1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

RISIKO in$t1tu$1 … 070612 7 Juni 2012

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 7:33 am

Kamis, 07 Juni 2012 | 06:13 WIB
Sejak Oktober, Bapepam Ingatkan Kasus Koperasi Langit Biru

TEMPO.CO , Jakarta:- Satuan Tugas Waspada Investasi meminta jajaran kepolisian menyita seluruh aset tersisa milik Koperasi Langit Biru. “Saya sudah minta diminta amankan asetnya dulu, sekarang sudah ditanani mereka,” ujar Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Sarjito, di kantornya, Rabu, 6 Juni 2012.

Menurutnya, kewenangan untuk melakukan penyitaan aset saat ini sepenuhnya ada ditangan penyidik, sedangkan satgas hanya memantau pelaksanaan eksekusi itu. Ia berharap, kepolisian bisa bertindak cepat menyelamatkan seluruh aset milik koperasi untuk menyelamatkan nasabah.

“Mestinya penyidik tahu lah apa yang seharusnya dilakukan,”ujarnya. “Kami tidak ada intervensi, siapapun yang menangani ini tentu amankan seluruh aset langit biru,”.

Sejak laporan kasus ini mengemuka Oktober akhir tahun lalu, lembaganya sudah menduga jika di kemudian hari praktek investasi yang dijalankan koperasi bakal bermeasalah. “Sejak Januari sudah saya ingatkan bakal meledak,” kata dia.

Bahkan satuan bentukan dari kongsi Bapepam, Bareskrim, PPATK, BI, Kejagung, Kementrian Koperasi UKM, dan Kominfo ini langsung melakukan koordinasi untuk menyelamatkan nasabah, namun yang terjadi sebaliknya. Masih banyak masyarakat yang terlena dengan ajakan koperasi.

“masyakarakat itu ingin mengambil keuntungan yang besar dalam waktu yang cepat itu yang terjadi,” ujarnya. “Masyarakat itu banyak yang tertutupi oleh oran lain yang sudah sukses,”.

Kasus penggelapan dana bermotif Multi Level Marketing (MLM) yang dilakukan Koperasi Langit Biru sudah diprediksi bakal meledak jauh sebelum hari. Namun dengan kipasan bunga investasi yang tinggi masih banyak masyarakat yang percaya.

Masalah muncul ketika pembayaran profit mulai seret dan sejumlah pihak mengadukan ke kepolisian. Ratusan miliar dari ratusan ribu nasabah hingga kini tidak jelas entah kemana rimbanya.

JAYADI SUPRIADIN
Kamis, 07 Juni 2012 | 06:23 WIB
Perputaran Duit Koperasi Langit Biru Capai Rp 6 Triliun

TEMPO.CO , Jakarta: — Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Shinto Silitonga mengatakan perputaran uang Koperasi Langit Biru Tangerang sampai Oktober 2011 mencapai Rp 6 triliun. Padahal, kata dia, koperasi ini baru mulai mengumpulkan dana dari anggotanya pada awal Januari 2011.

Menurut Shinto, keterangan itu diperoleh setelah polisi memeriksa saksi bernama Zulkifli, manajer keuangan koperasi tersebut. Pengelola tidak pernah menggunakan jasa bank untuk melakukan transaksi keuangan, seperti menerima uang dan memberikan bonus kepada anggota koperasi. “Mereka melakukannya secara manual. Transaksinya dengan uang tunai,” ujarnya di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya kemarin.

Jumlah ini cukup fantastis, tapi juga rasional. Sebab, menurut Shinto, jumlah anggota koperasi mencapai 125 ribu orang. Angka lebih besar disampaikan pengurus koperasi: 150 ribu orang. Adapun paket investasinya mulai Rp 385 ribu-Rp 14 juta.

Shinto mengatakan koperasi yang dipimpin Jaya Komara ini penuh keganjilan. Koperasi baru ini berbentuk badan hukum pada September 2011, tapi telah menjaring dana dari masyarakat delapan bulan sebelumnya.

Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang menemukan beberapa keganjilan dan ketidakrasionalan koperasi ini. Menurut Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang Mahdiar, bonus keuntungan yang mencapai 17 persen lebih, seperti yang dijanjikan koperasi, dinilai tidak rasional. “Kegiatan usahanya saja belum diketahui,” katanya kemarin. Pengelola koperasi tidak kooperatif.

Sementara itu, ratusan anggota multilevel marketing PT Gradasi Anak Negeri menggeruduk kantor perusahaan tersebut di Jalan Duta Raya Blok H-1 Nomor 9, Perumahan Taman Cibodas, Kota Tangerang, kemarin. Sejak Selasa malam hingga kemarin, kantor ini dijaga aparat Kepolisian Sektor Jatiuwung. Diduga kasus ini mirip dengan cerita ribuan anggota Koperasi Langit Biru. Mereka mempertanyakan nasib uang yang telah disetorkan ke perusahaan tersebut.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Ajun Komisaris Besar Haryanto, polisi hanya mengamankan lokasi yang menjadi incaran massa. “Kasus itu sudah ditangani Polda Metro Jaya,” ujarnya.

l ADITYA BUDIMAN | MARIA YUNIAR | JONIANSYAH |AYU CIPTA

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s