Rp39.050, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp200 ke Rp19.650, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp175 ke Rp2.475.

Sementara saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.650 ke Rp45.050, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) terkoreksi Rp150 ke Rp8.200, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) turun Rp150 ke Rp10.050, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp150 ke Rp8.800.(ade)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s