1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

Pengungki-T (T-iga) : 290410 29 April 2010

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 8:22 am

bahasa Inggris : karena saham2 indon AMAT TERIMBAS PERILAKU ASIEN-K yang mendominasi transaksi harian saham indon … jadi BELAJAR BAHASA INGGRIS ITU PENTING SEKALI, vital bwat MAEN SAHAM BENERAN … caranya (pengungkit): PUNYA KAMUS, atau CARI DI INTERNET YANG GRATISAN, atawa BACA AJA KAMUS INGGRIS-INDONESIA yang diinternet … rata-rata pembaca blog ini pasti sudah lewat SMA, nah berdasarkan pengalaman gw dulu kuliah, maka dengan modal KAMUS YANG BAIK, gw mampu dapat nilai terbaik di kelas … dosen gw malah baca kamus gw (dari Oxford Uni Press) … sebaiknya belajar dictionary yang Inggris ke Inggris sehingga bisa memperluas VOCABULARY … sumber2 INFO TERPENTING TENTANG SITUASI GLOBAL dan INFO TERCEPAT tentang EMITEN INDON datang dari ASIEN-K, sehingga MAU TIDAK MAU MESTI BELAJAR BAHASA INGGRIS … gw mulai serius belajar bahasa Inggris sejak SMP kelas 1 dengan cara mendengarkan RADIO BBC Siaran Bahasa Inggris … gw tau berita Rudy Hartono memenangi All England adalah pertama kali dari BBC … nah, sekarang saat KRISIS YUNANI dan EURO sedang berlangsung, gw harus memantau TV BLOOMBERG dan CNBC yang terus menerus NGOCEH2 SOAL YUNANI dan GOLDMAN SACHS, tentu saja dalam bahasa inggris bo … jadi sambil ngetik blog, gw pasang kuping dengar ocehan para analis dan reporter mereka …

lagipula mo tau berita tercepat soal GLOBAL lewat blog gw : I AM INVESTOR, mau tidak mau suka tidak suka HARUS BACA DALAM BAHASA INGGRIS, karena berita yang sama dalam bahasa INDONESIAnya TIDAK ADA :  http://iaminvestor.wordpress.com/; dan gw mengutip menkeu soal imbas globalisasi itu lewat halaman blog yang berjudul GOMBAL GLOBAL :  https://transaksisaham.wordpress.com/2010/03/18/ekonomi-global-itu-bukan-gombal-180310/

elo MALES BACA BAHASA INGGRIS, JANGAN NYALAHIN GW bo, neh elo BACA POSTING GW TERBARU SOAL GOLDMAN SACHS YANG “MENIPU” NASABAH INVESTORNYA, yang gw copy n paste dari NEW YORK TIMES, koran bereputasi internasional

… elo MALES BACA BAHASA INGGRIS, JANGAN NYALAHIN GW bo, neh elo BACA POSTING GW TERBARU SOAL GOLDMAN SACHS YANG “MENIPU” NASABAH INVESTORNYA, yang gw copy n paste dari NEW YORK TIMES, koran bereputasi internasional :  http://sahambumi.wordpress.com/2010/04/30/cecereh-optima-b-life-antaboga-dkk-g-the-giant/
matematika: karena mau itung RUGI LABA MAEN SAHAM ya mesti ngerti TAMBAH, KURANG, KALI, BAGI donk … bahkan asisten Menkeu saat menyajikan analisis RAPBN kepada DPR cuma menggunakan hitung-hitungan asumsi Anggaran berdasarkan rumus matematika TAMBAH, KURANG, BAGI, KALI doank : https://transaksisaham.wordpress.com/2010/04/25/pengungkit/… atau ngerti cara pake kalkulator

ilmu keuangan: kalo elo PEREMPUAN dan bisa baca BAHASA INGGRI$, baca posting ini : http://ekonomitakserius.wordpress.com/2010/04/29/geregetan-yang-lemah-dan-bodoh-perempuan-290410/

… salah satu prasyarat keuangan yang PALING PENTING adalah perencanaan keuangan jangka panjang … hidup ini panjang … karena itu perlu perencanaan hidup jangka panjang, dengan salah satu alatnya adalah perencanaan keuangan jangka panjang … JANGAN TERBENAM DALAM MENTAL JANGKA PENDEK … tidak ada SEORANG SUKSES di BIDANG APA PUN LAHIR DARI ORANG YANG BERMENTAL JANGKA PENDEK … semua ahli dalam bidang apa pun pasti lahir dalam jangka panjang … itu sebabnya WARREN BUFFETT dan GEORGE $ORO$ pun lahir dari USAHA KEUANGAN JANGKA PANJANG … jadi MARI MERENCANAKAN KEUANGAN JANGKA PANJANG sendiri-sendiri dulu, baru BERINVESTASI

… keuangan itu penting, dan mutlak dipakai sebagai alat pengungkit hidup ini … memanfaatkan ilmu ini demi kehidupan sejahtera adalah tujuan utama alat ini

Jumat, 30/04/2010 16:10 WIB
IHSG Pijak Rekor Baru di 2.971
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan akhir pekan ini dengan mencetak rekor tertinggi baru di level 2.971. Aksi beli asing sebesar Rp 550 miliar memicu kenaikan tajam harga-harga saham unggulan.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.927,261 dan kemudian melesat ke level 2.972,917, naik 46 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.926,860.

Tren penguatan IHSG terjadi sejak awal perdagangan seiring dengan aksi beli pada saham-saham unggulan di segala sektor. Arus dana asing yang melakukan pembelian cukup besar memicu aksi beli massif investor-investor domestik.

Hanya sedikit saham unggulan yang mengalami koreksi, terutama saham Indo Tambang (ITMG) yang hari ini memasuki periode ex-dividen, serta saham Bukit Asam (PTBA) yang turun 3% lebih lantaran kinerja keuangannya yang merosot.

Saham Astra Otoparts (AUTO) masih menguat tinggi, meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah memasukkan saham ini dalam kategori UMA (unsual market activity) lantaran naik berhari-hari tanpa alasan yang jelas.

Penguatan saham Telkom (TLKM) yang cukup tinggi juga ikut menggiring penguatan IHSG. Kabarnya, saham yang sudah terpuruk beberapa pekan ini akan digiring ke level Rp 10.000 dalam waktu dekat.

Saham perbankan, terutama BRI yang baru saja melaporkan kinerja memukau juga menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hari ini. Namun saham-saham lapis dua banyak yang mengalami koreksi sehingga sedikit menahan laju kenaikan IHSG.

Hampir seluruh indeks saham sektoral mengalami penguatan dipimpin oleh indeks saham sektor perkebunan, pertambangan, aneka industri, keuangan dan infrastruktur. Hanya indeks saham properti dan perdagangan yang terjebak di zona merah.

IHSG lagi-lagi mencetak rekor terbarunya pada perdagangan hari ini dan semakin mendekati level 3.000. Posisi IHSG saat ini hampir membalap indeks Strait Times di bursa saham Singapura.

Sebelum perdagangan hari ini, posisi tertinggi IHSG terjadi pada perdagangan 26 April 2010 yang ditutup di level 2.944,709 dengan level tertinggi intraday di level 2.954,829.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli sebesar Rp 1,989 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,439 triliun. Nilai transaksi pembelian bersih asing (foreign net buy) mencapai Rp 550,183 miliar.

Pada perdagangan Jumat (30/4/2010), IHSG ditutup melesat 44,392 poin (1,51%) ke level 2.971,252. Indeks LQ 45 juga menguat 9,543 poin (1,69%) ke level 573,365.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 121.852 kali pada volume 6,014 miliar lembar saham senilai Rp 5,407 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 86 saham turun dan 86 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia seluruhnya mengalami penguatan
Indeks Shanghai naik tipis 2,18 poin (0,08%) ke level 2.870,61.
Indeks Hang Seng melesat 329,67 poin (1,59%) ke level 21.108,59.
Indeks Nikkei 225 melesat 132,61 poin (1,21%) ke level 11.057,40.
Indeks Straits Times naik 16,39 poin (0,55%) ke level 2.975,40.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.050 ke Rp 47.150, SMART (SMAR) naik Rp 650 ke Rp 4.025, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 600 ke Rp 14.450, Indocement (INTP) naik Rp 600 ke Rp 15.800, BRI (BBRI) naik Rp 300 ke Rp 8.950.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indo Tambang 9ITMG) turun Rp 850 ke Rp 39.050, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 18.600, Bank Mega (MEGA) turun Rp 150 ke Rp 2.300, Jembo Cable (JECC) turun Rp 120 ke Rp 860, First Media (KBLV) turun Rp 110 ke Rp 600.

(dro/qom)
Jumat, 30/04/2010 11:40 WIB
Asing Borong Saham Rp 339 Miliar, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru
Indro Bagus – detikFinance
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan sesi I ini di angka tertinggi terbaru sepanjang sejarah seiring dengan penguatan sebagian besar saham-saham unggulan. Dana asing masuk Rp 339 miliar pada perdagangan pagi ini.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.927,261 dan langsung melesat ke level 2.958,222, naik 32 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.926,860.

Sejak awal perdagangan, tren penguatan IHSG sudah kelihatan. Sebagian besar saham-saham unggulan mengalami penguatan dengan volume pembelian cukup tinggi.

Hanya sedikit saham unggulan yang mengalami koreksi, terutama saham Indo Tambang (ITMG) yang hari ini memasuki periode ex-dividen, serta saham Bukit Asam (PTBA) yang turun 3% lebih lantaran kinerja keuangannya yang merosot.

Saham Astra Otoparts (AUTO) memimpin laju kenaikan IHSG hari ini, meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah memasukkan saham ini dalam kategori UMA (unsual market activity) lantaran naik berhari-hari tanpa alasan yang jelas.

Penguatan saham Telkom (TLKM) yang cukup tinggi juga ikut menggiring penguatan IHSG. Kabarnya, saham yang sudah terpuruk beberapa pekan ini akan digiring ke level Rp 10.000 dalam waktu dekat.

Saham perbankan, terutama BRI yang baru saja melaporkan kinerja memukau juga menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hari ini. Namun saham-saham lapis dua banyak yang mengalami koreksi sehingga sedikit menahan laju kenaikan IHSG.

Kendati demikian, IHSG masih berpeluang mengakhiri perdagangan hari ini dengan mencetak rekor tertinggi baru. Pada perdagangan 26 April 2010, IHSG ditutup di level 2.944,709 dengan level tertinggi intraday di level 2.954,829.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli dengan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 339 miliar.

Pada perdagangan Jumat (30/4/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat 26,695 poin (0,91%) ke level 2.953,555. Indeks LQ 45 juga menguat 5,775 poin (1,02%) ke level 569,597.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 66.322 kali pada volume 3,505 miliar lembar saham senilai Rp 2,549 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 63 saham turun dan 88 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia bergerak didominasi penguatan, kecuali bursa Shanghai yang melemah.

Indeks Shanghai turun 28,52 poin (0,99%) ke level 2.839,91.
Indeks Hang Seng melesat 212,85 poin (1,02%) ke level 20.991,77.
Indeks Nikkei 225 melesat 153,68 poin (1,41%) ke level 11.078,47.
Indeks Straits Times naik 12,38 poin (0,42%) ke level 2.971,39.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Anker Bir (DLTA) naik Rp 4.500, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.350 ke Rp 15.200, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 46.650, Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 15.650, XL (EXCL) naik Rp 325 ke Rp 3.800, BRI (BBRI) naik Rp 250 ke Rp 8.900.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 900 ke Rp 9.000, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 39.100, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 650 ke Rp 18.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 27.050.

(dro/qom)
30/04/2010 – 11:37
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 26,69 Poin

(inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Jumat (30,4) ditutup menguat 26,69 poin (0,91%) ke level 2.953,55.

Penguatan indeks siang ini didukung 124 saham yang naik, sementara 63 saham turun dan 88 masih stagnan.

Volume perdagangan siang ini sebanyak 3,44 unit saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,43 triliun.

Indeks saham unggulan LQ45 tercatat naik 5,78 poin ke level 569,5, sedang Jakarta Islamic Index (JII) juga naik 3,4 poin ke level 471,33.

Saham yang naik luar biasa adalah DLTA naik 4,45% ke Rp87.000, AUTO naik 9,74% ke Rp15.200, ASII naik 1,19% ke Rp46.650, INTP naik 2,92% ke Rp15.650, EXCL naik 9,35% ke Rp3.800 dan GDYR naik 2,13% ke Rp14.350. [cms]
30/04/2010 – 08:09
Wall Street Bertahan di Zona Hijau
Mosi Retnani Fajarwati

(IST)
INILAH.COM, New York – Wall Street melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (29/4), dipicu kinerja emiten kuartal I dan data pengangguran.

Dow Jones naik 122 poin, usai Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan jumlah klaim insentif pengangguran menurun ke 448 ribu pada pekan lalu. Angka ini nyaris mendekati proyeksi para analis sebesar 445 ribu. Sementara beberapa emiten menunjukkan pertumbuhan, berdasar kinerja kuartal I 2010 diatas proyeksi para analis, seperti Motorola, Time Warner Cable and Starwood Hotels & Resorts.

Kekawatiran akan krisis Yunani telah menguap di pasar, para investor telah kembali fokus para pemulihan ekonomi AS. Selain itu, adanya aksi korporasi seperti akuisisi juga turut memperlihatkan tanda-tanda pemulihan ekonomi AS. Hewlett-Packard Co. menyatakan, pihaknya akan membeli produsen smart phone Palm Inc. dengan tunai senilai US$1,4 miliar.

Jumat malam ini, pemerintah AS akan memberikan pernyataan terkait aktivitas ekonomi kuartal I termasuk mengumumkan PDB mereka. Para analis memproyeksikan PDB akan berada di level 3,4%, dibawah PDB kuartal

IV 2009 sebesar 5,4%.

Pada penutupan perdagangan Kamis, Dow Jones naik 122,05 poin (1,1%) ke 11.167,32, S&P 500 naik 15,42 poin (1,3%) ke 1.206,78, dan Nasdaq naik 40,19 poin (1,6%) ke 2.511,92. [mre]
29/04/2010 – 16:19
TLKM Sundul IHSG ke Atas 2.900
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, Jakarta – Indeks saham berhasil berlabuh di teritori positif, di tengah koreksi bursa regional Asia. Saham big cap terpantau TLKM mendominasi perdagangan.

Pada perdagangan Kamis (29/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 23,541 poin (0,81%) ke level 2.926,860. Indeks LQ 45 juga menguat 4,039 poin (0,72%) ke level 563,822.

Indeks dibuka menguat 1,34% ke level 2.867 dan terus merambat naik hingga pada sesi siang bertengger di 2.880. Aksi beli investor terus terjadi hingga akhirnya bursa pun bisa menembus level 2.900, tepatnya di level 2.926.

Pengamat pasar modal willy Sanjaya menuturkan, indeks berhasil bertahan di zona hijau pada perdagangan hari ini dipicu keyakinan para investor, bahwa krisis di Yunani dan Portugal akan terselesaikan. “Ini bisa dilihat dari bursa Eropa yang tadi dibuka positif,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Selain itu, pernyataan The Fed kemarin, juga masih menjadi pemicu gairah pasar. Harapan mengenai terulangnya deflasi pada April ini, turut menyumbang sentimen positif bagi lantai bursa. “Sepertinya akan deflasi lagi, tidak jauh dengan bulan sebelumnya. Kalau deflasi itu positif bagi pasar,” katanya.

Sentimen positif lain juga berasal dari penguatan rupiah dan naiknya harga komoditas minyak mentah dunia ke US$83,22 per barel, naik 78 sen.

Hampir semua sektor menguat, kecuali sektor perkebunan, perdagangan dan tambang yang masih memerah. Sedangkan penguatan dipimpin oleh seltor aneka industri yang naik 1,9%, industri dasar 1,7%, finansial dan properti 1,6%, manufaktur 1,3%, konsumsi 0,4% dan infrastruktur 0,3%.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi mencapai 6,843 miliar lembar saham, senilai Rp 4,242 triliun dan frekuensi 124.765 kali. Sebanyak 148 saham naik, 72 saham turun dan 73 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (Foreign net sell) mencapai Rp274 miliar. Rinciannya adalah nilai transaksi beli sebesar Rp1,093 triliun dan nilai transaksi jual asing mencapai Rp1,368 triliun.

Saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) menjadi saham teraktif, dengan nilai transaksi mencapai Rp435 miliar, atau 10,2% dari total perdagangan. Saham BUMN ini pun menopang penguatan bursa dengan naik Rp50 ke Rp7.700.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Merck (MERK) naik Rp 2.500 ke Rp 77.000, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 2.300 ke Rp 13.850, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 46.100, Adira Multifinance (ADMF) naik Rp 400 ke Rp 9.400, Hexindo (HEXA) naik Rp 300 ke Rp 4.850.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 22.200, Matahari Putra Prima (MPPA) turun Rp 210 ke Rp 1.120, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 27.400, PT International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 50 ke Rp 4.725, PT London Sumatra(LSIP) turun Rp 50 ke Rp 9.650.

Penguatan IHSG anomali dengan bursa Asia yang kebanyakan ditutup turun, seiring penurunan peringkat Spanyol oleh S&P. Indeks komposit Shanghai turun 31,9 poin (1,1%) ke level 2.868,43, terendah sejak 30 September, ketika ditutup pada 2.779,43. Sedangkan indeks Hangseng di Hong Kong turun sebesar 170.48 poin (0.8%) ke level 20.778,92, indeks Kospi melemah 5.49 poin (0.3%) pada level 1.728,42.

Bursa saham Eropa sore ini dibuka menguat tipis mengikuti rebound bursa AS akibat positifnya kinerja perusahaan dan penekanan Federal Reserve untuk mempertahankan tingkat suku bunga.

Namun, secara keseluruhan sentimen masih perlu dicermati atas zona eropa yang terus berlanjut. Indeks FTSE 100 London naik 0,2% ke 5.598,99, indeks DAX Frankfurt menguat 0,2% pada 6.100,83 dan indeks CAC-40 Paris 0,2% terangkat ke 3.795,94. [ast/mdr]
Kamis, 29/04/2010 16:08 WIB
Tak Kena Imbas Kasus Spanyol, IHSG Cetak 23 Poin
Indro Bagus – detikFinance
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup naik 23 poin seiring dengan penguatan sebagian saham-saham unggulan di berbagai sektor. Sentimen negatif penurunan peringkat Spanyol tak mempengaruhi laju kenaikan IHSG hari ini.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.903,520 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.927,964, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 2.903,319.

Namun ditengah perdagangan, aksi jual selektif menyerang sejumlah saham-saham unggulan yang kemudian mengikis laju kenaikan IHSG. Aksi jual ini dipicu oleh serangan jual investor asing.

Sentimen negatif bursa global menyusul penurunan peringkat Spanyol oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) disinyalir menjadi penyebab utamanya. S&P menurunkan peringkat Spanyol menjadi AA dari sebelumnya AA+ dengan outlook negatif.

Sentimen negatif ini membuat sebagian besar bursa-bursa Asia didera serangan jual dan kemudian berbalik arah ke zona negatif seperti bursa Shanghai dan Hang Seng.

Untungnya, aksi beli selektif juga terjadi pada saham-saham sektor perbankan, konsumsi, infrastruktur serta saham Astra International (ASII) yang berhasil membuat IHSG tetap melaju di zona hijau.

Sentimen negatif penurunan peringkat Yunani sepertinya belum mampu membuat IHSG jatuh ke zona negatif, terutama karena harga-harga saham unggulan telah mengalami koreksi pada perdagangan kemarin.

Saham-saham yang mengalami koreksi terkonsentrasi di saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi jual sebesar Rp 1,368 triliun, sedangkan transaksi beli asing sebesar Rp 1.093 miliar. Nilai penjualan bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp 274,901 miliar.

Pada perdagangan Kamis (29/4/2010), IHSG ditutup naik 23,541 poin (0,81%) ke level 2.926,860. Indeks LQ 45 juga menguat 4,039 poin (0,72%) ke level 563,822.

Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 124.765 kali pada volume 6,843 miliar lembar saham senilai Rp 4,242 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 72 saham turun dan 73 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia sebagian besar berbalik arah ke zona negatif menyusul penurunan peringkat Spanyol oleh S&P. Investor khawatir penurunan peringkat utang akan semakin mewabah di Eropa setelah sebelumnya S&P menurunkan peringkat utang Yunani dan Portugal.

* Indeks Shanghai merosot 31,90 poin (1,1%) ke level 2.868,43.
* Indeks Hang Seng turun 170,48 poin (0,81%) ke level 20.778,92.
* Indeks Straits Times naik 23,42 poin (0,80%) ke 2.955,46.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 2.500 ke Rp 77.000, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 2.300 ke Rp 13.850, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 46.100, Adira Multifinance (ADMF) naik Rp 400 ke Rp 9.400, Hexindo (HEXA) naik Rp 300 ke Rp 4.850.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 22.200, Matahari (MPPA) turun Rp 210 ke Rp 1.120, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 27.400, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 4.725, Lonsum (LSIP) turun Rp 50 ke Rp 9.650.

(dro/qom)
Click Here
Ekonomi
[Bookmark this] [Print this page] [Send to mail]
29/04/2010 – 16:05
[increase] [decrease]
IHSG Ditutup Naik 23,54 Poin di 2.926,86

INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (29/4) ditutup naik 23,54 poin (0,81%) ke level 2.926,86 karena seiring dengan kenaikkan bursa regional dan global.

Naiknya saham siang ini dipicu menguatnya 148 saham. Sementara saham 72 emiten masih tertekan. Sementara 73 saham masih terpantau stagnan.

Untuk volume perdagangan mencapai 6,5 miliar unit saham dengan nilai transaksi Rp3,7 triliun dengan Indeks saham JII naik 2,1 poin ke level 467,92 indeks saham LQ45 juga naik 4 poin ke level 563,82.

Adapun saham-saham yang naik adalah Merck MERK) naik Rp2.500 ke Rp7.700, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp2.300 ke Rp13.850, Astra International (ASII) naik Rp550 ke Rp46.100, Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp400 ke Rp9.400, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik Rp300 ke Rp15.200, Hexindo Adiperkasa (HEXA) naik Rp300 ke Rp4.850, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp250 ke Rp5.550, Indospring (INDS) naik Rp250 ke Rp3.000.

Sementara itu, saham-saham yang turun adalah Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp450 ke Rp22.200, Nippress (NIPS) turun Rp300 ke Rp1.800, Matahari Putra Prima (MPPA) turun Rp210 ke Rp1.120, Mandom Indonesia (TCID) turun Rp200 ke Rp8.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp150 ke Rp27.400. [hid]
Sesi II, Penguatan IHSG Bakal Berlanjut
Sentimen pengumuman laporan keuangan emiten selama kuartal I-2010 juga memicu aksi beli.
KAMIS, 29 APRIL 2010, 12:32 WIB
Arinto Tri Wibowo

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan di area positif setelah bursa regional juga berbalik arah menguat.

Pada akhir transaksi sesi pertama Kamis 29 April 2010, IHSG menguat 9,97 poin (0,34 persen) menjadi 2.913,29. Volume transaksi mencapai 8,02 juta lot senilai Rp 1,93 triliun dengan frekuensi 71.545 kali.

Indeks sempat menyentuh level tertinggi 2.925,5 dan terendah 2.903,5.
Sebanyak 132 saham menguat, 66 melemah, 71 stagnan, dan 229 saham lainnya tidak terjadi transaksi.

Pengamat pasar saham Willy Sanjaya mengatakan, kenaikan IHSG tertopang pergerakan bursa regional dan potensi terjadinya deflasi pada April 2010.

“Penguatan indeks diperkirakan lebih tinggi pada akhir transaksi hari ini,” kata Willy kepada VIVAnews di Jakarta.

Menurut dia, sentimen pengumuman laporan keuangan emiten selama kuartal I-2010 juga memicu aksi beli di pasar saham.

Harga minyak mentah di kisaran US$ 82-83 per barel, dia melanjutkan, juga berimbas pada pergerakan positif saham-saham sektor pertambangan.

Sementara itu, saham-saham yang mengontribusi kenaikan indeks di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp 600 (1,31 persen) menjadi Rp 46.150, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terangkat Rp 50 (0,94 persen) ke posisi Rp 5.350, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik Rp 75 (2,6 persen) menjadi Rp 2.950, dan PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) menguat Rp 40 (4,93 persen) menjadi Rp 850.

Di bursa Asia, pada saat berakhirnya transaksi sesi pertama, mayoritas juga menguat. Indeks Hang Seng ke level 20.950,42 atau naik 1,02 persen, KLSE Composite menguat 2,6 poin (0,2 persen) menjadi 1.335,77, dan Straits Times menjadi 2.961,28 atau terangkat 29,24 poin (1 persen). (hs)

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
29/04/2010 – 12:10
IHSG Optimistis Berakhir Menguat
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Usai terjerembab 35 poin pada perdagangan kemarin, IHSG kembali bangkit. Hal ini diperkirakan berlanjut hingga penutupan, seiring sentimen positif dari redanya kekhawatiran investor akan krisis Yunani.

sentimen positif dari redanya kekhawatiran investor akan krisis Yunani.

Pada perdagangan Kamis (29/4) sesi siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 9,976 poin (0,34%) ke level 2.913,295. Sedangkan saham unggulan LQ45 naik 1,743 poin (0,31%) ke level 561,526.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia terpantau moderat, dimana volume transaksi mencapai 4,014 miliar lembar saham, senilai Rp 1,935 triliun dan frekuensi 71.545 kali. Sebanyak 132 saham naik, 66 saham turun dan 71 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan nilai transaksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp135 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli asing mencapai Rp371 miliar dan transaksi jual asing sebesar Rp506 miliar.

Sektor-sektor saham bergerak variatif, dimana sektor aneka industri memimpin penguatan sebesar 1,5%, disusul industri dasar dan properti yang naik 1,4%, manufaktur 0,9% dan finansial 0,5%. Sedangkan sektor perkebunan justru memimpin pelemahan, diikuti infrastruktur, tambang dan perdagangan.

Saham properti Sentul City (BKSL) mendominasi perdagangan, dengan nilai transaksi sebesar Rp143 miliar, atau 7,4% total perdagangan siang ini. Emiten ini diburu pelaku pasar karena termasuk emiten yang paling murah di sektornya.

Sedangkan beberapa emiten yang menguat terbesar antara lain Merck (MERK) naik Rp2.500 ke Rp77.000, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.250 ke Rp 12.800, Astra International (ASII) naik Rp 600 ke Rp 46.150, Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp350 ke Rp3.950, Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 15.150 dan Indo Tambang (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 40.100.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, penguatan indeks yang terjadi pada pembukaan pagi ini ke level 2.908,46, dipicu pernyataan The Fed kemarin malam yang masih akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 0-0,25% untuk jangka panjang.

“Pernyataan tersebut telah memicu gairah para investor di lantai bursa AS. Dow Jones sudah memberikan keyakinan ke investor,” ujarnya ketika dihubungi INILAH.COM, Kamis (29/4). Semalam, indeks Dow Jones ditutup naik 53,28 poin (0,48%) ke 11.045,27, S&P 500 naik 7,65 poin (0,65%) ke 1.191,36, dan Nasdaq naik 0,26 poin (0,01%)ke 2.471,73.

Penguatan di Wall Street juga telah memicu kenaikan harga minyak dunia. Sentimen tersebut mampu mengalahkan laporan cadangan minyak AS yang terus tumbuh hingga mendekati 2 juta barel pada pekan lalu. Harga acuan minyak untuk kontrak Mei naik 78 sen ke UD$83,22 per barel, pada perdagangan New York Mercantile Exchange.

Menurut Willy, sentimen krisis Yunani yang sempat memicu kekawatiran para investor, tidak akan kembali menghantui. Meskipun S&P juga menurunkan rating kredit Spanyol, setelah sehari sebelumnya menurunkan rating kredit Yunani dan Protugal. “Yunani dan Portugal hanya bersifat sementara, Spanyol juga,” ujarnya.

Kondisi fundamental makroekonomi Indonesia juga masih dinilai baik di mata investor asing, sehingga menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik. “Dari dalam masih cukup kuat. Tadi saja pembukaan kita hanya terkait 30 poin dengan Singapura,” ujarnya.

Sedangkang analis teknikal Samuel Sekuritas, Muhammad Al Fatih memprediksikan, pergerakan indeks hari ini masih cenderung sideways dengan kisaran 2.897-2.930. “Potensi menguat hari ini akan terjadi hingga penutupan. Kalau bisa tembus 2.930, maka pola uptrend akan kembali di market,” ujarnya.

Baik Willy dan Al Fatih sama-sama merekomendasikan saham-saham sektor pertambangan, yaitu PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) dan PT Adaro Energy (ADRO). Namun, Willy juga menjagokan PT Bumi Resources (BUMI ) sebagai saham pilihannya, “Rekomendasi beli untuk emiten ini,”pungkasnya. [ast/mdr]