1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

dasar MATEMATIS investasi ala Edy JOENARDI : 170410 17 April 2010

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 10:44 pm

Magic of Compound Interest
… keajaiban BUNGA BERBUNGA
By Theodore Hansson   http://www.howtoadvice.com/CompoundInterest

The Rule of 72
… RUMUS 72

Have you always wanted to be able to do compound interest problems in your head? Well, let’s be honest – probably not.
… apakah elo pernah mencoba untuk menghitung soal bunga berbunga dengan cepat di luar kepala? well, mungkin tidak…

However, it’s a very useful skill to have because it gives you a lightning fast benchmark to determine how good (or not so good) a potential mortgage note (or any investment) is likely to be. And it’s surprisingly easy to do in your head… once you know how.
… tapi cara perhitungan ini sangat penting karena dengan secepat kilat sudah bisa mengukur betapa baiknya atawa buruknya sebuah bunga pinjaman atawa IMBAL HASIL INVESTASI … ternyata GAMPANG BANGET dah …

The rule says, that to find the number of years required to double your money at a given interest rate, you simply divide the interest rate into 72. That’s why it’s called the “Rule of 72”!
… rumusnya: untuk mengetahui berapa tahun dibutuhkan supaya DUIT ELO BERLIPAT DUA dengan TINGKAT BUNGA/GAIN tertentu, maka BAGI SAJA BUNGA ITU DENGAN ANGKA 72 … itu sebabnya rumus ini disebut RUMUS 72 …
For example, if you want to know how long it will take to double your money at 8% interest, you would simply divide 8 into 72 and you’ll get 9 years. This is assuming the interest is compounded annually.
… misalnya, ELO pengen tau berapa taon duit elo berlipat 2 pada suku bunga 8% per taon, maka bagikan 72 terhadap 8, hasilnya 9 taon … ini berlaku untuk suku bunga berbunga lho 🙂 … bukan bunga biasa yo 😛 …

As you can see, the “rule” is remarkably accurate, as long as the interest rate is less than about 20%. At higher interest rates the error starts to become significant.
… rumus ini NYARIS AKURAT … selama suku bunga/imbal hasil kurang daripada 20% per taon … tapi kalo angka persen bunga/imbal hasil di atas 20 maka KESALAHAN BISA TERJADI, dan semakin besar angkanya semakin besar kesalahannya …

Of course, you can also run it backwards. For example if you want to double your money in 6 years, just divide 6 into 72 to find that it will require an interest rate of about 12%.
… elo juga bisa ngitung sebaleknya: kalo elo punya sasaran menggandakan uang elo dalam 6 taon, maka bagi lah 72 terhadap 6, hasilnya 12% per taon bunga berbunga …

Quite easy! You don’t need to be a “math-whiz” to do it. Now, let’s continue this fascination subject with some fun exercises.
CATATAN: RUMUS 72 INI MEMANG TIDAK PAS 100% AKURAT, TAPI AMAT MENDEKATI AKURASI 100% … gw uda cek pake kalkulator financial di bestcalculator.org…

… well sekarang coba kita masukkan 62 JUTA menjadi 124 JUTA bunga/imbal hasil 20% per bulan, maka dibutuhkan =72/20=3,6 bulan … terus kalo 124 jt menjadi 248 jt dengan bunga/imbal hasil 20%, butuh =72/20= 3,6 bulan dst … maka untuk mendapatkan 1 Milyar dibutuhkan:
62 juta= 3,6 bulan
124 jt= 3,6 b
248 jt= 3,6 b
496 jt= 3,6 b
992 jt= 3,6 b
1984 jt
… kira2 dibutuhkan : 5 X 3,6 b = 18 bulan = 1,5 taon (meleset kurang sekira 1 bulan seh kalo pake kalk fin)
… mari kita lanjutkan s/d 5 taon :
1984 jt = 3,6 b
3968 jt = 3,6 b
7936 jt = 3,6 b
15872 jt =3,6 b
31744 jt =3,6 b
63488 jt =3,6 b
126976 jt=3,6 b
253952 jt=3,6 b
507904 jt=3,6 b
1015808 jt
… well, sudah tembus 1Trilyun bo … dalam waktu = 14 X 3,6b = 50,4 b
2031616 jt=3,6 b
4063232 jt =3,6 b
8126464 jt
… well, sudah tembus 5 T dah … dalam waktu = 50,4 b + 7,2 b= 57,6 b … berarti BENER KHAN : hamil 5 taon, dengan sel telur + sperma seharga 62 JT beranakkan 5 T 🙂

… well pertanyaan PALING PENTING adalah GIMANA CARANYA MENDAPATKAN 20% PER BULAN dari MAEN SAHAM BENERAN … well, tunggu aja dah, gw lage bwat skenarionya mulai dari yang terburuk s/d terbaik … cu later aligator

Iklan
 

koreksi adalah laba investor … 170410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:02 pm

17/04/2010 – 09:10
IHSG Sepekan, Kesempatan Ambil Untung

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Selama pekan kedua bulan April, pergerkkan IHSG lebih banyak diwarnai aksi profit taking karena sudah naik tajaim meskipun indeks sempat menyentuh level 2.900.

Pergerakkan indeks sejak berada di level 2.850-2.900 sering melakukan konsolidasi karena investor memanfaatkan waktu untuk merealisasikan keuntungan. Hal ini dilakukan ketika faktro eksternal memberikan sentimen negatif. Sebab sebagian besar saham blue chip sudah terlalu tinggi.

“Indeks mengalami koreksi untuk merealisasikan keuntungan setelah euforia menembus 2.900,” kata pengamat pasar modal, Deni Hamzah kepada INILAH.COM kemarin.

Investor selalu memanfaatkan momentum untuk menguat saat sentimen dari wall street maupun bursa regional naik. Hal ini terlihat saat sentimen positif dari pernyataan salah satu pejabat The Fed tentang kebijakan suku bunga yang mendorong kenaikan wall street. Kondisi ini dijadikan perrtimbangan untuk melakukan pembelian, bahkan asing sempat net buy hingga Rp173 miliar.

Selama ini yang mengalami fluktuasi saham sektor pertambangan, perbankan dan saham unggulan. Faktor yang mempengaruhi adalah fluktuasi harga minyak yang saat ini berada di atas US$80 per barel. Selain itu kenaikan kurs rupiah yang mendekati 9.000 per US$.

Namun karena indeks sudah naik tajam, investor sering melakukan aksi ambil untung. Hal ini sambil menunggu pendorong yang kuat untuk tetap bertahan di level 2.900. Sebab dari sisi fundamental seperti laju inflasi, suku bunga masih tetap mendukung.

Seperti halnya koreksi yang terjadi pada perdagangan akhir pekan ini karena ambil untuk saat kenaikkan ke level 2.900. Apalagi bursa regional dan eropa turun karena sentimen negatif kebijakan properti China dan sentimen kerugian sektor pertambangan di kawasan Eropa. [hid]

 

bincang2 santai, sedikit berkeringat: mana investasi yg unggul…

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:19 am

… gw dan teman berdiskusi soal2 imbal hasil investasi dari 3 bursa finansial yaitu saham, valas, dan komoditas … well, gw bilang bahwa yang paling rumit dasar dan informasinya adalah investasi saham … karena liat aja pola 3sila investasi saham gw : global, makro, mikro, teknikal, dan imbal hasil … sementara investasi valas dan komoditas lebe mudah analisisnya yaitu mengandalkan informasi dan analisis ekonomi global, dan makro negara2 utama valas dan penghasil komoditas tertentu serta pasar komoditas utamanya … doi tampaknya maseh meragukan pandangan gw, karena menurut doi faktor teknikal dan imbal hasil juga penting … oke gw setuju, karena itu gw mengatakan faktor mikro barangkali lebe terasa bedanya pada investasi saham, namun bukan berarti pada investasi valas dan komoditas tidak penting informasi ekonomi mikro … misalnya, pada kasus kejatuhan Lehmann Bros, jelas imbas valasnya terasa sekale di global, yaitu kurs US$ malah beranjak terevaluasi (naek) secara dahsyat dan sekaligus memukul harga komoditas global termasuk minyak dan emas … itu efek ekonomi mikro yang berdampak signifikan pada pergerakan valas utama global … tapi secara umum, jelas investasi saham sangat berkaitan erat dengan informasi ekonomi mikro, yaitu informasi fundamental perusahaan2 terbuka tersebut … misalnya, macam2 informasi aksi korporasi akan mempengaruhi minat beli dan jual saham yang bersangkutan … tapi untuk investasi valas, imbasnya tidak signifikan kalo memang efek makronya dan globalnya tidak terlalu dipertimbangkan …
… berikut contoh mutakhir, sekali-sekali, kasus mikro mengguncangkan pasar global :
Pengungkapan Skandal Goldman Sach Picu Tekanan Jual
SENIN, 19 APRIL 2010 | 17:33 WIB
Besar Kecil Normal
Petugas keamanan mengawasi tiap orang yang masuk ke kantor Goldman Sachs di Manhattan, New York. AP Photo/Diane Bondareff

TEMPO Interaktif, Jakarta – Rontoknya bursa regional dan turunnya harga minyak imbas dari dugaan Goldman Sachs melakukan kecurangan kepada investornya sehingga menyulut terjadinya krisis finansial 2008 lalu.

Turunnya harga minyak US$ 1,94 (2.33 persen) menjadi US$ 81,3 per barel di pasar Asia sore ini memicu tekanan jual terhadap saham pertambangan hingga turun lebih dari 3 persen.

Alhasil, pada perdagangan hari ini indeks harga saham gabungan (IHSG) tergerus 38,246 poin (1,33 persen) ke level 2.840,425 dibanding pentupan akhir pekan lalu di 2.878,671.

Bursa hari ini dilanda tekanan jual, sebanyak 160 saham harganya turun, dan hanya 53 saham yang bisa naik, serta 48 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan mencapai 4,85 miliar saham senilai Rp 3,99 triliun, dan frekwensi 106 ribu kali. Investor asing kali ini mencatat penjualan bersih senilai Rp 14,76 miliar.

Analis dari PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah menjelaskan Goldman Sachs yang dituduh melakukan kecurangan oleh badan pengawas pasar modal Amerika Serikat (SEC) memicu kepanikan jual yang bersifat global. “Alhasil harga saham di bursa seluruh penjuru dunia pun langusng berguguran,” tuturnya.

Harga minyak yang turun US$ 1,94 (2,33 persen) menjadi US$ 81,3 per barel turut memperparah kejatuhan bursa global, termasuk bursa Jakarta.

Menurut Alfian, kejatuhan ini sifatnya hanya sementara, karena ekonomi Amerika Serikat juga terus mengalami perbaikan. Bila kepanikan ini mereda tidak tertutup kemungkinan bursa global akan berbalik menguat. Sehingga bisa di manfaat oleh investor bursa lokal untuk melakukan akumulasi saham di harga murah.

Namun, “Apabila skandal kecurangan Goldman Sachs ini terbukti benar akan kembali mencoreng ekonomi Negeri Abang Sam lagi dan terus memicu kepanikan bisa kembali menenggelamkan bursa globa,” paparny.

Untuk hari selasa besok pergerakan indeks akan berada dalam rentang antara 2.831 hingga 2.882.

Saham–saham yang mengalami koreksi antara lain: Indo Tambangraya anjlok Rp 1,250 menjadi Rp 38.200, Adaro turun Rp 50 ke level 2.175, Bumi Resources melemah Rp 75 menjadi Rp 2.350, PTBA merosot Rp 550 menjadi Rp 17.400, Astra Agro Lestari turun Rp 650 menjadi Rp 23.200, PP London jatuh Rp 300 ke level 9.300, INCO turun Rp 225 ke level 4.875, serta Indocement juga melemah Rp 300 menjadi Rp 14.450 per saham.

Sore ini bursa Shanghai ditutup anjlok 4,79 persen memimpin kejatuhan bursa regional, diikuti brusa Taiwan turun 3,17 persen, lalu bursa Hong Kong 2,1 persen, bursa Tokyo terkoreksi 1,74 persen, bursa seoul melemah 1,68 persen, serta bursa Singapura juga merosot 1,54 persen.

VIVA B KUSNANDAR
… lalu soal imbal hasil, gw bilang bahwa investasi saham jelas sudah menghasilkan investor kelas global model Warren Buffett, nomor tiga terkaya global … lalu investasi di valas, punya champion yaitu $0r0$, yang rangkingnya jauh di bawah Buffett … walau pun teman gw juga bilang Buffett itu tidak semata maen saham cara umum, yaitu model gw sehari-hari, tapi gw bilang juga bahwa secara spesifik Buffett pasti juga lebe sering menggunakan teknik beli dan jual saham yang bisa diberlakukan melalui jalur2 transaksi bursa saham, misalnya, lewat jalur negosiasi, non-reguler lainnya … dan tetap saja imbal hasil Buffett jauh di atas $0R0$ …
… well, gw seh cuma pengen berdiskusi dan bertukarpikiran karena yang paling penting BUKAN SIAPA YANG PALING BENAR, tapi SIAPA YANG PALING MENIKMATI HASIL MAEN SAHAM/investasinya  :)… itu yang gw kejar, tapi diskusi kaya gini juga menarik bwat gw dah … itu sebabnya gw secara isenk pernah menawarkan (ga serius lho): http://sahambumi.wordpress.com/?s=copy+darat

 

bagus lah, semakin rame WIRASWASTAWAN neo : 170410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:49 am

6 Tips Menjadi Pengusaha Bermodal Dengkul
Sabtu, 17 April 2010 – 10:27 wib

Ade Hapsari Lestarini – Okezone

JAKARTA – Tuntutan zaman yang semakin menggila saat ini mau tak mau bikin orang untuk tetap membuat dapur mereka tetap ngebul, alias bisa menghidupi keluarga mereka.

Tak ayal, menjadi pebisnis walaupun kecil-kecilan pun pasti akan dilakoni, kendati memang sudah mempunyai pekerjaan tetap. Namun, terkadang untuk memulai suatu bisnis bukanlah suatu hal yang mudah.

Modal akan menjadi persoalan utama yang dihadapi setiap pebisnis atau pengusaha. Hal inilah yang selalu membuat orang urung untuk menjalankan bisnis mereka. Uang akan selalu menjadi patokan kegagalan atau keberhasilan dari bisnis mereka. Padahal, tidak selamanya uang menjadi masalah utama.

Dalam buku 20 Peluang Usaha Modal Dengkul karya Reny Y yang diterbitkan daras books, seperti dikutip okezone, Sabtu (17/4/2009), dikatakan bila salah satu usaha mandiri yang tidak membutuhkan modal sama sekali adalah dengan bekerja lepas alias menjadi freelance.

Untuk menjadi editor, penerjemah, penulis, guru privat, desainer web atau grafis, bahkan seorang agen properti, pada dasarnya Anda tidak membutuhkan modal uang sama sekali. Yang Anda butuhkan hanyalah modal keahlian yang sesuai dengan pekerjaan lepas Anda.

Kendati demikian, untuk menjadi seorang pekerja lepas atau freelance tersebut, ada baiknya Anda melihat enam tips untuk menjadi pengusaha bermodal dengkul ini.

1. Pilih Pekerjaan yang Benar-Benar Disukai.
Tujuan Anda bekerja freelance agar bisa bekerja tanpa tekanan dan bebas stres. Hasilnya? Tak perlu ditanya lagi. Selain mendapatkan penghasilan yang lumayan, Anda pun bisa menikmati pekerjaan tersebut. Nah, alangkah baiknya bila Anda memilih pekerjaan yang disukai atau memang menjadi hobi Anda.

2. Pilih Pekerjaan yang Benar-Benar Dikuasai.
Ada masanya, apa yang Anda sukai bukanlah menjadi sesuatu yang bisa Anda lakukan dengan baik. Saat menentukan pekerjaan yang akan ditekuni, Anda pun juga harus mempertimbangkan hal ini.

Seperti contoh, bagi Anda yang memiliki bakat berjualan, lebih baik Anda menjadi pedagang ketimbang desainer web yang sebenarnya lebih Anda sukai walaupun tak begitu menguasainya. Tetapi, Anda juga harus ingat saat memilih profesi tersebut, tidak ada unsur keterpaksaan di dalamnya.

3. Terus Belajar dan Pantang Menyerah.
Kunci utama kesuksesan seorang freelancer (sebutan untuk para pekerja lepas) salah satunya adalah kemauan untuk terus belajar dan terbuka terhadap hal-hal baru yang dapat menunjang pekerjaannya. Karena, hal ini pada dasarnya menyangkut kepercayaan terhadap orang lain.

Selain itu, sikap pantang menyerah juga dibutuhkan. Terutama ketika Anda sedang menemui kebuntuan berusaha. Cara mengatasinya dengan mencari berbagai alternatif promosi atau ide-ide usaha baru yang dapat membangkitkan usaha Anda.

4. Disiplinkan Diri Sendiri.
Menjadi freelancer sudah pasti tidak terikat dengan jam kerja yang monoton dan selalu santai. Namun bukan berarti Anda bisa seenaknya dan meremehkan pekerjaan Anda begitu saja.

Sikap disiplin mutlak dimiliki, karena hanya dengan kedisiplinan, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Tanpa kedisiplinan, seorang pengusaha tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

5. Perluas Jaringan Kerja.
Tak peduli apapun pekerjaan lepas Anda, mempunyai jaringan yang luas adalah suatu keharusan. Tanpa ada jaringan kerja, akan sangat sulit bagi Anda untuk bertahan di tengah persaingan.

Bagi seorang freelancer, kontinuitas kerja berarti juga makin bertambahnya pundi-pundi uang ke kantong mereka. Segepok dana pun automatis akan deras mengalir ke rekening Anda, selama Anda konsisten dengan bidang usaha yang Anda pilih.

6. Pandai Berpromosi.
Bukan hanya sekadar mempromosikan barang dagangan saja, Anda pun juga harus bisa mempromosikan diri sendiri di depan para klien. Suksesnya promosi yang dilakukan dapat dilihat dari seberapa besar jaringan kerja Anda peroleh.

Saat ini, cara berpromosi bisa dilakukan dengan cara-cara yang tidak melulu mengeluarkan uang banyak. Salah satunya dengan mengikuti milis, komunitas pertemanan di dunia maya, dan yang paling sederhanaya yakni promosi gratis dari mulut ke mulut.

Tidak begitu sulit bukan dalam mendalami suatu usaha setelah Anda melirik tips di atas. Dengan keteguhan dan niat di dalam diri Anda, semua hal yang dilakukan pasti akan terlaksana.(wdi)

Menyoroti maraknya sekolah kewirausahaan
Masyarakat masih agungkan profesi tanpa risiko

… KIYOSAKI dalam buku Cashflow Quadrant menjelaskan bahwa dalam hidup ini biasanya PEMASUKAN UANG/MODAL/DANA terjadi pada 4 kuadran : bekerja pada orang lain, bekerja untuk diri sendiri, berbisnis, dan berinvestasi …
… MAYORITAS INDON ADALAH PEMALAS, PENGECUT, tapi SERAKAH: yaitu cuma mau jadi PEKERJA buat KEJAYAAN ORANG LAEN, misalnya, sebagai PNS, dan pegawai swasta … TIDAK ADA SALAHNYA sama sekali bercita-cita dan berkemauan seperti itu, karena mendapatkan penghasilan juga, serta SECARA PRAGMATIS itu adalah JALUR PINTAS dan CEPAT menuju PENGEMBALIAN MODAL INVESTASI PENDIDIKAN, apalagi kalo sempat menempuh pendidikan tinggi …
… nah, yang sedikit lebe rumit adalah CARA TERPAKSA, yaitu bekerja untuk DIRI SENDIRI … misalnya, dokter, akuntan, montir, dkk … jelas sekali mereka HARUS TERPAKSA untuk bekerja sendiri, karena MEREKA TIDAK LANGSUNG SERTA MERTA DIJANJIKAN DAN DIPASTIKAN mendapat PENGHASILAN … bukan kah begitu banyak dokter HANYA MENEPUK LALAT dan NYAMUK pada JAM PRAKTEKNYA … ada lebe dari 20.000 dokter di Jakarta, SEBAGIAN BESAR, nyaris di atas 15.000 adalah DOKTER SEPI PASIEN (btw, gw seh pernah jadi yang ga sepi pasien lho :P)… buktikan sendiri dah 😛 …
… SEDIKIT SEKALI (dan hukum PARETO berlaku) yang mau MENGAMBIL RISIKO LEBE TINGGI, yaitu MENGELUARKAN MODAL SENDIRI dan MENCARI PENGHASILAN YANG TIDAK DIJANJIKAN dan TIDAK DIPASTIKAN, yaitu melalui berbisnis dan berinvestasi (rahasia umum: jumlah investor saham indo: 500.000 orang saja dari 230.000.000 penduduk indon) … tapi hukum Pareto bekerja dengan ADIL … pebisnis yang berhasil itu MEMANG PASTI JAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUh LEBE KAYA daripada PARA PENGECUT, tapi SERAKAH, yaitu PNS (kecuali KORUPTOR KELAS DINOSAURUS) dan pegawai swasta …
… hukum Pareto bilang EKONOMI sebuah negara ditentukan HANYA OLEH SEGELINTIR ORANG BISNIS YANG SUKSES … jadi, sebenarnya jalan berbisnis dan berinvestasi adalah JALAN ADIL menuju KESEJAHTERAAN dan berujung pada KEMAKMURAN (seharusnya) …
… tapi lage2 hukum Pareto itu ADIL, yaitu hanya segelintir orang yang berhasil dari JUTAAN PEBISNIS indo … itu sebabnya, fakta KEADILAN model PARETO ini MEMBUAT INDON CUMA BERANEEEE JADEEEE pengecut tapi serakah, dan kalo perlu jadi koruptor 😦 … well, up2u lah, hidup ini cuma harus dijalani dan dinikmati kok 🙂

Fenomena meningkatnya pengangguran intelektual menjadi lahan bisnis bagi lembaga pendidikan yang mengusung pembelajaran berbasis kewirausahaan.
Tak heran jika bisnis sekolah kewirausahaan pun kini kian merebak. PPM School of Management, misalnya, sejak 2005 telah mengembangkan sekolah tinggi manajemen yang berorientasi mencetak manajer dan entrepreneur muda.

Contoh lainnya adalah Ciputra Entrepreneurship School (CES) yang menawarkan pembentukan sikap dan perilaku wirausaha melalui serangkaian sistem mentoring.

Demikian juga dengan Center for Entrepreneurship Development, Prasetiya Mulya Business School (PMBS) yang sejak 2005 membuka program sarjana (S1) Bisnis, setelah sebelumnya bertahun-tahun membuka Program S2 (Magister Manajemen). Dengan hadirnya program ini, pelajar Indonesia yang ingin mengenal lebih jauh sekolah bisnis tidak perlu pergi ke luar negeri.

Maraknya sekolah kewirausahaan tampak hendak menegaskan bahwa wirausaha itu bisa dididik, bukan dilahirkan sebagaimana selama ini dipahami oleh sebagian kalangan. Wacana apakah wirausaha itu dididik atau dilahirkan sudah lama berkembang di jagat bisnis.

Mari kita lihat hasil penelitian berikut. Mc Slelland pada 1961 telah melakukan riset di Amerika Serikat yang hasilnya menunjukkan bahwa 50% pengusaha yang dijadikan sampel penelitiannya adalah pengusaha yang dilahirkan oleh keluarga pengusaha juga.

Penelitian yang dilakukan oleh Sulasmi (1989) terhadap 22 orang pengusaha wanita di Bandung juga menunjukkan bahwa sekitar 55% pengusaha tersebut memiliki keluarga pengusaha (orang tua, suami, atau saudara pengusaha).

Keluarga Bakrie, Kalla, dan Aksa adalah contoh populer betapa dari sebuah keluarga yang kuat kultur bisnisnya akan sangat mungkin terlahir entrepeneur hebat.

Penelitian yang dilakukan oleh Mu’minah (2001) atas delapan orang pengusaha paling sukses di Pangandaran menunjukkan bahwa semua pengusaha tersebut memulai usahanya karena keterpaksaan.

Tak sedikit kisah sukses entrepreneur lantaran diawali kondisi desakan kepahitan hidup. Thomas Sugiarto adalah salah satu dari deretan kelompok ini. Kepahitan hidup merupakan energi luar biasa untuk membuat seseorang berjuang mengubah nasib.

Pada kategori yang ketiga (Emotion Modalities), menurut Muhandri (2002), merupakan pengusaha yang umumnya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Orang yang masuk dalam kategori ini memang mempersiapkan diri untuk menjadi seorang wirausaha, dengan banyak mempelajari keilmuwan (akademik) yang berkaitan dengan dunia usaha.

Dalam kategori ini terdapat pengusaha yang langsung memulai usahanya (merasa cukup dengan dasar-dasar keilmuwan yang dimiliki) dan ada yang bekerja terlebih dahulu untuk memahami dunia usaha secara riil.

Berbagai cara
nurture (faktor yang tidak dilahirkan atawa faktor lingkungan) VERSUS nature (faktor yang dilahirkan)

Mencermati tiga kategori di atas, kita mendapatkan gambaran bahwa jiwa entrepreneur itu bisa didapat dengan berbagai cara. Setidaknya ini bisa mematahkan pandangan yang selama ini masih diyakini sebagian kalangan bahwa seorang entrepreneur itu ‘dilahirkan,’ sehingga hanya mungkin terlahir dari orang-orang/keluarga yang memang kuat kultur bisnisnya.

Pendapat ini seolah menutup kemungkinan bahwa seorang entrepreneur itu sangat mungkin dicetak melalui berbagai kondisi (dididik baik sengaja maupun karena keterpaksaan kondisi) untuk menjadi wirausahawan, meski ia tidak dilahirkan dalam sebuah keluarga dengan kultur bisnis kuat.

Namun tak bisa dipungkiri, secara umum kultur masyarakat Indonesia masih mengagungkan profesi yang relatif ‘tanpa risiko’ (misalnya menjadi pegawai negeri, TNI atau bekerja di perusahaan besar).

Merujuk pada ketiga kondisi yang bisa melahirkan entrepreneur di atas, maka pemerintah perlu menyusun suatu program yang ditujukan untuk menanamkan budaya wirausaha di kalangan generasi muda.

Mengapa demikian? Entrepreneurship merupakan salah satu solusi yang dapat membantu menyelamatkan perekonomian masyarakat dan bangsa ini ke depan.

Lalu bagaimana caranya? Karena tidak semua orangtua bisa diharapkan mampu dan mau berupaya menanamkan budaya wirausaha kepada anak-anaknya maka menjadi penting bagi pemerintah untuk melakukan penanaman budaya wirausaha tersebut dengan sasaran para siswa sekolah khususnya dan pada masyarakat pada umumnya.

Pada tataran lain yang lebih operasional, usaha penciptaan wirausaha baru yang tangguh ini akan lebih baik jika dilakukan terhadap lulusan perguruan tinggi yang telah memiliki dasar keilmuwan dan intelektualitas yang tinggi.

Hal ini didasari oleh kondisi persaingan usaha pada era globalisasi yang menuntut kemampuan seorang wirausaha yang benar-benar memiliki kemampuan yang tinggi. Untuk itulah berdirinya sekolah-sekolah kewirausahaan menemukan argumentasi yang sangat jelas.

Sementara itu, salah satu pola pengembangan wirausaha yang tangguh dan unggul adalah memberikan pembinaan dan pendampingan melalui apa yang disebut inkubasi bisnis.

Beberapa perguruan tinggi melalui lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat maupun departemen teknis telah mengembangkan pola inkubasi bisnis tadi. Para tenant (unit bisnis binaan) diberikan kesempatan untuk dibina dalam periode waktu tertentu.

Para tenant diberikan bantuan pendidikan, pelatihan dan magang yang didukung oleh fasilitas/akses teknologi, manajemen, pasar, modal, serta informasi. Pada sisi inilah kita menemukan argumentasi bahwa entrepreneur itu bisa dididik, bukan semata-mata dilahirkan.

OLEH FALIK RUSDAYANTO
Alumnus Chulalongkorn University Thailand

 

aturan BARU @buy back @bei : 170410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:00 am

Jumat, 16/04/2010 18:35 WIB
Bapepam Perkecil Porsi Penjualan Saham Hasil Buy Back
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Transaksi penjualan saham yang telah dibeli kembali (buy back) oleh emiten dipastikan menjadi semakin ketat. Dari sebelumnya 25% dari total keseluruhan saham yang ada dipublik yang berhak dilempar ke pasar, menjadi 20%.

Hal ini tertuang pada revisi peraturan Bapepam-LK yang baru, bernomor XI.B.2 yang mulai efektif Kamis (14/4/2010). Selain perubahan mekanisme penjualan saham buy back, dalam aturan ini juga ditetapkan mekanisme pembelian kembali saham itu sendiri, dari 25% dari total saham per hari menjadi 10%, seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT).

“Penjualan saham buy back, dari 25% menjadi 20%. Alasannya untuk membatasi agar tidak terlalu banyak saham yang ada di pasar. Kalau buy back saham sendiri, tidak lagi diatur oleh Bapepam, tapi mengacu kepada UUPT, kalau tidak salah 10%,” ujar Kepala Biro Sektor Riil Bapepam-LK Anis Baridwan saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (16/4/2010).

Peraturan XI.B.2 yang baru ini didasarkan atas UU No. 40 Tahun 2007 yang sudah berlaku sebelumnya tentang UU PT. Selain pengaturan 10% dari porsi saham publik yang berhak di-buy back, juga ditetapkan bahwa perseroan hanya boleh menguasai sejumlah saham tersebut selama tiga tahun. Setelah itu, perseroan wajib menjual kembali saham buy back dengan jangka waktu dua tahun.

Waktu dua tahun dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada perseroan untuk menjual saham, saat harganya di atas nilai beli. Jika tidak terjual juga, Bapepam masih memberi waktu satu tahun dan wajib hukumnya untuk menjual ke pasar. Mekanisme penjualan saham buy back ini sering dikenal dengan istilah 3-2-1.

Mekanisme ini, menurut Kepala Biro Sektor Jasa, Noor Rahman juga dimaksudkan untuk mencegah aksi “goreng saham” dari pelaku pasar modal. “Ini menjadi 3,2,1 sehingga totalnya 6 tahun,” ucapnya, saat ditemui ditempat terpisah.

Berikut perubahan pokok dalam peraturan XI.B.2:

1. Penegasan bahwa pembelian kembali saham emiten atau perusahaan publik wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS. Sedangkan pengalihan saham hasil pembelian kembali saham yang dilakukan dengan cara penjualan di BEI atau luar BEI tidak memerlukan persetujuan RUPS, dengan persyaratan harga saham yang telah diatur secara terperinci dalam peraturan ini.

2. Dalam hal emiten atau perusahaan publik telah menguasai saham hasil pembelian kembali selama tiga tahun, maka perusahaan wajib memulai mengalihkan saham dalam jangka waktu, paling lama dua tahun.

3. Dalam hal kewajiban pengalihan saham, sebagaimana dimaksud di atas, tidak dapat dilaksanakan atau belum dapat diselesaikan oleh emiten. Maka dalam jangka waktu satu tahun setelah berakhirnya jangka waktu sebagaiman dimaksud diatas, emiten wajib menyelesaikan saham dimaksud.

4. Ditetapkan pula, emiten yang sedang melaksanakan pembelian kembali saham dengan menggunakan peraturan XI.B.3, diberi kesempatan menyelesaikan pelaksanaan pembelian kembali sahamnya dalam jangka waktu tiga bulan sejak diterbitkannya peraturan ini.

(wep/ang)

 

google V goldMAN SACHS : 170410

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 8:50 am

Goldman Sachs Digugat, Wall Street Lesu
Sementara itu, harga minyak mentah di bursa New York turun US$2,27 menjadi US$83,24/barel
SABTU, 17 APRIL 2010, 07:22 WIB
Renne R.A Kawilarang

Reaksi seorang pialang saat melihat papan indeks bursa saham Wall Street (AP Photo/Richard Drew)

VIVAnews – Indeks harga saham di bursa Wall Street mengakhiri reli (kenaikan panjang) yang telah berlangsung selama enam hari. Penurunan indeks terjadi setelah bank investasi Goldman Sachs terseret pelanggaran hukum menyangkut transaksi sekuritas hipotek (subprime mortgage).

Saat transaksi ditutup pada Jumat sore waktu New York, indeks harga saham industri Dow Jones turun 125,91 poin (1,1 persen) menjadi 111.018,66. Indeks Standard & Poor’s 500 melemah 19,54 poin (1,6 persen) menjadi 1.192,13. Begitu pula dengan indeks komposit Nasdaq, turun 34,43 poin (1,4 persen) menjadi 2.4811,26.

Kabar dari Goldman Sachs membuat para investor ramai-ramai melepas saham dan melakukan aksi ambil untung. “Tepatnya, jual dulu, bertanya belakangan,” kata Quincy Krosby dari Prudential Financial. “Pelaku pasar yang ingin menjual saham akan mendapat alasan yang tepat,” lanjut Krosby.

Kabar gugatan hukum yang dilancarkan pihak berwenang, dalam hal ini Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), atas bank investasi terkemuka itu mengalahkan antusiasme investor atas laporan positif Google Inc. atas pendapatan yang diraih selama triwulan pertama tahun ini.

SEC menggugat Goldman dan salah satu wakil presidennya karena lalai mengungkapkan informasi vital kepada investor mengenai sekuritas berbasis hipotek yang rumit. Gugatan itu membuat saham Goldman turun 12,8 persen menjadi US$160,70/lembar dan diikuti oleh penurunan saham-saham lain.

Sementara itu, harga minyak mentah di bursa New York pada transaksi Jumat sore waktu setempat turun US$2,27 menjadi US$83,24/barel. (Associated Press)

• VIVAnews