1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

skandal saham KELAS EKSEKUTIF … 200410 20 April 2010

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 7:18 am

Apr 19th, 2010 | Rubrik PROGNOSIS
Skandal Goldman
Oleh : Prayogo P. Harto
Krisis pasar modal global yang mulai menampakkan tanda-tanda pemulihan kembali bergejolak dengan terbongkarnya skandal Goldman Sachs.
Setelah sejumlah institusi keuangan raksasa terjerembab oleh ketidak hati-hatian (bila buka kesengajaan) dalam mempraktikkan pengelolaan investasinya, kini terbongkar lagi satu skandal yang dilakukan institusi asal negeri Paman Sam tersebut. Pelakunya adalah Goldman Sachs.
Bahkan Badan Pengawas Pasar Modal AS atau Securities and Exchange Commission (SEC) yang melemparkan telah mengajukan tuntutan resmi terhadap Goldman di pengadilan negeri New York, AS dengan tuduhan pada 2007, Goldman telah sengaja membuat produk Collateralized Debt Obligation (CDO) atau surat utang berjaminan kumpulan surat utang lain yang memang dirancang untuk gagal. Dengan kata lain, Goldman mengakali investornya.
Alhasil, produk ini merugikan investor produk CDO itu hingga sekitar US$ 1 miliar dolar. Bahkan, boleh jadi, kegagalan produk ini juga ikut menyebabkan kegagalan produk derivatif utang lain yang memicu krisis kredit dua tahun silam.
Enforcement Director SEC Robert Khuzami, menggambarkan pelanggaran Goldman sebagai stategi penipuan invetor degnan membuat produk baru nan kompleks, namun akal-akalan dan konflik kepentingan yang ada di dalamnya sebenarnya kuno dan sederhana.
Pangkal soal kasus penipuan Goldman berawal dari penerbitan produk ABACUS. Produk ini masuk CDO, yaitu sejenis surat utang turunan atau derivatif yang menggunakan kumpulan surat utang lain sebagai jaminan.
Kisah berawal ketika di awal 2007, Fabrice Tourre, salah satu Vice President Goldman Sachs, memiliki ide menerbitkan CDO yang menggunakan asset-aset kredit berbau kredit suprime sebagai asset dasarnya (underlying asset). Sampai di sini tidak ada yang aneh.
Namun Goldman kemudian membuatnya menjadi lebih rumit karena kumpulan surat utang yang digunakan sebagai jaminan itu juga berjaminan tagihan surat utang atau kredit lain. Lazimnya, tagihan yang menjadi awal rangkaian jamin-menjaminkan ini adalah tagihan kredit perumahan berisiko tinggi atau suprime mortgage.
Masalahnya, dalam proses pembuatan CDO nan kompleks berjuluk ABACUS itu, Tourre melibatkan perusahaan pengelola dana (hedge fund) Paulson & Co untuk membantu memilih aset-aset yang akan menjadi portofolio CDO itu. Padahal, Tourre mengetahui bahwa Paulson justru memiliki posisi yang berlawanan dengan CDO itu.
Paulson memprediksi harga aset berbasis aset suprime akan jatuh. Karenanya, ia bertaruh dengan memasang posisi short (jual) di CDO tersebut. Sederhananya, Paulson melawan produk buatannya sendiri. SEC memperkirakan dari aksi ini, Paulson meraup untung US$ 1 miliar. Sebesar ini pula perkiraan kerugian investor lain.
Namun, kesalahan Goldman bukan hanya itu. Ketika memasarkan, menurut SEC, mereka tidak menyampaikan informasi vital tentang ABACUS, termasuk tentang keterlibatan Paulson. Dalam materi pemasarannya, Goldman justru menyebut ACA Management LLC sebagai perusahaan yang memilih portofolio ABACUS. Jadi dosa Goldman dobel, yakni mengakali investor dan tak jujur kepada para investornya.
Dengan dasar itulah, SEC menuntut Goldman Sachs dan Tourre ke pengadilan New York. Mereka mengantongi email-email komunikasi Goldman, Paulson, maupun ACA, sebagai bukti. Bisa ditebak, Golman menyangkal tudingan ini.
Goldman menunding tuntutan SEC tak memiliki dasar hukum dan fakta. “Kami akan melawan dan mempertahankan reputasi perusahaan,” tulis Goldman dalam pernyataan resminya.
Bagaimana nasib Paulson? Untuk sementara ini, Paulson terbebas dari tuntutan. Tapi banyak pihak memprediksi, tuntutan SEC ini akan memicu antrean tuntutan lain dari pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh aksi haram ini.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s