1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

pasca konsolidasi, ihsg tembu$ @2900, kale … 210410 (hepi Kartini’s day) 21 April 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:16 am

Indeks Berkilau, Ukir Rekor Tertinggi Lagi
RABU, 21 APRIL 2010 | 16:51 WIB

Tempo/Panca Syurkani

TEMPO Interaktif, Jakarta – Indeks harga saham berhasil menembus level 2.900, dan mencapai rekor tertingginya lagi sepanjang sejarah setelah harga minyak dan bursa regional menguat pasca kepanikan akibat dampak tuduhan kecurangan terhadap perusahaan finansial Goldman Sachs.

Pada perdagangan Rabu (21/4) ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup naik 21,556 poin atau 0,75 persen ke level 2.912,826 dibanding posisi kemarin di 2.891,27. Indeks sukses memecahkan rekor tertinggi sebelumnya yang dicapai di level 2.900,53 pada 15 April lalu.

Transaksi perdagangan sangat marak dengan volume perdagangan 7,74 miliar, dan nilai transaksi Rp 5,23 triliun, serta frekuensi lebih dari 141 ribu kali. Sebanyak 108 saham naik, 92 saham turun, serta 69 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Investor asing kembali mencatat penjualan bersih Rp 279,32 miliar.

Kepala Riset dari PT Bhakti Securities, Edwin Sebayang, menjelaskan harga minyak yang kembali naik ke US$ 84 per barel, menguatnya sebagian bursa regional, dan rencana pembagian dividen, memicu minat investor terjun ke bursa. “Keluarnya laporan keuangan triwulan I-2010 dari emiten unggulan yang masih membukukan pertumbuhan turut mendongkrak kenaikan indeks,” ujar dia.

Edwin memperkirakan ke depan indeks harga saham masih bisa menguat hingga 2.950. Namun menjelang akhir April investor akan cenderung melakukan aksi ambil untung yang bisa menekan indeks seiring langkanya sentimen positif di pasar. Untuk Kamis (22/4), indeks akan bergerak dalam kisaran antara 2.881 hingga 2.920.

Saham-saham yang turut menopang kenaikan indeks antara lain: Astra International melonjak Rp 1.250 ke level 45.150, Bank Mandiri naik Rp 150 ke Rp 5.350, Telkom naik Rp 150 ke Rp 8.100, Indocement menguat Rp 500 ke level 15.150, Bank Danamon naik Rp 150 menjai Rp 5.650, Indosat naik Rp 200 menjadi Rp 6.100, serta Bank BRI naik Rp 100 menjadi Rp 8.450 per saham.

Kasus dugaan kecurangan yang dilakukan Goldman Sachs tidak banyak berdampak terhadap bursa lokal, karena perbankan domestik tidak keterkaitan kesana. “Fundamental serta prospek ekonomi yang masih cukup bagus membuat investor kembali melakukan akumulasi saham,” katanya.

VIVA B KUSNANDAR
Rabu, 21 April 2010 | 16:17

PASAR

IHSG Mantap di 2.912,83

JAKARTA. Indeks menghijau lagi. Pada penutupan perdagangan Rabu (21/4) ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memantapkan posisinya dan menguat 0,75% ke level 2.912,83. Kenaikan saham-saham favorit, terutama saham PT Astra International Tbk (ASII) yang melejit ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir, memacu laju indeks.

Hingga perdagangan saham berakhir, saham ASII menjulang 2,85% menjadi Rp 45.150. Harga saham ASII pada perdagangan intraday bahkan sempat menyentuh Rp 45.350 per saham. Disusul oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menanjak 2,88% menjadi Rp 5.300. Kemudian, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang naik 1,89% menjadi Rp 8.050, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang melambung 3,41% menjadi Rp 15.150, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang naik 1,2% menjadi Rp 8.500.

Sementara itu, posisi saham-saham yang menjadi pemberat indeks relatif tidak berubah. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,71% menjadi Rp 5.750 dan PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) longsor 8,47% menjadi Rp 270. Saham PT International Nickel Tbk (INCO) juga melorot 0,97% menjadi Rp 5.050, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM rontok 2,91% menjadi Rp 2.500, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melorot 2,08% menjadi Rp 2.350.

Derasnya aliran dana ke pasar finansial sepertinya ikut mendorong kemeriahan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang perdagangan hari ini, nilai transaksi tercatat mencapai Rp 5,23 triliun dengan volume saham yang ditransaksikan sebanyak 7,74 miliar saham.

Hari Widowati

Rabu, 21/04/2010 16:12 WIB
IHSG Kembali Ukir Rekor Tertinggi
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Aksi beli saham-saham unggulan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di level 2.900, sekaligus menciptakan rekor tertinggi. Penguatan IHSG terutama didorong penguatan saham sektor perbankan dan PT Astra International Tbk (ASII).

Posisi penutupan IHSG pada hari ini berarti merupakan rekor terbaru lagi. Rekor tertinggi IHSG adalah pada penutupan perdagangan 15 April 2010, ketika IHSG tutup di level 2.900,53.

Mengawali perdagangan, IHSG tercatat langsung naik 9,984 poin (0,35%) ke level 2.901,254. IHSG terus menanjak dan hari ini sempat mencapai titik tertingginya di 2.916,552.

Dan pada perdagangan Rabu (21/4/2010), IHSG ditutup menguat hingga 21,556 poin (0,75%) ke level 2.912,826. Indeks LQ 45 juga menguat 5,566 poin (0,99%) ke level 566,014.

Sementara sebagian bursa-bursa regional sudah mengalami koreksi.

Indeks Shanghai menguat 53,74 poin (1,80%) ke level 3.033,28.
Indeks Hang Seng melemah 112,45 poin (0,52%) ke level 21.510,93.
Indeks Nikkei-225 menguat 189,37 poin (1,74%) ke level 11.090,05.
Indeks Straits Times melemah 11,52 poin (0,39%) ke level 2.969,85.
Indeks Seoul menguat 29,55 poin (1,72%) ke level 1.747,58.

Kenaikan IHSG didukung oleh transaksi yang semarak. Frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 141.735 kali pada volume 7.740,3 juta lembar saham senilai Rp 5,228 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 92 saham turun dan 69 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.250 menjadi Rp 45.150, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.350, BRI (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 8.450, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 110 menjadi Rp 2.100, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 8.100, PTBA naik Rp 300 menjadi Rp 17.900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 500 menjadi Rp 15.150.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Jembo Cable Company (JECC) turun Rp 100 menjadi Rp 820, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.350, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 menjadi Rp 2.500, International Nickel (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 5.750.

(qom/qom)

IHSG siang ditutup naik 0,37% tembus 2.900
Rabu, 21/04/2010 12:12:41 WIBOleh: Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi perdagangan I siang ini menguat 10,65 poin atau 0,37% dari level penutupan kemarin sore menjadi 2.901,92, setelah dibuka di posisi 2.891,47 pagi tadi.

Indeks bergerak pada kisaran 2.891,47 – 2.909,73.

Dari 399 saham perusahaan yang menopang indeks, sebanyak 96 saham menguat, 71 melemah dan 232 tidak mengalami pergerakan harga.

Secara individu, saham Astra International memotori penguatan indeks pada bursa dengan kontribusi sebesar 2,59 poin, disusul oleh Bank Mandiri 1,32 poin, Telkom 1,29 poin, dan Indocement Tunggal Prakarsa 1,17 poin.

Sejumlah saham yang menahan penguatan indeks adalah Bank International Indonesia dengan kontribusi sebesar 1,78 poin, disusul oleh Bank Central Asia 1,56 poin, International Nickel Indonesia 0,63 poin dan Bumi Resources 0,62 poin.

Penguatan IHSG juga tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan enam sektor indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor infrastruktur utilisasi menjadi sektor terdepan yang menyumbang penguatan indeks sebesar 33,37%, diikuti dengan industri kimia dasar 28,21%, aneka industri 20,76%, keuangan 9,69%, konstruksi & properti 8,18%, dan pertanian 6,02%.

Penguatan IHSG pada penutupan siang ini juga terjadi pada Indeks BISNIS-27, yang ditutup naik 1,40 poin atau 0,53% menjadi 267,91 setelah dibuka di posisi 266,53 tadi pagi. Indeks BISNIS-27 bergerak pada kisaran 266,53 – 268,69.(er)
Rabu, 21/04/2010 12:10 WIB
IHSG Bertahan di 2901
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I di level 2.900, didorong sentimen penguatan bursa-bursa regional. Penguatan saham-saham terjadi dalam volume perdagangan yang cukup ramai.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung positif menembus level 2.900. Investor langsung berburu saham-saham unggulan berkat dorongan sentimen positif bursa regional. IHSG sempat menembus titik tertingginya di 2.909,731.

Pada perdagangan Rabu (21/5/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 10,652 poin (0,37%) ke level 2.901,922. Indeks LQ 45 menguat 2,650 poin (0,47%) ke level 563,098.

Bursa-bursa regional sebagian besar menguat, setelah memudarnya sentimen negatif dari kasus kecurangan Goldman Sachs.

Indeks Hang Seng naik 26,38 poin (0,12%) ke level 21.649,76.
Indeks Nikkei-225 menguat 171,34 poin (1,57%) ke level 11.071,41.
Indeks Straits Times naik 3,48 poin (0,12%) ke level 2.984,85.
Indeks Shanghai naik 20,08 (0,67%) ke level 2.999,62.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 75.118 kali pada volume 4.520 juta lembar saham senilai Rp 2,594 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 71 saham turun dan 70 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 500 menjadi Rp 44.400, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 300 menjadi Rp 14.950, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 85 menjadi Rp 2.075, Indika Energy (INDY) naik Rp 50 menjadi Rp 3.100, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.250, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 150 menjadi Rp 5.650.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.525, International Nickel (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.375.

(qom/qom)

Saham Bank Diminati Pemodal
Biasanya saham-saham perbankan akan lebih dahulu mempublikasikan laporan kinerjanya.
RABU, 21 APRIL 2010, 11:16 WIB
Antique

VIVAnews – Saham-saham industri perbankan diprediksi diminati investor asing maupun lokal, seiring bulan ini menjadi awal jadwal pengumuman laporan keuangan kuartal I-2010 sejumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut PT Reliance Securities Tbk dalam risetnya di Jakarta, Rabu 21 April 2010, biasanya saham-saham perbankan akan lebih dahulu mempublikasikan laporan kinerjanya. Sedangkan laba dari emiten tersebut diprediksi masih menunjukkan peningkatan dari periode sebelumnya.

Untuk itu, sekuritas tersebut memperkirakan saham-saham perbankan akan menarik untuk dikoleksi para pelaku pasar.

Saham-saham industri bank yang menarik minat beli investor di antaranya PT Bank Danamon Tbk (BDMN) dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP). (art)

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Rabu, 21/04/2010 09:38 WIB
IHSG Tembus Lagi 2.900, Rupiah Stabil
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan menembus level psikologis 2.900 berkat sentimen positif penguatan bursa-bursa regional.

Saham-saham perbankan menguat mengikuti tren membaiknya saham finansial global. Saham Bank Danamon (BDMN) tercatat mengalami kenaikan terbesar hingga Rp 200 (2,73%) menjadi Rp 5.700 setelah kemarin mengumumkan kenaikan laba bersih hingga 78% menjadi Rp 701 miliar pada triwulan I-2010.

Pada perdagangan Rabu (21/4/2010),IHSG dibuka naik 9,984 poin (0,35%) ke level 2.901,254. Indeks LQ 45 naik 2,493 poin (0,44%) ke level 562,941. Kenaikan IHSG terus berlanjut dan dalam 5 menit awal perdagangan tercatat naik 16,544 poin (0,57%) ke level 2.907,814.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka stabil pada level 9.010 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.015 per dolar AS.

Bursa-bursa Asia pagi ini sebagian besar dibuka menguat.

Indeks Nikkei-225 menguat 168,09 poin (1,54%) ke level 11.068,77.
Indeks Straits Times naik 7,08 poin (0,24%) ke level 2.988,45.
Indeks Hang Seng melemah tipis 19,29 poin (0,09%) ke level 21.604,09.

(qom/qom)
IHSG hari ini berpeluang menuju level 2.912
Rabu, 21/04/2010 06:43:08 WIBOleh: Lahyanto Nadie

JAKARTA (Bisnis.com): Sinyal dari candle chart masih memungkinkan IHSG hari ini menguat dengan peluang menuju level 2.912.

Sinarmas Sekuritas memperkirakan kisaran gerak 2.877-2.912. Buy: PTBA, BBTN, ITMG, BMRI.

Valbury Asia Securities menilai kenaikan indeks sebesar 50 poin ke level 2.891 memberi kesempatan bagi investor untuk profit taking hari ini sehingga indeks cenderung turun dengan support 2.860. Dia merekomendasikan kepada investor untuk membeli saham BBKP dan AKRA.

Sementara itu, Panin Sekuritas mengatakan bahwa dampak kasus Goldman tidak terlalu berpengaruh terhadap Indonesia. Hari ini indeks masih berpeluang menguat terbatas. Indeks akan menguji kembali level 2.900-2.916, support di 2.870.

21/04/2010 – 08:54
IHSG Hari Ini Diuji di Kisaran 2.848-2.900

(inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – Pada perdagangan Rabu (21/4), IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 2.848-2.900.

IHSG berhasil menguat signifikan 1,8% didukung oleh penguatan sektor finance yang mampu mendorong pergerakan IHSG selain sentimen regional yang kembali berada di dalam teritori positif. Meskipun menguat, IHSG masih berada dalam trading range yang telah terbentuk selama dua pekan dengan resisten berikutnya di 2.916.

DJIA pada perdagangan kemarin juga cenderung

bergerak flat to positif meskipun sempat tertekan pada awal perdagangan. Penguatan DJIA dipicu oleh laporan keuangan yang positif dari Apple dan Goldman Sachs

berhasil membukukan peningkatan hampir dua kali lipat di kuartal I-2010 sehingga meningkatkan kepercayaan terhadap pemulihan ekonomi global.

Sementara itu dari Eropa, Yunani dikabarkan akan menarik dana siaga yang disediakan oleh Uni Eropa dan IMF mengingat kebutuhan dana sebesar EUR 10 miliar sebelum akhir Mei,

dan India dikabarkan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin setelah angka inflasi naik hampir dua kali lipat sejak November.

Sentimen regional yang cenderung positif diharapkan mampu menopang IHSG, setidaknya untuk menguji resisten dari trading range. Penembusan atas resisten

tersebut membuka peluang IHSG untuk menguat

hingga level psikologis 3.000. “Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 2.848-2.900,” ujar trimegah Securities dalam ulasan risetnya hari ini. [cms]
Saham Asia terangkat kepercayaan pemulihan
Rabu, 21/04/2010 08:28:06 WIBOleh: Bloomberg
TOKYO (Bloomberg): Saham Asia menguat dimotori oleh saham perusahaan teknologi dan konsumen, karena sejumlah perusahaan mulai dari Elpida Memory Inc hingga Apple Inc melaporkan pendapatan melebihi perkiraan, sehingga mengangkat kepercayaan dalam pemulihan ekonomi global.

Elpida Memory mendaki 3,9% di Tokyo setelah laba tahunannya pertama kali dalam 3 tahun melampaui ekspektasi analis. LG Chem Ltd., produsen kimia terbesar Korsel, menanjak 2,9% di Seoul setelah labanya pada kuartal pertama naik. Woodside Petroleum Ltd terangkat 1% di Sydney dipicu kenaikan harga minyak.

Sharp Corp., produsen terbesar liquid-crystal displays (LCD) di Jepang, mengalami gain 1,8% di Tokyo setelah yen melemah terhadap dolar AS.

“Rangkaian pendapatan yang bagus dari perusahaan AS itu menaikkan ekspektasi pendapatan korporasi di sini. Ekonomi dunia pulih secara bertahap,” kata Hiroichi Nishi, manager ekuitas di Nikko Cordial Securities Inc, di Tokyo.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,8% menjadi 126,94 pada pukul 9:29 a.m. di Tokyo. Indeks itu telah naik 5,4% tahun ini, karena pendapatan perusahaan yang melebihi perkiraan dan data mengimbangi kekhawatiran Yunani harus berjuang untuk menahan defisit anggarannya serta pengetatan kredit di China bakal menekan pertumbuhan.

Kontrak pada indeks Standard & Poor’s 500 terangkat 0,1%. Indeks itu naik 0,8% kemarin karena Harley-Davidson Inc. hingga Marshall & Ilsley Corp. membukukan laba yang melebihi estimasi.(er)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s