1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

gw bukan kelasnya mama laureN(egatif) LAGI… 080610 25 Mei 2010

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 8:24 pm

080610: selamat datang DEMAM PIALA DUNIA SEPAKBOLA 2010, sepi lah bursa dah …. ๐Ÿ˜›
Minggu, 06/06/2010 18:00 WIB
Dibayangi Krisis Eropa, IHSG Bercokol di Level 2.700
Angga Aliya – detikFinance
… krisis euro secara bertahap telah selalu memasuki BABAK KRISIS BARU … menurut analis pro, krisis euro telah menjambret keperkasaan ekonomi global dan amrik sehingga angka ketenagakerjaan amrik pun terimbas negatif, karena pihak swasta amrik TERLALU SEDIKIT MENAMBAH ANGKA PEKERJAAN BARU … ketidakyakinan pasar pun BERGEJOLAK … well, gw membaca ada yang menulis soal kiamat keuangan lagi, terutama sekarang disebabkan oleh krisis euro … boleh baca di posting ini : ย http://yangvirtualyangnyata.wordpress.com/2010/06/06/skenario-kiamat-keuangan-global/
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan sepekan ke depan diperkirakan berada di level 2.700-2.750 karena terkena tekanan global dan sentimen eksternal baik itu krisis Eropa maupun kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).

“Pada perdagangan akhir pekan lalu di AS telah terjadi koreksi cukup dalam sekitar 3% atau 300 poin. Tentu ini mempengaruhi Indeks kita, juga regional,” kata Analis Kapita Sekurindo Hariyajid Ramelan kepada detikFinance, Minggu (6/6/2010).

Pada perdagangan Jumat (4/6/2010), IHSG ditutup naik 12,274 poin (0,43%) ke level 2.823,251. Indeks LQ 45 juga naik 2,504 poin (0,45%) ke level 548,114.

Menurutnya, kondisi internal RI masih cukup baik hingga tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap turunnya IHSG. Kinerja emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada triwulan-I 2010 juga memukau, atau mencatat laba.

“Pengaruh indeks lebih kepada faktor eksternal yang lebih dominan,” jelasnya.

Secara terpisah, Analis BNI Muhammad Fikri mengatakan hal yang serupa. Menurutnya, bursa Amerika selalu menjadi acuan pergerakan IHSG. Investor asing pun masih menguasai 65% dari total kapitalisasi pasar bursa Indonesia, sehingga kondisi yang belum membaik akan berpengaruh ke IHSG.

“Kondisi uncertainty yang terjadi di Eropa dan Amerika dapat mendorong pihak asing mengalihkan asset mereka ke safe heaven seperti Treasury Bills, emas dan US$,” katanya.

Selain itu, secara teknikal, IHSG sedang mengalami kondisi downtrend, walaupun penurunan yang terjadi bukan karena capital outflow. Terlebih, menurutnya, kenaikan IHSG sejak akhir tahun 2009 sudah sangat tinggi dibandingkan indeks lainnya di dunia.

(ang/wep)
Penguatan IHSG Diprediksi Berlanjut
sp
[JAKARTA] Gerak indeks di bursa-bursa utama dunia diprediksi pekan depan akan terbuka untuk menguat kembali (rebound). Penguatan itu juga akan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Peluang itu seiring komitmen Pemerintah Tiongkok terhadap surat utang beberapa negara Eropa dan keyakinan atas minimnya penyebaran krisis fiskal di Eropa, sehingga hal itu memberi keyakinan kepada investor untuk membeli aset berisiko.
Demikian disampaikan pengamat pasar modal Felix Sindhunata kepada SP di Jakarta, Jumat (28/5). Di mana, dia memprediksi IHSG akan berada di batas bawah (support) 2.620 dan batas atas (resistance) 2.820.
Sementara, dalam sepekan terakhir ini, Felix mengatakan, tidak ada berita negatif baru dari Eropa, sehingga investor cukup tenang untuk sementara. โ€œReboundโ€ sepekan ini lebih teknikal sifatnya. Tapi, menurut saya terlalu confidence kalau dikatakan krisis fiskal di Eropa segera selesai,โ€ tukas dia.
Seperti diketahui, IHSG pada penutupan Jumat (21/5) lalu berada di posisi 2.623,22 berhasil menguat ke 2.713,92 pada Kamis (27/5). Di mana, IHSG pada Selasa (25/5) ditutup anjlok 3,66% ke level 2.514,119 atau lebih rendah dari penutupan bursa akhir tahun 2009 lalu yang berada di level 2.534,356.
Penurunan itu selain dipicu oleh memanasnya krisis Eropa juga dikarenakan pemberitaan dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu dari tujuh emiten Grup Bakrie yang dikabarkan akan menerbitkan saham baru (rights issue).
Namun, sehari sesudahnya, Rabu (26/5), IHSG berhasil melakukan loncatan besar bahkan berhasil mengukir kenaikan spektakuler dibandingkan bursa-bursa Asia Pasifik lainnya. IHSG pada hari itu ditutup melesat tajam 182,661 poin (7,27%) ke level 2.696,780 akibat saham grup Bakrie melonjak setelah Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali Ditjen Pajak atas kasus penyidikan pajak PT Kaltim Prima Coal, anak usaha Bumi.
Sedangkan, indeks Dow Jones di Bursa Wall Street dalam sepekan ini ditutup dari level Jumat (21/5) 10.193,39 turun ke posisi 10.136,63 pada Jumat (28/5).
Bahkan, pada perdagangan Rabu (26/5), Dow Jones menempati level penutupan terendahnya dengan anjlok 69,30 poin (0,69%) ke level 9.974,45. Penurunan itu terjadi ketika investor mendapatkan sentimen negatif dari China yang kabarnya sedang mengkaji ulang kepemilikannya atas surat berharga Eropa.
Sementara, di bursa Asia, Nikkei yang Jumat pekan lalu ditutup di 9.784,54 akhir pekan ini melemah ke posisi 9,762.98, Straits Times dari 2.701,20 naik ke 2.739,70 pada Kamis ini, serta Hang Seng yang ditutup pekan lalu pada Kamis (20/5) di 19,545.83 berhasil naik ke 19,766.71 di Jumat kemarin. [O-2]

Kamis, 27/05/2010 12:19 WIB
Sesi Siang
Pelemahan Menyusut, IHSG Cuma Turun 2 Poin
Angga Aliya – detikFinance

Jakarta – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menyusut seiring dengan rebound bursa-bursa Asia. IHSG masih memerah namun tipis dan bertahan di level 2.600.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung bergerak melemah sejalan dengan bursa-bursa regional. Namun beriringan dengan membaiknya bursa regional, secara perlahan pelemahan IHSG mulai berkurang.

Pada perdagangan Kamis (27/5/2010) sesi I, IHSG akhirnya ditutup melemah tipis 2,53 poin (0,09%) ke level 2694,247. Indeks LQ 45 juga melemah 1,004 poin (0,19%) ke level 520,632.

Pagi tadi, seluruh bursa regional memerah. Pada penutupan sesi I, beberapa bursa regional berhasil mencetak rebound dan bergerak naik.

Pergerakan bursa Asia hingga siang ini adalah:
Indeks Shanghai turun 0,54 poin (0,02%) ke level 2.625,25.
Indeks Hang Seng naik 143,82 poin (0,75%) ke level 19.340,27.
Indeks Nikkei-225 naik 86,62 poin (0,91%) ke level 9.609,28.
Indeks Straits Times naik 11,05 poin (0,41%) ke level 2.707,07.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 80.770 kali pada volume 6.358 juta lembar saham senilai Rp 2.665 triliun. Sebanyak 99 saham naik, 73 saham turun dan 39 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 1.000 ke Rp 34.250, Astra Internasional (ASII) naik Rp 850 ke Rp 40.900, United Tractor (UNTR) naik Rp 800 ke Rp 17.500 dan Astra Autoparts (AUTO) naik Rp 250 ke Rp 12.250.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 35.050, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 700 ke Rp 14.900 dan Semen Gresik (SMGR) turun ke 550 ke Rp 8.350. (ang/qom)

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sesi perdagangan I siang ini tersandung 2,53 poin atau 0,09% dari posisi penutupan kemarin sore menjadi 2.694,24.

Indeks bergerak pada kisaran 2.618,28 – 2.696,28.

Dari 402 saham perusahaan yang menopang indeks, sebanyak 98 menguat, 73 melemah dan 231 tidak mengalami pergerakan harga.

Secara individu, saham Unilever Indonesia memimpin penurunan indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kontribusi sebesar 4,79 poin, disusul oleh Semen Gresik 4,47 poin, Indocement Tunggal Prakarsa 3,01 poin, dan Bank Mandiri 2,61 poin.

Sejumlah saham yang menahan penurunan indeks adalah Astra International dengan kontribusi sebesar 4,32 poin, disusul oleh United Tractors 3,34 poin, Telekomunikasi Indonesia 2,53 poin, dan Perusahaan Gas Negara 1,52 poin.

Penurunan IHSG juga tercermin dari kontribusi yang ditunjukkan oleh emmpat indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sektor consumer goods menjadi yang terdepan dalam menyumbang penurunan indeks sebesar 347,61%, diikuti oleh industri kimia dasar 304,79%, keuangan 145,52%, dan konstruksi properti 17,28%.

Pelemahan IHSG pada penutupan siang ini juga terjadi pada Indeks BISNIS-27, yang ditutup turun 2,32 poin atau 0,30% dari posisi penutupan kemarin menjadi 251,35. BISNIS-27 bergerak pada kisaran 243,39 – 252,03.(er)

… selasa 250510 gw sebenernya ga ada niat mo ketemu siapa-siapa di bank … ekh, taunya gw ditegor oleh mantan Kepala Cabang yang sekarang sudah dipromosikan … orangnya low profile tapi cerdas … so pasti … nah, doi langsung gw terjang dengan isu pasar finansial domestik dan global saat ini … doi menjelaskan dengan rinci dan sistematis … gw mendengarkan dengan menyimak apakah ada info BARU yang keluar dari mulutnya … ternyata emang sebagian besar pernyataannya sesuai dengan info yang gw pahami … tapi ada satu info LUARBIASA PENTINGNYA, yaitu KONDISI KREDIBILITAS PERBANKAN INDONESIA … well, ternyata tingkat keyakinan pinjam meminjam antar bank indon TETAP TERJAGA dan STABIL TERKENDALI … beda sekali pada saat KRISFINALO 2008, saat SEMUA BANK SALING CURIGA dan MENJAGA LIKUIDITAS MASING-MASING dengan AMAT KETAT bak benteng Alamo di amrik dulu … saat ini rileks atmosfirnya … namun gw tetap meluncurkan peluru2 pesimisme terutama karena gw inves di saham dan reksa dana saham … gw malah melontarkan skenario terburuk ihsg @2000 … mereka (mantan kepala cabang dan kepala cabang) terdiam mendengar ekspektasi 2000 tersebut … malah sang kepala cabang menyatakan, bahwa AMUNISI MESTI BANYAK DISIAPKAN MENGHADAPI KEMUNGKINAN IHSG 2000 TERJADI lagi … well, gw seh sadar bahwa gw ini siapa ๐Ÿ™‚

… terus terang gw hari selasa 250510 NGUTANG LUMAYAN GEDE (di atas 50 jt) BWAT BELI SAHAM2 YANG SUDAH MURAH ABIS harganya, terutama saham bumi (bole baca posting gw : ย  ย http://sahambumi.wordpress.com/2010/05/24/gw-beli-bumi1900-tx-2-rumours240510/)ย ย … tapi hari ini Rabu 260510, gw balikin semua utang gw, karena harga saham bumi dkk yang gw koleksi MELEJIT ๐Ÿ™‚ … jadi sekali lagi, gw ini siapa ๐Ÿ™‚

… btw, gw juga maseh mengoleksi reksa dana saham 250510 … well, lumayan imbal hasilnya kayanya terutama kalo 2700 tertembus dan keyakinan pada ihsg kembali menyeruak di dunia maya investasi saham indon … semoga ๐Ÿ™‚
… oooopsss, ternyata nyaris banget ditutup di 2700 … wadow UNSUR KEBETULANNYA TINGGI ABIS tukh ๐Ÿ˜›
Indeks Rentan Aksi Ambil Untung
KAMIS, 27 MEI 2010 | 07:26 WIB
TEMPO/Dinul Mubarok

TEMPO Interaktif, Jakarta – Indeks Dow Jones yang turun dibawah dibawah level 10 ribu akan memberi dampak psikologis bagi investor sehingga bisa memicu aksi ambil untung di bursa regional hari ini.

Dan indeks harga saham (IHSG) Bursa Efek Indonesia yang kemarin melonjak tajam membuat bursa domestik juga sangat rentan akan terjadi tekanan jual dari para pemodal.

Indeks Dow Jones industri semalam ditutup tutun 69,30 poin (0,69 persen) ke level 9.974,45. Harga minyak pagi ini di pasar Asia diperdagangkan kembali turun US$ 0,74 (1,03 persen) menjadi 70,77 per barel.

Pada sesi pembukaan Kamis (27/5) pagi ini bursa regional juga turun. Bursa Tokyo jatuh 1,24 persen ke level 9.400,74, bursa Seoul juga melemah 0,83 persen, bursa Selandia Baru melemah 0,34 persen. Namun bursa Australai berhasil naik tipis 0,08 persen.

Analis dari PT Trimegah Securites Tbk., mengemukakan setelah dalam satu pekan terakhir mengalami penurunan yang sangat dalam, indeks akhirnya berhasil melakukan reli dengan penguatan sebesar 7,3 persen dan dibarengi dengan melonjaknya volume yang cukup signifikan.

โ€œNamun demikian, indeks masih berada di bawah resistance (batas atas) dari tren kenaikannya. Sehingga patut diwaspadai bahwa hal ini akan membuka peluang terjadinya aksi profit taking dari pelaku pasar,โ€ paparnya.

Untuk hari ini, pergerakan indeks diperkirakan akan berada di kisaran 2.616-2.714, dengan volatilitas yang masih tinggi.

Pada perdagangan Rabu kemarin indeks harga saham gabungan berhasil melambung 182,661 poin ( 7,27 persen) ke level 2.696,78 dibanding posisi Selasa lalu di 2.514,119. Dan kenaikan ini merupakan yang terbesar dalam poin sepanjang sejarah bursa.

VIVA B KUSNANDAR
27/05/2010 – 06:45
Di Balik Kenaikan Indeks 182 Poin

(IST)
INILAH.COM, Jakarta – Penguatan IHSG yang fantastis dengan kenaikan tertinggi sepanjang sejarah mencapai 182,77 poin dari ternyata diiringi dengan berbagai hal yang terjadi kemarin. Meskipun ada yang sengaja dikait-kaitkan dengan rekor ini.

Meskipun indeks masih di level 2.600 tetapi kenaikan fantastis dari 2.514,91 ke 2.696,78 cukup melegakan. Kenaikan tersebut didukung baik faktor ekternal maupun internal. Dari eksternal, pasar saham di regional termasuk IHSG mendapat sentimen positif dari OECD (Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi) bahwa krisis utang Uni Eropa tidak akan membawa kasawan itu pada resesi kedua.

Sentimen positif dari internal dengan masuknya investor asing ke saham yang dinilai sudah murah. Mereka keluar dua hari lalu untuk melakukan profit taking. Walaupun mereka masuk lagi juga dipengaruhi pernyataan OECD tersebut.

Sentimen positif berikutnya adalah keputusan MA yang memenangkan KPC (Kaltim Prima Coal/anak usaha BUmi resources) dengan menolak pengajuan kasasi yang diajukan Dirjen Pajak tentang kasus pajak senilai Rp1,5 triliun. Dengan keputusan tersebut, otomatis mengembalikan kepercayaan investor terhadap saham BUMI yang telah tertekan selama 2 hari. saham BUMI bahkan sempat menyentuh 1.680. Tetapi setelah ada putusan MA, saham BUMI melambung ke level 2.050, melewati level psikologis 2000.

Dengan kenaikan saham BUMI yang menjadi salah satu penggerak IHSG, mendorong penguatan saham Grup Bakrie dan mengangkat indeks naik 182 poin. “Bakrie memang sensasional. Group Bakrie naik, semua portofolio terseret naik. Jangan lupa perbankan plat merah juga punya andil yang besar hari ini (kemarin) untuk penguatan index,” kata analis saham Milenium Danatama Securities, Ahmad Riyadi, kepada INILAH.COM kemarin.

Dengan bangkitnya saham Bakrie 7, Ahmad memperkirakan hari ini indeks masih berpotensi naik. Sebab Grup Bakrie akan berusaha mempertahankan harga saham yang sudah dicapai sekarang.

Namun di dalam sebuah milist saham ada komentar anggota milist yang cukup menggelitik. Kenaikan IHSG kemarin bersamaan dengan hari kepergian mantan Menkeu Sri Mulyani ke Washington. Kenaikan indeks ini sebagai kado perpisahan Sri Mulyani. Angka kenaikan indeks 182 poin kalau dalam bahasa Inggris, 182 adalah one eight two yang kalau dibaca dengan nada-nada Alvin The Chipmunk yang mirip lafal Washington. [hid]
Kamis, 27/05/2010 06:47:52 WIB
Pasar akan kembali bergerak pada batas wajar
Oleh: Lahyanto Nadie

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks berpeluang terkoreksi 2% setelah kenaikan 7,27% kemarin.

Valbury Asia Securities mengatakan bahwa pasar akan kembali bergerak pada batas wajar setelah terjadi koreksi yang dibutuhkan.

Erdikha Sekuritas berpendapat bahwa saham unggulan mengindikasikan over sold sehingga memengaruhi rebound. Indeks berpeluang menguat terbatas, 2.620-2.745. Rekomendasi bagi investor adalah membeli saham TLKM, ELSA, dan PGAS.

Sementara itu, Trimegah Securities mengemukakan bahwa IHSG masih di bawah resistance dari tren naik. Patut diwaspadai hal ini akan membuka peluang terjadinya aksi profit taking. Pergerakan indeks diperkirakan 2.616-2.714.

26/05/2010 – 16:47
IHSG Melesat Fantastis di Atas 7%
Asteria

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta โ€“ IHSG berakhir melesat tajam di atas 7%, merajai penguatan di kawasan Asia. Pembalasan bursa atas koreksi beberapa sesi terakhir ini didukung sektor tambang, perkebunan dan industri dasar yang melonjak lebih dari 10%.

Pada perdagangan Rabu (26/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat tajam 182,661 poin (7,27%) ke level 2.696,780. Indeks saham unggulan LQ 45 juga menguat hingga 38,415 poin (7,95%) ke level 521,636.

Indeks sepanjang hari berada di teritori positif. Setelah dibuka menguat 2,71% ke level 2.582, indeks terus melesar naik, hingga pada sesi siang bertengger di 2.606 dan akhirnya ditutup di angka 2.696.

Kepala riset Bhakti Securities Edwin Sebayang mengatakan, indeks berhasil menguat signifikan, setelah anjlok tajam beberapa sesi perdagangan kemarin. โ€œSecara teknikal memang indeks saat ini sudah sangat oversold (jenuh jual) dan secara valuasi kembali menaik setelah indeks terjun cukup dalam,โ€ katanya kepada INILAH.COM.

Kondusifnya bursa regional Asia dimanfaatkan investor kembali membeli saham unggulan yang harganya sudah sangat murah. โ€œHal ini memicu penguatan indeks, sehingga ditutup melonjak tajam,โ€ ujarnya.

Terkait pemburukan situasi di Eropa, Edwin menilai, pasar saat ini sudah jenuh dengan persoalan utang Eropa. Terutama karena eksposur ke Indonesia sangat kecil. โ€œHal ini didukung defisit anggaran Indonesia yang kecil ketimbang negara kawasan Eropa,โ€ paparnya.

Semua sektor membukukan kenaikan yang fantastis, dimana tiga sektor melonjak di atas 10%. Seperti sektor tambang yang naik 10,9%, perkebunan 10,7% dan industri dasar 10,1%. Demikian pula sektor industri dasar yang naik 9,7%, manufaktur 9,2%, konsumsi 8,25%. Sedangkan sektor properti naik 5,8%, finansial 5,3%, perdagangan 5,6% dan infrastruktur 4,5%.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi mencapai 11.219 juta lembar saham, senilai Rp 6,772 triliun dan frekuensi 164.042 kali. Sebanyak 203 saham naik, 27 saham turun dan 23 saham stagnan.

Asing mencatatkan nilai transaksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp413 miliar. Dimana transaksi beli asing mendominasi sebesar Rp2,247 triliun dan transaksi jual asing mencapai Rp1,834 triliun.

Saham-saham grup Bakrie masih melanjutkan penguatan, dipimpin saham PT Bumi Resources (BUMI) yang naik Rp 340 (19,8%) menjadi Rp 2.050, PT Energi Mega Persada (ENRG) melonjak tajam 52% (Rp39) dan ditutup di level ke Rp114.

Demikian pula PT Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) yang naik Rp80 (29,6%) ke level Rp350, PT Bakrie Telecom (BTEL) terangkat Rp13 (9,9%) ke Rp144, PT Bakrieland Development (ELTY) melambung Rp23 (19,3%) ke level Rp142, PT Dharma Henwa (DEWA) naik Rp23 (38,33%) ke Rp83 dan PT Bakrie & Brothers (BNBR) nakRp12 (23%) ke Rp64.

Beberapa emiten unggulan lain yang membukukan kenaikan antara lain PT Gudang Garam (GGRM) naik Rp4.200 menjadi Rp36.000, PT Astra International (ASII) terangkat Rp3.650 ke Rp40.050, dan TB Bukit Asam (PTBA) menguat Rp1.200 menjadi Rp16.900.

Sedangkan emiten-emiten lain yang turun antara lain PT Lippo Karawaci (LPKR) melemah Rp30 menjadi Rp430, PT Berlian Laju Tanker (BLTA) terkoreksi Rp95 ke Rp415, dan PT Bayan Resources (BYAN) turun Rp50 menjadi Rp5.950.

Apresiasi IHSG menjadi yang terbesar di kawasan. Dimana indeks Shanghai naik 3,16 poin (0,12%) ke level 2.625,79, indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 210,95 poin (1,11%) e level 19.196,45 dan indeks Nikkei-225 di Jepang menguat 62,77 poin (0,66%) ke level 9.522,66. [mdr]
Rabu, 26 Mei 2010 | 16:28

BURSA

Indeks Menanjak Ke Level 2.600

JAKARTA. Rebound bursa di kawasan Asia juga melanda Indonesia seiring naiknya harga komoditas tembaga dan minyak. Perdagangan di BEI, Rabu, (26/5) ditutup dengan melesatnya gerak IHSG sebesar 7,27% ke level 2.696,780. Sebanyak 203 saham naik, 27 saham turun, dan 23 saham tidak berubah. Volume saham juga besar mencapai 11,219 miliar saham sementara total nilai transaksi mencapai Rp 6,772 triliun.

Saham-saham lapis atas melonjak nilainya dibandingkan penutupan kemarin saat indeks memerah. Gudang Garam (GGRM) terbang 13,21% ke Rp 36.000, Astra Internasional (ASII) naik 10,03% ke Rp 40.050, Indo Tambang Raya Megah (ITMG) naik 10,10% ke Rp 33.250, Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik 12,50% ke Rp 13.500, dan Indocement Tunggal Prakarsa naik 10,64% ke Rp 15.600. Menguatnya saham-saham besar ini ikut mendongkrak indeks LQ-45 Tbk 38,415 poin ke 521,636.

Sementara itu, beberapa saham yang tergerus nilainya antara lain Darya-Varia Laboratoria turun 11,24% ke Rp 1.500 Berlian Laju Tanker turun 18,63% ke Rp 415, Lipo karawaci LPKR turun 6,52% ke Rp 430, dan Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) turun 6,49% ke Rp 360.

Astri Karina Bangun kontan
Rabu, 26/05/2010 16:16 WIB
Saham Bakrie 7 Berjaya, IHSG Paling Perkasa di Asia
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melakukan loncatan besar lebih dari 100 poin. IHSG bahkan berhasil mengukir kenaikan spektakuler dibandingkan bursa-bursa Asia Pasifik lainnya.

Penguatan IHSG antara lain ditopang oleh lonjakan saham-saham kelompok usaha Bakrie. Saham-saham grup Bakrie melonjak setelah Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali Ditjen Pajak atas kasus penyidikan pajak PT Kaltim Prima Coal, anak usaha PT Bumi Resources Tbk.

Mengawali perdagangan, IHSG tercatat langsung menguat mengikuti penguatan bursa-bursa regional lainnya. Bursa Asia menguat karena investor merasa penurunan sebelumnya sudah klimaks dalam merespons krisis di Eropa.

Pada perdagangan Rabu (26/5/2010), IHSG ditutup melesat tajam 182,661 poin (7,27%) ke level 2.696,780. Indeks LQ 45 juga menguat hingga 38,415 poin (7,95%) ke level 521,636.

“Saham grup Bakrie kemarin sudah turun tajam, nah sekarang juga pasti naiknya tajam karena kemarin terdorong oleh sentimen regional sehingga terjadi panic selling. Sekarang setelah tahu regionalnya bagus, terjadi lagi panic buying. Jadi saya kira wajar kenaikan hari ini,” ujar pengamat pasar modal Edwin Sinaga.

Bursa-bursa regional mayoritas bergerak menguat, namun tidak spektakuler seperti IHSG.

Indeks Shanghai naik 3,16 poin (0,12%) ke level 2.625,79.
Indeks Hang Seng menguat 210,95 poin (1,11%) e level 19.196,45.
Indeks Nikkei-225 menguat 62,77 poin (0,66%) ke level 9.522,66.
Indeks Straits Times naik 59,43 poin (2,24%) ke level 2.710,04.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 164.042 kali pada volume 11.219 juta lembar saham senilai Rp 6,772 triliun. Sebanyak 203 saham naik, 27 saham turun dan 23 saham stagnan.

Saham-saham grup Bakrie melonjak tajam. Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) bahkan melonjak tajam hingga 52% sebelum akhirnya kena halting.

Saham-saham yang menguat di top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naikR p 340 menjadi Rp 2.050, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 4.200 menjadi Rp 36.000, Astra International (ASII) naik Rp 3.650 menjadi Rp 40.050, PTBA naik Rp 1200 menjadi Rp 16.900.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Lippo Karawaci (LPKR) turun Rp 30 menjadi Rp 430, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 95 menjadi Rp 415, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 50 menjadi Rp 5.950.

(qom/dnl)
Rabu, 26/05/2010 12:10 WIB
Sesi Siang
IHSG ‘Pulang’ ke Level 2.600
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil mencetak rebound yang cukup signifikan sekaligus kembali menembus level 2.600. Penguatan bursa-bursa regional membuat investor kembali berani mengkoleksi saham-saham unggulan.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung bergerak menguat seirama dengan bursa-bursa regional. Bursa Asia hari ini menguat karena investor menilai penurunan saham sudah klimaks dalam merespons dampak krisis Eropa.

Dan pada perdagangan Rabu (26/5/2010) sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat signifikan hingga 92,725 poin (3,69%) ke level 2.606,844. Indeks LQ 45 menguat 19,539 poin (4,04%) ke level 502,760.

Penguatan IHSG tercatat paling besar dibandingkan bursa-bursa Asia. Pergerakan bursa Asia hingga siang ini adalah:

Indeks Shanghai naik 6,94 poin (0,26%) ke level 2.629,57.
Indeks Hang Seng naik 228,56 poin (1,20%) ke level 19.214,06.
Indeks Nikkei-225 menguat 105,90 poin (1,12%) ke level 9.567,79.
Indeks Straits Times naik 46,09 poin (1,75%) ke level 2.696,93.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 76.154 kali pada volume 4.682 juta lembar saham senilai Rp 2.572 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 29 saham turun dan 28 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 2.400 menjadi Rp 38.800, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.600 menjadi Rp 33.400, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 240 menjadi Rp 1.950, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 7.450.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Lippo Karawaci (LPKR) turun Rp 110 menjadi Rp 350, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 120 menjadi Rp 390, Darya-Varia Laboratoria (DVLA) turun Rp 200 menjadi Rp 1.490.

(qom/qom)

Rabu, 26/05/2010 09:49 WIB
IHSG-Rupiah Duet Menguat
Nurul Qomariyah – detikFinance

… kayanya bener gw bukan sekelas dengan sang paranormal ๐Ÿ™‚
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah langsung membuka perdagangan pagi ini dengan penuh cerah ceria. IHSG bahkan kembali merambat mendekati level 2.600.

Pada perdagangan Rabu (26/5/2010), IHSG dibuka langsung menguat 23,909 poin (0,9%) ke level 2.538,028. IHSG terus menguat dan pada pukul 09.45 waktu JATS berada di posisi 2.582,032, naik 67,913 poin (2,7%).

Sementara nilai tukar rupiah juga ikut menguat ke level 9.345 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.370 per dolar AS.

Saham-saham unggulan langsung bergerak menguat tajam. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melesat hingga Rp 210 (12,28%) menjadi Rp 1920 setelah munculnya kabar Mahkamah Agung (MA) membatalkan PK dari Dirjen Pajak untuk penyidikan kasus pajak Rp 1,5 triliun.

Saham unggulan lain yang membaik antara lain Astra International (ASII), Telkom (TLKM), Gudang Garam (GGRM) dll.

Bursa-bursa regional juga bergerak menguat pagi ini. Investor menilai aksi jual saham yang terjadi dalam beberapa hari terakhir sudah mencapai klimaksnya.

Indeks Nikkei-225 menguat 25,57 poin (0,27%) ke level 9.485,46.
Indeks Straits Times menguat 31,525 poin (1,19%) ke level 2.682,13.

(qom/qom)

… well simak 2 lingkaran warna merah dan 1 berwarna biru di grafik analisis teknikal ihsg … ternyata mirip sekali dengan analisis candlestick :

Bearish Identical Three CrowsBearish Identical Three Crows

Psychology…

This formation could represent panic selling. Each closing price establishes the opening price for the next trading day. Additional downside price action should follow.

… panic selling … jelas abis SESUAI banget … nah, yang agak sedikit menggelitik adalah apakah hari ke4nya juga akan seperti 3 hari pertama? well, ternyata tidak sesuai … ini berarti akan terjadi perubahan sedikit pada hari ke4, tapi selanjutnya akan masuk “bearish trend” …

… 2 lingkaran merah bearish identical three crows didahului oleh sebuah doji (dalam lingkaran biru) yaitu ketidakpastian dalam pasar pada saat sedikit tren naek sedang terjadi …


Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s