1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

uank pana$ … kok dingin seh : 140410 14 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:12 pm

Rabu, 14 April 2010 | 18:14

HOT MONEY

BI Percaya Hot Money Tak Lagi Menjadi Ancaman

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) percaya dengan kebijakan mengundur jadwal lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dari mingguan menjadi bulanan akan membuat hot money tidak lagi menjadi ancaman bagi apresiasi nilai tukar rupiah. Penyebabnya, investor asing makin percaya diri untuk menanamkan dananya di Indonesia. Hal ini terlihat dari perpindahan dana asing dari SBI satu bulan ke SBI 3 dan 6 bulan.

Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Perry Warjiyo mengatakan, dengan makin banyaknya dana asing di SBI 3 bulan menunjukkan confident asing pada penanaman dana di Indonesia semakin besar. “Hal ini membuat tekanan-tekanan capital reversal mereda,” ujarnya.

Perry bilang perubahan ini membuat sisi volume PUAB rata-rata per hari pada Februari Rp 6-8 triliun, di Maret menjadi Rp 8-10 triliun. “Transaksi pasar sekunder per hari juga mengalami kenaikan pada Februari Rp 3-4 triliun, sementara transaksi harian per Maret Rp 4-5 triliun,” tambahnya.

Perry menambahkan, selama ini asing membeli SBI di secondary market, mereka tidak ikutan lelang. Dengan adanya perubahan jadwal lelang ini, asing tak akan mudah jual secara besar-besaran karena ada semacam risiko likuiditas sehingga tidak semudah itu untuk jual. “Sehingga kenapa kami katakan investor asing mau 3 bulan, berati mereka confident, dan tidak ada niat mereka untuk keluar,” jelasnya.

Perry bilang,ada tiga hal yang menjadi pertimbangan asing untuk mempertahankan dananya di Indonesia. Pertama, pergerakan harga saham. Saat ini asing sudah lebih melihat fundamental emiten ketimbang spekulasi.

Kedua, nilai apresiasi rupiah yang stabil dan di ikuti BI Rate yang tetap selama ini. Ketiga, gain yang diberikan oleh investasi mereka masih tinggi.”Jadi kami katanya BI tidak akan mengontol dana asing di Indonesia,” tegasnya

Roy Franedya , Ruisa Khoiriyah kontan
14/04/2010 – 16:27
Penutupan IHSG
Asing Masih Topang Bursa
Asteria

INILAH.COM, Jakarta – Setelah berfluktuasi sepanjang perdagangan, IHSG akhirnya berhasil ditutup menguat tipis. Aliran dana asing masih menopang penguatan bursa, dipimpin sektor properti.

Pada perdagangan Rabu (14/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,315 poin (0,01%) ke level 2,885,015. Indeks saham unggulan LQ 45 juga melemah 0,601 poin (0,11%) ke level 558,974.

Bursa saham domestik bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan. Dibuka menguat

0,38% ke level 2.895, penguatan indeks sempat tertahan oleh pelbagai rumor yang beredar di pasar. Alhasil, indek pada sesi siang bertengger di 2.889 dan akhirnya ditutup di 2.885, masih di area positif.

Arga Paradita Sutiono, analis Asia Kapitalindo Securities mengatakan, IHSG akhirnya berhasil ditutup menguat tipis menjelang penutupan. Hal ini juga didukung kenaikan saham-saham regional Asia.

Penguatan ini didukung aliran dana asing yang masuk ke bursa saham, seiring bentrok yang terjadi di negara Asia lainnya. Terlihat dari investor asing yang sore ini masih membukukan transaksi beli bersih (Net Foreign Transaction) sebesar Rp176 miliar. Rinciannya adalah nilai transaksi beli mencapai Rp1,279 triliun dan nilai transaksi jual mencapai Rp1,279 triliun.

Semua sektor bergerak variatif, dimana properti memimpin penguatan sebesar 2,3%, disusul perdagangan 0,8%, perkebunan 0,3% dan tambang 0,15%. Sedangkan aneka industri memimpin pelemahan sebesar 1%, diikuti manufaktur 0,5%, konsumsi 0,4%, infrastruktur 0,14%, serta industri dasar dan finansial melemah 0,04%.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 5.928 juta lembar saham, senilai Rp 4,9 triliun dan frekuensi 144.700 kali. Sebanyak 113 saham naik, 83 saham turun dan 67 saham stagnan.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Timah (TINS) naik Rp 175 menjadi Rp 2.800, Medco Energi (MEDC) naik Rp 125 menjadi Rp 3.075, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 8.200, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 75 menjadi Rp 4.125, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 2.525.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Astra International (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 43.350, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 7.950, BRI (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 8.500, Adaro (ADRO) turun Rp 25 menjadi Rp 2.150.

Sentimen pendukung penguatan IHSG juga berasal dari naiknya bursa Asia. Indeks Shanghai naik 4,93 poin (0,16%) ke level 3.166,18, indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 17,90 poin (0,08%) ke level 22.121,43, indeks Nikkei-225 Jepang naik 43,67 poin (0,39%) ke level 11.204,90 dan indeks Straits Times terangkat 47,87 poin (1,61%) ke level 3.019,47. [mdr]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s