1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

bila sang guru bicara, $0R0$ talks : 150410 15 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:32 am

Markets could be derailed again, warns Soros
APR 14, 2010 07:11 EDT

… Soros bilang : dunia finansial SEDANG BERJALAN SALAH ARAH … ujungnya bisa KEJATUHAN DAHSYAT yang LEBE HEBAT daripada KRISFINALO …
… kalo cara maen bisnis LEWAT UTANK dan PEMBOROSAN maka krisis mirip KRISMON bisa terjadi lage …
… PASAR KEUANGAN ITU TIDAK STABIL, rentan, dan belum mapan …
… GELEMBUNG FINANSIAL MEMBAYANGI KEBODOHAN INVESTOR global …
… karena NEGARA TERLALU BERLEBIHAN MENANGGUNG BEBAN EKONOMI YANG SEHARUSNYA DITANGGUNG OLEH SEKTOR SWASTA JUGA …
… mungkin, menurut ekspektasi Soros, s/d 8 taon lage akan terjadi KRISIS YANG JAUH LEBE DAHSYAT …

CREDIT CRISIS | ECONOMIST | GEORGE SOROS | MODERN ECONOMICS
Railway porter-turned-billionaire financier George Soros delivered a stark warning last night that the financial world is on the wrong track and that we may be hurtling towards an even bigger boom and bust than in the credit crisis.

The man who ‘broke’ the Bank of England (and who is still able to earn a cool $3.3 bln in a year) said the same strategy of borrowing and spending that had got us out of the Asian crisis could shunt us towards another crisis unless tough lessons are learned.

Soros, who worked as a porter to pay for his studies at the London School of Economics after emigrating from Hungary, warned us to heed the lesson that modern economics had got it wrong and that markets are not inherently stable.

“The success in bailing out the system on the previous occasion led to a superbubble, except that in 2008 we used the same methods,” he told a meeting hosted by The Economist at the City of London’s modern and impressive Haberdashers’ Hall.

“Unless we learn the lessons, that markets are inherently unstable and that stability needs to the objective of public policy, we are facing a yet larger bubble.

“We have added to the leverage by replacing private credit with sovereign credit and increasing national debt by a significant amount.”

One crumb of comfort could be the 10-year period between the 1998 Asian crisis and the 2008 credit crisis. If the pattern is repeated, it should at least mean we have another 8 years to go before the next crash…

Iklan
 

strategi dan taktik maen $AhAm … 150410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:32 am

… sehari-hari apa yang gw lakukan adalah :
… strategi maen saham adalah gw berekspektasi JANGKA PANJANG LEBE DARI 1 TAON (nah hari ini gw uda TENGGELAM dalam AKTIVITAS maen $AhAm selama LEBE dari 1 taon 2 minggu)
… taktik maen saham adalah gw berekspektasi JANGKA 1 HARI yaitu selama 5 1/2 jam yang diberikan TUHAN dan bei bwat gw beraktivitas TRADING harian (BELI dan JUAL serta MENGAMBIL ATM HARIAN)
… apakah strategi gw sudah berhasil? well, belum semua harga saham2 gw memuaskan, tapi secara umum, OKE BANGET
… apakah taktik gw sudah berhasil? well, sebagian besar berhasil, walau pun kadang-kadang gw TETAP MASEH BISA BERUTANK pada broker ipot
… gimana kalo ternyata terjadi kegagalan strategi? biasanya gw memantau FUNDAMENTAL dan TEKNIKALITAS saham dan harga saham2 gw, sehingga KEGAGALAN maseh BISA DISIASATI DENGAN FOKUS LABA DALAM TREN TURUN : https://transaksisaham.wordpress.com/2010/01/01/fokus-laba-dalam-tren-turun-4-010110/ yaitu berguna untuk mendapatkan HARGA SAHAM LEBE MURAH pada waktunya

… gimana kalo terjadi kegagalan pada FOKUS LABA dalam TREN TURUN? well, setidak-tidaknya gw TETAP MASEH PUNYA MODAL TUNAI untuk BELI SAHAM LAGE

… gimana kalo terjadi kegagalan punya MODAL TUNAI? well, tenank aja, khan ada broker yang BISA KASI KREDIT INSTAN, dipake aja untuk MEMPEROLEH KESEMPATAN BARU beli saham di HARGA MURAH (karena khan maseh dalam tren turun) 🙂

… gw kasi contoh pura-pura dah (simulasi sederhana):

tgl 15-04-2010:

gw beli saham bumi @2375

ternyata tren turun saham bumi :

gw jual saham bumi @2350

maseh tren turun :

gw order beli @2275

ternyata harga saham bumi memang mencapai 2275, sehingga kebetulan order gw 2275 FULL MATCHED

ekh, tren maseh turun:

gw jual sebagian @2250

ekh tren maseh turun:

gw order beli @2000, lalu 2100, lalu 2175, lalu 2200

ternyata order beli di 2100, 2175, dan 2200 FULL MATCHED

tren berubah arah: naek harga saham @2150

gw jual @2150, 2175, 2200, 2225

ternyata order jual gw @2150, 2175 FULL MATCHED

pada setiap kali pembelian dan penjualan gw berusaha untuk menggunakan modal MINIMUM, yaitu 1 LOT, maka harga rata2 beli saham bumi gw adalah:  (2100+2175+2200+2275+2375)/5= 2225

bandingkan jika gw BERHENTI BELI DI 2375, MAKA GW KEHILANGAN EKSPEKTASI (opportunity loss) mendapatkan harga beli 150 perak lebe MURAH
lalu GW tetap maseh mendapatkan ekspektasi LABA, yaitu : (2150-2100)+(2175-2150)+(2250-2200)+(2350-2275) = Rp.200 X 1 LOT … gimana tukh 🙂
BANDINGKAN DENGAN STOP LOSS PADA 2350 SAJA, MAKA GW LANGSUNG RUGI (2375-2350)=25 x 1 LOT
Kamis, 15/04/2010 16:09 WIB
Cetak Rekor Baru, IHSG Genggam 2.900
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menutup perdagangan di atas level 2.900 setelah 2 kali gagal pada pekan kemarin. Kenaikan ditopang oleh penguatan saham unggulan hampir di semua sektor.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.885,116 dan langsung menguat tajam ke level 2.913,718, naik 28 poin dari penutupan kemarin di level 2.885,015.

Penguatan tajam IHSG di awal perdagangan dipicu oleh aksi pembelian masif atas hampir seluruh saham-saham unggulan. Namun penguatan tak bertahan lama, aksi jual selektif membuat laju kenaikan IHSG mengendur dan kembali nyemplung ke bawah level 2.900.

Pada perdagangan sesi II, IHSG sempat kembali menembus level 2.900, namun daya beli yang ada tak cukup kuat untuk mempertahankan level IHSG.

Aksi jual selektif kembali mendera saham-saham unggulan dan kebanyakan saham-saham lapis dua yang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi selama beberapa waktu terakhir.

Sejumlah saham unggulan yang bergerak di zona merah didominasi saham-saham sektor perkebunan dan perbankan seperti Astra Agro (AALI), Lonsum (LSIP), Sampoerna Agro (SGRO), BRI (BBRI), BCA (BBCA).

Sedangkan yang menguasai zona hijau adalah saham-saham sektor tambang dan konsumsi seperti Indo Tambang (ITMG), Inco (INCO), Gudang Garam (GGRM), Unilever (UNVR), Semen Gresik (SMGR) dan sebagainya.

Saham-saham lapis dua mulai banyak menerima tekanan jual, sehingga ikut memberikan tekanan pada IHSG. hal itu terlihat dari rasio kenaikan indeks LQ45 yang lebih besar dari kenaikan IHSG.

Pada perdagangan 6 dan 7 April 2010, IHSG juga sempat menembus level 2.900, namun akhirnya ditutup di bawah level 2.900. Untungnya, hari ini IHSG berhasil ditutup di atas level 2.900 yang berarti IHSG berhasil mencetak rekor baru.

Aktivitas investor asing juga didominasi aksi beli sebesar Rp 1,526 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,353 triliun. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 173,283 miliar.

Pada perdagangan Kamis (15/4/2010), IHSG ditutup naik 15,515 poin (0,53%) ke level 2.900,530. Indeks LQ 45 juga naik 3,500 poin (0,62%) ke level 562,474.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 148.652 kali pada volume 6,518 miliar lembar saham senilai Rp 5,337 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 94 saham turun dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia didominasi penguatan.
Indeks Shanghai turun 1,217 poin (0,04%) ke level 3.164,96.
Indeks Hang Seng naik 36,39 poin (0,16%) ke level 22.157,82.
Indeks Nikkei-225 naik 68,89 poin (0,61%) ke level 11.273,79.
Indeks Straits Times turun 2,18 poin (0,07%) ke 3.017,56.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 74.500, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.200 ke Rp 39.250, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 28.300, United Tractors (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 19.200, Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 12.600.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Hero Supermarket (HERO) turun Rp 500 ke Rp 5.500, BRI (BBRI) turun Rp 300 ke Rp 8.200, Indospring (INDS) turun Rp 250 ke Rp 2.800, Astra Agro (AALI) turun Rp 150 ke Rp 24.200, Goodyear (GDYR) turun Rp 100 ke Rp 13.900.

(dro/qom)

15/04/2010 – 12:10
IHSG Sesi Siang
Bursa Masih Bertahan di 2.900
Ahmad Munjin
INILAH.COM, Jakarta – Penguatan bursa berlanjut hari ini, seiring kenaikan harga komoditas dan positifnya bursa Asia. Beberapa saham tambang mendominasi perdagangan.

Pada perdagangan Kamis (15/4) sesi siang, IHSG ditutup menguat 15,32 poin (0,53%) ke level 2.900,34. Indeks saham unggulan LQ45 juga naik 3,85003 poin (0,68%) ke level 562,82.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai dengan volume transaksi tercatat mencapai 3,076 miliar lembar saham, senilai Rp2,357 triliun dan frekuensi 82.141 kali. Sebanyak 109 saham menguat, sedangkan 78 saham melemah, dan 84 saham stagnan.

Mayoritas sektor saham mendominasi penguatan kecuali perkebunan dan keuangan. Sektor industri dasar memimpin penguatan 1,49%, pertambangan 1,16%, manufaktur 1,04%, disusul sektor konsumsi 0,99%, aneka industri 0,70%, perdagangan 0,59%, dan infrastruktur 0,24%.

Saham tambang mendominasi transaksi perdagangan, dipimpin PT Bumi Resources (BUMI) yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp263 miliar, kemudian Adaro (ADRO ) dengan nilai transaksi Rp204 miliar, PT Internationa Nickel Indonesia (INCO) Rp113 miliar, PT Aneka Tambang (ANTM ) Rp112 miliar.

Adapun BUMI naik Rp25 ke Rp2.425, ADRO naik Rp50 keRp2.200, INCO Naik Rp200 ke Rp5.100 dan ANTM naik Rp50 ke Rp2.575.

Arga Paradita Sutiono, research analyst Asia Kapitalindo Securities memperkirakan, indeks hingga penutupan sore nanti akan menguat, seiring kenaikan harga komoditas dan positifnya pergerakan bursa regional.

Resistance kuat 2.916 sudah berkali-kali tersentuh. Sedangkan level support indeks berada di angka 2.870,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (15/4).

Menurutnya, secara umum indeks berada dalam fase up trend hingga akhir perdagangan. Penguatan saham-saham berkapitalisasi besar, menjadi trigger kenaikan indeks. Namun, penguatan indeks akan terbatas atau sideways. Sebab, kenaikan harga komoditas masih di range-nya, bahkan ada kemungkinan melandai kembali.

Lebih jauh Arga mengatakan, harga komoditas telah memicu penguatan saham-saham berkapitalisasi besar. Di antaranya harga minyak mentah dunia menguat kembali ke level US$86 per barel dari sebelumnya US$83.

Selain harga minyak, indeks juga ditopang dengan kenaikan komoditas lain seperti nikel yang mencapai US$25.000 per mertik ton, timah US$18.000 per metrik ton, dan batubara ke level US$98 per metrik ton dari sebelumnya US$94. “Begitu juga dengan harga crude palm oil (CPO) yang saat ini berada di angka US$810 per ton,” imbuhnya.

Sentimen pendukung penguatan IHSG juga berasal dari bursa regional yang saat ini bergerak menguat, didukung postifnya beberapa laporan keuangan emiten di sektor ritel, perbankan, dan konsumsi. Apalagi, posisi rupiah menguat dan berusaha tembus ke bawah level 9.000. “Di saat yang sama, bailout Yunani semakin jelas arahnya sehingga menjadi sentimen positif bagi bursa Eropa,” paparnya.

Sektor saham yang menjadi penggerak indeks hari ini adalah infrastruktur dan properti. Beberapa emiten yang direkomendasikan adalah PT Bumi Serpong Damai (BSDE), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Adaro Energy (ADRO) dan PT Holcim Indonesia (SMCB).

Sedangkan saham PT Gozco Plantation (GZCO) dan PT Tunas Baru Lampung (TBLA) direkomendasikan trading buy. “Untuk saham BUMI (PT Bumi Resources) saya sarankan cermati, watch out saja,” pungkasnya. [ast/mdr]
Kamis, 15/04/2010 12:07 WIB
IHSG Bertahan di 2.900
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup naik 15 poin dan berhasil bertahan di atas level 2.900. Penguatan saham-saham unggulan menopang kenaikan IHSG siang ini.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.885,116 dan langsung menguat tajam ke level 2.913,718, naik 28 poin dari penutupan kemarin di level 2.885,015.

Semula, seluruh saham unggulan mengalami penguatan, namun rupanya penguatan tidak bertahan lama. Di tengah perdagangan, laju penguatan sejumlah saham unggulan mulai mengendur sehingga membuat IHSG jatuh lagi ke bawah level 2.900.

Sejumlah saham unggulan yang bergerak di zona merah didominasi saham-saham sektor perkebunan dan perbankan seperti Astra Agro (AALI), Lonsum (LSIP), Sampoerna Agro (SGRO), BRI (BBRI), BCA (BBCA).

Sedangkan yang menguasai zona hijau adalah saham-saham sektor tambang dan konsumsi seperti Indo Tambang (ITMG), Inco (INCO), Gudang Garam (GGRM), Unilever (UNVR), Semen Gresik (SMGR) dan sebagainya.

Sedangka saham-saham lapis dua mulai banyak menerima tekanan jual, sehingga ikut memberikan tekanan pada IHSG. hal itu terlihat dari rasio kenaikan indeks LQ45 yang lebih besar dari kenaikan IHSG.

Aktivitas investor asing masih tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 173 miliar.

Pada perdagangan Kamis (15/4/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 15,324 poin (0,53%) ke level 2.900,339. Indeks LQ 45 juga naik 3,841 poin (0,68%) ke level 562,815.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 82.141 kali pada volume 3,255 miliar lembar saham senilai Rp 2,625 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 78 saham turun dan 85 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia didominasi penguatan.

Indeks Shanghai turun 2,89 poin (0,09%) ke level 3.163,29.
Indeks Hang Seng naik 85,73 poin (0,39%) ke level 22.207,16.
Indeks Nikkei-225 naik 66,32 poin (0,59%) ke level 11.271,22.
Indeks Straits Times naik 13,21 poin (0,44%) ke 3.032,95.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 74.500, Anker Bir (DLTA) naik Rp 1.000 ke Rp 75.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 38.650, Bir Bintang (MLBI) naik Rp 500 ke Rp 163.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 28.000, United Tractors (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 19.200.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Hero Supermarket (HERO) turun Rp 500 ke Rp 5.500, Goodyear (GDYR) turun Rp 100 ke Rp 13.900, Medco (MEDC) turun Rp 100 ke Rp 2.975, BRI (BBRI) turun Rp 100 ke Rp 8.400, Astra Agro (AALI) turun Rp 50 ke Rp 24.300.

(dro/qom)
IHSG Kembali Bermain di 2.900
Indeks di BEI terangkat 16,43 poin (0,57 persen) ke level 2.901,45 pada awal transaksi.
KAMIS, 15 APRIL 2010, 09:46 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali bergerak positif dan berhasil menembus batas psikologis 2.900 saat perdagangan dibuka.

Menurut PT Mega Capital Indonesia dalam risetnya hari ini, meski secara teknis pergerakan IHSG cenderung mendata (sideways), namun laju indeks masih banyak dipengaruhi bursa global dan regional, serta harga komoditi.

Sekuritas tersebut memperkirakan, indeks hari ini akan bergerak di batas bawah (support) 2.875 dan batas atas (resistance) 2.895, dengan target harian (intraday) di kisaran level 2.865-2.910.

PT Reliance Securities Tbk juga berpendapat, pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan tetap menguat karena ditopang sentimen positif bursa Wall Street maupun regional Asia.

IHSG terangkat 16,43 poin (0,57 persen) ke level 2.901,45 pada awal transaksi Kamis. Sedangkan pra pembukaan (pre-opening) tadi, indeks stagnan di posisi 2.885.

Bursa Asia saat IHSG dibuka juga bergerak positif. Indeks Hang Seng terangkat 192,23 poin (0,87 persen) di posisi 22.313,66, Nikkei 225 menguat 78,58 atau 0,70 persen menjadi 11.283,48, dan Straits Times naik 11,26 poin atau 0,37 persen ke level 3.031,00.

Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu sore waktu New York atau Kamis dini hari WIB pun kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 103,69 poin (0,94 persen) menjadi 11.123,11, indeks harga saham indikator Standard & Poor’s 500 naik 13,35 poin atau 1,12 persen ke level 1.210,65, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 38,87 poin (1,58 persen) di posisi 2.504,86.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada perdagangan kemarin stagnan di posisi Rp 2.400, pagi ini dibuka naik Rp 25 (1,04 persen) ke level Rp 2.425.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
IHSG dibuka naik tipis 0,10 poin ke 2.885,11
Kamis, 15/04/2010 09:52:00 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka naik tipis 0,10 poin ke posisi 2.885,11 dari level 2.885,01 pada penutupan perdagangan kemarin.

Indeks bergerak pada kisaran 2.885,11 – 2.913,71.

Secara individu, saham Astra International menjadi motor penggerak penguatan indeks di bursa pagi ini dengan kontribusi sebesar 1,55 poin, diikuti oleh Bank Mandiri 1,32 poin, Telekomunikasi 1,29 poin, dan International Nickel Indonesia 1,27 poin.

Sejumlah saham yang menahan penguatan indeks pada bursa berurut-turut adalah Bank Central Asia 1,56 poin, dan Indika Energy sebesar 0,16 poin.

Penguatan IHSG itu tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh sembilan sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor pertambangan menjadi yang terdepan dalam menyumbang kenaikan indeks sebesar 27,95%, disusul oleh sektor infrastruktur utilisasi 21,78%, aneka industri 14,66%, consumer goods 11,68%, industri kimia dasar 9,04%, jasa dan perdagangan 6,15%, keuangan 5,29%, konstruksi dan properti 3,13%, dan pertanian 1,68%.

Sementara itu, Indeks BISNIS-27 pagi ini juga dibuka naik tipis 0,01 poin ke level 265,87 dari posisi penutupan kemarin di 265,86, dan bergerak pada kisaran 265,87 – 268,85.(er)
Kamis, 15/04/2010 09:51 WIB
IHSG Tembus 2.900, Rupiah 9.005/US$
– detikFinance
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 2.900 seiring dengan penguatan saham-saham unggulan pada perdagangan pagi ini. Nilai tukar rupiah pun semakin mendekati level 9.005 per dolar AS.

Pada perdagangan Kamis (15/4/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.885,116 dan langsung menguat tajam hingga sempat menyentuh level 2.913,718 naik 28 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.885,015.

Penguatan hampir terjadi pada seluruh saham unggulan seperti Astra International (ASII), Indo Tambang (ITMG), United Tractors (UNTR), Astra Agro (AALI), Bukit Asam (PTBA), Inco (INCO) dan sebagainya.

Sementara indeks saham sektoral yang memimpin laju kenaikan adalah indeks saham sektor pertambangan yang kenaikannya sempat mencapai 2% di awal perdagangan.

Indeks LQ 45 juga menguat cukup besar, hampir 1% mengindikasikan adanya perburuan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar sebagai penopang utama kenaikan IHSG hari ini.

Hingga pukul 09.50 JATS, IHSG bertengger di level 2.904,758, naik 19,743 poin (0,68%).

“Hari ini kami perkirakan IHSG mixed melemah pada kisaran 2870 – 2897 dengan pertimbangan : indikator MACD berpotensi dead cross, indikator stochastic oscillator golden cross, dan muncul candle semacam Bearish Doji,” ulas Sucorinvest.

Sementara nilai tukar rupiah kembali dibuka melesat ke level 9.005 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.010 per dolar AS.

Bursa-bursa regional Asia juga seluruhnya menguat:

Indeks Shanghai menguat 7,92 poin (0,25%) ke level 3.174,10
Indeks Hang Seng menguat 181,85 poin (0,82%) ke level 22.303,28.
Indeks Nikkei-225 naik 78,58 poin (0,70%) ke level 11.283,48.
Indeks Straits Times naik 11,52 poin (0,38%) ke level 3.030,97.

(/dro)
Kamis, 15/04/2010 07:23 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Siap Menjebol 2.900 Lagi
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat tipis meski sempat terus menerus tertekan sepanjang sesi II. Investor melepas saham-saham unggulan sehingga IHSG menguat tajam meski volume perdagangan cukup ramai.

Pada perdagangan Rabu (14/4/2010), IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 0,315 poin (0,01%) ke level 2,885,015. Indeks LQ 45 juga melemah tipis 0,601 poin (0,11%) ke level 558,974.

Namun sentimen positif kini kembali hadir dari semaraknya bursa-bursa utama dunia. Investor yang beberapa hari terakhir lesu tanpa sentimen positif, diprediksi akan kembali bersemangat mengangkat lagi saham-saham unggulan.

IHSG pada perdagangan Kamis (15/4/2010) pun diprediksi bergerak menguat dengan saham unggulan akan kembali menjadi penopang. Penguatan bursa-bursa global akan dijadikan momentum untuk membawa IHSG mendekati lagi level 2.900.

Bursa Wall Street kemarin menguat, dengan Indeks Standard & Poor’s 500 melewati titik 1.200. Laporan keuangan perusahaan besar yang memuaskan dan angka penjualan ritel yang gemilang membuat investor kembali bergairah.

Pada perdagangan Rabu (14/4/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melesat hingga 103,69 poin (0,94%) ke level 11.123,11. Indeks Standard & Poor’s 500 menguat 13,35 poin (1,12%) ke level 1.210,65 dan Nasdaq menguat 38,87 poin (1,58%) ke level 2.504,86.

Bursa Tokyo pun langsung ikut melaju. Indeks Nikkei-225 dibuka langsung menguat 105,17 poin (0,94%) ke level 11.310,07.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari rabu IHSG ditutup menguat 0.315(+0.01%) ke level 2885 dimana tercatat asing melakukan net sell sebesar 106 milliar. Di saham-saham seperti ASII, INTP,BBRI, UNVR menjadi pemberat utama di dalam indeks dan yang menjadi driver utama IHSG pada hari ini GGRM,UNTR,TINS,PTBA, kita bisa melihat pada perdagangan hari rabu IHSG sedang mengalami masa2 sideways dimana sentiment yang ada belon cukup untuk menaikkan indeks dan cenderung tiap kenaikan IHSG merupakan kesempatan untuk melakukan profit taking.

Pada perdagangan hari ini IHSG akan bergerak Mixed dengan kisaran IHSG 2.850 – 2.900 dan jika lihat dari MACD ada kemungkinan untuk melakukan death Cross dengan saham-saham yang layak dicermati seperti BSDE, GZCO dan saham- saham second liner.

Panin Sekuritas:

Indeks akhirnya ditutup flat setelah sempat tertekan di area negatif. Terlihat investor mulai melepas saham-saham bluechip yang menjadi pendorong naiknya indeks sepanjang pekan lalu. Seperti yang telah diprediksikan indeks cenderung membentuk pola konsolidasi pasca kegagalan ditutup diatas level 2.900. Kami memproyeksikan hari ini indeks masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Belum ada sentimen positif pendorong indeks. Investor diperkirakan masih menanti data pertumbuhan ekonomi K1-10. Kisaran support-resistance: 2.870-2.900.

(qom/qom)

 

perkembangan JAGO riteL n Ga$ gw n harga saham2 gw : 150410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:54 am

2 jago industri yang terakhir gw pegang tampaknya semakin kukuh dan kokoh dalam bisnisnya masing-masing: MAPI dan PGAS, sila baca posting2 gw terakhir: http://sahammapi.wordpress.com/

sementara pergerakan harga sahamnya:

19-03-2010:

mapi = 710
pgas = 4225
ihsgw baru = 2467.5

14-04-2010:

mapi= 700

pgas=4125

ihsgw baru= 2412.5

gain = -2,2%

… ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, walau pun dalam musim lapkeu taonan/window dressing, harga saham2 yang andalan SEKALI PUN belum tentu akan MENJADI indah pada waktunya … jadi, inves cara bodoh yaitu inves jangka di bawah 1 taon memang sulit membuahkan GAIN POSITIF seperti yang diekspektasikan …

ihsgw stabil = 3600

ihsgw ga stabil = 1261

ihsgw total = 2424.5

^JKSE 5:00am ET 2,885.0149 0 0.00% 0
ANTM.JK 5:00am ET 2,525 0 0.00% 101,682,000
ADRO.JK 5:00am ET 2,150 0 0.00% 63,514,500
BUMI.JK 5:00am ET 2,400 0 0.00% 74,408,000
BBRI.JK 5:00am ET 8,500 0 0.00% 18,732,500
BNII.JK 4:59am ET 270 0 0.00% 12,988,000
TRUB.JK 5:00am ET 119 0 0.00% 183,821,000
ELSA.JK 4:59am ET 600 0 0.00% 136,297,000
INDY.JK 5:00am ET 3,150 0 0.00% 37,611,000
PGAS.JK 5:00am ET 4,125 0 0.00% 66,614,000
MAPI.JK 4:56am ET 700 0 0.00% 793,500