1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

k.i.s. 5.0 6 April 2010

Filed under: Mentalitas Investor — bumi2009fans @ 4:41 pm

Sandiaga S.Uno: Agar Sukses, Pelajari Pengalaman Orang-orang Sukses
Posted By Eva Martha Rahayu On April 6, 2010 @ 7:35 am In Business Update

Nama Sandiaga S. Uno di ranah bisnis sudah tidak asing lagi, Presiden Direktur Saratoga Investment itu berhasil meraih puncak karier di usia muda. Bagaimana caranya? Berikut petikan wawancara Tutut Handayani dari Majalah SWA dengan putra pengusaha wanita, Mien Uno itu.

Apa saja kiat yang dilakukan, sehingga Anda bisa menjadi Young on Top, dan malah kian berprestasi hingga sekarang?

Saya mempelajari bahwa sukses itu mencakup berbagai macam hal. Dengan hanya mendalami satu prinsip sukses atau hanya memfokuskan pada satu bagian dalam hidup, tidak akan membawa kita menuju puncak kesuksesan. Namun, apabila kita terus selalu mencoba untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan kita (trial and error), maka saya optimistis hal tersebutlah yang akan mengantarkan kita pada puncak kesuksesan.

Salah satu strategi terpenting dalam meraih sukses adalah mencari tahu dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang telah berhasil meraih sukses. Teruslah mencari tahu dan belajar dari pengalaman mereka, sampai anda mampu meraih kesuksesan seperti mereka.

Kita harus mampu memanfaatkan peluang dari kendala yang ada. Sebab di balik setiap masalah pasti ada peluang. Saya terlahir menjadi pengusaha ketika diberhentikan menjadi karyawan pada krisis moneter tahun 97-98 silam. Selain itu semangat untuk mau belajar dari kesalahan, pantang menyerah, dan tidak menginginkan semuanya dengan instant, dapat membawa saya sampai seperti saat ini.

Bagaimana Anda meningkatkan competency, capacity, dan capability? Culture dan character macam apa yang harus dimiliki?

Untuk meningkatkan competency, capacity, dan capability, kita senantiasa harus memiliki karakter dan komitmen yang kuat, integritas yang tinggi, tekun, bekerja keras, dan disiplin. Kita juga harus melakukan inovasi tiada henti dengan selalu tanggap terhadap perubahan dan selalu berusaha untuk membawa diri kita menuju perubahan yang lebih baik lagi. Akan lebih bagus lagi apabila kita berusaha untuk bisa menjadi seorang role model yang bisa memberikan contoh yang baik dan inspirasi bagi orang lain di sekitar kita.

Selain itu, kita harus bersikap optimis, berpikiran positif, jujur, lalu memiliki mindset dan visi hidup yang jelas juga tidak kalah penting dalam meningkatkan competency, capacity, dan capability.

Apa saja tantangan menjadi Young on Top Profesional or Entrepreneur itu?

Saya rasa tantangan terbesar yang harus saya hadapi adalah ketika harus membuat keputusan dan harus mengorbankan yang lain. Saya menyadari di dalam hidup ini segala sesuatunya memang butuh pengorbanan. Saya harus bisa mendengarkan, menjelaskan dengan akurat dan menjalankan keputusan dengan yakin.

Tantangan besar lainnya adalah menjaga keseimbangan dan membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan waktu santai untuk diri saya sendiri. Godaan seringkali datang ketika saya harus tetap berpegang teguh kepada komitmen yang sudah saya buat dan sepakati. Namun dengan niat yang kuat dan tekad yang bulat, Insya Allah kita akan dapat melawan godaan-godaan yang datang menghadang

Apa saja yang semestinya dilakukan mentor untuk anak-anak Young on Top ini? Lingkungan seperti apa yang mesti disiapkan buat mereka?

Para mentor juga harus selalu mengingatkan kepada anak-anak tersebut bahwa sesungguhnya orang yang benar-benar sukses bukanlah orang yang lebih pintar, lebih ganteng/cantik, ataupun yg lebih bekerja keras dari orang lain. Namun mereka yang sukses merupakan orang yang memiliki pola-pikir yang berbeda, yang mampu belajar untuk memasukkan berbagai nilai-nilai penting dalam hidup mereka.

Lingkungan sangat menentukan dalam memungkinkan lahirnya generasi muda yang berprestasi. Lingkungan yang seharusnya dipersiapkan adalah lingkungan yang dapat mendukung, memotivasi, dan memfasilitasi generasi muda untuk terus maju dan berprestasi sesuai dengan bakat dan minat mereka masing-masing di berbagai bidang.

Apa saja yang boleh dilakukan (does) dan tidak boleh dilakukan (doesn’t) buat anak-anak muda yang ingin menjadi Young on Top dan terus eksis serta berkembang?

pertama, bekali diri dengan networking dan trust. Berkat modal jaringan koneksi dan kepercayaan yang kuat, maka peluang untuk meraih sukses akan semakin besar. Kedua, berani untuk menjadi yang pertama, juga berani dalam mengambil langkah dan keputusan. Jangan takut untuk menerima kegagalan, selalu belajar melalui trial and error. Ketiga, terus mencari tahu dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang berhasil meraih sukses. Belajar dari pengalaman mereka, sampai bisa mampu meraih kesuksesan seperti mereka. Keempat, memiliki semangat untuk bekerja keras dengan menggunakan waktu yang cepat dan tepat. Kelima, jeli dalam menangkap dan memanfaatkan peluang dari kendala yang ada untuk direalisasikan dan dikembangkan.

Yang boleh dilakukan: pertama, bekali diri dengan networking dan trust. Berkat modal jaringan koneksi dan kepercayaan yang kuat, maka peluang untuk meraih sukses akan semakin besar. Kedua, berani untuk menjadi yang pertama, juga berani dalam mengambil langkah dan keputusan. Jangan takut untuk menerima kegagalan, selalu belajar melalui trial and error. Ketiga, terus mencari tahu dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang berhasil meraih sukses. Belajar dari pengalaman mereka, sampai bisa mampu meraih kesuksesan seperti mereka. Keempat, memiliki semangat untuk bekerja keras dengan menggunakan waktu yang cepat dan tepat. Kelima, jeli dalam menangkap dan memanfaatkan peluang dari kendala yang ada untuk direalisasikan dan dikembangkan.

Yang tidak boleh dilakukan calon Young on Top antara lain: pertama, jangan mudah menyerah dan gampang berputus asa. Kita harus memiliki mental baja untuk bisa tetap survive dalam hidup ini. Kedua, jangan hanya terpaku atau tertuju kepada satu hal saja, harus ada diversifikasi agar diri kita bisa maju dan berkembang. Ketiga, jangan berharap atau menginginkan segala sesuatu akan dapat tercapai secara instant. Setiap hal butuh waktu dan proses, tidak dapat terjadi dengan begitu saja. Keempat, jangan memaksakan diri untuk melakukan suatu usaha atau pekerjaan yang tidak kita cintai. Pilih usaha yang sesuai dengan minat dan bakat kita masing-masing. Dengan rasa cinta dan minat yang besar, maka akan timbul passion dan semangat yang besar dalam menjalani, memelihara, dan membesarkannya.
Andri Rukminto: Ingin AAA Jadi Global Player
Posted By Eva Martha Rahayu On March 18, 2010 @ 11:24 am In HEADLINE, Sajian Utama, Swa Majalah

Bekerja sejak di bangku kuliah membuat perjalanan karier Andri Rukminto lebih cepat daripada teman-temannya. Di usia 31 tahun, dia sudah menjadi bagian dari manajemen puncak perusahaan sekuritas. Tepatnya, tahun 2001 menjadi Direktur Fixed Income PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA Securities) sampai 2008. Setelah itu, karier pria kelahiran Jakarta, 9 November 1970, ini pun kian melesat karena menduduki posisi direktur utama perusahaan yang kantor pusatnya di Gedung Artha Graha itu hingga sekarang.

Sebelum bergabung dengan AAA, Andri bekerja di Bakrie Securities pada 1995-96 sebagai dealer equity & fixed income. Selanjutnya, pindah ke PT Amsteel Securities sebagai Asisten Manajer Dealer Fixed Income. Baru pada 1998 Andri masuk ke AAA.
Sarjana ekonomi lulusan Universitas Parahyangan, Bandung, ini mengaku suka dunia pasar modal sejak kuliah. Karena itu, dia menyambi bekerja di Bakrie Securities, meski hal itu membuat masa kuliahnya molor hingga lima tahun. Tidak itu saja, saking mencintai pasar modal, dia pun sempat magang di Bursa Efek Jakarta dan skripsinya pun tentang pasar modal.
Sebagai orang nomor satu di AAA, Andri bertanggung jawab memimpin perusahaan dan meningkatkan profitabilitas agar shareholders value juga terkatrol. Sayang, dia ogah berbagi informasi soal pencapaian laba perusahaan yang mempekerjakan 80 karyawan tersebut.
Lalu, apa saja prestasi Andri di sana? Pehobi basket dan bulutangkis ini mengklaim, dia berhasil menempatkan divisi sales and trading AAA sebagai salah satu trading division terbaik di industri sekuritas di Indonesia. Juga, membuat AAA peraih penghargaan penjual
sukuk ritel terbaik tahun 2008 dan sejumlah apresiasi lain sepanjang 2008-09.
Selain mengukir prestasi, Andri juga banyak berkontribusi untuk perbaikan internal. Dia mengaku, mampu menyatukan visi, meningkatkan kekerabatan karyawan, meningkatkan efisiensi perusahaan, serta memperkuat bidang investment banking. Untuk investment banking, hasilnya terlihat dari aktifnya AAA menjadi underwriter emisi obligasi. Setidaknya dalam setahun pihaknya menjadi underwriter 3-4 kali emisi obligasi. Juga, menjadi penjamin emisi penawaran perdana saham, loan, atau right issue saham. Diungkapkannya, ketika pertama kali menjadi dirut pada 2008, kondisi perusahaan sedang banyak ditinggalkan karyawan senior. Padahal, selama 2000-03, AAA terkenal dengan reputasi yang hebat. Nah, dalam rangka menjaga nama baik perusahaan itulah langkah-langkah perbaikan dijalankan.
Menurut Andri, untuk dapat menjalankan perannya dengan baik, dia selalu berusaha melihat sisi positif, bersikap solution oriented, serta bersahabat dengan semua orang, termasuk rekan kerja dan klien. Dengan sikap bersahabat tersebut bisnis akan menjadi lebih langgeng. Dan meski telah menjadi pemimpin tertinggi di perusahaan, Andri juga berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya. “Saya ini orangnya dapat dikatakan tidak pernah marah kepada anak buah, karena setiap ada masalah, saya selalu berpikir mengenai solusi.”
Andri senantiasa berusaha dekat dengan bawahan dan rekannya. Bahkan, dia mengaku, dalam seminggu, minimal tiga kali makan siang bersama karyawan lain. “Bukan saya yang mengajak lho, tapi mereka yang mengajak saya,” ujar ayah tiga putri ini sambil tertawa. Walau bersikap santai, untuk urusan pekerjaan Andri tetap tegas. Baginya, target perusahaan harus tercapai.
Dennis Reshijaya membenarkan soal karakter Andri yang tegas. “Selain simpel, Andri itu
sosok yang tegas. Baginya, A itu ya A, tidak bisa grey area. Di dunia pasar modal dibutuhkan sifat tegas seperti Andri,” ungkap Head of Debt Capital Market PT Mandiri Sekuritas itu tentang Andri sebagai relasi bisnis. Selain itu, Andri dinilainya sebagai profesional yang jago di bidang investasi, yakni fixed income.
Di luar sifatnya yang santai dan tegas, Andri ternyata suka tantangan. Ini dicontohkan manakala dia menangani pekerjaan emisi obligasi. Ketika pasar menyukai emisi obligasi dengan rating di atas A, dia justru tertantang untuk menangani emisi obligasi perusahaan yang rating-nya di bawah A. Pertimbangannya, menangani emisi yang rating-nya di atas A dan di bawah A itu sama beratnya, tetapi potensi income lebih gede dari penanganan obligasi yang rating-nya di bawah A. Juga, banyak perusahaan yang rating-nya di bawah A sebenarnya memiliki prospek bagus. “Ini yang menjadi challenge bagi saya untuk memperlihatkan bahwa obligasi tersebut juga layak dipegang. Walaupun perusahaan dana pensiun dan asuransi menghindari obligasi dengan rating di bawah A, masih banyak investor lain yang tertarik,” dia menuturkan.
Selain emisi obligasi perusahaan yang rating-nya di bawah A, Andri juga menyukai emisi syariah. Alasannya, potensi pasar syariah masih berkembang dan prospeknya bagus. Dia mengklaim, AAA salah satu pionir untuk issuer obligasi syariah tahun 2003. AAA pernah meraih dua kali penghargaan karena menangani emisi syariah yang terbanyak.
Andri selalu mendorong perusahaan issuer untuk mengeluarkan produk syariah jika memungkinkan. Ini karena selain penjualannya yang cukup mudah, AAA telah berkomitmen mengembangkan pasar syariah. Tahun 2010 ini AAA juga melakukan underwriting obligasi dari SMS Finance senilai Rp 120 miliar dan BPD Sulut. Keduanya memiliki rating di bawah A.
Ke depan, Andri ingin membawa AAA menjadi global player dan sumber kesejahteraan bagi karyawan dan shareholders. Keinginan lain? “Suatu saat saya ingin menjadi investor dan me-manage aset sendiri,” ungkap bos muda ini.
Reportase: Kristiana Anissa

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s