1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

indonesia2012, analisis (15) 22 Desember 2011

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:40 pm

Investasi 2012 Paling Banter Tumbuh 10 Persen

TEMPO.CO, Jakarta – Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Umi Karomah Yaumidin, memperkirakan pertumbuhan investasi yang masuk ke dalam negeri tahun depan paling banter berkisar 7-10 persen. Angka ini turun drastis dibandingkan realisasi investasi di tahun 2011 yang mencapai 13 sampai 15 persen.

Bahkan, realisasi investasi tahun mendatang hanya diperkirakan maksimal mencapai Rp 2.049 triliun dari target pemerintah sebesar Rp 2.835 triliun. “Ini dampak masih belum ada kepastian ekonomi di zona eropa,” ujarnya, Kamis, 22 Desember 2011.

Ia memperkirakan investasi langsung dari pemodal asing tahun depan naik menjadi Rp 210,6 triliun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 177,2 triliun. Angka ini lebih tinggi dari asumsi pemerintah yang mematok Rp 206,8 triliun.

Peningkatan juga terjadi di investasi penanaman modal dalam negeri yang diperkirakan naik menjadi Rp 88 triliun dibandingkan tahun 2011 yang hanya Rp 62, 8 triliun dan jauh lebih besar dibandingkan asumsi pemerintah yang mencapai Rp 76,7 triliun.

Umi Karomah menegaskan perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika dan Eropa akan berpengaruh pada aliran modal. Penanam modal asing dari Amerika dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan penurunan rata rata US$ 1,4 miliar per tahun.

Total investasi dari dua wilayah ini mengambil porsi 15 persen dari total investasi asing di Indonesia. Sedangkan dari Asia mencapai 60 persen. Namun, hampir dua pertiga investor asing yang masuk berasal dari negara Singapura yang berafiliasi dengan perusahaan Amerika dan Eropa.

Peneliti Senior LIPI, Wijaya Adi, mengatakan pemerintah perlu terus memantau perkembangan dunia, agar tidak terjadi pembalikan ekonomi seperti tahun 1998. Pemerintah perlu melakukan penguatan ekonomi domestik. “Investasi yang masuk, harus bisa diserap oleh industri dalam negeri,” ujarnya.

Ia mengatakan adanya kepercayaan investment grade, adalah satu komponen utama adalah peningkatan investasi. Saat ini pemerintah tinggal menunggu penilaian dari S&P dan Moody’s.” Kalau mereka menaikkan maka dapat dipastikan investor akan masuk ke Indonesia,” katanya.

Wijaya mewanti-wanti pemerintah untuk mengimbangi modal yang masuk dengan iklim investasi yang kondusif. Dalam artian, inflasi yang rendah, cadangan devisa yang tinggi, nilai tukar yang stabil.

“Tapi masalah birokrasi yang tumpang tindih, infrastruktur, kualitas SDM yang masih harus ada pembenahan,” katanya seraya mengatakan kemudahan berbisnis di dalam negeri masih kalah bersaing dengan negara misalnya Vietnam.

Selain masalah Investasi, pemerintah perlu memperhatikan ekspor karena kemungkinan ekspor dalam negeri akan menurun. Hal ini dikarenakan negara penyerap barang ekspor juga mengalami perlambatan ekonomi seperti cina dan india. Kemungkinan defisit ekspor pada tahun 2012 hanya mencapai US$ 15 miliar turun dari tahun 2011 yang mencapai US$ 18 miliar “Surplus ekspor karena ditopang pasar India yang mencapai US$ 7 miliar.”

ALWAN RIDHA RAMDANI

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s