1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

bumn sebuah risiko … 100410 10 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:12 am

Kapitalisasi BUMN digenjot
Dividen perusahaan negara ditarget Rp30 triliun

JAKARTA: Kementerian BUMN menargetkan kapitalisasi pasar grup perusahaan pemerintah yang tercatat di bursa mampu menguasai 30% dari total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan target itu diproyeksikan bisa tercapai seiring dengan masuknya dua perusahaan pelat merah di bursa, yaitu PT Garuda Indonesia dan PT Krakatau Steel (KS).

“Sekarang kapitalisasi pasar BUMN mencapai 29,7% dari total kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa. Diharapkan jumlah itu bisa naik menjadi 30% dengan masuknya dua perusahaan itu [Garuda dan KS],” ujarnya di Jakarta kemarin.

Kapitalisasi pasar BUMN disumbang dari sepuluh perusahaan yang berskala besar, di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, serta PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.

Mustafa juga mengungkapkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis BUMN cukup bagus, sehingga perusahaan pelat merah itu bisa mendapatkan dana yang optimal apabila masuk ke pasar. Beberapa strategi yang akan dilakukan adalah mendorong penciptaan nilai BUMN melalui program rightsizing, restrukturisasi, profitisasi, dan privatisasi.

“Pengelolaan aset BUMN akan dioptimalkan guna mendukung program pembangunan infrastruktur, ketahanan energi, dan ketahanan pangan. Pemerintah akan memacu sinergi antar-BUMN, serta membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan domestik dan internasional,” jelasnya.

Selain Garuda dan KS, Kementerian BUMN juga menargetkan beberapa perusahaan lain masuk bursa. Perusahaan yang dimaksud masuk ke dalam sektor perkebunan dan konstruksi. Berdasarkan catatan Bisnis, perusahaan yang akan didorong masuk bursa adalah PT Perkebunan Nusantara III dan PT Waskita Karya.

Setoran ke pemerintah

Dalam hal setoran dividen ke pemerintah, jelas Mustafa, Kementerian BUMN memproyeksikan bisa menyetor pajak dan dividen kepada negara melampaui pencapaian tahun lalu yang tercatat sebesar Rp120,15 triliun. Setoran dividen BUMN tahun ini dipatok pada kisaran Rp30 triliun, ditambah dengan setoran pajak yang diprediksi juga meningkat.

Staf khusus Menteri BUMN Ekoputro Adijayanto menjelaskan pihaknya tidak dapat memastikan besaran proyeksi pajak 2010, karena komponen dan besaran pajaknya sangat bervariasi. Pajak dana pihak ketiga di bank BUMN dikenakan secara langsung dengan besaran tertentu, selain itu masih banyak lagi jenis-jenis pajak lainnya seperti pajak badan, pajak pelepasan aset, atau pajak dalam proses merger di antara sesama BUMN.

“Sebagai gambaran pada 2009 dengan total keuntungan dari seluruh BUMN sebesar Rp74 triliun, pajak yang disetorkan ke pemerintah mencapai Rp91,55 triliun. Jadi dengan proyeksi kenaikan keuntungan seluruh BUMN pada tahun ini sebesar Rp92,8 triliun, tentunya basis pengeluaran pajaknya pun akan meningkat,” jelasnya.

Emiten grup BUMN mendominasi pertumbuhan kinerja tertinggi tahun lalu, dengan rata-rata pertumbuhan laba bersih sebesar 81%. Total laba bersih emiten pelat merah ini menembus Rp32,77 triliun.

BUMN yang rerata laba bersihnya di laporan keuangan 2008 anjlok 16% membalik situasi dengan lonjakan kinerja pada tahun lalu. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk satu-satunya emiten BUMN yang belum menyampaikan neraca keuangan.

Di antara perusahaan pelat merah tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk menyumbang kenaikan laba bersih tertinggi sebesar 882,72%. Sebaliknya, kinerja PT Timah Tbk anjlok terparah yakni turun 76,63%. Diversifikasi usaha di sektor-sektor yang tetap akan bersinar pada tahun ini, seperti perbankan, telekomunikasi, dan pertambangan, diproyeksikan mampu menggenjot kinerja emiten BUMN.

IPO KS

Dalam kesempatan itu Mustafa Abubakar menyatakan KS menargetkan perolehan dana dari IPO sebesar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun melalui pelepasan saham ke bursa sebesar maksimal 30%.

“Bagaimana mekanismenya, kami tidak akan mengintervensi manajemen. Kami serahkan sepenuhnya rencana tersebut kepada internal perusahaan.”

Sebelumnya, Direktur Utama KS Fazwar Bujang menuturkan perseroan pada November tahun ini akan melepas maksimal 30% yang dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama akan dilepas 20% kemudian disusul 10%.

“Untuk IPO maksimum 30%. Itu yang sudah disepakati DPR. Namun berapa persen yang akan kita mulai? Bisa dua stage. Pertama 20%, sisanya 10% pada tahap berikut,” katanya.

Fazwar menambahkan kepastian IPO KS itu sejalan dengan situasi perekonomian yang sudah mulai membaik, setelah mengalami beberapa kali penundaan. IPO KS pertama kali ditetapkan 2 tahun silam hingga akhirnya tertunda sampai sekarang. (08) (bambang.jatmiko@bisnis.co.id/gung. panggodo@bisnis.co.id)

Oleh Bambang P. Jatmiko & Gung Panggodo S.
Bisnis Indonesia

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s