1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

tanpa gaji, terjerat utang (OKBB) … 250511_151113 15 November 2010

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 12:34 am

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 06:35 WIB
Ahmad Dhani Mengaku Bangkrut Gara-gara Kasus AQJ

TEMPO.CO, Jakarta – Awal September lalu, AQJ mengalami kecelakaan di tol Jagorawi, Jakarta Timur. Saat itu, mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikannya kehilangan kendali lantaran melaju dengan kecepatan 176 kilometer per jam. Mobil lalu menabrak pembatas jalan dan menghantam mobil dari arah berlawanan. Kejadian ini pun menelan tujuh korban meninggal dan luka-luka. Sebagai ayah dari AQJ, Ahmad Dhani pun berjanji untuk menanggung semua biaya ke 13 korban.

“Dari kasus ini, pengeluaran saya sudah mencapai Rp 2 Miliar. Dan hal ini saya lakukan sebagai wujud dari tanggung jawab saya kepada korban, bukan sebagai cara untuk menghindar dari tindak pidana,” ujar Dhani saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Rabu 13 November 2013.

“Namun keadaannya sekarang, saya tidak memiliki duit lagi. Malah kemarin sempat menelpon salah satu televisi nasional Indonesia untuk membayarkan gaji saya saat menjadi juri sebuah acara musik,” jelas Dhani. “Saya membutuhkan uang tersebut untuk membantu salah satu korban (Pak Wahyudi) yang saat ini harus segera menjalani operasi kandung kemih.”

“Saat ini saya juga belum bisa membawa Dul ke Singapura untuk berobat karena keadaan Dul yang belum pulih total dan juga karena uangnya sudah habis. Jadi saya sudah tidak ada biaya untuk berbuat banyak kepada Dul, jika nantinya dia dipenjara ya dipenjara saja,” ucapnya.

Dhani juga mengungkapkan, jika nantinya ia benar-benar membutuhkan uang, ia pun akan menjual barang-barang antik koleksinya. Ketika ditanya apakah Maia Estianty, Ibunda Dul, ikut sumbangsih dalam perkara ini, Dhani berkata, “Wah, saya tidak bisa menjawab. Dalam membiayai hal tersebut kami tidak patungan. Mau minta juga, saya malu. Tapi kan seharusnya kan tepo sliro. Namanya juga anak bersama, jadi seharusnya saat senang bareng ya susah juga bareng.”

ANINDYA LEGIA PUTRI

contoh klasik (tapi real-time) (JELAS TIDAK PERLU DICONTOH):

Rabu, 25/05/2011 00:30 WIB
Ditahan Lagi, Adjie Notonegoro Merasa Dikorbankan
Fakhmi Kurniawan – detikhot

Jakarta Perancang Adjie Notonegoro kembali ditahan untuk kedua kalinya. Adjie terjerat kasus penipuan dan penggelapan pengadaan seragam pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI). Namun, paman dari Ivan Gunawan itu buru-buru membantah tuduhan itu.

Bantahan itu disampaikan kuasa hukumnya, Alfian Bonjol saat diberbincang dengan detikhot, Selasa (24/5/2011). Menurutnya Adjie hanyalah pihak yang dikorbankan dalam kasus ini.

“Kita minta azas praduga tak bersalah tetap ditegakkan, kita ini disini adalah pihak yang dikorbankan, klien kita merasa dikorbankan,” ungkapnya.

Pengacara yang pernah menangani kasus video porno Ariel itu pun membantah bahwa kliennya tidak membayar uang pinjaman yang dipinjam dari Yusuf Wahyudin dan Dewi Cinta dengan total uang Rp 254 juta. Ia mengaku bahwa semua uang pinjaman sudah dilunasi oleh pria kelahiran 18 Juli 1961 itu.

Selain itu, Alfian merasa sedikit aneh karena sebetulnya kasus ini sudah ada sejak 2007 dan telah terselesaikan. Tapi, mengapa proses hukumnya masih berjalan.

“Semua sudah lunas kok, jadi nggak masalah. Ini juga kan perkara dari tahun 2007 kenapa baru sekarang?” pungkasnya.

Sementara, menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Suhendra, Adjie dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP.

Suhendra mengungkapkan pada Selasa (24/5/2011) siang telah dilakukan pelimpahan tahap II, yakni barang bukti dan tersangka dari Polda Metro Jaya kepada pihak Penuntut Umum di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Pasca pelimpahan tahap II ini, Adjie pun menjadi tahanan Kejaksaan dan untuk selanjutnya akan ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta selama surat dakwaannya disusun jaksa.

(fk/hkm)
Selasa, 24/05/2011 19:40 WIB
Terjerat Kasus Penggelapan, Adjie Notonegoro Ditahan Kejati DKI
Novi Christiastuti Adiputri – detikNews

Jakarta – Perancang busana ternama Adjie Notonegoro kembali terjerat kasus pidana dan telah ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sejak hari ini. Adjie terjerat kasus penipuan dan penggelapan pengadaan seragam pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Adjie dijerat pasal 372 dan 378 KUHP,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Suhendra saat dihubungi wartawan, Selasa (24/5/2011).

Dijelaskan Suhendra, siang hari ini telah dilakukan pelimpahan tahap II, yakni barang bukti dan tersangka dari Polda Metro Jaya kepada pihak Penuntut Umum di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pasca pelimpahan tahap II ini, Adjie pun menjadi tahanan Kejaksaan dan untuk selanjutnya akan ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta selama surat dakwaannya disusun jaksa.

Suhendra menerangkan, kasus ini bermula dari keterlibatan Adjie dalam pengadaan baju seragam bagi karyawan BRI. Sebagai modal, Adjie pun meminjam sejumlah uang kepada beberapa pihak.

Pihak yang dipinjami uang tersebut yakni Yusuf Wahyudin dari PT Apac Inti Corpora sebesar Rp 147 juta dan dari Dewi Cinta sebesar Rp 107 juta. Namun dalam perjalanannya, Adjie tak kunjung membayar uang pinjaman tersebut.

Dewi Cinta mengaku dirinya pernah memberikan waktu kepada Adjie untuk mengembalikan utangnya dengan tempo sebulan setelah bebas, 12 November 2010. Namun tidak ada respon dari Adjie sehingga Dewi lantas melaporkan Adjie ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

Kasus ini merupakan kasus kedua yang menjerat Adjie. Sebelumnya Adjie sempat tersangkut kasus penggelapan uang hasil penjualan berlian milik Mervin sebesar Rp 860 juta. Adjie pun sempat ditahan di Rutan Cipinang selama 4 bulan karena tak bisa melunasi utangnya tersebut.

(nvc/ndr)

Rabu, 11/05/2011 15:13 WIB
Andhika dan Izzi Masih Bisa Direhabilitasi
Fakhmi Kurniawan – detikhot

Jakarta Dua personil Kangen Band resmi menjadi tahanan sementara di Rutan Cipinang. Meski ditahan, keduanya masih ada kesempatan untuk direhabilitasi.

Hal itu disampaikan Ketua Seksi Pidana Umum Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Liyas SH saat ditemui di kantornya, Selasa (11/5/2011). Menurutnya, direhab atau tidaknya mereka akan diputuskan dalam sidang pengadilan.

“Jadi masalah direhab atau tidak nanti diputuskan di pengadilan, semua masih ada kemungkinan,” tuturnya.

Selain itu, masa hukuman Andhika ternyata bisa lebih berat dari Izzi. Karena, vokalis Kangen Band tersebut sedang dalam masa percobaan atas kasusnya terdahulu, pemukulan terhadap sahabatnya.

“Iya pasti bisa memberatkan untuk Andhika,” tutupnya.

(fk/mmu)

Sonny Tulung Berang Disebut Kabur dari Debt Collector
Sonny Tulung merasa berang dengan pemberitaan yang menyebutnya kabur dari kejaran debt collector. Padahal, menurut pengacaranya, Sonny masih berada di Jakarta.
okezone
Elang Riki Yanuar, okeZone News – Sabtu, 23 April 2011 13.43 WIB

JAKARTA – Sonny Tulung merasa berang dengan pemberitaan yang menyebutnya kabur dari kejaran debt collector. Padahal, menurut pengacaranya, Sonny masih berada di Jakarta.

“Kondisi dia baik, keberadaannya masih di Jakarta. Dia kan punya profesi ya masih dia jalani lah seperti biasa,” kata kuasa hukum Sonny, Petrus Celestinus saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Sabtu (23/4/2011).

Bahkan, lanjut Petrus, dirinya mengancam akan menuntut pihak bank yang sudah membuka masalah ini ke media. Karena menurutnya, tak seharusnya pihak bank memberikan keterangan sepihak kepada wartawan.

“Justru dia kecewa dan ingin menuntut media-media atas pemberitaan dan pihak bank karena kecewa dengan pemberitaan dan konfirmasi secara sepihak. Pak Sonny sendiri tidak merasa dikonfirmasi. Kita langsung membuat langkah-langkah hukum saja,” tegasnya.

Masalah bermula ketika 30 Juni 2010 Sonny mengkredit rumah di kawasan Kalibata dengan salah satu bank. Setiap bulannya, Sonny dikenakan cicilan Rp27 juta. Namun, hanya di awal saja Sonny mampu membayar.

Pihak bank mengaku sudah memberikan tiga kali surat peringatan agar Sonny segera membayar cicilan rumahnya. Namun, bak hilang ditelan bumi, Sonny urung memenuhi kewajiban membayar cicilan.

Pihak bank juga sudah mendatangi langsung rumah yang dicicil Sonny selama 10 tahun itu. Ternyata rumah Sonny sudah dalam keadaan kosong. Karena itulah pihak bank segera melelang rumah Sonny bulan Mei nanti.

Jangan Cuma Menyalahkan “Debt Collector”
Penulis: Felicitas Harmandini | Editor: Dini
Selasa, 5 April 2011 | 11:44 WIB

KOMPAS.com – Kasus tewasnya Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa Irzen Octa saat ini menjadi pembicaraan banyak orang. Seperti diberitakan, Irzen tewas tidak lama setelah bernegosiasi dengan tiga debt collector, penagih utang yang dipekerjakan Citibank, tepatnya di Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2011) lalu.

Kasus ini membuat posisi debt collector makin tersudut. Sebelum terjadinya insiden ini, kita tentu sudah sering membaca berita mengenai nasabah kartu kredit yang mengeluhkan perlakuan debt collector bila nasabah tak mampu menyelesaikan utangnya. Penagih utang tak hanya meneror, mengancam, atau memaki nasabah, tetapi juga melakukan hal yang sama pada orang-orang dekat nasabah.

Pada saat mendengar kasus semacam ini, orang jarang sekali melihat dari sisi latar belakang masalah. Misalnya, mengapa nasabah sampai tidak membayarkan utangnya? Mengapa bank penerbit kartu kredit sampai harus menugaskan penagih utang dari pihak ketiga untuk memaksa nasabah membayar utangnya? Berapa besar jumlah utang yang dimiliki nasabah, dan berapa lama utang tersebut dibiarkan menumpuk?

Sebelum menyalahkan bank dan debt collector-nya, cobalah berkaca pada diri sendiri. Bagaimana sih, cara Anda menggunakan kartu kredit? Apakah Anda selalu membayar tagihan hingga lunas sebelum jatuh tempo, atau hanya membayarkan minimum payment-nya? Dengan gaji yang Anda miliki, mampukah Anda “membeli” gaya hidup yang membuat Anda terjerat utang kartu kredit?

Seringkali yang terjadi, orang memang hanya memuaskan keinginan untuk memenuhi gaya hidupnya. Karena gaji tak mencukupi, akhirnya ia membeli barang-barang atau menggunakan fasilitas mewah dengan memanfaatkan kartu kredit. Dalam perjalanannya, ternyata ia tak mampu membayar utang-utangnya yang menumpuk.

“Ada juga orang yang selama 5 tahun, bahkan 9 tahun, kartu kreditnya dibiarin terus, hanya membayar minimum payment. Padahal belanjanya berapa, bunganya berapa. Jadi utangnya nanti berapa?” tukas Ligwina Hananto, financial planner, saat hadir sebagai narasumber dalam talkshow “Apa Kabar Indonesia Pagi” yang ditayangkan TVOne, Senin (4/4/2011) lalu.

Utang yang awalnya hanya sebesar Rp 5 juta, misalnya, bisa saja membengkak menjadi belasan, bahkan puluhan juta, karena nasabah tak pernah membayar lunas. Nilai bunga menjadi jauh melebihi nilai pembelanjaan itu sendiri. Saat inilah, nasabah biasanya mulai mengeluh kesulitan membayar utang. Kebiasaan orang yang tak bertanggung jawab seperti ini adalah berlagak cuek ketika ditagih, menghindar (dengan mengganti nomor telepon atau pindah rumah) dan membiarkan orang-orang dekatnya (keluarga atau rekan kantornya) repot menerima telepon dari bank.

Ada pula nasabah yang kesulitan membayarkan seluruh utangnya lalu meminta keringanan dari pihak bank. Keringanan yang diminta seringkali tidak tanggung-tanggung, di bawah separuh dari jumlah total utang. Sudah begitu, saat menuntut keringanan itu mereka bersikap seolah-olah bank lah yang berkewajiban memberi keringanan, bukan bahwa ia lah yang berkewajiban membayar utang. Tak jarang terlontar kalimat yang arogan seperti, “Kalau saya nggak bisa bayar, mau apa?”

Perlu Anda ketahui juga bahwa menagih utang dengan cara ancaman biasanya baru dilakukan bila cara yang “halus” sudah tidak mempan. Ingat kan, kalau Anda belum membayar tagihan karena lupa, atau belum sempat membayar, bank pasti akan menelepon untuk mengingatkan, bahwa Anda belum membayar. Ada pula reminder yang dikirimkan melalui SMS. Bila peringatan-peringatan semacam itu tidak diindahkan oleh nasabah, bank baru menggunakan cara yang lebih tegas.

Oleh karena itu, untuk menghindari jeratan utang di kemudian hari sebaiknya kita tidak memaksakan diri mengejar kemewahan atau kesenangan yang tidak mampu kita dapatkan. Sadari dimana kemampuan Anda, dari segi penghasilan maupun komitmen untuk melunasinya (bila Anda memilih untuk mendapatkannya dengan kartu kredit).

“Prinsip dasar keuangan adalah jujur pada diri sendiri. Udah pantas belum, misalnya, punya barang yang cicilannya Rp 2 jt per bulan, sementara gajinya Rp 4 juta. Ada tidak uang yang kita miliki untuk membayar kartu kredit?” kata Ligwina memberi gambaran.

Kita juga perlu lebih berani menolak pinjaman tunai atau fasilitas lain yang ditawarkan secara agresif oleh pihak bank. Tak perlu merasa kesal karena mengambil program karena merasa dipaksa pihak bank. Bila memang tak mau menerima tawaran tersebut, tolak saja dengan tegas.

“Jangan komplain karena tawaran kartu kredit, tapi kita tanda tangan juga (untuk menyepakati tawaran tersebut). Nanti marah-marah karena ditagih,” tutur penulis buku Untuk Indonesia yang Kuat: 100 Langkah untuk Tidak Miskin ini, gemas.

Ligwina mengingatkan, kasus kekerasan seperti yang menimpa Irzen Octa tidak dapat dikaitkan dengan kewajiban nasabah untuk membayar utangnya. Sikap kasar yang ditunjukkan debt collector tidak dapat dibenarkan, tetapi Anda pun perlu membantu diri sendiri dengan membayar lunas utang Anda.

“Saya harus tegas di sini karena orang suka menghindari membayar utangnya sendiri. Kalau nggak mau bayar, itu tanggung jawabnya sendiri!” tukasnya.
Andika Gumilang Terseret Kasus Melinda?
KAMIS, 31 MARET 2011 | 11:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta – Andika Gumilang, artis muda yang juga bintang iklan salah satu merek rokok disebut-sebut ikut terseret kasus Inong Melinda alias Melinda Dee. ” Andika Gumilang adalah suami dari MD” kata Juru Bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam kepada Tempo, Kamis 31 Maret 2011 saat ditemui di kantornya.

Anton membenarkan, Andika ikut diperiksa dalam kasus penangkapan Inong Melinda alias Melinda, 47 tahun, Senior Relation Manager Citigold Citibank, pembobol dana nasabah Citibank. Pemeriksaan dilakukan setelah tim dari Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim mencokok Melinda di Apartemen mereka, kawasan SCBD, Rabu 23 Maret 2011 lalu.

Rabu malam itu juga, usai diperiksa, perempuan itu langsung masuk sel tahanan Bareskrim Mabes Polri. Tim penyidik menyita dokumen -dokumen transaksi, mobil Hummer – 3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang dikendarai suaminya. Juga Mercedez Bens yang digunakan anaknya. ” Mobil itu atas nama suaminya dan diperiksa sebagai barang bukti” kata Anton.

AG atau Andhika Gumilang, dikenal sebagai pemain sinetron dan bintang iklan sebuah merek rokok dengan jargon: ” Siapa sih lo?”. “Cut. cut!” atau “mana ekspresi loe?”. Andika, 21 tahun, juga bermain film dan sinetron. Salah satunya bersama Dhea Ananda dan Film Horor bersama Angie Virgin dan Sheila Marcia Joseph.

Seperti diketahui, Melinda diduga dengan sengaja melakukan kejahatan dengan mengaburkan transaksi dan pencatatan tidak benar terhadap beberapa slip transfer penarikan dana pada rekening nasabahnya. Dalam aksinya, Melinda dibantu koleganya yang bekerja sebagai teller di bank itu, yaitu Dwi.

Aksi itu dilakukan Melinda dalam tiga tahun terakhir. Alhasil, istri pemain iklan rokok ini diduga berhasil membobol Rp 17 miliar duit nasabah Citibank. “Awalnya dia membantah terus, tapi saat kepepet bilang iya (mengakui) juga,” kata Anton.

Polisi menjerat Melinda dengan Pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang Perbankan dan atau Pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Kisah Penangkapan Melinda
KAMIS, 31 MARET 2011 | 10:46 WIB
Besar Kecil Normal
Melinda Dee. singaporearticles.com

Berita terkait
Polisi Belum Menahan Kasir Citibank
Melinda Belikan Suaminya Mobil Hummer
Andika Gumilang Terseret Kasus Melinda?
Tak Cukup Bukti, Kolega Melinda Dilepas
Selama Tiga Tahun, Melinda Kuras Duit Nasabah
TEMPO Interaktif, Jakarta – Bagaimana polisi menangkap Inong Melinda alias Melinda, 47 tahun, Senior Relation Manager Citigold Citibank? Perempuan cantik yang disebut pembobol dana nasabah Citibank itu dijemput 8 penyidik Mabes Polri di Apartemennya, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu 23 Maret 2011 lalu. Tim penyidik itu berasal dari Direktorat Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

“Dia ditangkap di apartemen oleh 8 penyidik,” kata Juru Bicara Mabes Polri Anton Bachrul Alam di kantornya, Kamis 31 Maret 2011.

Rabu malam itu juga, usai diperiksa, perempuan itu langsung masuk sel tahanan Bareskrim Mabes Polri. Tim penyidik menyita dokumen -dokumen transaksi, mobil Hummer – 3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang dikendarai suaminya. Juga Mercedez Bens yang digunakan anaknya.

Menurut Anton, polisi mencokok Melinda setelah menerima laporan para nasabah Citibank. Melinda, diduga dengan sengaja melakukan kejahatan dengan mengaburkan transaksi dan pencatatan tidak benar terhadap beberapa slip transfer penarikan dana pada rekening nasabahnya. Dalam aksinya, Melinda dibantu koleganya yang bekerja sebagai teller di bank itu, yaitu Dwi.

Aksi itu dilakukan Melinda dalam tiga tahun terakhir. Alhasil, istri pemain iklan rokok ini diduga berhasil membobol Rp 17 miliar duit nasabah Citibank. “Awalnya dia membantah terus, tapi saat kepepet bilang iya (mengakui) juga,” kata Anton.

Polisi menjerat Melinda dengan Pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang Perbankan dan atau Pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

CORNILA DESYANA
CORNILA DESYANA
Sabtu, 12/03/2011 18:43 WIB
Ini Dia 10 Orang yang Diciduk, Termasuk 6 Personel Kangen Band
Rachman Haryanto – detikhot

Jakarta Sebanyak 10 orang digrebek polisi karena dicurigai bersahabat dengan obat-obatan terlarang alias narkoba di Basecamp Kangen Band di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (12/3/2011) dinihari tadi. 6 di antara mereka adalah personel Kangen Band.

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan inisial nama yang ditangkap. Di antara mereka ada juga yang perempuan.

“Inisialnya A ada 2 orang, B ada 2 orang, J ada 1 orang, N ada 1 orang, S ada 2 orang, Z ada 1 orang, dan V ada 1 orang. Ada wanita dan ada laki-laki,” begitu kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional, Sumirat Dwiyanto saat ditemui di kantor BNN di Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (12/3/2011).

Sebelumnya dikonfirmasi drummer Kangen band, Iim lolos dari jeratan hukum. Berdasarkan hasil tes, ia tidak terbukti memakai narkoba. Namun 5 personel dan 4 kru Kangen Band masih dalam pemeriksaan.

Sumirat menjelaskan, dari 10 orang yang tertangkap merupakan target operasi (TO) dari Mabes Polri. Jika terbukti sebagai pemakai mereka dimasukkan ke panti rehabilitasi.

“Karena hanya ditemukan barang bukti. Hasilnya nanti malam. Bisa untuk konsumsi atau macam-macam. Saat ditangkap nggak ada yang memakai. Belum berupa lintingan. Mereka kooperatif sekali. Semoga terungkap semua, termasuk jaringan yang ada di belakang mereka,” kata Sumirat.

(ebi/ebi)

Atasi Bangkrut, Longoria Andalkan Penampilan
Usaha restoran dan klub malam miliknya menanggung utang lebih Rp16 miliar.
Minggu, 9 Januari 2011, 19:29 WIB
Pipiet Tri Noorastuti

VIVAnews – Restoran dan klub malam Eva Longoria ‘Beso’ di Las Vegas terancam tutup. Manajemen usaha tempat hiburan miliknya itu menanggung utang sebesar US$1,8 juta atau lebih Rp16 miliar.

Meski demikian, Eva tak menyerah. Selain bernegosiasi dengan pengelola gedung, bintang serial ‘Desperate Housewives’ itu gencar mempromosikan tempat usahanya dengan berbagai cara demi menarik pengunjung.

Longoria melakukan promosi lewat akun Twitter miliknya @EvaLongoria. Pada Sabtu, 8 Januari 2011, ia memposting foto seksi dirinya dalam balusan kain brokat hitam menjuntai. Foto itu tampak menggoda memamerkan lekuk tubuhnya.

Mengiringi postingan foto itu, Longoria mengirim sejumlah tweet antara lain, “Hai semuanya, saya kembali! Sedang di Las Vegas di Beso melakukan pemotretan.” Wanita 35 tahun itu melanjutkan dengan pesan, “Foto lainnya segera ditampilkan.”

Seperti dikutip dari laman Yahoo OMG!, Longoria mengatakan komitmennya untuk lebih aktif menangani bisnisnya di masa depan. Ia terus akan berjuang mempertahankan usahanya tersebut.
Selasa, 21/12/2010 12:46 WIB
‘Kantong Kering’, Andhika ‘Kangen’ Tak Bisa Berikan Kado Ultah Anak
Komario Bahar – detikhot

Jakarta Saat ini kondisi keuangan vokalis Kangen Band, Andhika, tengah kritis. Sampai-sampai saat anaknya berulang tahun, ia tidak bisa memberikan hadiah.

Hal tersebut dicurahkan Andhika saat ditemui di Studio ‘DahSyat’ RCTI, Jalan Raya Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2010). Ultah anaknya, Kirana Velovoice, yang ke-2 jatuh pada hari ini.

“Nggak bisa diingkari, banyak musibah yang datang, lagi kanker (kantong kering). Gue nggak diundang dan nggak berharap banyak. Komunikasi sama Bunga (istrinya) udah terputus, karena memang sudah cerai,” jelas Andhia dengan bermuka sendu.

Bahkan hingga saat ini Andhika belum juga mengucapkan selamat, meski lewat ponsel. Katanya biar saja memberikan selamat lewat hati.

“Iya ultah. Kasih selamat nggak mungkin dari hati saja. Mendoakan saja, berdoa semoga diundang. Setiap di mana dia (Kisrana) berada doa selalu menyertai. Namanya darah daging gue. Kalau kangen Kirana paling lihat foto saja. Selama ini uang sama bunga,” paparnya.

Sekadar informasi, Andhika menikahi istrinya, Ade Bunga, pada tahun 2006 saat Kangen Band sedang booming. Dari pernikahan itu lahirlah Kirana 2 tahun lalu.

Namun umur pernikahan mereka hanya berusia 3,5 tahun. Akhir 2009, Andhika menggugat cerai Bunga. Barulah pada pertengahan 2010 mereka resmi bercerai.

(ebi/ebi)

Depresi, Putra Sulung Madoff Bunuh Diri
Anri Syaiful

12/12/2010 10:48

Liputan6.com, New York: Mark Madoff, anak Bernard L. Madoff yang dijatuhi hukuman penjara 150 tahun karena menipu miliaran dolar terhadap sejumlah investor, ditemukan sudah tak bernyawa di apartemennya di Kota New York, Amerika Serikat, Sabtu (11/12). Diduga kuat, lelaki berusia 46 tahun itu bunuh diri.

Seperti dikutip sejumlah media AS, pejabat Kepolisian New York (NYPD) yang melakukan investigasi terhadap kematian Mark meyakini bahwa anak tertua Bernard Madoff itu memang tewas karena bunuh diri. Saat ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Manhattan, leher Mark berada dalam posisi terikat rantai anjing yang tergantung pada sebuah pipa besi di langit-langit apartemennya di SoHo.

Jenazah Mark pertama kali ditemukan ayah mertuanya pada Sabtu pagi dan pada Sabtu petang, dibawa keluar dari apartemennya oleh pihak berwenang. Insiden bunuh diri Mark itu terjadi tepat pada hari yang sama ketika ayahnya dua tahun lalu ditangkap Biro Penyelidik Federal (FBI). Sebelum meninggal, Mark Madoff dan adik laki-lakinya, Andrew Madoff, berada di bawah investigasi pihak berwenang yang menyeret ayah mereka ke penjara untuk menjalani hukuman selama 150 tahun [baca: Ancaman 150 Tahun Penjara Bagi Madoff].

Kendati demikian, dua bersaudara itu tidak dikenai tuduhan kejahatan dalam kasus menghebohkan–yang disebut-sebut telah mempengaruhi kehidupan ribuan orang–itu. Adapun penasihat hukum Mark Madoff, Martin Flumenbaum, dalam sebuah pernyataan mengatakan: “Mark Madoff hari ini melakukan bunuh diri.” Ia kemudian mengatakan bahwa insiden tersebut merupakan tragedi yang seharusnya tidak terjadi.

Hanya saja, ia menyebut kliennya sebagai korban tak berdosa dari kejahatan besar ayahnya dan selama dua tahun Mark tidak tahan menghadapi tekanan terus-menerus karena tuduhan yang tidak benar maupun sindiran-sindiran yang menerpanya.

Sementara, menurut berbagai pemberitaan media setempat, Madoff pada pekan silam mengetahui bahwa dirinya kemungkinan menghadapi tuduhan kejahatan yang dilayangkan beberapa pihak di London dan New York. Beberapa hari sebelum meninggal, Mark diberitakan sempat mengirim beberapa surat elektronik kepada istrinya, Stephanie. Dalam surat itu, ia hanya menyampaikan bahwa dirinya mencintai istrinya, namun tidak ada kata-kata yang menjelaskan mengapa ia berniat menghilangkan nyawanya sendiri.

Bernard Madoff dijebloskan ke penjara di Carolina Utara, AS, karena melakukan penipuan terhadap banyak investor hingga total kerugian yang mereka alami mencapai miliaran dolar AS. Bernard ditangkap FBI pada 11 Desember 2008 setelah ia mengemukakan pengakuan kepada keluarganya bahwa dirinya memang telah melakukan kejahatan penipuan melalui skema Ponzi [baca: Banyak Investor Kaya Berpengaruh Jadi Korban Madoff].(ANS/Ant)
Desainer Michelle Obama Bangkrut
Headline
Salah satu desainer yang pakaiannya sering melekat di tubuh Michelle Obama, Maria Pinto, terpaksa menutup usahanya karena digempur krisis AS.
Oleh: Vina Ramitha
Jumat, 10 Desember 2010 | 08:28 WIB

INILAH.COM, Washington – Salah satu desainer yang pakaiannya sering melekat di tubuh Michelle Obama, Maria Pinto, terpaksa menutup usahanya karena digempur krisis AS.

Pinto yang terkenal dengan rancangan mulus dan licin ini, memiliki sebuah butik di Chicago. Meski Michelle sering mengenakan karya-karyanya, mau tak mau perempuan yang belasan tahun malang melintang di dunia fesyen ini terpaksa menutup gerainya.

Beberapa karyanya yang pernah dikenakan istri Presiden Barack Obama ini antara lain gaun tanpa lengan berwarna ungu. Kemudian gaun merah ketat yang membuat Michelle terlihat ceria. Serta gaun berwarna toska. Semuanya selalu sedap untuk dipandang.

“Saya sudah berusaha keras dan mendorong hingga ke batas akhir kemampuan saya,” ujarnya perempuan berusia 53 tahun ini beberapa waktu saat mengumumkan penutupan. Ia menutup toko-toko dan layanan wholesale yang biasa ia buka, pada Februari lalu.

Pinto mengakui, ada beberapa kesalahan dalam pembangunan brand yang ia jual. Terutama di area manajemen finansial dan operasional. Hal ini terbukti dari usaha yang baru ia mulai pada Agustus 2008, meski telah berada di dunia tersebut selama 16 tahun terakhir.

Bahkan Michelle pun tak sanggup menolongnya.

Jatuh Miskin, Andika Jual Barang Berharga Kamis, 9 Desember 2010 | 21:24 WIB
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA

JAKARTA, KOMPAS.com — Andika Mahesa, vokalis Kangen Band, grup pop yang pernah laris manis, mengaku sedang jatuh miskin. Namun, ia membantah tuduhan istrinya bahwa ia tak menafkahi anak dan istrinya selama tiga bulan.

“Kalau masalah menafkahi atau enggak, sejauh ini sih aku masih menafkahi,” bantah Andika ketika diwawancara sesudah menjalani sidang kasus pemukulan dia terhadap istrinya, Ade Bunga, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (9/12/2010).

Andika mengaku pula, ia hanya butuh kejelasan mengenai penggunaan uang yang dia berikan kepada istrinya. “Masalahnya kan anak dibawa kabur sama Bunga, jadi aku enggak tahu posisinya di mana. Masa aku ngasih uang begitu aja. Aku juga kan mau kejelasan,” tekan Andika. “Jadi, kalau sekarang-sekarang dia minta uang, aku enggak bisa kasih. Ya mohon maaf sebesar-besarnya,” sambungnya.

Andika berujar, kini dia terpaksa menjual sejumlah barang berharganya untuk keperluan sehari-hari Kirana, anaknya. “Aku juga lagi jual barang buat bantu-bantu Kirana karena maklumlah, banyak juga masalahnya,” beber Andika.

Selain itu, Andika mengatakan bahwa ia sedang kebingungan apakah akan hadir pada acara ulang tahun Kirana, 27 Desember 2010, atau tidak. “Penginnya begitu. Kalau ada rezeki, aku mau ke sana. Tapi, kalau enggak ada rezeki, aku enggak bisa maksain,” tuturnya.

Bangkrut, Heidi Montag Takut ke Klub Malam
“Orang akan mengikuti saya, padahal aya tidak pernah bisa terlalu berhati-hati,”
Senin, 6 Desember 2010, 07:52 WIB
Finalia Kodrati
Heidi Montag (nydailynews.com)
BERITA TERKAIT

* Heidi Montag Batal Bercerai
* Heidi Montag Bangkrut
* Heidi Montag Kapok Operasi Payudara
* Heidi Montag-Spencer Pratt Kepergok Ciuman
* Heidi Montag Menyesal Operasi Payudara

VIVAnews – Heidi Montag dan suaminya, Spencer Pratt sedang mengalami masalah keuangan. Keduanya mengaku berada di ambang kebangkrutan. Pasangan suami istri ini memilih untuk mengubah gaya hidup mereka.

Kehidupan pasangan yang biasanya glamour dan boros ini menjadi berubah drastis. Keduanya melakukan perubahan gaya hidup demi bisa bertahan hidup. Pasangan ini melakukan pengiritan. Bahkan, Montag tak lagi sanggup membayar bodyguard untuk menjaganya.

Bintang reality show ini memutuskan untuk belajar bela diri. Tujuannya adalah agar ia bisa menjaga dirinya sendiri bila sedang berada dalam situasi yang sulit.

“Saya tidak mampu menyewa petugas keamanan. Selama ini saya telah menghabiskan uang jutaan untuk keamanan dalam empat tahun terakhir ini. Sekarang saya berlatih bela diri,” kata Montag seperti dikutip dari Zimbio, Senin 6 Desember 2010.

Wanita yang semakin terkenal karena menjalani operasi plastik 10 kali dalam waktu 10 jam ini mengaku dirinya memang sulit untuk mengurus masalah keuangannya sendiri. Kesulitan keuangan membuat artis berambut pirang ini tak lagi berani ke klub malam. Terutama karena tak punya bodyguard yang mengawal.

“Mnakutkan untuk berada di luar sana tanpa perlindungan. Orang akan mengikuti saya dan saya tidak pernah bisa terlalu berhati-hati. Aku belum siap untuk pergi keluar sendirian,” ucapnya.

Kebangkrutan yang dialami Montag bersumber dari gaya hidup mereka. Demi ambisinya untuk menjadi penyanyi, Montag rela mengeluarkan uang sebesar US$ 3 juta. Ternyata, proyek ini gagal. Belum lagi kegemaran pasangan ini menyewa mobil-mobil mewah serta membayar sewa rumah mereka di Malibu.
• VIVAnews
Insider Trading, FBI ‘Acak-Acak’ 3 Kantor Hedge Fund
Selasa, 23 November 2010 – 10:37 wib
Widi Agustian – Okezone

NEW YORK – FBI melakukan pemeriksaan atas tiga perusahaan pengelola dana (hedge fund) yang diperkirakan melakukan insider trading sebesar USD1,7 triliun di pasar saham Amerika Serikat (AS).

Jaksa federal juga telah mempersiapkan diri guna membongkar serangkaian kasus insider trading yang diduga dilakukan beberapa hedge fund, konsultan dan bankir di Wall Street.

Dua dari hedge fund yang diperiksa adalah Diamondback Capital Management LLC dan Level Global Investor LP, yang masing-masing berbasis di Connecticut dan dijalankan oleh mantan manajer Steven Cohen SAC Capital Advisors, salah satu hedge fund yang paling terkenal dalam masalah lindung nilai.

Selain itu, sebuah perusahaan yang berbasis di Boston, Loch Capital Management juga diperiksa. Loch Capital dianggap memiliki hubungan dekat dengan seorang saksi yang bersalah dalam penyelidikan insider trading di Galleon Group.

“Departemen Kehakiman berjanji akan melakukan pendekatan yang lebih ‘ngotot’ untuk kejahatan kerah putih untuk menuntaskan pemeriksaan,” kata profesor City University of New York’s John Jay College of Criminal Justice, Eugene O’Donnell seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/11/2010).

Juru bicara Biro Investigasi Federal di New York dan Boston mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengeksekusi waran sehubungan dengan investigasi yang sedang berlangsung.

Sekira jam 10 pagi, agen FBI, termasuk satu yang mengenakan kaus, menandatangani kantor Diamondback dan berteriak ke ruang perdagangan. Mereka memerintahkan sekitar 60 karyawan untuk berhenti bekerja segera dan menggiring mereka ke dalam ruang konferensi selama sekitar satu jam.

Sementara itu, saksi penggeledahan yang juga merupakan karyawan melihat agen membawa lima kotak kardus dari bangunan perumahan kantor Loch dan deposito mereka dalam sebuah minivan berwarna perak.(wdi)
Jumat, 19/11/2010 15:52 WIB
10 Selebriti yang Mengalami Kebangkrutan
Adhie Ichsan – detikhot

Jakarta Saat berada di puncak ketenaran dengan uang yang melimpah, para selebriti ini selalu hidup glamour. Namun karena tidak bisa mengatur uangnya dengan baik, mereka pun mengalami kebangkrutan.

Berikut ini daftar selebriti yang mengalami kebangkrutan seperti dilansir Everyjoe:

1. Willie Aames

Willie Aames adalah aktor asal Amerika Serikat yang terkenal lewat perannya sebagai Tommy Bradford di sitkom ‘Eight Is Enough’ (1970). Setelah itu ia mulai bermain di berbagai serial TV dan film. Aames telah menikah dua kali dan memiliki satu orang anak dari masing-masing istrinya. Aktor kelahiran 15 Juli 1960 itu merusak karier dan hidupnya karena ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang. Pada 2008 lalu ia mengumumkan bangkrut dengan hutang US$ 350 ribu. Tak lama kemudian, ia melakukan percobaan bunuh diri. Kisah kebangkrutan Aames didokumentasikan dalam acara VH1 ‘Broke & Famous: Willie Aames documented’ (2009).

2. Kim Basinger

Aktris yang memiliki nama lengkap Kimila Ann Basinger pernah menjadi kaya saat kariernya berada di puncak kejayaan. Bintang film ‘The Natural’ itu mulai memiliki masalah ketika ia diharuskan membayar denda sebesar US$ 8,1 juta saat dirinya menolak bermain di film ‘Boxing Helena’ (1993). Pada waktu yang sama, Kim merasa cukup kaya dengan membeli seluruh kota Braseltown, Georgia, Amerika Serikat, senilai US$ 20 juta. Meski hingga saat ini Mantan istri Alec Baldwin itu masih eksis bermain film, namun ia dinyatakan bangkrut dan harus menjual Braseltown.

3. Anita Bryant

Bryant adalah penyanyi Amerika Serikat yang sempat mengisi jajaran Top 40 pada rentang waktu 1950 hingga 1960 dengan lagunya ‘Paper Roses’. Selain itu ia juga terkenal dengan karier politiknya yang mengkampanyekan anti gay. Akhirnya, penolakan terhadap upaya politik Bryant di 1970-an itu mengakhiri kariernya yang tengah menanjak. Ia mulai bangkit kembali dengan mendirikan sekolah musik bernama Anita Bryant’s Music Mansion. Namun pada 1997 dan 2007 ia mengumumkan bangkrut. Kini ia Bryant tinggal di Oklahoma dan bekerja di organisasi sosial.

4. Gary Coleman

Aktor ini terkenal lewat perannya sebagai Arnold Jackson di sitkom ‘Diff’rent Strokes’ (1978-1986). Pada tahun 1989, Coleman menggugat orangtua dan manajernya karena penyalahgunaan dana kepercayaannya sebesar US$ 3,8 juta. Ia pun menang dalam gugatan tersebut dan mendapatkan US$ 1,28 juta. Lagi-lagi karena masalah kepengurusan uang oleh manajemennyanya, aktor yang lahir pada 8 Februari 1968 itu mengumumkan bangkrut pada 1999. Coleman meninggal pada 28 Mei 2010 karena sakit.

5. Corey Haim

Haim menjadi idola remaja setelah memerankan tokoh Sam dalam film ‘The Lost Boys’. Tetapi bukannya meniti karier dengan baik, ia malah menghancurkannya karena ketergantungan obat-obatan terlarang. Aktor asal Kanada itu biasa mengkonsumsi 85 valium sehari. Pada 1996 ia digugat oleh Lloyd’s of London setelah dipecat dari sebuah produksi film karena kecanduannya. Setahun berselang, Haim mengumumkan bangkrut. Satu-satunya aset yang dimiliknya saat itu hanya mobil BMW yang jika dijual seharga US$ 100, harta yang dimilikinya pun tidak lebih dari US$ 7.500. Pada 2001, ia koma setelah menderita stroke dan meninggal pada Maret 2010.

6. MC Hammer

Rapper MC Hammer mengalami kesulitan finansial pada 1990 akibat gaya hidupnya yang berlebihan. Meski tengah didera kesulitan, ia malah membeli rumah mewah seharga US$ 30 juta. Pada 1996, pelantun hits ‘U Can’t Touch This’ itu mengumumkan kebangkrutannya dengan hutang sebesar US$ 13,7 juta, padahal ia hanya memiliki aset US$ 9,6 juta.

7. Don Johnson

Aktor Don Johnson meraup kesuksesan berkat serial TV ‘Miami Vice’ yang populer di era 1980-an. Namun kehidupannya berubah setelah dirinya sering terlilit hutang. City National Bank mengajukan gugatan dan meminta peternakannya di Aspen yang disebut Woody Creek. Peternakan tersebut akan dilelang untuk membayar utangnya sebesar US$ 930 ribu. Aktor kelahiran 15 Desember 1949 itu juga pernah dituduh melakukan pencucian uang. Pada 2008, lagi-lagi ia terlilit hutang. Namun secara mengejutkan Johnson datang untuk membayar hutangnya sebesar US$ 14 juta. Tidak diketahui dari mana ia mendapatkan uang tersebut karena Johnson sudah dinyatakan bangkrut.

8. O.J. Simpson

O.J. Simpson adalah pemain football Amerika Serikat yang terkenal dengan nama panggilan ‘The Juice’. Namun gaya hidup mewah dan sejumlah tindak kejahatan telah menghancurkan kariernya. Pada 5 Februari 1997, Simpson dituduh bertanggung jawab atas kematian temannya yang bernama Ronald Goldman dan diharuskan membayar US$ 33,5 juta.

9. Mike Tyson

Setelah hidup penuh dengan ketenaran, petinju yang terkenal dengan julukan’Si Leher Beton’ itu kini tinggal di rumah kontrakan sederhana yang berada di Arizona, Amerika Serikat. Pada 2003 lalu, ia mengumumkan bangkrut setelah terlilit hutang US$ 27 juta. Tyson menghabiskan US$ 400 ribu sebulan untuk membiayai gaya hidupnya yang mewah. Selain itu, perceraian dengan istri keduanya, Monica Turner menghabiskan biaya US$ 9 juta. Petinju yang lahir pada 30 Juni 1969 itu juga harus membayar pajak kepada pemerintah sebesar US$ 13,3 juta.

10. Michael Vick

Pemain Football Atlanta Falcon ini hanya sempat bermain selama enam musim sebelum dipenjara karena terlibat dalam pertandingan mengadu anjing secara ilegal. Setelah itu, Vick mengalami penurunan pemasukan secara drastis. Ia hanya dibayar US$ 1 untuk beberapa pekerjaan yang musti dilakukannya saat di dalam penjara. Tabungannya semakin menipis karena Vick harus mengeluarkan uang US$ 30 ribu perbulan untuk membiayai keluarganya. Ia juga bersikeras untuk tidak menjual rumahnya yang mewah.

(ich/mmu)
Selasa, 02/11/2010 14:10 WIB
Banyak Nasabah Terjebak Utang Gara-gara ‘Gestun’ Kartu Kredit
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – Banyak nasabah terjebak utang karena praktek gesek tunai alias gestun kartu kredit. Dengan kemudahan menggesek kartu kredit, mereka terlena dan pada akhirnya tak mampu membayar cicilan utangnya.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengakui banyak menerima laporan dari nasabah perbankan terkait kartu kredit. Laporan tersebut banyak yang terkait nasabah tidak mampu membayar cicilan utang akibat ulah menggunakan praktek gestun kartu kredit.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Harian YLKI Sudaryatmo usai Konferensi Persnya di Kantor YLKI, Jalan Pancoran, Jakarta, Selasa (02/11/2010).

“Kita memang menerima laporan dari nasabah kartu kredit perbankan. Dan pada dasarnya memang banyak nasabah yang terjebak utang akibat daya beli semu,” ujar Sudaryatmo.

Daya beli semu, sambung Sudaryatmo adalah praktek menggunakan kartu kredit dengan cara menarik tunai tanpa membeli barang atau biasa disebut gestun di merchant-merchant dan tidak melalui ATM.

“Akibat praktek tersebut, maka rasio kredit bermasalah di kartu kredit selama Juli-Agustus 2010 terdongkrak sebesar 0,45%,” katanya.

Belakangan juga, Sudaryatmo mengatakan pengguna kartu kredit melalui Gestun itu mengalami kenaikan yakni mencapai 1,02%. “Akibatnya NPL meningkat dan masyarakat yang keasyikan menggunakan gestun tidak mampu bayar. Maka ada daya beli semu ini,” jelas Sudaryatmo.

Lebih lanjut Ia mengharapkan agar konsumen sendiri mampu menjaga agar tidak terjerumus melalui utang dengan kartu kredit. Karena, menurutnya,penyelesaian sengketa kartu kredit akan selesai jika nasabah membayarkan seluruh hutangnya.

Belakangan transaksi gestun memang marak terjadi di beberapa merchant. Bahkan BI bersama Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) telah menutup 500 merchant akibat praktek gestun tersebut.

Untuk diketahui, PBI No.11/11/PBI/2009 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK) disebutkan bahwa Acquirer (bank penerbit) wajib menghentikan kerja sama dengan merchant atau pedagang yang merugikan Prinsipal, Penerbit, Acquirer dan/atau Pemegang Kartu, antara lain Pedagang diketahui telah melakukan kerjasama dengan pelaku kejahatan (fraudster), memproses penarikan atau gesek tunai (cash withdrawal transaction) Kartu Kredit, atau memproses tambahan biaya transaksi (surcharge).

Selain praktek gesek tunai (Gestun) ilegal oleh merchant-merchant, praktek yang marak kini adalah pemalsuan identitas nasabah kartu kredit. Semenjak diberlakukannya chip dalam kartu kredit, fraud dalam bentuk pemalsuan identitas nasabah justru meningkat namun pemalsuan kartu kredit turun drastis.

(dru/qom)
Senin, 01/11/2010 16:00 WIB
Pasutri Bobol Kartu Kredit Hingga Miliaran Rupiah
E Mei Amelia R – detikNews

Jakarta – Pasangan suami istri ditangkap karena membobol kartu kredit bank lokal dan internasional. Akibatnya, pihak bank dirugikan hingga miliaran rupiah.

“Tersangka Ercik Surtan (40) ditangkap bersama isterinya Puspa Sari Wijaya alias Angelica Wijaya,” kata Kasat Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Arismunandar, kepada wartawan, Senin (1/11/2010).

Kedua tersangka ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada 20 Oktober 2010 lalu. Selain keduanya, polisi juga menangkap Oliver Hendra dan Julius Wiliam.

Arismunandar mengatakan, modus operandi yang dilakukan para tersangka adalah dengan menggandakan data kartu kredit para nasabah. Data nasabah kartu kredit itu kemudian dimasukkan ke dalam kartu kredit palsu.

Untuk membuat identitas di kartu kredit palsu, Erick pun memalsukan namanya dengan cara membuat kartu identitas (KTP) palsu. Adapun data diperoleh tersangka Erick dengan meretas melalui jaringan internet.

“Erick punya keahlian di bidang IT,” katanya.

Dikatakan Arismunandar, Erick merupakan residivis kasus yang sama. Ia pernah dipenjara beberapa tahun lalu atas perbuatan yang sama. “Setelah keluar, rupanya dia melakukannya lagi,” katanya.

Kartu kredit yang dipalsukan tersangka mulai dari jenis Gold hingga Platinum. Setelah diperoleh kartu kredit yang digandakan, para tersangka kemudian bertransaksi di pusat-pusat perbelanjaan.

“Mereka gunakan untuk membeli barang-barang elektronik agar bisa dijual kembali. Total kerugian hingga miliaran rupiah,” ujarnya.

Kasus ini bermula dari laporan nasabah bank yang merasa dirugikan akibat tagihan yang membengkak. “Para nasabah merasa tidak pernah berbelanja barang-barang yang sudah dibeli tersangka,” katanya.

Para nasabah kemudian melaporkan hal itu ke pihak bank. Pihak bank kemudian meneruskan laporan tersebut ke polisi.

Melalui proses penyelidikan selama 1 minggu, polisi akhirnya menangkap para pelaku. Awalnya, polisi menangkap Julius Wiliam dan Oliver Hendra di Carrefour Blok M Square, Jakarta Selatan.

“Waktu itu mereka sedang bertransaksi 2 handphone dengan kartu kreditnya,” katanya.

Dari informasi kedua tersangka, polisi akhirnya menangkap Erick dan istrinya di Bandung, Jawa Barat. Dari keduanya, polisi menyita barang bukti berupa sejumlah handphone berbagai merk, 622 kartu kredit palsu yang diterbitkan BNI, Panin Bank, Mandiri, Danamon, BII, Royal Bank Visa Card, Bank of America Visa Card, 31 KTP palsu, alat pencetak kartu, notebook dan satu set televisi serta 49 slove rokok.

Para tersangka dijerat Pasal 263 (1) dan (2), 378 jo pasal 55 dan 56 KUHP, pasal 3 ayat (1) dan (2) UU RI No 15 Tahun 2002 tentang pencucian uang dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

(mei/lrn)
Kamis, 21/10/2010 12:06 WIB
KSEI Tutup 90 Ribu Rekening Efek yang ‘Tidur’
Angga Aliya – detikFinance

Medan – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menutup 90 ribu rekening tidur atau dormant account sejak awal 2010. Penutupan ini mengurangi jumlah rekening tidur dari jumlah awal sebanyak 100 ribu rekening.

Hal ini disampaikan oleh Direktur KSEI Sulistyo Budi dalam acara sosialisasi kartu AKSes di Medan, Kamis (21/10/2010).

“Kita bisa mengurangi itu (rekening tidur) dengan adanya aturan biaya tambahan (denda) untuk rekening tidur dalam 6 bulan,” katanya.

Hingga saat ini, setelah adanya penghapusan rekening tidur itu, jumlah sub rekening efek yang tercatat di KSEI mencapai 301.270 buah. Meski demikian, ia mengatakan saat ini rekening tidur tersebut belum seluruhnya dihapus.

“Masih ada, tapi bisa dihitung jari lah. Investor juga mulai mikir, buat apa bikin rekening tapi istilahnya mati. Nanti bisa kena denda,” ungkapnya.

Ia mengatakan, KSEI masih terus berupaya menekan jumlah dormant account tersebut, walau ia mengaku jumlahnya tidak bisa dihilangkan sama sekali.

Pasalnya, jika dalam satu bulan ada beberapa rekening yang dihapus, maka dalam bulan berikutnya kemungkinan bisa ada rekening baru yang menjadi rekening tidur.

Sebenarnya, menurut Sulistyo, pemegang sub rekening efek yang termasuk dormant account telah diminta untuk menutup rekening tersebut. Bila tidak ditutup, pemegang rekening diwajibkan untuk membayar biaya pemeliharaan dalam enam bulan.

Biaya pemeliharaan yang dikenakan sebesar Rp 1 per bulan dan dihitung secara proporsional dengan periode sub rekening efek yang dinyatakan sebagai dormant account.

(ang/dnl)
Tanda-tanda Raul Lemos Bangkrut Semakin Jelas?
Rabu, 20 Oktober 2010 , 13:48:00 WIB

RMOL. Raul Lemos dan Silvalay Noor Athalia (Atha) sedang menjalani proses sidang cerai di Pengadilan Agama Timor Leste. Raul tiga kali merombak soal harta gono-gini. Apakah Raul tengah kesulitan keuangan?

Untuk kedua kali, pria yang kini menjalin hubungan asmara dengan Kridayanti ini mengajukan perubahan pada surat perjanjian harta gono-gini dengan Atta. Ulah Raul membuat Atha kaget.

“Soal itu (kesulitan keuangan), saya enggak tahu deh. Saya sudah tidak peduli,” kata Atha beberapa waktu lalu.

Atha tak mempersoalkan perubahan harta gono-gini yang dilakukan Raul. Sebab, harta bukan menjadi soal untuknya. Yang diutamakan Atha, hak asuh anak jatuh ke tangannya.

Meski tak begitu peduli dengan harta bersama Raul, Atha sempat heran ketika melihat suaminya itu mengajukan perubahan soal harta gono-gini.

“Iya kaget sih. Karena itu kan sudah dua kali perubahan. Tapi ya sudahlah, saya terima saja. Enggak masalah kalau soal harta,” tegasnya.

Hal ini tentu saja semakin menguatkan dugaan bahwa Raul mengalami kesulitan finansial. Apalagi KD juga sebelumnya telah menjual rumah pemberian Raul dan mobil mewahnya. [rry/zul]

Jumat, 08/10/2010 11:26 WIB
Bangkrut, Toni Braxton Punya Utang Sampai Rp 446 M
Eny Kartikawati – detikhot
Jakarta Penyanyi Toni Braxton dikabarkan mengalami kebangkrutan. Saking bangkrutnya, Braxton sampai terlilit utang yang jumlahnya tidak sedikit, Rp 446 miliar.

Dilansir TMZ, Jumat (8/10/2010), penyanyi 43 tahun itu memiliki utang yang jumlahnya antara US$ 10-50 juta atau antara Rp 89-446 miliar.

Cukup banyak pihak yang diutangi oleh Braxton. Mereka di antaranya adalah Tiffany & Co, The Four Seasons Hotels, Mesa Air Conditioning dan masih banyak lagi.

Pelantun ‘Un-Break My Heart’ itu mengaku tidak bisa membayar utang-utangnya. Pendapatannya saat ini hanya antara US$ 1 juta sampai US$ 10 juta.

Sebelumnya Braxton juga pernah mengklaim dirinya bangkrut pada 1998. Penyanyi yang pernah datang ke Indonesia pada 2009 lalu itu pada Maret lalu, juga menunggak membayar pajak US$ 400 ribu.

Braxton dikenal sebagai penyanyi yang sudah memenangkan enam piala Grammy Awards. Sepanjang karirnya, ia mampu menjual 40 juta kopi album di seluruh dunia.

Pemilik album ‘Pulse’ itu pernah menikah dengan musisi Keri Lewis. Keduanya bercerai pada 2009, setelah menikah selama 8 tahun. Dari pernikahan itu Braxton dikaruniai dua anak laki-laki.(eny/eny)
Victoria Buka-bukaan Soal Rumah Tangganya
Victoria mengaku ia sangat bahagia karena Beckham adalah pria yang tampan.
Kamis, 7 Oktober 2010, 13:21 WIB
Finalia Kodrati

VIVAnews – Pengakuan wanita penghibur bernama Irma Nici soal kisah terlarangnya dengan pesepakbola David Beckham membuat sang istri, Victoria menjadi sorotan. Wanita yang terkenal modis ini pun membeberkan seputar suaminya tersebut.

Victoria mengaku pernyataan Irma Nici tentang perselingkuhannya dengan Beckham tak membuat rumah tangganya goyah. Justru, wanita yang kini menekuni profesi sebagai desainer itu merasa hubungan mereka semakin mesra dan harmonis lebih dari sebelumnya. Bahkan, Victoria mengklaim Beckham adalah belahan jiwanya. Demikian seperti dikutip dari Zimbio, Kamis 7 Oktober 2010.

Tak hanya itu, kabar miring soal perselingkuhan mantan kapten Tim Nasional Inggris itu dengan Irma Nici tak mengurangi rasa cinta Victoria terhadap pria yang dinikahinya pada tahun 1999 silam. Ia mengaku semakin mencintai pria tersebut.

“Ketika kita sedang menghadiri acara pesta di rumah ibuku, aku duduk di pangkuannya. Kita sangat mesra. Dan kita ini adalah soulmate,” kata Victoria bahagia.

Dengan kemesraan yang selalu diperlihatkan Beckham untuknya, wanita yang akrab disapa Posh Spice ini merasa kehidupannya sangat sempurna dan menjadi wanita yang paling bahagia karena kehadiran Beckham dalam hidupnya.

“Selama 11 tahun menikah kita merasa di pesta itu kita adalah pasangan yang semakin dekat satu sama lainnya,” ucapnya.

Pujian mantan personel Spice Girls terhadap suaminya itu tak berhenti sampai di situ saja. Ia mengatakan suaminya adalah seorang pria yang tampan dan ia sangat bersyukur bisa menjadi pendamping hidup pesepakbola yang sekarang berkarir di LA Galaxy tersebut.

“Ia selalu terlihat tampan sepanjang waktu,” ucapnya sambil tertawa. (sj)
Victoria Tinggalkan Beckham dan Tiga Anaknya
Victoria Beckham memutuskan untuk pergi ke London tanpa ditemani suami dan anak-anak.
KAMIS, 7 OKTOBER 2010, 04:22 WIB Finalia Kodrati

VIVAnews – Rumah tangga Victoria dan David Beckham saat ini sedang menjadi pusat perhatian. Hal itu karena pengakuan seorang pelacur bernama Irma Nici yang menyatakan dirinya telah bercinta sebanyak lima kali dengan pesepakbola tersebut. Setelah ramainya kasus itu, pasangan ini kerap terlihat tidak bersama.

Victoria pun meninggalkan Amerika dan kembali ke Inggris. Kabarnya, kepergian wanita yang akrab disapa Posh Spice itu untuk meredakan rasa marahnya atas pemberitaan yang menyudutkan suaminya terbut.
Tetapi, ada juga yang mengatakan Victoria ke Inggris untuk mengurus bisnisnya dan menjenguk kakaknya yang baru saja melahirkan bayi perempuan. Demikian seperti dikutip dari DailyMail, Kamis 7 Oktober 2010.

Di saat Victoria sedang ke kampung halamannya, Beckham terlihat sibuk mengurus ketiga putranya. Ia mengajak ketiga anaknya untuk menonton pertandingan sepakbola. Ketiga putranya itu terlihat menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat.

Beckham sepertinya berusaha keras untuk tak terlihat tertekan dengan pemberitaan yang menyudutkan dirinya. Ia dan Victoria tetap berusaha untuk menjalani kehidupan dan aktivitas mereka seperti biasanya. (pet)
Dikabarkan Jual Showroom, Mayangsari Bangkrut?
Senin, 4 Oktober 2010 – 09:39 wib

PURWOKERTO- Artis cantik Mayangsari dikabarkan bangkrut. Gosip bangkrut ini muncul karena kabarnya dia menjual showroom dan stasiun radio FM miliknya di Purwokerto. Saat dikonfirmasi, ibunda Mayang, Larasatun Cengkir Gading enggan berkomentar.

Saat ditemui di rumahnya, Larasatun tidak mau berkomentar dengan alasan permasalahan showroom mobil bukanlah haknya. Tapi, dia mengaku tahu perkembangan showroom tersebut.

“Wah Mas, untuk wilayah itu (show room) saya gak berani komentar. Itu bukan hak saya Mas, tapi saya akui kalau saya tahu perkembangan masalah itu, hanya saya no comment saja,” jawab Larasatun saat ditanya, Senin (4/10/2010).

Saat dicek ke showroom Hyundai milik Mayangsari di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, beberapa karyawan tidak mau berkomentar. Saat itu hanya tampak dua unit mobil second saja yang dipajang untuk dijual.

Tetapi saat ditanya perihal penjualan stasiun radio, Larasatun tidak menampiknya. Dia beralasan penjualan stasiun radio swasta FM ini lebih dikarenakan anak-anaknya tidak ada yang mau melanjutkan usahanya. Selain itu, sebagai orang yang sudah tua, ia sudah terlalu berat untuk memikirkan usaha yang dikelolanya.

“Oh, untuk masalah radio Sumasli ini saya memang bermaksud menjualnya, semula saya memang bercita-cita kalau radio yang dulu frekwensinya AM ini sudah menjadi FM, saya berencana melakukan wayangan dua malam suntuk dengan dalam Ki Sugino dan Mas Sigit anak saya. Nah setelah selamatan wayangan, saya bermaksud memberikan kepemimpinan dan pengelolaan radio ini kepada Mas Sigit satu-satunya anak laki-laki saya, tapi dia tidak mau. Makanya saya akhirnya memikirkan untuk dijual karena tidak ada yang mau mengelola lagi. Sedangkan saya sendiri sudah pengen istirahat momong cucu saja,” papar Larasatun.

Dalam kesempatan itu, Larasatun juga menampik gosip bahwa dirinya menjalin kasih dengan seorang sopir taksi di Purwokerto. Dia mengatakan bahwa gosip tersebut tidaklah benar dan fitnah belaka.

Dia mengaku jika dirinya selalu memakai sopir taksi tersebut jika ia memerlukan seorang sopir bagi dirinya. Menurutnya, kedekatan ini hanyalah kedekatan antar seorang sopir dengan majikannya.

“Wah itu kabar fitnah dan bohong mas, saya memang dulu punya sopir pribadi yang sekarang menjadi sopir taxi, dan apabila saya membutuhkan dia untuk keperluan menyopir, saya memang kerap memakai dia Mas. Tapi untuk hubungan lebih jauh kami tidak memikirkannya,” tambah Larasatun.(Saladin Ayyubi/Global/uky)
Selasa, 28/09/2010 19:42 WIB
Bebas dari Penjara, Burhanuddin Abdullah Tak Punya Kegiatan
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – Setelah bebas bersyarat, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah mengaku tidak memiliki aktivitas apapun di luar. Termasuk mengajar di perkuliahan.

Hari ini, Selasa (28/9/2010), Burhanuddin nampak hadir dalam RDP Pansus OJK di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Mengenakan batu batik cokelat muda, ia memberi gambaran tentang fungsi pengawasan perbankan baik saat masih menjabat atau kini yang telah pensiun.

“Saya tidak ada aktivitas lagi saat ini. Mengajar juga tidak,” ungkapnya usai rapat selesai.

Pandangan ia tentang OJK adalah lembaga yang tidak diperlukan. Karena, fungsi pengawasan masih bisa ditangani BI. Namun memang diakui perlu perbaikan kinerja di sana-sini.

“Jangan hanya dilihat itu Century. Padahal kan ada 125 bank. Itu kan yang diawasi BI. Banyak bank yang membukukan laba Rp 3-4 triliun seperti (Bank) Mandiri, BNI. Itu kan keberhasilan,” tuturnya.

Pria kelahiran Garut, 10 Juli 1947 itu itu telah menjadi penghuni rutan Mabes Polri sejak 7 April 2008 lalu, atau tepat 37 hari menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur BI. Burhanuddin ditahan dalam kasus korupsi aliran dana BI ke DPR.

Burhanuddin, didakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Perubahan UU No. 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP, sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primer.
(wep/dnl)

Orang Kaya Amerika Jadi Melarat, Bill Gates Tetap No 1
Kamis, 23 September 2010 – 14:29 wib

Rani Hardjanti – Okezone

JAKARTA – Badai krisis ekonomi Amerika yang terjadi 2007 masih membekas bagi warga Negeri Paman Sam, khususnya para pebisnis papan atas. Kendati mulai membaik, namun terbukti, kaum elit Amerika banyak yang jatuh melarat.

Berdasarkan catatan Forbes, rata-rata kekayaan mereka merosot USD300 miliar dalam 12 bulan pada 2009, dari USD1,57 triliun menjadi USD1,27 triliun. Kondisi ini merupakan yang terburuk sejak 1982.

Fenomena ini terus berlanjut hingga tahun ini, menyusul goyahnya pasar modal dan bisnis real estat. Pukulan telak ekonomi itu meluas menjadi permasalahan sosial. Tingkat perceraian dan penipuan meningkat tajam.

Salah satu kantong orang kaya yang “mengempis” adalah Warren Buffett. Namun, dia masih bertahan di posisi kedua dibanding tahun lalu. Saham perusahaan Berkshire Hathaway, yang menjadi motor penggerak tahtanya, ambrol 20 persen. Ini merupakan catatan terburuk dalam dunia bisnis.

Lalu, siapa yang mampu bertahan di posisi nomor 1? Tak lain masih seperti tahun lalu. Dia adalah William Henry Gates atau lebih dikenal dengan sebutan Bill Gates. Kekayaan pria berusia 54 tahun ini mampu meningkat USD4 miliar menjadi USD54 miliar, dari tahun sebelumnya yang “hanya” USD50 miliar.

Kendati demikian tidak semua miliarder jatuh melarat. Pada sektor tertentu, masih banyak pengusaha yang mendulang untung, khususnya di sektor teknologi dan sektor riil. Eksitensi merekalah yang menjadi pendongkrak ekonomi Negeri Adidaya tersebut. Seperti yang terjadi pada keluarga Walton. Kakak beradik yang menyandang status konglomerat sektor ritel ini, mampu menguasai 10 papan teratas orang paling tajir.

Berikut daftar 25 miliarder versi Majalah Forbes, seperti dikutip okezone, di Jakarta, Kamis (23/9/2010).

1. William Henry Gates (54), kekayaan USD54 miliar.
Lebih dikenal dengan nama Bill Gates. Dia adalah founder Microsoft dan juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Pada 2009, kekayaannya tercatat USD50 miliar.

2. Warren Buffett (80), kekayaan USD45 miliar.
Pemilik Berkshire Hathaway dan juga seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat. Pada 2009, kekayaan USD40 miliar.

3. Lawrence Ellison (66), kekayaan USD27 miliar.
Pendiri dan CEO dari perusahaan perangkat lunak database Oracle Corporation.

4. Christy Walton (55), kekayaan USD24 miliar.
Dia adalah janda dari John Walton, perintis Wal Mart. Kekayaannya meningkat dari tahun lalu, yang tercatat USD21,5 miliar.

5. Charles Koch (74), kekayaan USD21,5 miliar.
Dia adalah pengusaha di bidang manufaktur dan energi. Kekayaan Koch mampu meningkat pesat. Pada tahun lalu, kekayaannya tercatat USD16 miliar dan hanya berada di posisi kesembilan.

6. David Koach (70), kekayaannya USD21,5 miliar.
David tak lain adalah saudara dari Charles Koch. Pria jebolan Massachusetts Institute of Technology ini bergerak di bidang yang sama dengan sang kakak. Kekayaannya meningkat pesat dari tahun lalu di posisi ke-10, dengan kekayaan USD16 miliar.

7. Jim C Walton (62), kekayaan USD20,1 miliar.
Bapak empat anak ini, merupakan bos Wal-Mart. Kekayaan pengusaha lulusan University of Arkansas pada tahun lalu tercatat USD19,6 miliar.

8. Alice Walton (61), kekayaan USD20 miliar.
Dia juga pemilik Wal Mart. Kekayaannya meningkat dari tahun sebelumnya USD19,3 miliar. Wanita yang telah bercerai dengan suaminya ini, menghabiskan sebagian kecil kekayaannya untuk membangun Crystal Bridges Museum of American Art di Bentonville.

9. S Robson Walton (66), kekayaan USD19,7 miliar,
Pebisnis jebolan University of Arkansas ini juga bagian dari pemilik Wal Mart. Kekayannya meningkat dari tahun lalu yang tercatat SD19 miliar. Kendati meningkat, namun pada tahun lalu, dia peringkat ketujuh.

10. Michael Bloomberg (68), kekayaan USD18 miliar.
Duda ini merupakan pemilik Bloomberg. Kekayaanya hanya meningkat tipis dibanding tahun lalu sebanyak USD17,5 miliar. Pada 2009 lalu, dia mampu menduduki peringkat kedelapan. Pebisnis bertangan dingin ini, menuntaskan pendidikannya di Harvard University dan Johns Hopkins University.

11. Larry Page (37), kekayaan USD15 miliar, pendiri Google.
12. Sergey Brin (37), kekaaan USD15 miliar, pendiri Google.
13. Sheldon Adelson (77), kekayaan USD14,7 miliar. Pengusaha kasino dan hotel.
14. George Soros (80), kekayaan USD14,2 miliar. Pengelola investais.
15. Michael Dell (45), kekayaan USD14 miliar. Pendiri perusahaan Dell.
16. Steve Ballmer (54), kekayaan USD13,1 miliar. CEO Microsoft.
17. Paul Allen (57), kekayaan USD12,7 miliar 57. Investor di Perusahaan Microsoft.
18. Jeff Bezos (46), kekayaan USD12,6 miliar. Pendiri Amazon.com.
19. Anne Cox Chambers, (90), kekayaan USD12,5 miliar. Pemilik Cox Enterprises.
20. John Paulson (54), USD12,4 miliar. Pengelola hedge funds.
21. Donald Bren (78), kekayaan USD78. Pengusaha real estate.
22. Abigail Johnson (48), kekayaan USD11,3 miliar.
23. Phil Knight (72), kekayaan USD11,1 miliar. Pemilik Nike
24. Carl Icahn (74), kekayaan USD11 miliar.
25. Ron Perelman (67), kekayaan USD11 miliar.
(rhs)
06/09/2010 – 17:55
Nasib Rooney Terancam Seperti Luna Maya
Boy Leonard Pasaribu

(IST)
INILAH.COM, Manchester – Skandal seks dengan wanita penghibur tak hanya membuat nama baik Wayne Rooney tercoreng. Penyerang Manchester United dan Timnas Inggris itu juga terancam bangkrut.

Rooney memang membayar Jenny Thompson 1.200 pound (sekitar Rp17 juta), namun harga itu tak seberapa bagi sang bintang. Yang membuatnya merugi adalah terungkapnya skandal tersebut membuat para sponsor bersiap-siap memutuskan hubungan kerja dengan Rooney. Mirip seperti Luna Maya setelah terungkapnya video mesum Nazriel Ilham alias Ariel Peterpan yang diduga melibatkan dia dan Cut Tari itu.

Rooney menjadi duta banyak sekali produk, mulai dari perlengkapan olah raga hingga video games. Bomber kelahiran Liverpool ini juga menandatangani kontrak untuk meluncurkan lima buku dengan penerbit Harper Collins.

Setelah skandalnya terungkap, sponsor-sponsor tersebut, yang kebanyakan mengusung nilai-nilai keluarga, mulai mengevaluasi ulang kerja sama mereka dengan Rooney.

Kasus serupa pernah menimpa rekan setimnya di Timnas Inggris, John Terry, serta pegolf legendaris Amerika Serikat, Tiger Woods. Keduanya akhirnya kehilangan kontrak bernilai puluhan miliar rupiah.

Namun satu hal yang sedikit melegakan, dua sponsor terbesar Rooney, produsen minuman Coca-Cola dan EA Sports, produsen video game, menegaskan berita tersebut tidak akan mengganggu hubungan baik mereka.

”Ini masalah pribadi Wayne Rooney dan keluarganya. Kami tidak akan mengeluarkan komentar lebih jauh untuk saat ini,” demikian juru bicara Coca-Cola kepada The Mirror.

Sementara itu, EA Sports merilis pernyataan yang berbunyi, “Ini adalah masalah pribadi dan kami menghargai privasi Wayne dan keluarganya. Kami telah bekerja sama selama enam tahun dan Wayne akan tetap menjadi duta EA Sports. Kami takkan membuat komentar lain untuk saat ini.”

Jenny Thompson, seorang wanita penghibur berusia 21 tahun, mengungkapkan kisah mesranya bersama penyerang berusia 24 tahun itu kepada News of the World.

Akibatnya, keluarga Rooney berantakan. Istrinya, Coleen, yang tengah mengandung lima bulan, mengancam cerai. Pasangan tersebut dikaruniai seorang putra yang baru berusia enam bulan, Kai. [Goal.com/nic]
03/09/2010 – 11:52
Cerai, Tiger Woods Gadaikan Rumah Rp 491M
Boy Leonard Pasaribu

(ist)
INILAH.COM, Florida – Setelah bercerai dengan Elin Nordegren, pegolf legendaris Tiger Woods terbelit masalah finansial. Rumah mewahnya di Florida digadaikannya seharga 54,5 juta dolar AS (Rp 491 miliar).

Mansion super megah yang digadaikannya itu berada di kawasan eksklusif, Jupiter Island, yang hanya dihuni kalangan papan atas Amerika Serikat.

TMZ berhasil mendapatkan dokumen legal dari Marin County pada 27 Agustus, atau empat hari setelah Tiger menyelesaikan perceraiannya dengan Elin. Dalam dokumen tersebut, Tiger mencantumkan statusnya sebagai lajang.

Tiger setuju untuk melunasi hutangnya yang menggununng itu pada 15 Januari 2016. Sepertinya ada optimisme pegolf handal itu akan kembali bersinar di lapangan dan merebut berbagai hadiah utama.

Menurut dokumen tersebut, properti yang dimiliki Tiger membentang hampir selebar pulau kecil tersebut, dan terdiri dari tiga bangunan utama.

Di dalamnya terdapat lapangan tenis, ruangan terapi oksigen, kolam renang dengan berbagai ukuran dan pusat kebugaran yang mewah.
Keluarga Beckham Kini Berhemat
Apakah pesepakbola paling sohor itu bangkrut?
SABTU, 21 AGUSTUS 2010, 08:05 WIB Irvan Beka

David & Victoria Beckham ((AP Photo/Evan Agostini))
BERITA TERKAIT
Gaji Henry Terbesar Kedua Setelah Beckham
Beckham: Saya Akan Berjuang Kembali ke Timnas
Beckham Tolak Pertandingan Perpisahan
Beckham Tanggapi Keputusan Capello
Capello Beri Vonis, Beckham Sudah Tamat
VIVAnews – Agak aneh memang mendengar kalimat ‘Beckham berhemat.’ Tapi itu benar-benar terjadi.

Apakah pesepakbola paling sohor itu bangkrut? Tidak juga. Beckham saat ini masih merupakan pemain bola dengan gaji paling besar.

Tiap tahunnya Beckham digaji US$6,5 juta atau sekitar Rp58,3 miliar. Jika dibagi 12, hasilnya adalah Rp4,85 miliar. Penasaran dengan berapa gajinya satu hari, mari kita hitung. Rp58,3 miliar dibagi 365 maka muncul angka Rp159,7 juta.

Angka di atas tentu akan semakin besar jika melihat Victoria juga punya penghasilan besar. Sebagai model dan kadang menyanyi, jutaan dollar tentu rutin didapat sang Posh.

Lalu sekali lagi, untuk apa keluarga Beckham berhemat? Awalnya begini, Vic memanggil seorang akuntan untuk menganalisa keuangan keluarganya. Ia merasa gaya hidup yang boros tak pantas dengan situasi ekonomi sekarang di mana banyak orang biasa mengencangkan ikat pinggang.

Sang akuntan kemudian menilai kalau keluarga Beckham membuang ratusan ribu poundsterling yang tak perlu untuk membayar pegawai yang mengurus rumah mereka di Inggris, Los Angeles, Dubai dan Prancis.

Seorang teman dari Posh bilang kalau akuntan tadi bertanya pada nyonya Beckham untuk apa ia melakukan hal itu.

Posh rupanya patuh. Ia kemudian memecat 14 dari 50 pegawainya. Yang menjadi ‘korban’ pemecatan antara lain para pekerja di The Beckingham Palace termasuk tukang bersih-bersih yang sudah bekerja di sana selama delapan tahun.

Pegawai yang bertahan kini punya tugas rangkap. Contohnya tukang kebun tak cuma hanya mengurus tanaman. Tapi ia juga merangkap sebagai supir.

Di ‘istana’ Beckham yang lain di Bergemon, Prancis Selatan, enam dari tujuh tukang kebun dipecat. (The Sun)
• VIVAnews
20/08/2010 – 11:39
Takut Bangkrut, Beckham PHK Massal Pegawainya
Boy Leonard Pasaribu

Beckingham Palace-Prancis-Los Angeles-Palm Islands, Dubai
(thesun.co.uk)
INILAH.COM, Los Angeles – Keluarga Beckham memangkas hampir sepertiga pegawainya yang tersebar di penjuru dunia setelah seorang akuntan yang mereka sewa mengatakan, “Kalian membuang banyak uang.”

Victoria menyewa sang ahli keuangan untuk mengatur ulang keuangan mereka. Mantan anggota Spice Girls ini merasa gaya hidup supermewah yang mereka jalani sekarang tak pantas dengan keadaan di mana banyak orang justru mengetatkan ikat pinggang.

Posh Spice, demikan julukan Victoria, membuang ratusan ribu pound setiap tahunnya hanya untuk membayar gaji pegawai yang sebenarnya terlalu banyak untuk mengurus rumah mereka yang tersebar di Inggris, Los Angeles, Dubai, dan Prancis.

Seorang teman dekat keluarga Beckham, kepada The Sun mengungkapkan, “Akuntan yang sangat masuk akal ini berkata langsung kepada Vic, ‘Anda bisa saja mempekerjakan semua orang, tetapi buat apa?’”

Penyesuaian jumlah pegawai juga terjadi di salah satu kediaman Bekham di Sawbridgeworth, Herts, yang diberi nama Beckingham Palace. Sementara karyawan di LA selamat dari PHK tersebut karena jumlahnya masih masuk akal.

David Beckham, megabintang kulit bundar berusia 35 tahun itu, dan Victoria, 36 tahun, yang mempekerjakan setidaknya 50 pegawai di seluruh dunia, awalnya enggan memberhentikan 14 orang diantaranya.

Namun sang teman dekat menambahkan, “Sang akuntan meyakinkan bahwa meski terjadi pengurangan, mereka tetap tak akan kerepotan. Ada PHK besar-besaran. David dan Victoria memang multimilyuner, tetapi bukan berarti mereka harus membuang uang.”

Korban di Beckingham Palace termasuk seorang pembersih rumah yang telah bekerja selama delapan tahun, wanita tersebut digantikan pegawai dari luar negeri dengan gaji yang lebih murah.

Kepala pengurus taman kini harus bekerja ekstra, menjadi supir Posh dan Becks untuk mengantarkan mereka ke bandara.

Enam dari tujuh tukang kebun juga diberhentikan di kediaman supermewah mereka di Bargemon, Prancis selatan.

Keluarga Beckham, yang memiliki kekayaan sekitar 115 juta pound (Rp1,6 triliun), juga punya dua asisten pribadi di Spanyol. Selain itu, enam supir dipekerjakan di seluruh dunia.[nic]
Jumat, 20/08/2010 15:32 WIB
Juwita Bahar Diselamatkan Sang Paman Saat Pergi Dari Rumah
Pebriansyah Ariefana – detikhot

Juwita Bahar (Pebriansyah/detikhot) Jakarta Annisa Bahar membiarkan anaknya, Juwita Bahar, pergi dari rumah untuk memutuskan hidup mandiri. Padahal itu sangat berbahaya karena Juwita sempat memutuskan ingin mengontrak rumah dan tinggal sendiri.

“Saat pergi dari rumah, Juwita ingin mengontrak rumah sendiri katanya, mau tinggal sendiri juga. Kan itu sangat berbahaya. Takutnya nanti dia kena pergaulan yang nggak jelas, narkoba lah, atau apalah. Ya makanya saya selamatkan dengan tinggal di rumah saya dan saya awasi,” kata paman Juwita, Joel Bahar, saat berbincang dengan detikhot, Jumat (20/8/2010).

Sebelumnya diberitakan kalau Annisa menuding Joel mengadu domba dan membujuk
Juwita untuk pergi dari rumah. Joel pun tegas menepisnya.

“Juwita itu sudah besar, dia remaja dan dewasa. Mungkin umurnya baru 14 tahun,
tapi itu tidak jadi jaminan seseorang apakah dia dewasa atau tidak. Keinginannya
apa yang ia katakan murni keluar dari lubuk hatinya yang paling dalam,” jelas Joel yang kini juga menjadi manager Juwita.

Keinginan Juwita untuk hidup mandiri dimaklumi oleh Joel. Katanya, selama ini keponakannya sudah cukup banyak mencicipi kehidupan yang pahit saat bersama
ayahnya, maupun ibunya saat ini.

“Anak itu udah kenyang dengan menderita. Ikut papanya dia nggak punya apa-apa,
sekarang ikut mamanya juga begini. Saya khawatir sekali. Dia harus dibimbing, bukan dibiarkan begitu saja,” jelas Joel.

(ebi/iy)
Samuel stands aside from NAB’s Axa bid
Eric Johnston
August 18, 2010 – 10:43AM
Australian Competition and Consumer Commission chairman Graeme Samuel said he will step aside from further deliberations by the regulator on National Australia Bank’s planned $13.3 billion bid for Axa Asia Pacific.

The move follows a private investment company in which Mr Samuel is a shareholder becoming embroiled in the debt problems of shopping centre developer DFO.

Mr Samuel has an investment in the vehicle called Austexx which is owner of the DFO chain of factory outlet shopping centres.

National Australia Bank is one of the four lenders to Austexx which is struggling with debts of almost $450 million and is teetering on the edge of insolvency. NAB is believed to be owed about $112 million.

Mt Samuel this morning said he considered the decision necessary “to remove any perception of a conflict of interest” arising from his family’s investment in DFO.

Both NAB and AXA have been consulted and expressed no concern at Mr Samuel’s continuing involvement, the ACCC said in a statement.

However the ACCC said accepted Mr Samuel’s position that he would cease to be involved in any further commission deliberations on the NAB/AXA merger proposal.

The ACCC will take submissions on the matter until Monday, before making its final decision early next month.

NAB is trying to overcome the competition watchdog’s concerns, initially raised in April, that the bank would have too much power in the wealth management sector – particularly in platforms used by financial planners to manage client funds – if the takeover went ahead.

Key to this is an undertaking by the bank to sell Axa APH’s newer North platform, used by financial planners, to a smaller rival – IOOF.

ejohnston@theage.com.au
Pengacara: Adjie NotonegoroTidak Bangkrut
“Mas Adjie tahu punya kewajiban mau selesaikan itu. Dia jujur mau bayar utangnya.”
SENIN, 16 AGUSTUS 2010, 11:25 WIB Finalia Kodrati, Beno Junianto

Adjie Notonegoro (VIVAnews/Beno Junianto)
BERITA TERKAIT
Adjie Notonegoro Pasrah Jalani Persidangan
Disidang, Adjie Notonegoro Makin Stres
Adjie Notonegoro Jalani Sidang Perdana
Alasan Indra Bekti Menjamin Adjie Notonegoro
Adjie Notonegoro Dilaporkan Lagi
VIVAnews – Perancang kenamaan Adjie Notonegoro sedang menghadapi masalah hukum karena kasus penipuan. Perancang ini mengaku dirinya sedang terjerat utang dengan rentenir. Adjie dikabarkan bangkrut. Tetapi, desainer ini tak mau disebut dirinya bangkrut.

“Kita berusaha buat dia nyaman. Dia itu sedang kesulitan keuangan bukan bangkrut,” kata kuasa hukumnya, Andi F Mangunsong saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 16 Agustus 2010.

Andi mengatakan kasus tersebut membuat kliennya mengalami stres berat. Tetapi, dia melanjutkan, Adjie tak mau putus asa dan berusaha untuk tegar dan kuat menghadapi masalahnya tersebut.

“Mas Adjie bilang dia stres. Dia saya bilang saya harus kuat. Secara fisik dia kelihatan kurus sedangkan secara pribadi dia itu dalam keadaan tertekan,” ucapnya lagi.

Andi bertekad akan membantu Adjie agar kasus hukumnya itu bisa selesai. Dia juga menyadarkan Adjie akan kewajiban untuk membayar utang-utangnya tersebut. Desainer kondang itu berjanji akan membayar pasti akan membayar semua utang-utangnya dengan lunas.

“Mas Adjie tahu punya kewajiban mau selesaikan itu. Dia jujur mau bayar utangnya,” ujarnya.
• VIVAnews
Hilton vows vigorous defense of $35 million suit
Associated Press – August 12, 2010 10:35 PM PDT

FILE – In this June 6, 2010 photo, Paris Hilton arrives at the MTV Movie Awards in Universal City, Calif. Hilton is being sued for allegedly wearing someone else’s hair. A company that manufactures hair extensions sued the socialite in Los Angeles on Wednesday, claiming she breached her contract to wear and promote their product. The lawsuit claims Hilton agreed to wear Hairtech International Inc.’s extensions, but sported the fake locks of a competitor in 2008. (AP Photo/Chris Pizzello)
Associated Press
LOS ANGELES – Paris Hilton’s attorneys say a $35 million lawsuit against the heiress lacks merit and are vowing a spirited defense — and a possible countersuit.

The 29-year-old socialite was sued Wednesday in Los Angeles for allegedly breaching a contract to promote and wear hair extensions manufactured by Hairtech International Inc. The company is seeking $35 million in damages — 10 times what it paid Hilton for her endorsement.

Spokeswoman Dawn Miller said in a statement Thursday that Hilton’s attorneys have deemed the lawsuit is without merits.

Hairtech claimed Hilton did not wear the company’s extensions as promised and missed a launch party in 2007 because she was in jail.
Kamis, 12/08/2010 15:44 WIB
Adjie Notonegoro Terjerat Utang dengan Rentenir
Fakhmi Kurniawan – detikhot

Adjie Notonegoro (fatia/detikhot) Jakarta Perancang busana Adjie Notonegoro harus berurusan dengan polisi setelah dituntut melakukan penipuan. Belakangan diketahui, kalau pria berusia 49 tahun ini ternyata juga berutang kepada rentenir.

Hal itu diungkapkan oleh Andi F Simangunsong, kuasa hukum Adjie, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (12/8/2010). Andi mengungkapkan Adjie tidak bisa membayar utangnya kepada Melvin Chandrianto Tjhin alias Mervin sebesar Rp 3,1 miliar karena memiliki utang lain dengan bunga tinggi.

“Semua ini terjadi karena Adjie terjerat dengan tengkulak atau rentenir. Adjie punya utang kepada seseorang yang bunganya sangat tinggi, di luar kewajaran,” jelasnya.

Andi mengaku kliennya terpaksa berutang kepada rentenir untuk menjalankan bisnisnya. Sayangnya, ia enggan memberitahu jumlah pinjamannya.

“Itu kita bicarakan nanti. Bunganya saja kurang lebih 300 persen per tahun,” jelas Andi.

Kamis (12/8/2010), paman dari Ivan Gunawan itu menjalani persidangan untuk pertama kalinya. Namun, usai persidangan, Adjie enggan memberikan komentar terkait kasusnya.

(hkm/iy)
26 JULI 2010
Waduh, Adjie
Rumah toko yang sudah disulap menjadi bangunan berarsitektur gaya Romawi kuno itu masih berdiri megah. Kendati sudah kosong selama setahun terakhir ini, bangunan berlantai dua di Jalan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu tetap menonjol dibanding bangunan di kiri-kanannya. Itulah bekas bangunan butik milik desainer Adjie Notonegoro.

Diberi nama House of Adjie, butik itu dibuka pada April 2001 sebagai “tanda” 15 tahun kiprah Adjie di dunia desainer. Hasil karya pria yang 18 Juli lalu berulang tahun ke-50 tahun itu banyak digandrungi artis, para sosialita, hingga pejabat pemerintah. Sejumlah mantan presiden, seperti Abdurrahman Wahid, Bill Clinton, dan Fidel Castro, juga pernah menggunakan busana besutan desainer lulusan sekolah mode di Paris dan Jerman itu.

Namun tak hanya menjadi arena peragaan juga penjualan rancangannya, butik ini pula yang menjadi awal mula perkara hukum yang kini membelitnya. Perkara yang membuat ia kini meringkuk di tahanan.

Syahdan, di House of Adjie ini, pada November 2008, Melvin Chandrianto Tjhin menitipkan 12 perhiasan mewah kepada Adjie untuk dijual. Perhiasan itu meliputi: satu cincin green sapphire emas berlian, satu kalung rubi emas berlian, satu cincin rubi star emas berlian, satu cincin emerald emas berlian, serta satu buah cincin dan kalung berlian.

Kepada penyidik, Melvin mengaku sebagian perhiasan itu merupakan titipan koleganya dari toko berlian Excellent Jewelry. Karena sudah berteman lama, Melvin menyerahkan perhiasan senilai Rp 3,1 miliar kepada Adjie hanya dengan modal kepercayaan. Sebelumnya Melvin memang pernah sukses berbisnis berlian dengan Adji. “Saya sudah sepuluh tahun mengenal dia,” katanya.

Semula, menurut Melvin, Adjie lancar menyetor hasil penjualan. Selain dengan uang tunai, beberapa kali Adjie membayar dengan cek senilai Rp 100 juta, Rp 200 juta, bahkan Rp 1,675 miliar. Adjie juga kadang membayar dengan beberapa bilyet giro senilai Rp 350 juta. Masalah muncul saat cek dan giro itu hendak dicairkan. Bank yang didatangi menolak cek dan bilyet tersebut. Belakangan Melvin baru tahu lima lembar pecahan Sin$ 10 ribu yang ia terima dari Adjie ternyata palsu.

Gelagat buruk ini membuat Melvin meminta kembali perhiasan yang ia titipkan. Tujuh perhiasan dapat dikembalikan. Sisanya sudah dijual Adjie. Beberapa kali Melvin menagih perhiasan yang terjual. Dalam hitungan Melvin, hasil penjualan yang harus disetor Adjie nilainya Rp 1,135 miliar. Adapun Adjie baru menyetor Rp 275 juta. Karena terus menghindar saat ditagih, Melvin pun kesal dan melaporkan Adjie ke Kepolisian Resor Jakarta Selatan dengan tuduhan penggelapan pada Oktober 2009.

Laporan ke polisi itu cepat ditanggapi. Tak sampai sebulan, Adjie ditetapkan sebagai tersangka. Karena dianggap kooperatif, penyidik tidak menahan ayah dua anak ini. Pria yang pernah diganjar penghargaan sebagai desainer terbaik versi majalah Aneka dan Dewi ini beberapa kali mengupayakan damai dengan Melvin. Menurut pengacara Adjie, Edi Sarwono, pada Desember 2009 kedua pihak sepakat menyelesaikan utang itu. “Ini soal wanprestasi, bukan masalah pidana,” kata Edi.

Berbeda dengan pihak Adjie, penyidik tetap melihat unsur pidana kasus ini terang-benderang. Setelah memeriksa sembilan saksi, penyidik melimpahkan berkas ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Maret lalu. Pada medio April lalu, perkara Adji dinyatakan lengkap. Akibatnya, kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Munif, penyidik kepolisian harus menyerahkan barang bukti dan tersangka. “Karena tak ditahan, penyidik akhirnya sulit mengha dirkan tersangka,” katanya kepada Tempo.

Lantaran sang tersangka tak kunjung dihadirkan, kejaksaan kembali mengirim surat kepada polisi meminta segera menyerahkan Adjie. Penyidik lalu mengirim surat panggilan kepada Adjie. Panggilan ini tak mendapat tanggapan. Setelah panggilan kedua itu tak juga mempan, pada 13 Juli lalu polisi pun menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Adji.

Sasaran per tama yang didatangi polisi adalah rumah Adjie di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di rumah itu ternyata dia tak ada. Polisi lantas mendatangi House of Adjie. Di sini pun Adjie tak ditemukan.

Belakangan polisi menemukan keberadaan Adjie. Perancang itu ternyata tinggal di rumah bekas karyawannya di Jalan Nawi Pos, Rawa Lele, Bekasi. Kamis dua pekan lalu, sejumlah polisi dari Polres Jakarta Selatan mendatangi rumah itu. Di sana Adjie “menyerah”. “Ia dijemput paksa karena tak kooperatif,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Yusuf. Edi Sarwono membantah jika dikatakan kliennya ditangkap seperti yang kemudian diberitakan sejumlah media. Menurut dia, kliennya “dijemput”.

Diperiksa tiga jam, menjelang tengah malam Adjie dijebloskan ke Penjara Cipinang, Jakarta Timur. Di sana ia dimasukan ke Blok A kamar 8 yang sudah berisi enam tahanan. Blok ini merupakan blok isolasi untuk para tahanan pemula.

Lewat pengacara nya, Adjie “bergerilya” agar tak berlama-lama tidur di hotel prodeo itu. Ia mengajukan permohonan damai kepada Melvin sehingga ia bisa memperoleh penangguhan penahanan. “Supaya proyeknya tak tertunda dan dia bisa bayar utang,” kata Melvin. Kendati demikian, Melvin belum memutuskan menerima atau menolak permintaan damai Adjie.

Meski melunasi utangnya, menurut jaksa Munif, kasus Adjie akan jalan terus. “Pelunasan itu tak akan menghilangkan pidananya,” ujarnya. Soal permohonan penangguhan penahanan, kata Munif, permintaan itu masih di kaji kejaksaan. Namun, menurut sumber di kejaksaan, upaya tersebut sulit dika bulkan karena sebelumnya Adjie dinilai tidak kooperatif. “Persidangan juga akan segera dimulai Agustus ini,” ujar sumber ini.

Sumber itu menyatakan Adjie akan diancam dakwaan berlapis. Tak hanya penggelapan, dalam perbuatan yang ia lakukan juga terdapat unsur kejahatan lain: penipuan menggunakan cek dan bilyet biro kosong. Lalu ada pula tuduh an lain: penggunaan uang palsu untuk membayar tagihan Melvin.

Edi Sarwono menyesalkan perlakuan kejaksaan terhadap kliennya. Di tingkat penyidik, kata Edi, Adjie tak ditahan karena kooperatif. Di tingkat kejaksaan, ia ditahan. Menurut dia, seharusnya kejaksaan tidak gegabah menyeret persoalan Adjie ke ranah pidana karena ini masalah perdata. Apa boleh buat, kini ranah pidana itulah yang harus dihadapi pria yang dikenal dekat dengan para perempuan sosialita Ibu Kota ini. “Nasi sudah menjadi bubur, susah untuk menjadi beras kembali,” kata Edi.

Tak Punya Apa-Apa Lagi, Adjie Cuma Punya Nyawa
Sabtu, 24 Juli 2010 – 13:14 wib

Tomi Tresnady – Okezone

JAKARTA – Masalah utang yang membelit Adjie Notonegoro membawanya mendekam di penjara. Kini, desainer kondang itu tak punya apa-apa lagi, kecuali nyawa.

“Om saya sekarang udah enggak punya apa-apa lagi. Rumah, mobil, bahkan untuk keperluan sehari-hari aja mungkin sulit. Namun beliau masih punya karya dan nyawa. Saya yakin om saya adalah om yang hebat. Dia memiliki talenta luar biasa. Dia mengajarkan kepada saya hal yang tidak saya dapat dari orang lain,” ujar keponakan Adjie Notonegoro, Ivan Gunawan, dalam jumpa pers di Studio 3 TPI, kawasan TMII, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2010) malam.

Ivan tidak tega melihat kondisi pamannya di penjara. Presenter acara musik ini baru sempat membesuk pamannya karena kesibukan pekerjaan.

“Sebenarnya hati saya enggak sanggup melihat keadaaan beliau yang seperti itu, tapi hari ini akhirnya saya bertemu beliau. Kita pelukan lama sekali. Aku sebenarnya enggak betah dan deg-degan saat di penjara. Terakhir ke penjara saat nengok Sheila Marcia. Itupun deg-degannnya setengah mati,” tuturnya.

Ivan mengaku, sebenarnya tahu kondisi sang paman yang tengah terlebit masalah. Hanya saja, Ivan menunggu supaya Adjie yang bercerita duluan tentang masalahnya.

“Setahu saya, setahun terakhir memang beliau mengalami penurunan. Saya mengetahui, namun dia enggak pernah bicara langsung dengan saya. Dia sosok yang kuat dan enggak mau membebani orang lain,” terangnya.

Adjie dijebloskan ke rumah tahanan kejaksaan, Cipinang, Jakarta Timur, sejak pertengahan Juli. Dia harus berurusan dengan hukum karena menggelapkan batu permata milik sahabatnya, Mervin Cardianto.

Adjie resmi dijadikan tersangka oleh Kejari Jaksel sejak Kamis, 15 Juli 2010 malam. Ajie disangkakan telah melanggar Pasal 372 KUHP tentang penipuan.

Adjie telah menerima titipan dari Melvin Chandrianto Tjhin atau Mervin berupa perhiasan emas berlian untuk dijual dengan harga keseluruhan Rp3,11 miliar. Sebagian perhiasan tersebut akhirnya terjual dengan harga Rp960 juta. Alih-alih menyerahkan kepada yang berhak, Adjie malah menggunakannya untuk keperluan pribadi. (ang)
Kamis, 05/08/2010 20:48:22 WIB
Bachtiar Chamsyah ‘terbelit’ program sarung
Oleh: Anugerah Perkasa
JAKARTA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur terkait dengan kasus dugaan korupsi sarung Departemen Sosial periode 2004-2006.

Setelah menjalani pemeriksaan selama 5,5 jam, Bachtiar mengatakan KPK menilai apa yang dilakukan departemen yang dipimpinnya adalah sebuah kesalahan, dan membenarkan dirinya ditahan terkait dengan hal tersebut.

Pada Maret lalu, Bachtiar ditetapkan sebagai tersangka korupsi sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU No.31/1999 jo UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Sarung itu dananya dari sumbangan masyarakat, dan sejak saya jadi menteri telah dibukukan dengan baik. Dari dana itulah sumbangan-sumbangan diberikan kepada korban bencana alam. Namun hak KPK juga yang menilai ini adalah salah,” ujar Bachtiar kepada pers sebelum memasuki mobil tahanan di Gedung KPK, hari ini.

Dia juga meyakini apa yang dilakukannya tidak menimbulkan kerugian negara karena dana yang dihimpun berasal dari masyarakat. Menurut Bachtiar, justru uang tersebut dibagikan kepada orang miskin.

Pada proyek pengentasan fakir miskin Departemen Sosial 2004-2008, KPK menemukan tiga buah proyek pengadaan yang tersangkut kasus korupsi, yaitu pengadaan sapi impor asal Australia, pengadaan mesin jahit dan pengadaan sarung.

KPK menduga modus operandi dalam kasus ini adalah penunjukan langsung dan penggelembungan dana. Terhadap penggelembungan dana, KPK menemukan kerugian keuangan negara mencapai Rp24,5 miliar dalam proyek pengadaan mesin jahit senilai Rp51 miliar.

Adapun, dalam pengadaan sapi ada kerugian Rp3,6 miliar dari total nilai proyek sebesar Rp19 miliar. Untuk pengadaan sarung, KPK menemukan kerugian keuangan negara mencapai Rp11 miliar dari total proyek Rp25 miliar.

KPK telah melakukan penyelidikan kasus ini sejak 2007. KPK juga telah mengklarifikasi sejumlah pejabat Depsos. Mereka yang sudah diklarifikasi adalah Gozali Situmorang (Sekjen Depsos), Mulyono (Direktur Fakir Miskin), Yusrizal (Kasubdit), Amos Jaya (Pimpro), dan Sonny W. Manalu (Kasubdit Pemberdayaan Fakir Miskin).(yn)
Sabtu, 24/07/2010 15:45 WIB
Tak Punya Uang, Revaldo Patungan Beli Narkoba
Komario Bahar – detikhot

Revaldo (komario/detikhot) Jakarta Karir Revaldo di dunia hiburan mulai meredup sejak terlibat kasus narkoba pada 2006 lalu. Kini, bintang sinetron ‘Ada Apa dengan Cinta?’ itu harus patungan dengan teman-temannya untuk membeli narkoba.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Revaldo, Bobby H Sinulingga, menanggapi barang bukti berupa shabu seberat 62 gram yang ditemukan polisi di TKP. Bobby mengungkapkan kliennya tidak sanggup membeli narkoba dalam jumlah banyak.

“Dia nggak punya uang kok, kalau pakai paling dia patungan sama teman-temannya. Kalau pakai, itu pun ia patungan seratus sampai dua ratus ribu paling gede. Jadi mana mungkin dia bisa punya 62 gram” ujarnya saat ditemui Polres Jakarta Barat, Jumat (23/7/2010) malam.

Bobby pun yakin kalau pria yang akrab dipanggil Aldo itu bukan seorang bandar. Menurutnya, Aldo hanya pemakai biasa.

Sebelumnya, polisi sudah mengakui kalau shabu seberat 62 gram itu adalah milik teman Aldo yang berinisial MY. Sementara, barang bukti milik Revaldo berupa satu paket ganja yang disimpan dalam kotak korek api.

(hkm/hkm)
Jumat, 23/07/2010 23:04 WIB
Ngaku Karyawan Chevron, Gunawan Tilep Rp 50 Juta
Chaidir Anwar Tanjung – detikNews
Jakarta – Gunawan (36) mengaku kepada pencari kerja sebagai karyawan di perusahaan minyak terbesar di Indonesia, PT Chevron Pacifik Indonesia. Tak dinyana praktek penipuan ini berhasil meraup uang korbannya sebesar Rp 50 juta.

Gunawan warga Jl Pandan Pekanbaru ini sebenarnya hanya seorang pengangguran. Tapi saban hari dia berpenampilan bak seperti karyawan Chevron. Pria ini mencari sasaran penipuan kepada mereka yang pengguran sebagaimana dirinya sendiri.

Kepada korbannya, dia mengaku sebagai karyawan Chevron dan memiliki kedudukan strategis dan mampu memasukan kerja di perusahaan milik Amerika tersebut. Untuk meyakinkan korbannya, Gunawan juga membuat surat keterangan palsu sebagai karyawan Chevron.

Salah satu korban yang tertipu adalah Fatimah yang juga warga Pekanbaru. Kepada korbannya Gunawan berjanji memasukan kerja dengan syarat harus membayar uang jasanya. Lumayan juga, Fatimah memberikan imbalan uang sebesar Rp50 juta.

Rupanya belakangan, janji pekerjaan di Chevron itu tak kunjung datang. Merasa penasaran, Fatimah lantas mencoba mendatangi pihak manajemen Chevron di Rumbai Pekanbaru. Setelah dicek, pihak Chevron merasa tidak memiliki karyawan bernama Gunawan seperti keterangan Fatimah.

Dari sanalah, Fatimah merasa dirinya sudah ditipu mentah-mentah oleh Gunawan. Uang sebesar Rp 50 juta ludes, kerjaan pun tak didapat. Kesal atas perlakukan itu, akhirnya wanita ini melaporkan kasus penipuan ini ke Polsek Bukit Raya, Pekanbaru. Atas laporan korban, lantas polisi pun melacak keberadaan Gunawan.

“Setelah kita menerima laporan korban, lantas kita mencari Gunawan. Tadi pagi dia sudah kita tangkap,” kata Kapolsek Bukit Raya, AKP Yuniar Ari, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (23/07/2010) di Pekanbaru.

Kini Gunawan meringkuk di tahanan dan dijerat dengan Pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman kurungan empat tahun penjara.

“Kita berharap, siapa saja yang menjadi korban penipuan ini, kiranya melaporkan segara ke pihak kepolisian,” kata Yuniar.

(cha/ape)
ini kasus klasik juga, bahwa orang oz kebanyakan adalah hidup untuk masa kini saja. padahal perlengkapan keuangan yang disediakan pemerintah oz sudah lebih dari memadai (menurut gw dan teman2 indon gw yang tinggal di oz). sebagian besar anak muda oz memang mencari uang lewat pekerjaan sambilan. namun di akhir minggu, mereka biasa hidup berfoya-foya sekali. yaitu minum2 alkohol tak terkendalikan, kecuali karena uang di saku sudah habis. lalu saving level, atau tingkat tabungan mereka boleh dibilang rendah sekali untuk ukuran globalisasi. bahkan jauh lebih rendah daripada rata2 indon. namun di indo jumlah penabung hanya 10 persen dari total populasi. jadi secara rata2 terhadap total populasi jelas rendah sekali.
ini menunjukkan juga bahwa kebanyakan indon pun adalah hidup untuk masa kini saja.
apa yang gw corat-coret di maen saham beneran ini adalah sebuah strategi untuk masa depan dulu. first thing first, dalam semua keterbatasan gw hidup dalam masa kini, gw WAJIB berpikir dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik. masa lalu yang kelabu cukup jadi hikmah saja. masa lalu yang cemerlang cukup jadi hikmah rendah hati saja. masa depan yang cemerlang itu tujuan gw maen saham beneran. masa depan yang kelabu itu menjadi antisipasi gw untuk dihindari atau malah diakali supaya menjadi peluang (where there is uncertainty, there are opportunities).
demi masa depan yang lebih baik, WAJIB gw bertarung untuk masa kini juga, yaitu mempersiapkan dana/modal untuk menjalani kehidupan dengan wajar dan sehat pada saat ini. karena masa depan gw AMAT dipengaruhi oleh biological clock, yaitu saat jam biologis tubuh gw semakin rentan kesulitan, maka gw harus mulai MENCICIL modal bagi masa depan. modal bagi masa depan itu TIDAK MELULU uang. tapi yang terutama, menurut gw adalah PENGETAHUAN soal masa depan. modal pengetahuan itu menurut gw paling penting. namun berhenti pada pengetahuan saja adalah KEBODOHAN juga.
pengetahuan tentang masa depan itu sesuatu yang virtual seh (baca : http://yangvirtualyangnyata.wordpress.com/2010/06/28/mengantisipasi-kebangkrutan/). melalui pengetahuan yang lebih jelas dan terinci, gw berharap mampu minimal mandiri. maksimal gw berekspektasi bisa tetap sejahtera seperti saat ini, kalau mungkin malah lebih hepi. pengetahuan akan kondisi tubuh yang sehat, kejernihan berpikir, kesehatan jiwa, kematangan spiritualitas, dan keberdayaan dana, mungkin semua itu yang paling gw harus pertimbangkan EKSIS pada masa depan gw.
nah untuk mencapai kepastian akan eksistensi gw yang dipengaruhi oleh faktor2 itu (tubuh, pikiran, jiwa, spiritual, dan dana) maka gw harus mulai berpikir secara mendasar, yaitu apa yang harus gw kerjakan saat ini. secara bersamaan gw harus memikirkan kondisi nyata gw saat ini. gw hidup dalam realitas bahwa gw bukan seorang karyawan, seperti dulu. gw bukan hidup sebagai dokter. gw bukan orang kaya beneran. tapi gw tetap menghasilkan dana bagi kehidupan masa kini dan masa depan. gw tetap hidup mengalahkan tingkat inflasi dan kebutuhan gaya hidup yang wajar dan berorientasi pada masa depan yang lebih baik.

mau tidak mau, gw juga punya kebutuhan dan utang. kebutuhan gw hampir sama dengan kebutuhan semua orang. tapi tingkat utang gw mungkin berbeda jauh dari orang lain. secara umum, utang gw adalah yang terkait dengan kebutuhan bulanan dan pendanaan mobil pribadi, yang dipakai bokin gw. sebagai pasutri, tentu kewajiban ini harus dipenuhi.

namun bicara soal utang, yang gw paling banyak dengar di oz adalah utang pada pemerintah dalam hal pendidikan tinggi. kredit mahasiswa warga negara oz adalah sebuah kewajiban negara. akibatnya, pengembalian kredit adalah kewajiban debitur, yaitu warga negara oz yang bersekolah tinggi. itu sebabnya, gaji mereka dipotong oleh perusahaan tempat mereka bekerja untuk dikembalikan pada negara. ini menolong para debitur ini memenuhi kewajiban sehingga tidak terjerat utang.

namun tidak jarang ada juga orang oz yang terjerat utang, misalnya terkait dengan kredit perumahan. faktor utama yang menyebabkan orang terjerat utang kredit perumahan adalah ketidaktahuan. rata-rata penduduk global sebenarnya rabun finansial. sistem finansial global sebenarnya mirip2 saja di semua negara, walau pun kadarnya bisa berbeda-beda. di negara maju, tingkat tabungan penduduk amat rendah. terutama jika dibandingkan dengan tingkat tabungan negara2 Asia Utara, yaitu China, Korea Selatan, Hong Kong, Jepang, dan Taiwan. negara2 Asia ini adalah terutama sebagai KONSUMEN sumber daya alam, karena keterbatasan alam mereka, baik dari segi luas negara mau pun dari potensi sumber daya alamnya yang minim tambang. sehingga kepastian masa kini mereka AMAT DITENTUKAN oleh ekspektasi dan antisipasi masa depan mereka. itu sebabnya, mereka amat berorientasi pada masa depan. kecemasan masa depan dikelola dengan serius dan dimulai sejak dini, yaitu dengan menabung sejak usia sekolah dasar. SD menjadi tempat latihan menabung yang efektif karena mampu memandirikan siswanya di masa depan sekaligus membekali mereka dengan PENGETAHUAN masa depan yang lebih baik.

soal menabung, gw jadi inget pengalaman gw sendiri. bahwa sejak gw menikah, gw sudah mulai menabung lebih serius. karena gw juga terdidik menabung sejak SD oleh kebiasaan ortu gw. namun tidak seperti kebanyakan orang lain, gw menabung terutama pada mata uang dolar amrik. alasan utama, karena TINGKAT UTANG pemerintah dan swasta indon SUDAH KELEWATAN besar dan melebihi kemampuan pengembalian WAJAR dalam jangka pendek. nah, gimana gw bisa tau sebelum terjadi krismon, soal kebutuhan dolar amrik? well, karena gw dibekali oleh ortu gw majalah berbahasa inggris, yaitu TIME. bahkan kadang-kadang gw beli FORTUNE. tapi gw setiap hari baca harian KOMPAS, SINAR HARAPAN, dan (kadang-kadang) TEMPO. saat itu, anak2 sebaya gw JARANG MEMBACA koran, nonton berita TV dan mendengarkan siaran radio luar negeri, seperti BBC, VOA, dan DW. gw memerlukan diri gw untuk banyak membaca hal2 tersebut. termasuk soal2 ekonomi dan keuangan.

karena gw punya informasi terdahulu soal KRISIS keuangan negara2 amerika latin (jaman BRADY plan, 1980an) dan DEVALUASI rupiah beruntun, maka gw lebih suka mengamankan tabungan gw dalam dolar walau pun TINGKAT SUKU bunganya CUMA 2% maksimum (sementara suku bunga deposito rupiah s/d 20%). dengan tabungan yang rutin dan disiplin, akhirnya gw berhasil sering pergi ke luar negeri saat krismon, dan membekali biaya sekolah gw di luar negeri, dan juga akhirnya, pendidikan anak gw. well, gw merasa berutang pada babe gw soal pendidikan dan pengetahuan. keterampilan gw berbahasa inggris membimbing gw mengetahui lebih banyak soal geopolitik global dan ekonomi global lebih terinci dan jelas. bahkan teman2 gw di sekolah yang pintar2pun tidak menjalani metode latihan yang sama seperti gw. kacian de elo.

well, peristiwa krisis finansial global 2008, gw berhasil lewati dengan pede, karena gw mampu tetap meneruskan pendidikan anak gw di oz dan bisa berjalan-jalan di luar negeri tanpa kecemasan dana sama sekali. itu juga karena perubahan peta ekonomi global dan kebijakan investasi pribadi yang lebih mumpuni. sekali lagi, itu juga karena gw banyak dipengaruhi oleh berita dan analisis media massa lokal, dan global. gw jadi sadar bahwa keterpurukan rupiah HANYA SEMENTARA. karena indon TAHU persis kondisi perbankan global sedang GONCANG berat, sehingga mereka lebih memilih SIMPAN duit di domestik. well, gw harus berterimakasih pada KECERDASAN para deposan raksasi di bank2 lokal. mereka adalah pahlawan Rupiah, tetapi sekaligus pahlawan INVESTASI gw, baik di saham lokal, dan obligasi rupiah. imbasnya reksa dana gw semua AMAN, terkendali, dan MEMBERIKAN LABA tinggi, bahkan melebihi kenaikan tingkat suku bunga deposito saat itu, 15% p.a.

well, tulisan ini masih akan berlanjut 🙂

gw sadar kebanyakan orang pasti punya utang yang berlebihan. maksudnya, yang besarnya amat di luar kemampuan saat ini dan saat setahun s/d lima tahun ke depan. misalnya, punya utang Rp. 1 Milyar, tapi gaji cuma Rp.5 juta dengan ekspektasi kenaikan gaji 10% per tahun. berarti dalam 1 tahun pertama, gaji sebesar Rp.60.000.000,- tahun kedua Rp. 66.000.000,- tahun ketiga Rp. 72.600.000,- tahun keempat Rp.79.860.000,- dan tahun kelima Rp.87.846.000,- in toto : Rp.364 jutaan … well jauh banget dari 1M bo 😀

nah, ini kejerat utang yang lumayan berat, karena 1M bisa dicapai dalam waktu 2 tahun kalo ikutin cara inves dan trading saham : https://transaksisaham.wordpress.com/aksi-donk/

namun situasi terburuk adalah tanpa gaji, lalu terjerat utang … ini adalah situasi pantas untuk berputusasa dan kemungkinan bisa mendorong tindakan kriminal … well, tentu saja gw tidak menganjurkan kedua hal itu … gw justru mengajak teman yang sudah terpuruk ke dalam situasi itu untuk berpikir secara sehat (seperti anjuran pada blog ini yaitu bacaan sehati bagi investor nekat) …

pertama, seharusnya sadar dulu bahwa pada keadaan tanpa pemasukan, terjerat utang, berarti itu adalah KESALAHAN diri sendiri, bukan ORANG LAIN

kedua, langsung berpikir cara untuk lepas dari jeratan utang, yaitu dengan mengamati problema jeratan itu sendiri

ketiga, dengan mencari tahu cara terbaik mengatasi problema tersebut, termasuk melalui perubahan mendasar

keempat, menyadari keterbatasan dan kesulitan yang akan terjadi karena adanya perubahan2 tersebut, termasuk, misalnya, yang terburuk adalah masuk penjara

kelima, jalani saja perubahan itu sedikit demi sedikit dan mencari terus jalan keluar dari persoalan jeratan tersebut

keenam, jangan pernah berhenti karena terbentur halangan dan PALING PENTING JANGAN PERNAH BERUTANG lagi

ketujuh, saat menjalani perubahan ternyata bisa menikmati hidup sedikit demi sedikit, itu lah saat yang penting dihayati sebagai kehidupan yang penuh makna

balik ke yang :

pertama, kesalahan diri bukan kesalahan orang lain, itu adalah sebuah MOMENTUM terbaik dan terjitu dalam menjalani PERUBAHAN kehidupan menjadi lebih baik … kesalahan bukan lah untuk divonis dua kali … sudah cukup vonis KETIDAKPERCAYAAN ORANG LAIN kepada kita, baik itu bagian dari sistem hukum atau sistem sosial…. diri sendiri TIDAK PERLU MENGHUKUM kesalahan itu sekali lagi … justru diri sendiri harus MAMPU memulihkan rasa trauma (luka batin) untuk kembali bangkit berdiri secara bertahap bak bayi belajar berjalan …

nanti gw lanjutkan lagi

bila sisa uang yang terjerat utang masih ada dalam saku, dan tidak lagi diharuskan untuk mengembalikannya karena sudah dibayar pake masa tahanan atau apa pun, maka simpan lah uang itu baik-baik atau ditabung di bank yang tidak akan MENJARAH aset berharga nasabahnya

kedua, gimana keluar dari jeratan utang  dengan mencari jalan keluar yang paling jitu:

mulai cari uang dengan cara bekerja yang kasar tapi halal, sisihkan sebagian uang untuk masa depan, walau pun masa kini jelas masih amat sulit … hidup lah seadanya dan sebisanya … hidup sederhana sekali, dan sisihkan dana untuk ditabung dan ditabung … ingat bahwa sistem bunga majemuk (compounding interest) atau bunga berbunga adalah SENJATA utama investor brilian … jadi gunakan senjata itu demi masa depan

gw masih akan ngoceh2 lagi

lebih indah dan bagus, jika TIDAK KEMBALI ke jalan yang pernah MERUNTUHKAN martabat dan aset sendiri … BUKA jalan baru untuk menuju harga diri baru yang lebih WAJAR dan sebagai jalan antara menuju PENERIMAAN publik yang lebih TINGGI, yaitu dengan disiplin bekerja kasar dan keras, disiplin menyisihkan sebagian dana untuk ditabungkan, dan disiplin memandang masa depan yang lebih baik

dengan demikian langkah ketiga sudah diinjakkan

keempat, coba pejamkan mata, dan visualisasikan betapa buruknya kehidupan di saat menanggung beban jeratan utang yang berlebihan, misalnya, saat di dalam sel penjara … betapa penerimaan publik amat rendah dan ancaman kekerasan terjadi … hayati lagi betapa pahit dan sakitnya perjalanan hidup akibat jeratan utang, namun jangan terfiksasi (tercekam) oleh visualisasi itu … pelajari semua hikmah yang pernah dialami itu … buat lah hikmah baru untuk menjalani kehidupan baru TANPA JERATAN utang, yaitu hidup hari ini dan hari ESOK

kelima, perubahan sudah terjadi, sekarang diri sendiri mulai menjalaninya hari lepas hari, sedikit demi sedikit tabungan membukit juga … jika tabungan sudah mampu membiayai kehidupan baru yang sedang dijalani hari demi hari selama 3 bulan ke depan, maka sisihkan lagi tabungan untuk persiapan berinvestasi

keenam, setelah punya kehidupan baru yang berbeda jauh dari kehidupan yang telah menjerat sendiri masuk perangkap utank dan (mungkin) penjara, maka tetap di perjalanan kehidupan ini … TETAP, dan NIKMATI … ini sebuah ikhtiar yang tidak mudah (saya sadar bahwa tetap menjadi disiplin dalam hidup yang mempunyai arah baru dan baik AMAT SULIT) … tapi nikmati setiap pengeluaran bahkan secepek pun … pengeluaran itu menunjukkan kemampuan sendiri merasakan kenikmatan hidup ini … hidup ini terlalu indah untuk diabaikan … mencintai kehidupan berarti mencintai arah baru kehidupan ini sekaligus mencintai DIRI SENDIRI lebih baik lagi … atur pengeluaran, sisihkan untuk tabungan, bersiap lah untuk investasi, JANGAN PERNAH BERUTANG LAGI …

ketujuh, setelah cukup modal untuk investasi yaitu sekira Rp. 5 Juta, daftarkan dulu modal dan diri sendiri ke broker sekuritas yang punya sarana online trading … JANGAN MENGGUNAKAN BROKER dulu … belajar simulasi dulu jika masih ragu … tapi simulasi TIDAK AKAN PERNAH MENOLONG KEPERCAYAAN DIRI SENDIRI … PENGETAHUAN yang mumpuni itu adalah ALAT utama KE-PEDE-AN …. pengetahuan + Rp.5 juta + pengalaman kehidupan baru = CARA MULAI KEHIDUPAN YANG SEJAHTERA telah terjadi ….

pengetahuan + Rp.5 juta + pengalaman kehidupan baru = CARA MULAI KEHIDUPAN YANG SEJAHTERA

Senin, 26/07/2010 07:02 WIB
Perencana Keuangan
Hargai Diri dengan Kewajiban Menabung
Budi Cahyadi – detikFinance

Foto: Budi Cahyadi Jakarta – Tak jarang kita mendengar penolakan, seperti: “Aduh, mahal sekali biaya di calon sekolah pilihanmu Nak. Nampaknya kami tak mampu membiayainya. Kamu tahu kan ? Ayah tidak punya uang sebanyak itu. Pilih saja sekolahan yang lebih murah”.

Sudah dapat ditebak suasana hati si anak, yang kecewa tidak mendapatkan apa yang didambakannya. Tidak jarang pula sang Ayah menyesal. “Kalau saja aku menabung sejak dulu, tentu anakku tak perlu kecewa seperti ini”. Nasi sudah menjadi bubur.

Masihkah ada solusi untuk tidak membuat kecewa si anak? Ada. Pinjam uang. Yang berarti utang. Saya rasa para pembaca setuju, bahwa hal ini hanyalah solusi semu alias memindahkan masalah. Selesai masalah untuk menghindari kekecewaan si kecil, pindah menjadi masalah dikejar hutang, yang tidak jarang berujung pada masalah besar dalam kehidupan rumah tangga kita. Sebuah bencana bukan?

Betapa hal ‘kecil’ yang disebut menabung dapat membuat perbedaan dalam hidup kita. Sayangnya kesadaran menabung dimasyarakat kita dewasa ini masih minim. Berbagai macam alasan muncul disaat sebenarnya kita punya kemampuan untuk menabung, seperti : “Masih banyak keperluan, mudah-mudahan nanti ada sisanya, baru saya tabung”.

Penundaan seperti ini sering berujung pada: tidak pernah sempat menabung. Waktu terus berjalan, tanpa sadar sampailah kita pada masa untuk tinggal ‘menyesal’. Apakah hal seperti ini akan Anda biarkan tejadi dalam hidup Anda?

Para pembaca yang budiman, mengutip kata bijak dari Mother Teresa: ‘Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin’. Marilah mulai menabung sekarang.

Bagaimana caranya untuk memastikan bahwa aktivitas menabung kita akan memberikan hasil yang optimal? Pada saat kita menerima pendapatan rutin setiap bulan, sudah barang tentu akan mengalir menjadi pengeluaran rutin bulanan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga (sebut saja Belanja), membayar kewajiban seperti tagihan kartu kredit, cicilan rumah, cicilan kendaraan dll, serta mengalokasikan dana untuk tabungan. Mana dulu yang harus dibayar? .
Mari kita tinjau beberapa pola aliran dana rutin berikut ini:

Pola 1.

Pendapatan -> Belanja -> Kewajiban -> Menabung

Pada pola yang pertama ini, belanja didahulukan, kemudian baru membayar kewajiban dan sisanya untuk menabung. Kebanyakan dari kita menggunakan pola ini dalam kehidupan sehari-hari. Kelebihan pada pola ini adalah semua kebutuhan belanja anda dan kewajiban(atau sebagian) anda terpenuhi. Namun biasanya kebutuhan belanja bervariasi, mulai dari kebutuhan primer sampai barang yang diinginkan namun tidak dibutuhkan terbeli.

Kemungkinan Anda membelanjakan semua dana yang ada sangat tinggi sehingga tidak semua kewajiban terbayar dan tidak ada sisa lagi untuk menabung. Kecuali Anda adalah orang yang sangat hemat dalam belanja.

Untuk jangka panjang, pola ini akan sangat sulit dalam mendapatkan arus kas positif, bahkan akan menjadi beban bulan berikutnya (yang sebetulnya tidak perlu terjadi), mengingat masih ada tunggakan cicilan yang tentunya akan terkena bunga majemuk (bunga berbunga).

Pola 2.

Pendapatan -> Kewajiban -> Belanja -> Menabung

Pada pola kedua ini, karena kewajiban dibayar lebih dulu, maka Anda akan terhindar dari beban biaya yang tidak perlu dalam bentuk beban bunga majemuk akibat penundaan pembayaran kewajiban tersebut di bulan berikutnya. Namun tetap saja kemungkinan Anda akan menghabiskan dana yang tersisa untuk belanja masih sangat tinggi. Sehingga tidak ada sisa untuk menabung.

Pola 3.

Pendapatan -> Menabung -> Kewajiban -> Belanja

Menurut hemat saya, pola ketiga ini adalah yang terbaik. Artinya, Anda mewajibkan diri untuk memotong pendapatan Anda untuk menabung lebih dulu. Ada baiknya Anda merubah “Mind set” tentang tabungan ini dengan konsep “Paying yourself first” sebagai prinsip utama dalam buku “The Richest Man in Babylon” karangan George S. Clason (baca deh!). Dalam buku ini memberikan inspirasi bahwa anda sebaiknya menghargai segala usaha anda selama ini dengan membayar diri sendiri paling tidak (minimal) 10 % dari pendapatan Anda dalam bentuk tabungan wajib Anda sebelum membayar kewajiban Anda dan membelanjakannya.

Hal ini akan memberikan keleluasaan bagi peningkatan aset Anda melalui dana tabungan yang terkumpul. Dana tabungan tersebut akan menjadi “Income Generating Asset” atau Aset yang memiliki kemampuan mengembangkan dirinya sendiri yang akan memberi Anda “passive Income”. Tentu besarnya pendapatan pasif ini bergantung pada instrumen keuangan yang anda pilih untuk menempatkan dana tabungan Anda (bacalah artikel-artikel kami sebelumnya).

Setelah itu bayar dulu semua kewajiban Anda. Dan selanjutnya Anda bebas berbelanja tanpa kekhawatiran. (cukup ngga cukup, harus cukup!).

Dengan pola yang ketiga ini akan memberikan kepastian akan bertambahnya aset Anda, sesuai dengan tujuan-tujuan financial yang Anda rencanakan. Terlebih lagi, kalimat penolakan (karena ngga punya uang) pada paragraph pertama artikel ini tidak akan pernah terjadi.

Para pembaca yang bijak, tentu Anda setuju bahwa menabung itu wajib hukumnya. Mari kita lakukan dengan benar, dengan memprioritaskannya sebagai hal pokok dalam kehidupan kita. Dengan ditambah kedisiplinan dan persistensi dalam menabung tentu akan lebih memberikan kepastian atas pencapaian tujuan-tujuan financial Anda dimasa depan. Semoga bermanfaat.

Budi Cahyadi MM, CFP®, TGRM Perencana Keuangan.

(qom/qom)

Iklan
 

2 Responses to “tanpa gaji, terjerat utang (OKBB) … 250511_151113”

  1. […] lupakan pengalaman berutank, ENJOY full LIFE Posted on Juli 24, 2010 by yangvirtualyangnyata saya memang pernah dan selalu berutank, tapi BELUM PERNAH dan semoga TIDAK pernah TERJERAT UTANK dengan menjalani hidup penuh diversifikasi dan disiplin ekspektasi saya sederhana: ENJOY LIFE menikmati kesejahteraan dalam hidup yang cukup saya menikmati posting pendek ini :   https://transaksisaham.wordpress.com/2010/07/18/tanpa-gaji-terjerat-utang-180710/ […]

  2. […] konsep yang ditawarkan oleh Kiyosaki adalah UTANG BUKAN JALAN MENUJU KEKAYAAN, TAPI INVESTASI BERASET TINGGI sama sekali TIDAK SALAH tapi gw menganggap bahwa konsep ini bisa lebe TAJAM DIPAHAMI ketajaman pemahamannya ada pada konsep sederhana: LABA PERORANGAN UTANG BUKAN LABA UTANG TANDA KETIDAKBERDAYAAN SESEORANG UTANG TANDA KETIDAKMAPANAN SESEORANG jika punya mobil atawa rumah dari utang, JANGAN BANGGA itu artinya SESEORANG BERUTANG KARENA ORANG ITU TIDAK BERDAYA, TIDAK MAPAN, DAN TIDAK BISA MENCETAK LABA dalam kehidupannya well, gw seh hepi2 aja tukh konsep laba perorangan AMAT SEDERHANA: pemasukan dikurangi pengeluaran orang itu dalam sebulan HARUS MASEH ADA KELEBIHAN PEMASUKAN aka LABA BULANAN konsep pemasaran ritel SELALU MENEKANKAN BELANJA BULANAN bwat pelanggan perorangan TAPI TIDAK PEDULI BELANJA ITU DARI UTANG atawa LABA PERORANGAN ini membuat MITOS KEBERDAYAAN dan KEMAPANAN aka HIDUP SEAKAN-AKAN HEPI gw mah hepi aja seakan-akan hepi dan hepi aja, KHAN BEDA BANGET LABA PERORANGAN ITU HEPI BENERAN TERLILIT UTANG ITU MAMPU$ BENERAN (KEBANGKRUTAN SELEBRITI$ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s