1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

cepekCENk doanG … 120412 8 April 2012

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 7:27 pm

eTrading masih minta nasabah setor dana
Oleh Feri Kristianto – Kamis, 05 April 2012 | 09:21 WIB

kontan
JAKARTA. Kebijakan pemisahan dana nasabah di perusahaan sekuritas dengan membuat Rekening Dana Investor (RDI) sudah berjalan berlaku efektif mulai 21 Februari 2012. Namun, sampai saat ini masih saja ada perusahaan yang mengakali aturan itu. Itu berlangsung di PT eTrading Securities, yang terus menggiring nasabahnya untuk menyetorkan dana transaksi ke rekening perusahaan. Padahal, nasabah sudah memiliki RDI.

H, nasabah eTrading yang beralamat di Jakarta Utara adalah salah satu yang mengalami hal itu. Bahkan, ia tidak bisa bertransaksi dengan RDI miliknya. “Padahal saya sudah melakukan sesuai proses,” tegasnya, Rabu (4/4).

Pemilik nomor nasabah 018xxx ini menceritakan, telah mentransfer dana dari rekening BCA ke RDInya, Selasa pukul 10.30 WIB. Ia lalu mengirimkan faksimile bukti transfer sekaligus konfirmasi ke eTrading sekitar pukul 12.00 WIB. Oleh petugas, ia dijanjikan akan di-update pada pukul 14.00 WIB. Namun, dana transferan belum juga masuk hingga pukul 15.00 WIB.

Anehnya, pegawai eTrading malah menyarankan agar mentransfer ke rekening atas nama PT eTrading Securities di Bank CIMB Niaga. Alasannya, perusahaan belum memiliki sistem baru untuk mendeteksi dana masuk. “Itu sudah tidak masuk akal lagi,” keluhnya.

Persoalan inipun ternyata berlanjut hingga kemarin. Ia tetap tidak bisa bertransaksi karena kendala dana dianggap belum masuk. Ketika eTrading Securities dihubungi, jawabannya proses update lebih lama apabila bukan melalui rek atas nama PT eTrading Securities.

Masalah ini sebenarnya pernah terjadi di eTrading (Kontan 3 Maret 2012). Bahkan, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pun sempat memanggil manajemen eTrading. Soalnya, praktik pengiriman uang nasabah ke rekening perusahaan adalah terlarang.

Saat itu, Yunita Linda Sari, Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek (TLE) Bapepam-LK, juga bilang, manajemen eTrading mengakui praktik itu. Alasannya, butuh persiapan lagi untuk penyesuaian sistem.

Yunita juga menjanjikan, untuk menyelidiki kasus tersebut. Bahkan, masalah ini bisa dibawa ke Komite Penetapan Sanksi dan Keberatan (KPSK). Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, KONTAN belum mendapat penjelasan dari Yunita lagi. Manajemen eTrading juga enggan memberi tanggapan.

Dengan Rp 100 Ribu Bisa Miliki Account Bursa
Tribunnews.com – Minggu, 8 April 2012 13:55 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan, Irfan Azmi Silalahi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – Aktivitas bursa yang didominasi pemilik modal besar, saat ini telah berganti. Kini masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap pun, sebenarnya mampu memiliki saham.

Demikian diungkapkan Capital Market Information Center Staff-Medan Marketing Division Indonesia Stock Exchange, Yosep Kaburuan. Menurutnya kini banyak perusahaan sekurita yang menyediakan pembukaan account baru hanya Rp 100 ribu.

“Selain mencapai target BEI pusat ekspansi membuka jalur ke beberapa kota tadi sekaligus agar sekuritas tidak berharap pada satu investor. Kami banyak melihat di lapangan satu investor bisa membuka account di beberapa sekuritas. Artinya sekuritas berebut di kue yang sama. Dengan perluasan wilayah kami berharap kue itu bisa lebih banyak lagi dan tidak itu-itu saja,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM0 pada tanggal 21 April nanti kembali menggelar sosialisasi pasar modal khusus bagi kaum wanita. Menyambut hari Kartini, PIPM akan mewacanakan fungsi dan tujuan pasar modal khususnya bagi para ibu rumah tangga.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s