1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

iminG-IMINk doanK (130) … 060410 6 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 1:07 pm

IHSG Akan Jajal Level 2.920
Selasa, 6 April 2010 – 07:54 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri nampaknya masih akan mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk kembali menguat. Resistance yang harus ditembus IHSG selanjutnya adalah 2.920.

“Indeks masih berpotensi menguat. Tetapi, momentum penguatan tersebut harus dipelihara oleh pemerintah,” kata Kepala Riset Mega Capital Securities Felix Sindhunata ketika dihubungi okezone, di Jakarta, Selasa (6/4/2010).

Menurutnya, indeks saham akan bergerak pada kisaran support resistance di level 2.850-2.920. Dijelaskan pula jika penguatan indeks tersebut terjadi seiring munculnya optimisme investor asing dengan kinerja ekonomi dalam negeri.

Selain itu, data angka pengangguran yang dirilis akhir pekan lalu, mendongkrak harga minyak dan komoditi dan mengangkat konfidensi pelaku pasar.

Di samping itu, regional market juga masih menunjukkan tanda-tanda positif. The Fed juga nampaknya belum akan menaikkan suku bunga acuan (Fed Rate) yang mengakibatkan emerging market macam Indonesia kebanjiran likuiditas.

Felix juga menegaskan, dengan naiknya indeks secara signifikan tersebut memunculkan potensi untuk mengalami koreksi dengan adanya aksi ambil untung (profit taking) dari investor dalam jangka pendek ini. “Kalau dalam jangka panjang saya berani menyuruh investor untuk masuk karena kondisi sekarang masih murah,” tuturnya.

Menurutnya, sejumlah saham yang masih menyimpan potensi antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Serta PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sementara itu analisa dari Trimegah Securities menyebutkan hal yang sama. Menurutnya penguatan indeks masih mungkin terjadi. “Pada area distribusi harga masih terbuka peluang berlanjutnya rally penguatan untuk menguji resistensi harga pada area 2.900-2.910. Dengan demikian kami perkirakan IHSG masih berpeluang untuk bergerak variatif dalam rentang harga 2.780-2.910,” tambah dia.

Sekadar informasi, penutupan perdagangan Senin 5 April IHSG tercatat melesat 57,32 poin atau 2,02 persen ke level 2.887,25. Sebanyak 121 saham menguat, 91 saham melemah, dan 81 saham stabil. Adapun volume perdagangan tercatat sebesar 4,94 miliar lembar saham senilai Rp4,56 triliun.

“IHSG pada perdagangan kemarin mencetak rekor baru, dengan ditutup menguat 2,02 persen pada level 2.887 di tengah kondusifnya pergerakan bursa regional maupun global. Berlanjutnya rally penguatan IHSG pada perdagangan kemarin telat menyeret harga memasuki teritori jenuh beli, untuk diwaspadai terbukanya potensi terjadinya profit taking dan menekan IHSG menguji support area 2.780-2.800,” papar Trimegah.

Penguatan IHSG terpantau dari pergerakan seluruh sektor perdagangan saham internal yang tercatat positif sehingga mempengaruhi pergerakan indeks. Sektor miscellaneous index (Misc-Ind) yang tercatat paling tinggi penguatannya sebesar 31,14 poin.

Sektor unggulan seperti sektor pertambangan dan perkebunan malah hanya menguat tipis, yakni masing-masing naik 4,48 poin dan 12,42 poin. Sektor infrastruktur menguat 13,75 poin, sektor manufaktur juga ikut menguat sebesar 11,73 poin.(ade)
Indeks Mencoba Gapai 2.900
SELASA, 06 APRIL 2010 | 07:34 WIB

REUTERS

TEMPO Interaktif, Jakarta – Harga minyak yang kembali naik diatas US$ 86 per barel, bursa Wall Street yang ditutup positif kembali memberi peluang indeks untuk menggapai level 2.900.

Tumbuhnya data tenaga kerja, serta naiknya indeks jasa Amerika Serikat membuat ekspektasi permintaan akan komoditas meningkat sehingga memicu penguatan harga minyak dan komoditas lainnya.

Dan indeks Dow Jones industri semalam juga ditutup naik 46,48 poin (0,43 persen) ke level 10.973,55, indeks saham teknologi Nasdaq naik 26,95 poin (1,12 persen) menjadi 2.429,53, serta indek S&P 500 juga menguat 9,34 poin (0,79 persen) ke level 1.187,44.

Analis dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menjelaskan, indeks berhasil mencatat rekor tertingginya sepanjang masa didukung oleh terus measuknya aliran dana asing ke pasar finansial domestik.“Kuatnya fundamental ekonomi Indonesia dan suku bunga rendah menciptakan optimisme investor terhadap pasar modal lokal,” kata dia.

“Sebenarnya hal ini sudah tercermin semenjak dinaikkannya rating utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s beberapa waktu lalu, dengan prospek positif,” paparnya.

Masih menurut Purwoko, indeks saat ini tengah berada dalam tren bullish (menguat), walau akan dibayangi oleh ancaman aksi ambil untung yang bisa menekan indeks. Hari ini indeks diperkirakan masih berpotensi menguat dan akan menguji ke level 2.910.

Dari kawasan regional, bursa Australia naik 0,8 persen, bursa Selandia Baru naik 0,52 persen, bursa Seoul juga menguat 0,16 ersen. Namun, bursa Tokyo pagi ini melemah 0,21 persen.

Pada perdagangan kemarin indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali melonjak 57,25 poin (2,02 persen) ke level 2.887,246 dibanding posisi akhir pekan lalu di 2.829,996.

VIVA B KUSNANDAR

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s