1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

menurut gw, 2900 bakal TETAP di atas 2900 :) : 160410 16 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:15 am

Akhir Pekan, IHSG Malah Tergerus Bursa Asia
Jum’at, 16 April 2010 – 16:14 wib
Ade Hapsari Lestarini – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) akhir pekan malah tak berkutik. Pelemahan yang terjadi di bursa Asia membuat IHSG mau tak mau terseret, walaupun bursa global terpantau menghijau. Selain itu, sektor internal pun seluruhnya bergerak melemah.

Pada akhir perdagangan saham Jumat (16/4/2010), IHSG melemah 21,86 poin atau 0,75 persen ke level 2.878,67. Indeks LQ45 tampak melemah 5,05 poin ke 557,41, begitu juga JII melemah 2,13 poin ke 464,79.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,32 triliun dengan volume sebanyak 4,35 miliar lembar saham. Sebanyak 131 saham melemah, 74 saham menguat, dan 70 saham tidak bergerak.

Di Asia, indeks Nikei melemah sebanyak 171,61 poin atau 1,32 persen ke 11.102,18, indeks Hang Seng turun 292,56 poin atau 1,32 persen ke 21.865,26, dan indeks Straits Times turun 9,75 poin atau 0,32 persen ke 3.007,19.

Seluruh saham di berbagai sektor terpantau mengalami pelemahan, dengan sektor komoditas yang mempimpin pelemahan sebesar 22 poin, sementara sektor tambang turun sebanyak 4,75 poin. Hanya sektor properti yang terpantau menguat sebesar 0,4 poin.

Saham yang ditutup melemah (top loser) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GRGM) turun Rp1.250 ke Rp27.050, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp550 ke Rp42.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp350 ke Rp23.850, PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp250 menjadi Rp5.800, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam tbk (PTBA) turun Rp200 ke Rp17.950.

Sementara saham yang ditutup menguat (top gainer) antara lain PT Astra Autoparts Tbk (AUTO) naik Rp1.250 ke Rp8.800, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp500 ke Rp164.000, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp19.450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp39.450, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik Rp75 ke Rp2.150.(ade)
IHSG siang ditutup turun 0,82% ke 2.876,80
Jumat, 16/04/2010 12:05:19 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi perdagangan I siang ini turun 23,86 poin atau 0,82% menjadi 2.876,60 dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin di 2.900,53.

Indeks bergerak pada kisaran 2.874,13 – 2.903,27.

Dari 399 saham perusahaan yang menopang indeks, hanya 52 saham yang menguat, dengan jumlah yang melemah mencapai 100 dan 247 lainnya tidak bergerak.

Secara individu, saham Astra International memotori penurunan indeks di bursa dengan kontribusi sebesar 2,84 poin, disusul oleh Gudang Garam 2,70 poin, Bank Mandiri 2,65 poin, dan Perusahaan Gas Negara 2,32 poin.

Sejumlah saham yang menahan penurunan indeks adalah Bank International Indonesia dengan kontribusi sebesar 0,35 poin, disusul oleh Aneka Tambang 0,30 poin, Astra Otoparts 0,29 poin dan Indo Tambangraya 0,28 poin.

Penurunan IHSG juga tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh sembilan sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor keuangan menjadi yang terdepan dalam menyumbang penurunan indeks sebesar 25,62%, diikuti dengan consumer goods 21,03%, infrastruktur utilisasi 15,28%, aneka industri 11,68%, industri kimia dasar 9,73%, pertambangan 8,32%, jasa dan perdagangan 5,58%, pertanian 4,01%, serta konstruksi dan properti 2,60%.

Pelemahan IHSG pada penutupan siang ini juga terjadi pada Indeks BISNIS-27, yang ditutup turun 2,57 poin menjadi 264,85 dari posisi penutupan kemarin. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran 264,52 – 267,51.(er)
Merahnya Asia Paksa IHSG Turun
Jum’at, 16 April 2010 – 11:54 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Indeks saham nampaknya semakin dalam melemah. Nampaknya, melemahnya bursa Asia memicu aksi profit taking yang akhirnya melemahkan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Pada akhir perdagangan sesi I akhir pekan ini, IHSG melemah sebanyak 23,86 poin atau 0,82 persen ke level 2.876,67. Indeks LQ45 tampak melemah 5,16 poin ke 557,31, begitu juga JII melemah 3,46 poin ke 463,46.

Di Asia, indeks Nikei melemah sebanyak 165,13 poin atau 1,46 persen ke 11.108,66, indeks Hang Seng turun 285,18 poin atau 1,29 persen ke 21.872,64, dan indeks Straits Times turun 15,48 poin atau 0,51 persen ke 3.001,46.

Sektor komoditas tampak mempimpin pelemahan. Yakni sektor tambang turun sebanyak 11,98 poin dan sektor perkebunan anjlok 17,34 poin. Sementara sektor lainnya juga secara merata tampak melemah, misalnya sektor infrakstruktur turun 5,54 poin dan sektor manufaktur turun 7,16 poin.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,66 triliun dengan volume sebanyak 2,398 miliar lembar saham. Sebanyak 113 saham melemah, 58 saham menguat, dan 71 saham tidak bergerak.

Saham yang ditutup melemah (top loser) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GRGM) turun Rp1.100 ke Rp27.200, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp550 ke Rp42.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp250 ke Rp23.950, PT Tambang Batubara Bukit Asam tbk (PTBA) turun Rp250 ke Rp17.900, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 ke Rp14.950.

Sementara saham yang ditutup menguat (top gainer) antara lain PT Astra Autoparts Tbk (AUTO) naik Rp300 ke Rp7.850, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp39.450, dan PT Timah Tbk (TINS) naik Rp25 ke Rp2.775.(ade)

Jumat, 16/04/2010 11:43 WIB
IHSG Tinggalkan Level 2.900
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungna (IHSG) menutup perdagangan sesi I akhir pekan ini dengan penurunan yang cukup dalam. Koreksi atas bursa-bursa regional membuat investor semangat untuk melakukan profit taking.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung melemah dan meninggalkan level psikologis 2.900. Pelemahan IHSG semakin dalam karena saham-saham berkapitalisasi besar mengalami profit taking cukup besar seperti BRI (BBRI), Astra International (ASII).

Pada perdagangan Jumat (16/4/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah hingga 23,864 poin (0,82%) ke level 2.876,666. Indeks LQ 45 juga melemah 5,163 poin (0,92%) ke level 557,311.

Bursa-bursa regoional hingga siang ini juga seluruhnya melemah.

Indeks Shanghai melemah 25,58 poin (0,81%) ke level 3.139,38.
Indeks Hang Seng melemah 272,14 poin (1,23%) ke level 21.885,86.
Indeks Nikkei-225 melemah 164,51 poin (1,46%) ke level 11.109,28.
Indeks Straits Times melemah 15,45 poin (0,51%) ke level 3.001,49.

Perdagangan masih cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 50.705 kali pada volume 2.551,5 juta lembar saham senilai Rp 1,865 triliun. Sebanyak 52 saham naik, 104 saham turun dan 60 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 200 menjadi Rp 39.450, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 2.575, Timah (TINS) naik Rp 25 menjadi Rp 2.775.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 8.150, Astra International (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 42.900, International Nickel (INCO) turun Rp 100 menjadi Ro 5.050, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 5.150, Indocement (INTP) turun Rp 200 menjadi Rp 14.950.

(qom/qom)

Saham Asia terpangkas klaim pengangguran AS
Jumat, 16/04/2010 09:04:14 WIBOleh: Bloomberg
TOKYO (Bloomberg): Saham Asia tertekan setelah klaim pengangguran AS naik tak terduga, China mengumumkan sejumlah upaya untuk meredam pasar realestat dan harga komoditas melemah.

Sony Corp., yang 23% penjualannya di AS, tenggelam 1,3% di Tokyo. Sharp Corp., perusahaan Jepang yang berupaya memperluas pangsa pasarnya di bursa ponsel China, tergelincir 1,2% setelah negara itu menaikkan rasio uang muka sebagian pembelian rumah. BHP Billiton Ltd., perusahaan tambang terbesar di dunia, menyelam 0,3% setelah harga minyak dan tembaga turun di New York.

Indeks MSCI Asia Pacific tersandung 0,2% ke posisi 128,83 pada pukul 9:26 a.m. di Tokyo, dengan tiga saham melemah untuk setiap satu yang menguat. Indeks itu telah naik 0,7% pekan ini, yang merupakan kenaikan mingguan ketiga berurut-turut, karena China melaporkan kenaikan 11,9% dalam PDB kuartal pertama dan pendapatan AS melampaui estimasi analis.

Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,7% dan indeks Kospi Korsel menyelam 0,2%. Indeks S&P/ASX 200 Australia dan NZX 50 Selandaia Baru bergerak tipis.

Kontrak pada indeks Standard & Poor’s 500 tertekan 0,4%. Indeks itu berfluktuaasi kemarin sebelum ditutup naik 0,1%. Jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik dalam pekan yang berakhir pada 10 April, sementara para ekonom sebelumnya memproyeksikan akan turun, kata laporan Departemen Tenaga Kerja AS. Produksi pabrik meningkat 0,9% pada Maret, kata Federal Reserve.

Kabinet China kemarin menaikkan rasio uang muka yang harus dibayar untuk sebagian pembelian rumah, dengan mengatakan langkah yang ‘lebih kuat’ diperlukan untuk meredam spekulasi. Ekonomi China tumbuh pada kuartal pertama di level tercepat dalam mendekati 3 tahun.

Indeks Asia Pacific telah menanjak 13% dari posisi terendahnya tahun ini pada 8 Februari lalu di tengah naiknya kepercayaan terhadap pemulihan global. Sejumlah perusahan dalam indeks MSCI diperdagangkan pada rerata 16,5 kali laba yang diestimasikan, dibandingkan dengan 15,5 kali pada S&P 500.(er)
IHSG Ikuti Pelemahan Bursa Regional
Indeks di BEI terkoreksi 2,10 poin (0,07 persen) ke level 2.898,43 pada awal transaksi.
JUM’AT, 16 APRIL 2010, 09:40 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali bermain di bawah level batas psikologis 2.900 saat perdagangan dibuka.

Menurut PT Mega Capital Indonesia dalam risetnya hari ini, meski sentimen pemulihan ekonomi global dan kinerja emiten diperkirakan masih menjadi faktor positif bagi IHSG. Namun, faktor akhir pekan dan pelemahan indeks regional menjadi faktor pendorong terjadinya aksi ambil untung (profit taking) investor.

Sekuritas tersebut memperkirakan, indeks akhir pekan ini akan bergerak di batas bawah (support) 2.885 dan batas atas (resistance) 2.915, dengan target harian (intraday) di kisaran level 2.870-2.930.

PT Reliance Securities Tbk juga berpendapat, pada perdagangan hari ini IHSG akan mengalami penurunan. Sebab, meski laporan keuangan perusahaan di AS meningkat, namun laporan pengangguran di negara itu kembali meningkat. Hal itu membuat investor lebih berhati-hati dan mengamankan keuntungannya.

IHSG terkoreksi 2,10 poin (0,07 persen) ke level 2.898,43 pada awal transaksi Jumat, 16 April 2010. Sedangkan pra pembukaan (pre-opening) tadi, indeks stagnan di posisi 2.900,53.

Bursa Asia saat IHSG dibuka juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng terkoreksi 189,48 poin (0,86 persen) di posisi 21.968,34, Nikkei 225 melemah 152,26 atau 1,35 persen menjadi 11.121,53, dan Straits Times turun 13,05 poin atau 0,43 persen ke level 3.003,89.

Sedangkan bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sore waktu New York atau Jumat dini hari WIB pun kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 21,46 poin (0,19 persen) menjadi 11.144,57, indeks harga saham indikator Standard & Poor’s 500 naik 1,02 poin atau 0,08 persen ke level 1.211,67, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 10,83 poin (0,43 persen) di posisi 2.515,69.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada perdagangan kemarin naik di posisi Rp 2.450, pagi ini dibuka turun Rp 25 (1,02 persen) ke level Rp 2.425.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

IHSG diprediksi mix dengan tren melemah
Jumat, 16/04/2010 09:41:32 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi mix dengan kecenderungan melemah karena faktor akhir pekan dan pelemahan indeks regional, sehingga investor melakukan aksi ambil untung (profit taking).

Namun pemulihan ekonomi global dan kinerja emiten diperkirakan masih menjadi faktor positif bagi IHSG.

Mega Capital Indonesia menyatakan IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 2.885-2.915 dengan target intraday support dan resistance berikutnya berada pada level 2.870-2.930.

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 0,54% didorong sentimen penguatan indeks global, kenaikan harga komoditas, dan ekspektasi laporan keuangan kuartal I. Sektor pertambangan menyumbangkan penguatan terbesar, sedangkan sektor perkebunan dan keuangan melemah.

Indeks bursa Asia ditutup variatif. Rupiah ditutup pada level 9.005 per dolar AS. Indeks saham di bursa Wall Street AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,19%, Nasdaq Composite naik 0,43%, Indeks S&P500 naik 0,08%.

Penguatan ini dipicu oleh perkiraan laba UPS yang solid serta gambaran sektor manufaktur yang membaik. UPS melaporkan laba bersih triwulan I yang di atas perkiraan dan meningkatkan perkiraan labanya pada tahun ini karena peningkatan pada pengiriman internasional. Sebagai perusahaan pengiriman terbesar di dunia, prospek dari UPS ini menimbulkan optimisme akan pemulihan di aktivitas bisnis secara umum. ]

Data indeks aktivitas bisnis Philadelphia Fed pada April menguat sedikit lebih baik dari perkiraan menjadi 20,2 dari 18,9. Data Empire Manufacturing Index bulan April menyentuh level tertinggi selama enam bulan terakhir.

Namun, data capacity utilization hanya naik tipis 73,2% dari 73% dan industrial production hanya naik tipis menjadi 0,1% dari 0,3% pada bulan Maret. Penguatan indeks terbatas menyusul data initial claims yang diluar dugaan mengalami peningkatan. Adanya liburan Paskah diduga menjadi penyebab kenaikan ini.

Nasdaq menguat menjelang pengumuman laporan keuangan Google. Pasca penutupan bursa, Google melaporkan kenaikan laba sebesar 27%, namun harga sahamnya melemah di perdagangan elektronik karena kekhawatiran Google tidak mengalami penurunan biaya.

AMD juga melaporkan pendapatan kuartal I yang melebihi perkiraan setelah penutupan bursa. Mega Capital menambahkan harga minyak mentah melemah karena penguatan dolar AS. Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I/2010 sebesar 11,9%, lebih besar dari ekspektasi dan dari kuartal IV/2009 yang sebesar 10,7%. Inflasi mencapai 2,4%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,7%. Hal ini semakin menimbulkan kecemasan akan ekonomi China yang mengalami overheating. Pagi ini indeks bursa Asia melemah.(yn)
IHSG Berpeluang Tembus 2.915
Aksi beli saham para pelaku pasar modal di lantai bursa tetap menjadi faktor penggerak.
JUM’AT, 16 APRIL 2010, 08:57 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diprediksi kembali bertahan di teritori positif. Sentimen bursa regional yang menguat dan akumulasi saham yang berlanjut masih menjadi pemicu.

“Meski akhir pekan, peluang menguat pada IHSG tetap kuat,” kata Muhammad Alfatih, analis PT Samuel Sekuritas kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis sore, 15 April 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Jumat, 16 April 2010, berpotensi bergerak di kisaran level batas bawah (support) 2.885 dan batas atas (resistance) 2.915.

Pada transaksi Kamis, indeks kembali menguat karena berada di posisi 2.900,53, terangkat 15,51 poin (0,53 persen) dari perdagangan Rabu, 14 April 2010, yang naik 0,31 poin atau 0,01 persen ke level 2.885,01.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir sebagian juga bergerak positif. Indeks Hang Seng menguat 36,39 poin (0,16 persen) ke level 22.157,82 dan Nikkei 225 terangkat 68,89 poin atau 0,61 persen di posisi 11.273,79.

Bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sore waktu New York atau Jumat dini hari WIB pun kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 21,46 poin (0,19 persen) menjadi 11.144,57, indeks harga saham indikator Standard & Poor’s 500 naik 1,02 poin atau 0,08 persen ke level 1.211,67, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 10,83 poin (0,43 persen) di posisi 2.515,69.

Menurut Alfatih, IHSG cenderung melanjutkan penguatannya beberapa hari terakhir karena ditopang berita positif berita ekonomi negara Asia seperti Singapura dan Korea.

Bahkan, dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi China dan inflasi yang terkendali turut memacu timbulnya kepercayaan investor. “Sisi teknis juga mendukung terjadinya penguatan kembali,” ujar Alfatih.

Selain itu, kata Alfatih, aksi beli saham oleh para pelaku pasar modal di lantai bursa tetap menjadi faktor penggerak IHSG di akhir pekan ini. “Terutama, pada saham-saham sektor tambang dan konsumer,” tuturnya.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
EKONOMI
16/04/2010 – 04:00
Ayo! Cermati INCO, ISAT, UNVR, ASII & GGRM
Wahid Ma’ruf

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat diperkirakan akan mixed di kisaran 2.882-2.921 dengan kecenderungan menguat dengan saham pilihan INCO, ISAT, UNVR, ASII dan GGRM.

Hal itu disampaikan analis saham Purwoko Sartono kemarin. “Kami melihat besok (hari ini, red) indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat di kisaran 2.882-2.921,” katanya.

Posisi investor asing diperkirakan masih akan net buy. Dengan data kemarin, investor asing masih mencatatkan transaksi beli bersih sebesar Rp173,283 miliar dengan nilai transaksi beli mencapai Rp1,526 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,353 triliun.

IHSG akhirnya berhasil ditutup pada level psikologis 2.900 pada perdagangan kemarin. IHSG naik 15,52 poin (0,54%) menjadi 2.900,53 dengan volume perdagangan mencapai 6,1 miliar unit saham dan nilai transaksi Rp4,7 triliun.

Naiknya indeks didukung oleh kenaikan pada saham sektor pertambangan. Aksi beli investor tidak lepas dari prospek perekonomian Indonesia yang masih cukup cerah karena didukung oleh estimasi rendahnya inflasi serta dipertahankannya suku bunga pada level rendah.

Saham pilihan yang layak dicermati adalah International Nickel Indonesia (INCO), Indosat (ISAT), Unilever Indonesia (UNVR), Astra International (ASII) dan Gudang Garam (GGRM). [hid/cms]
kontan
Kamis, 15 April 2010 | 16:51

BURSA SAHAM

Akhirnya, Indeks Menembus Level 2.900

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membuat rekor baru. Pada penutupan pasar hari ini (15/4), indeks berhasil bertengger di level 2.900,53 atau naik 0,54%.

Rekor tertinggi indeks sebelumnya terjadi 7 April lalu. Saat itu, indek bertengger di level 2.898,56.

Penciptaan rekor indeks kali ini ditopang oleh kenaikan saham-saham jagoan. Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 2,08% menjadi Rp 2.450. Saham PT Astra Internasional naik 0,23% menjadi Rp 43.450 per saham.

Saham perusahaan halo-halo terbesar Indonesia juga turut naik. Harga saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 0,63% menjadiRp 8.000 per saham.

Secara keseluruhan ada 110 saham mengalami lonjakan harga, 82 saham menurun dan 82 tidak berubah. Nilai perdagangan hari ini mencapai Rp 5,337 triliun.

Penguatan indeks juga berbarengan dengan nilai tukar rupiah. Hari ini rupiah menyentuh level Rp 9.008 per dollar AS. Posisi ini naik dari penutupan kemarin, (14/4) di posisi Rp 9.013 per dollar AS.

Astri Karina Bangun

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s