1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

risiko investasi… 100410 10 April 2010

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 11:37 pm

… gw baru aja bertemu dengan saudara yang punya investasi mayoritas di properti … gw jadi ingat Kiyosaki yang juga terutama inves di properti … trus hari-hari ini media massa cetak dan elektronik dipenuhi berita para koruptor gayus-like banyak menyimpan aset investasi properti … well, secara tradisional, jaman agraris memang ditandai oleh kejayaan investasi tanah dan bangunan … sisa kejayaan majapahit tercermin dari candi borobudur … pada jaman informatika saat ini pun aset properti maseh tetap menjadi incaran investor, apalagi di pusat ibukota, karena punya daya ungkit investasi yang cukup tinggi …
… namun saudara gw juga bilang, ada kendala TIDAK LIKUID … karena jika ingin dijual, aset properti belum tentu langsung laku … namun doi menyatakan bahwa imbal hasil 50% dalam 3 tahun itu pernah diperolehnya … doi kelihatan cukup pua$ dengan tingkat pengembalian dana sebesar itu …

… bercermin dari percakapan di atas, gw sadar bahwa TES NIAT ELO bener-bener alat VITAL investasi yang bisa membantu investor mengenali profil diri sendiri sehingga TIDAK MENYESAL dan SELALU TANGGAP antisipatif terhadap RISIKO investasi …
… well, gw mah hepi aja mendengar doi hepi … namanya juga saudara ….
… setaon uda gw maen saham beneran, gw sama sekali tidak menyesal, dan gw maseh sehat2 aja baik SPIRITUAL, KEJIWAAN maupun FISIK … kocek gw tentu saja cukup dalam bertambah … gw sama sekali tidak cemas terhadap GEJOLAK KRISIS, BAHKAN SEDAHSYAT KASUS CENTURY YANG AMAT MENYITA ENERGI dan PERHATIAN para warga negara indo … sistem transaksi gw yang berdasarkan teori seperti yang gw sajikan di blog ini cukup membangun fondasi investasi di saham dah … semoga elo pada juga tidak menyesal 🙂

Iklan
 

pekan GELEMBUNK, ambil laba MERAJALELA … 100410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:17 pm

10/04/2010 – 10:08
IHSG Sepekan Catat Rekor Tertinggi di 2.913

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Pergerakkan IHSG ^JKSE pada pekan pertama bulan April diwarnai pencapaian rekor tertinggi penutupan sepanjang sejarah di level 2.913 dengan dorongan dana asing mencapai Rp400 miliar.

Dana asing tersebut banyak memburu saham perbankan dan saham blue chip. Tercatat saham grup Astra dan beberapa saham unggulan seperti ITMG, PTBA, UNVR maupun BBCA mengalami kenaikan melewati level resistan masing-masing.

Hal ini menurut analis saham Ciptadana Securities, Syaiful Adrian kepada INILAH.COM sentimen positif laju inflasi yang terkendali dan BI rate yang bertahan di 6.5% sehingga harapan pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat. “Dana asing masih masuk ke saham-saham blue chip karena sentimen positif fundamental ekonomi saat ini,” katanya.

Pengutan indeks juga dipengaruhi oleh kuatnya kurs rupiah mendekati level 9.000 yang bergerak di kisaran 9.000-9.100. Peningkatan tajam sebenarnya sudah terlihat sejak awal pekan yang ditandai dengan masuknya dana asing sekitar Rp400 miliar sehingga menembus level 2.880 sehigga tidak terlalu sulit pada pertengahan pekan untuk menembus level 2.900. Bahkan dari pergerakkan, indeks pernah menyentuh level 2.914. Namun level penutupan tertinggi di 2.913.

Namun setelah dua kali mengalami kenaikan tajam, secara terknikal indek sudah terlalu tinggi. Harga saham pun sudah terlalu mahal karena sudah sempat menyentuh level resisten tetapi kenaikkan terus berlanjut. Saham-saham blue chip pun dalam dua hari terakhir mengalami aksi ambil untuk. Akibatnya indeks terseret dan kembali berada di bawah level 2.900. “Saham-saham unggulan masih terjadi aksi jual setelah mengalami kenaikkan cukup tajam. Tetapi secara teknikal masih wajar,” kata pengamat pasar modal, Deni Hamzah.

Saham-saham yang kemarin menjadi pendorong kenaikkan indeks, saat ini masih terkoreksi. Indeks pun mengalami konsolidasi dan tergantung kondisi dan sentimen yang terjadi pada pekan depan. [hid]

 

bumn sebuah risiko … 100410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:12 am

Kapitalisasi BUMN digenjot
Dividen perusahaan negara ditarget Rp30 triliun

JAKARTA: Kementerian BUMN menargetkan kapitalisasi pasar grup perusahaan pemerintah yang tercatat di bursa mampu menguasai 30% dari total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan target itu diproyeksikan bisa tercapai seiring dengan masuknya dua perusahaan pelat merah di bursa, yaitu PT Garuda Indonesia dan PT Krakatau Steel (KS).

“Sekarang kapitalisasi pasar BUMN mencapai 29,7% dari total kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa. Diharapkan jumlah itu bisa naik menjadi 30% dengan masuknya dua perusahaan itu [Garuda dan KS],” ujarnya di Jakarta kemarin.

Kapitalisasi pasar BUMN disumbang dari sepuluh perusahaan yang berskala besar, di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, serta PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.

Mustafa juga mengungkapkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis BUMN cukup bagus, sehingga perusahaan pelat merah itu bisa mendapatkan dana yang optimal apabila masuk ke pasar. Beberapa strategi yang akan dilakukan adalah mendorong penciptaan nilai BUMN melalui program rightsizing, restrukturisasi, profitisasi, dan privatisasi.

“Pengelolaan aset BUMN akan dioptimalkan guna mendukung program pembangunan infrastruktur, ketahanan energi, dan ketahanan pangan. Pemerintah akan memacu sinergi antar-BUMN, serta membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan domestik dan internasional,” jelasnya.

Selain Garuda dan KS, Kementerian BUMN juga menargetkan beberapa perusahaan lain masuk bursa. Perusahaan yang dimaksud masuk ke dalam sektor perkebunan dan konstruksi. Berdasarkan catatan Bisnis, perusahaan yang akan didorong masuk bursa adalah PT Perkebunan Nusantara III dan PT Waskita Karya.

Setoran ke pemerintah

Dalam hal setoran dividen ke pemerintah, jelas Mustafa, Kementerian BUMN memproyeksikan bisa menyetor pajak dan dividen kepada negara melampaui pencapaian tahun lalu yang tercatat sebesar Rp120,15 triliun. Setoran dividen BUMN tahun ini dipatok pada kisaran Rp30 triliun, ditambah dengan setoran pajak yang diprediksi juga meningkat.

Staf khusus Menteri BUMN Ekoputro Adijayanto menjelaskan pihaknya tidak dapat memastikan besaran proyeksi pajak 2010, karena komponen dan besaran pajaknya sangat bervariasi. Pajak dana pihak ketiga di bank BUMN dikenakan secara langsung dengan besaran tertentu, selain itu masih banyak lagi jenis-jenis pajak lainnya seperti pajak badan, pajak pelepasan aset, atau pajak dalam proses merger di antara sesama BUMN.

“Sebagai gambaran pada 2009 dengan total keuntungan dari seluruh BUMN sebesar Rp74 triliun, pajak yang disetorkan ke pemerintah mencapai Rp91,55 triliun. Jadi dengan proyeksi kenaikan keuntungan seluruh BUMN pada tahun ini sebesar Rp92,8 triliun, tentunya basis pengeluaran pajaknya pun akan meningkat,” jelasnya.

Emiten grup BUMN mendominasi pertumbuhan kinerja tertinggi tahun lalu, dengan rata-rata pertumbuhan laba bersih sebesar 81%. Total laba bersih emiten pelat merah ini menembus Rp32,77 triliun.

BUMN yang rerata laba bersihnya di laporan keuangan 2008 anjlok 16% membalik situasi dengan lonjakan kinerja pada tahun lalu. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk satu-satunya emiten BUMN yang belum menyampaikan neraca keuangan.

Di antara perusahaan pelat merah tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk menyumbang kenaikan laba bersih tertinggi sebesar 882,72%. Sebaliknya, kinerja PT Timah Tbk anjlok terparah yakni turun 76,63%. Diversifikasi usaha di sektor-sektor yang tetap akan bersinar pada tahun ini, seperti perbankan, telekomunikasi, dan pertambangan, diproyeksikan mampu menggenjot kinerja emiten BUMN.

IPO KS

Dalam kesempatan itu Mustafa Abubakar menyatakan KS menargetkan perolehan dana dari IPO sebesar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun melalui pelepasan saham ke bursa sebesar maksimal 30%.

“Bagaimana mekanismenya, kami tidak akan mengintervensi manajemen. Kami serahkan sepenuhnya rencana tersebut kepada internal perusahaan.”

Sebelumnya, Direktur Utama KS Fazwar Bujang menuturkan perseroan pada November tahun ini akan melepas maksimal 30% yang dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama akan dilepas 20% kemudian disusul 10%.

“Untuk IPO maksimum 30%. Itu yang sudah disepakati DPR. Namun berapa persen yang akan kita mulai? Bisa dua stage. Pertama 20%, sisanya 10% pada tahap berikut,” katanya.

Fazwar menambahkan kepastian IPO KS itu sejalan dengan situasi perekonomian yang sudah mulai membaik, setelah mengalami beberapa kali penundaan. IPO KS pertama kali ditetapkan 2 tahun silam hingga akhirnya tertunda sampai sekarang. (08) (bambang.jatmiko@bisnis.co.id/gung. panggodo@bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko & Gung Panggodo S.
Bisnis Indonesia

 

JENUH BELI siap KOREKsi ihsg… 100410

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 8:20 am

Chart for Composite Index (^JKSE)
… koreksi terdalam terekspektasi mirip periode Jan-Feb 2010, terutama didukung oleh sinyal jenuh beli yang kuat di ROC dan slow stochastic … fenomena jenuh beli fakta yang menyebabkan banyak analis pro gemetar melihat periode April yang biasa mulai bergejala sedikit pengurangan gain di ihsg … support pertama di medium bollinger bands 2600 lumayan kuat seh … koreksi terdalam bisa saja terjadi setelah euforia …

Chart for Composite Index (^JKSE)

kalo meliat tren 2 taon terakhir, maka koreksi terdalam sesungguhnya adalah pada periode Sep 08 s/d Jan 09 … kalo beneran emang ada bubble, seharusnya koreksi seperti ini yang terjadi, bukan yang cuma ke 2600 doank … rasanya koreksi ke dasar laut seperti itu secara teknikal pun terbukti maseh bisa disupport di atas 2500-an sehingga ekspektasi koreksi RUARRBIA$$$A bak 2008 rasanya tidak didukung secara teknikal … namun koreksi teknikal menuju area 2700-an bisa saja terjadi, dan itu merupakan saat beli yang menarik pastinya …

… sebaleknya, 3000 adalah batas resistensi yang bisa saja terjadi pasca Juni 2010, tentu saja setelah resistensi 2900 tembus sempurna… well, liat aja dah