1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

mengapungkan 50 Juta saham WAJIB … 260614_081214 8 Desember 2014

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 12:10 am

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan perusahaan tercatat (emiten) untuk bersiap memenuhi ketentuan jumlah saham beredar (free float) di pasar modal minimal 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Dengan begitu, emiten punya waktu setidaknya satu tahun ke depan sebelum ketentuan ini berlaku pada awal 2016 mendatang.

“Kami harapkan pada 2015, para emiten melakukan corporate action supaya saham yang beredar sesuai ketentuan,” kata Direktur Utama BEI Ito Warsito dalam acara CEO Networking 2014 bertema Opportunities and Challenges Toward ASEAN Economic Community 2015, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Sabtu (6/12).

BEI menegaskan dalam kurun waktu dua tahun ini, sudah cukup bagi emiten untuk memenuhi aturan free float. Untuk lebih menegaskan aturan ini, BEI pun tak segan-segan memberi sanksi terhadap emiten yang bandel.

“Saya mengingatkan jangan mepet-mepet di akhir tahun atau awal tahun. Ada sanksi dari BEI bagi yang tidak memenuhi, sanksi sesuai dengan ketentuan BEI, bisa banyak hal, denda, bisa suspensi, sampai delisting,” katanya.

Ito menuturkan setidaknya ada 40 perusahaan yang sahamnya kurang dari 7,5% saat ini. Lantaran itu, pihaknya meminta tegas perusahaan ini segera menambah jumlah saham yang beredar di publik.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia Franky Welirang mendukung langkah BEI soal free float ini. “Dimana pun free float di bursa harusnya juga ada. kedua miniumn transaksi harusnya ada da itu sesuatu yang wajar. jangan go public ngak duit terus tidak ada transaksi,” ujarnya.

Editor: Sanny Cicilia

 

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 60 perusahaan yang memiliki saham publik di bawah ketentuan yang telah diatur. Perusahaan-perusahaan ini memiliki waktu hingga 2016 untuk memenuhi aturan yang dirilis awal tahun 2014 itu.

Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan BEI mengaatkan, 60 emiten itu tergolong perusahaan yang jumlah saham publik di bawah 7,5% dan 50 juta saham namun memiliki solusi yang memungkinkan.

“Opsi (solusi) nya antara lain stocksplit, ya rights isssue,” ujarnya, Kamis (25/6).

Namun, ada beberapa perusahaan yang tidak memungkinkan untuk melakukan hal itu. Perusahaan-perusahaan ini adalah emiten yang memiliki keterbatasan untuk melakukan aksi korporasi. Misalnya, emiten yang memilki ekuitas negatif.

Seperti diketahui, BEI telah merilis penyempurnaan peraturan nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas selain Saham yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat. Salah satu ketentuan berisi, emiten wajib memenuhi free float minimal 50 juta saham dan 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Adapun, jumlah pemegang saham sebanyak 300 pihak.
Editor: Sanny Cicilia

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s