1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

harga saham2 yg gw ikutan … 160410 16 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:19 pm

^JKSE 5:00am ET 2,878.6709 Down 21.859 Down 0.75% 0
ANTM.JK 5:00am ET 2,550 0 0.00% 63,740,000
ADRO.JK 5:00am ET 2,225 Up 25 Up 1.14% 115,278,500
BUMI.JK 5:00am ET 2,425 Down 25 Down 1.02% 59,176,000
BBRI.JK 4:59am ET 8,150 Down 50 Down 0.61% 28,782,000
BNII.JK 4:58am ET 280 Up 15 Up 5.66% 8,469,000
TRUB.JK 5:00am ET 127 Up 1 Up 0.79% 415,482,500
ELSA.JK 5:00am ET 550 Down 40 Down 6.78% 115,137,000
INDY.JK 5:00am ET 3,150 Down 25 Down 0.79% 26,431,500
PGAS.JK 4:59am ET 4,100 0 0.00% 31,547,500
MAPI.JK 4:46am ET 690 Down 10 Down 1.43% 658,000
WIKA.JK 5:00am ET 405 Down 15 Down 3.57% 24,248,000

ihsgw stabil (adro, elsa, bbri, indy)= 3518.75

ihsgw ga stabil (bumi, trub, bnii, antm) = 1345.5

ihsgw baru (pgas, mapi, wika)= 1415

ihsgw total (adro, elsa, bbri, indy, bumi, trub, bnii, antm, pgas, mapi, wika)= 2093.08
Tekanan Jual Ramai, IHSG Turun di Bawah 2.900
Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak negatif seperti indeks Hang Seng dan Nikkei.
JUM’AT, 16 APRIL 2010, 16:27 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali bermain di bawah psikologis 2.900, dari sebelumnya yang berhasil berakhir di level tersebut.

Menurut Ikhsan Binarto, analis PT Optima Securities, bertenggernya IHSG di bawah level 2.900, akibat terpicu ramainya tekanan jual atau aksi ambil untung (profit taking) investor pada saham-saham unggulan. “Hal itu terdorong momentum akhir pekan,” ujar dia kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat, 16 April 2010.

Namun, dia mengakui, sentimen negatif pergerakan sebagian besar bursa regional Asia turut mendukung terjadinya pelemahan pada indeks domestik di penutupan transaksi pekan ini.

Analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra juga berpendapat, aksi profit taking yang menjadi pemicu, karena penguatan indeks sudah terjadi dalam empat hari terakhir berturut-turut. “Bursa regional Asia Pasifik yang sejak pagi melemah juga menjadi katalis,” kata dia.

IHSG pada penutupan transaksi sesi II Jumat, melemah 21,86 poin atau 0,76 persen ke level 2.878,67. Melanjutkan akhir sesi I tadi, yang terkoreksi 23,86 poin (0,83 persen) di posisi 2.876,67.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,90 triliun dan volume tercatat 9,79 juta lot, dengan frekuensi 101.930 kali. Sebanyak 74 saham menguat, 131 melemah, 70 ditutup stagnan, serta 223 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 861,13 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 941,51 miliar.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng melemah 292,56 poin (1,32 persen) ke level 21.867,26, Nikkei 225 terkoreksi 171,61 poin atau 1,52 persen di posisi 11.102,18, dan Straits Times turun 9,75 poin (0,32 persen) menjadi 3.007,19.

Di Bursa Efek Indonesia, saham papan atas (blue chips) yang mengontribusi pelemahan IHSG cukup besar di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp 1.250 atau 4,41 persen ke level Rp 27.050, PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp 550 (1,26 persen) menjadi 42.900, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp 350 atau 1,44 persen di posisi Rp 23.850.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.006 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.018/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.018 per dolar AS. Pada perdagangan Kamis, 15 April 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.008-9.010/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Jumat, 16/04/2010 16:08 WIB
IHSG ‘Hilang’ 21 Poin
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan ini dengan penurunan yang cukup dalam. Koreksi atas saham-saham unggulan membuat IHSG kembali menjauhi level 2.900.

Mengawali perdagangan, IHSG terkoreksi tipis 2.815 poin (0,10%) ke level 2.897,715. Penurunan IHSG terjadi beriringan dengan bursa regional lainnya, meski sebelumnya Wall Street menguat tipis.

Namun selanjutnya, pelemahan atas saham-saham unggulan membuat IHSG semakin tertekan. Penurunan IHSG terutama dipicu pelemahan saham BRI, Astra International (ASII) dan Bank Mandiri.

Pada perdagangan Jumat (16/4/2010), IHSG ditutup melemah 21,859 poin (0,75%) ke level 2.878,671. Indeks LQ 45 juga melemah 5,069 poin (0,90%) ke level 557,405.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup bergerak tipis ke level 9.005 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.008 per dolar AS.

Bursa-bursa regional semuanya menutup pekan ini di teritori negatif.
Indeks Shanghai melemah 34,664 poin (1,10%) ke level 3.130,302.
Indeks Hang Seng melemah 292,56 poin (1,32%) ke level 21.865,26.
Indeks Nikkei-225 melemah 171,61 poin (1,52%) ke level 11.102,18.
Indeks Straits Times melemah 10,41 poin (0,35%) ke level 3.006,53.
Indeks Seoul melemah 9,42 poin (0,54%) ke level 1.734,49.

Perdagangan berjalan cukup ramai, dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 101.930 kali dengan volume 4.893 juta lembar saham senilai Rp 3,9 triliun. Sebanyak 65 saham naik, 120 saham turun, 63 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 42.900, PTBA turun Rp 200 menjadi RP 17.950, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.100, BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 8.150.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain United Tractor (UNTR) naik Rp 250 menjadi Rp 19.450, Adaro Energi (ADRO) naik Rp 25 menjadi Rp 2.225, Timah (TINS) naik Rp 25 menjadi Rp 2.775, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 200 menjadi Rp 39.450.

(qom/qom)
16/04/2010 – 16:42
Regional Lempar IHSG Jauhi 2.900
Asteria

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Akhir pekan ini, IHSG tak berdaya terseret arus negatif bursa regional. Koreksi pada saham-saham unggulan melempar indeks menjauhi level 2.900.

Pada perdagangan Jumat (16/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 21,859 poin (0,75%) ke level 2.878,671. Indeks saham unggulan LQ 45 juga melemah 5,069 poin (0,90%) ke level 557,405.

Indeks saham sejak awal perdagangan berada di teritori merah. Dibuka melemah 0,83% ke level 2.876, indeks terus bergerak flat hingga sesi siang. Meski tidak banyak perubahan pada sesi dua, sektor properti berhasil menggerakkan indeks ke 2.878, masih di teritori negatif.

Kepala Riset Bhakti Securities Edwin Sebayang mengatakan, IHSG melemah seiring koreksi bursa regional Asia. Beberapa saham unggulan yang sudah overbought, membuka aksi profit taking investor akhir pekan ini.

Sementara penguatan tipis rupiah ke 9003/9013 per dolar AS, seiring kenaikan harga komoditas minyak mentah, dan logam lain, seperti nikel, timah serta emas, tidak berhasil mengangkat bursa.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi mencapai 4.893 juta lembar saham, senilai Rp 3,9 triliun dan frekuensi 101.930 kali. Sebanyak 65 saham naik, 120 saham turun, 63 saham stagnan.

Asing turut menekan bursa, dengan mencatatkan transaksi jual bersih (Net Foreign Transaction) sebesar Rp89 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp1,111 triliun dan transaksi jual sebesar Rp1,201 triliun.

Hampir semua sektor melemah, dimana sektor finansial memimpin penurunan sebesar 1,3%, disusul sektor perkebunan dan konsumsi yang terkoreksi 1,1%, industri dasar 0,9%, dan aneka industri 0,76%. Demikian pula sektor infrastruktur dan perdagangan yang turun 0,4%, serta sektor tambang yang melemah 0,2%. Hanya sektor properti yang masih mencatatkan penguatan.

Beberapa emiten yang melemah antara lain PT Gudang Garam (GRGM) turun Rp1.250 ke Rp27.050, Astra International (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 42.900, PT Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp350 ke Rp23.850, PT Indosat (ISAT) turun Rp250 menjadi Rp5.800, PT TB Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 menjadi RP 17.950, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.100, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 8.150.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Astra Autoparts (AUTO) naik Rp1.250 ke Rp8.800, PT Multi Bintang Indonesia (MLBI) naik Rp500 ke Rp164.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 menjadi Rp 19.450, Adaro Energi (ADRO) naik Rp 25 menjadi Rp 2.225, Timah (TINS) naik Rp 25 menjadi Rp 2.775, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 200 menjadi Rp 39.450.

Koreksi IHSG terjadi seiring pelemahan bursa regional Asia. Indeks komposit Shanghai turun 34,67 poin (1,1%) ke level 3.130,30, indeks Nikkei 225 Jepang turun 171,61 poin (1,5%) menjadi 11,102.18, indeks Hang Seng melemah 292,56 poin (1,32%) ke level 21.865,26 dan indeks Kospi di Seoul melemah 9,42 poin (0,5%) menjadi 1.734,49.

Demikian juga bursa Eropa yang dibuka melemah, dengan indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,3% menjadi 271,3. Sedangkan indeks FTSE 100 London turun 0,2% ke 5.815,7, indeks DAX Frankfurt melemah ke 6.275,9 dan indeks CAC-40 Paris turun ke 4.056,3. [mdr]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s