1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

buktikan: MEROSOT abis, KAYA banget … still… 19 Januari 2016

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 12:38 am

marketwatch: This study does not prove causation; it simply shows that there is a strong correlation between rising income inequality and lowered life satisfaction and increased negative emotions. Plus, it did not look at this relationship in all countries, as data on that was not available.

1%income_superrich 2016

1%income_superrich 2016emosi

NEW YORK kontan. Mengejutkan! Laporan terbaru dari Oxfam International menunjukkan, nilai kekayaan 62 mega-miliarder terkaya dunia jika digabungkan setara dengan nilai kekayaan separuh populasi dunia.

Kekayaan bersih para miliarder tersebut melejit tinggi dalam lima tahun yang berakhir 2015. Pada 2010 lalu, nilai kekayaan sebesar itu merupakan gabungan kekayaan 388 mega-miliarder dunia.

Oxfam merilis laporan tahunannya menjelang World Economic Forum di kota Swiss, Davos, yang merupakan acara tahunan pemimpin politik dan finansial dunia.

Studi ini menarik data dari daftar tahunan miliarder Forbes dan buku data Global Wealth yang dirilis Credit Suisse .

Kelompok anti-kemiskinan menginginkan adanya perhatian yang lebih terhadap besarnya gap kekayaan dunia antara si kaya dan miskin.

Seluruh 62 miliarder mencatatkan kenaikan kekayaan mereka lebih dari setengah triliun dollar antara kurun waktu 2010 hingga 2015. Di sisi lain, 3,6 miliar orang dunia lainnya mengalami penurunan nilai kekayaan triliunan dollar.

Masing-masing kelompok memiliki nilai kekayaan sebesar US$ 1,7 triliun.

“Kekayaan bergerak cepat dan terkonsentrasi di posisi teratas piramida,” jelas Gawain Kripke, director of policy and research Oxfam America.

Tidak hanya itu, tingkat perbedaan pendapatan antara kelompok kaya dan kelompok miskin juga tumbuh. Sekitar 20% kelompok miskin dunia -yang hidup di bawah garis kemiskinan ekstrim, hidup dengan pengeluaran kurang dari US$ 1,90 per hari- mengalami penurunan pendapatan yang cukup besar pada periode 1988 hingga 2011.
Sementara, 10% kelompok kaya menikmati kenaikan kekayaan sebesar 46%.

Perekonomian global tidak bekerja untuk menarik orang-orang miskin ini keluar dari garis kemiskinan,” jelas Deborah Hardoon, Oxfam’s deputy head of research.

 

bloomberg: Once a billionaire, not always a billionaire.

Most of the world’s richest families 20 years ago have seen their fortunes shrink in the intervening decades, according to a report from UBS Group AG and PricewaterhouseCoopers released Tuesday. More than half, or 56 percent, of people with at least $1 billion in net worth in 1995 were not in that bracket as of 2014, the study said.

“Great wealth is volatile — highly volatile,” said Michael Spellacy, a senior partner at PwC.

Of the 289 billionaires in 1995, 126 remain in the group. Of the 163 who dropped out, 24 saw their wealth diluted among family members, 66 lost it to death and taxes, and 73 saw fortunes decline due to business failures and other issues, the report said.

New billionaires more than replaced those who lost their riches. UBS and PwC gathered data on 1,300 billionaires globally, more than 1,000 of them minted since 1995. The majority derived their money from finance, technology or the consumer and retail industries over the past two decades.

Another report by the firms in May found that more than two-thirds of billionaires are over the age of 60 and most have at least two children. “That second generation is really critical to whether the wealth is maintained,” said John Mathews, head of private wealth management for UBS Wealth Management Americas. “The right business acumen and family governance is really important.”

Surviving Billionaires

While most of 1995’s billionaires lost money, the rest did quite well. They’ve seen their wealth quadruple to an average of $11 billion from $2.9 billion 20 years ago, with their assets outperforming equity markets. Many held onto all or part of the family business that is the source of their wealth, and they re-invested in the companies, Spellacy said.

This year the world’s richest 400 people have lost an estimated $166 billion, or 4.1 percent of their combined fortune, as stock markets have lost ground and wealth derived from commodities such as oil has declined, according to the Bloomberg Billionaires Index. As of Dec. 14, their estimated net worth was a combined $3.89 trillion.

Women are taking on more decision-making for family businesses and investment strategy, UBS and PwC also found. While men vastly outnumber the women worth at least $1 billion, women billionaires are growing at a faster rate. About 80 percent of the richest women inherit or marry into their wealth, the study found, but a growing percentage are self-made, especially in Asia.

“We expect more and more self-made women billionaires in the future,” Mathews said.

KOMPAS.com – Majalah Forbes kembali menghadirkan daftar orang terkaya di Indonesia.

Daftar yang diberi nama Indonesia’s 50 Richest ini memuat 50 orang miliarder Indonesia, jumlah kekayaannya, dan sektor bisnis yang menjadi fokus pendorong kekayaan para orang super kaya tersebut.

Keluarga Hartono masih menempati posisi teratas dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia. Kekayaan Hartono mencapai 15,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 210,98 triliun (kurs Rp 13.700 per dollar AS) dari bisnis rokok Djarum dan perbankan yang digeluti selama ini.

Berikut daftar lengkap 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes:
1. Keluarga Hartono : 15,4 miliar dollar AS, Djarum, BCA
2. Susilo Wonowidjojo : 5,5 miliar dollar AS, tembakau, GGRM
3. Anthoni Salim : 5,4 miliar dollar AS, bisnis terdiversifikasi
4. Eka Tjipta Widjaja : 5,3 miliar dollar AS, minyak kelapa sawit, SINARMAS
5. Chairul Tanjung : 4,8 miliar dollar AS, bisnis terdiversifikasi
6. Sri Prakash Lohia : 4,7 miliar dollar AS, polyester
7. Bachtiar Karim : 3,3 miliar dollar AS, manufaktur
8. Boenjamin Setiawan : 3 miliar dollar AS, farmasi , KLBF
9. Mochtar Riady : 2,2 miliar dollar AS, bisnis terdiversifikasi
10. Tahir : 2 miliar dollar AS, bisnis terdiversifikasi, MAYAPADA
11. Peter Sondakh : 1,9 miliar dollar AS, investasi
12. Kusnan dan Rusdi Kirana : 1, 88 miliar dollar AS, maskapai penerbangan , LION
13. Murdaya Poo : 1.85 miliar dollar AS, bisnis terdiversifikasi
14. Putera Sampoerna : 1,65 dollar AS, investasi
15. Eddy Kusnadi Sariaatmadja : 1,6 miliar dollar AS, media dan teknologi
16. Ciputra : 1,5 miliar dollar AS, real estate
17. Eddy Katuari : 1,45 miliar dollar, consumer goods
18. Eka Tjandranegara : 1,4 miliar dollar AS, real estate
19. Kuncoro Wibowo : 1,38 miliar dollar AS, ritel
20. Theodore Rachmat : 1,35 miliar dollar AS, bisnis terdiverdifikasi
21. Ciliandra Fangiono : 1,3 miliar dollar AS, minyak kelapa sawit
22. Djoko Susanto : 1,2 miliar dollar AS, ritel
23. Husodo Angkosubroto : 1,1 miliar dollar AS, agribisnis, properti, asuransi
24. Achmad Hamami : 1,15 miliar dollar AS, alat berat
25. Martua Sitorus : 1,13 miliar dollar AS, minyak kelapa sawit

26. Soegiarto Adikoesoemo : 1,08 miliar dollar AS, kimia
27. Low Tuck Kwong : 1,05 miliar dollar AS, batu bara
28. Hary Tanoesoedibjo : 1 miliar dollar AS, media, MNCN
29. Purnomo Prawiro : 990 juta dollar AS, taksi
30. Rasyid Abdul : 975 juta dollar AS, kayu
31. Harjo Sutanto : 970 juta dollar AS, consumer goods
32. Husain Djojonegoro : 950 juta dollar ASm consumer goods
33. Edwin Soeryadjaya : 930 juta dollar AS, batu bara, investasi
34 . Sukanto Tanoto : 880 juta dollar AS, bisnis terdiversifikasi
35. Aksa Mahmud : 850 juta dollar AS, semen
36. Alexander Tedja : 825 juta dollar AS, real estate
37. Hashim Djojohadikusumo : 750 juta dollar AS, bisnis terdiversifikasi
38. Kartini Muljadi : 715 dollar AS, farmasi
39. Benny Subianto : 710 juta dollar AS, batu bara, investasi
40. Sudhamek : 665 juta dollar AS, consumer goods
41 . Lim Hariyanto Wijaya Sarwono : 660 juta dollar AS, minyak kelapa sawit
42. Garibaldi Thohir : 605 juta dollar AS, batu bara
43 . Osbert Lyman : 600 juta dollar AS, properti
44. Jogi Hendra Atmadja : 590 juta dollar AS, consumer goods
45. Iwan Lukminto : 540 juta dollar AS, tekstil
46 . Sjamsul Nursalim : 470 juta dollar AS, ban, ritel
47. Irwan Hidayat : 460 juta dollar AS, jamu
48. Arifin Panigoro : 450 juta dollar AS, minyak
49. The Ning King : 410 juta dollar AS, bisnis terdiversifikasi
50. Soetjipto Nagaria : 400 juta dollar AS, real estate

Bisnis.com, JAKARTA—Saham PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) milik taipan Peter Sondakh terus melorot dan menempati salah satu dari 10 top loosers. Bahkan, dalam 6 bulan terakhir, saham SMMT telah terkoreksi 92,38% dari Rp2.065 menjadi Rp149 per lembar.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan hari ini, Selasa (24/11/2015), IHSG ditutup naik 0,09% atau 3,31 poin ke level 4.545,38.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level terkuat 4.555,27 dan terlemah 4.534,58. Penguatan IHSG seiring dengan menguatnya mayoritas bursa saham Asia Pasifik.

Empat dari sembilan sektor yang ada di PT Bursa Efek Indonesia menguat, dipimpin oleh sektor infrastruktur 1,24%. Lima sektor lainnya melemah dengan dipimpin oleh sektor industri dasar dan kimia 1,63%.

Dari 521 saham yang ada di BEI, sebanyak 109 saham menguat, 141 saham melemah, dan 271 saham lainnya stagnan.

Kenaikan IHSG hari ini ditahan oleh melorotnya harga saham-saham seperti UNVR (-1,66%), INTP (-3,94%), SMGR (-4,17%), MIKA (-3,47%), dan BBNI (-0,96%).

 

Berikut 10 saham top loosers hari ini:

Ticker Emiten Harga Per Lembar Perubahan
JECC PT Jembo Cable Company Tbk. Rp1.350 -10,00%
SMMT PTGolden Eagle Energy Tbk. Rp149 -9,70%
MFMI PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk. Rp264 -9,59%
KARW PT ICTSI Jasa Prima Tbk. Rp189 -9,57%
KBLM PT Kabelindo Murni Tbk. Rp125 -9,42%
IKAI PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. Rp102 -8,93%
CASS PT Cardig Aero Services Tbk. Rp1.200 -8,40%
JKSW PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk. Rp66 -8,33%
ZBRA PT Zebra Nusantara Tbk. Rp82 -7,87%
TIRA PT Tira Austenite Tbk. Rp1.250 -7,41%

Sumber: Bursa Efek Indonesia.

 

Selasa, 26/05/2009 07:34 WIB
Daftar Orang Terkaya Indonesia versi Globe Asia
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Majalah Globe Asia kembali merilis daftar 150 orang terkaya di Indonesia tahun 2009. Tahun 2009 tampaknya menjadi tahun yang suram bagi orang-orang terkaya itu.

tahun 2009. Tahun 2009 tampaknya menjadi tahun yang suram bagi orang-orang terkaya itu.

Nilai kekayaan mereka turun jauh dibandingkan beberapa tahun kedepan. Namun majalah Globe Asia melihat tahun 2010 akan menjadi tahun yang lebih cemerlang bagi mereka.

Dalam daftar versi majalah Globe Asia yang dikutipdetikFinance, Selasa (26/5/2009) ini, tidak banyak nama yang berubah dalam 10 besar.

Namun yang bisa dicatat adalah nama Sandiaga Uno yang bisa jadi menjadi orang termuda yang masuk dalam daftar tersebut. Sandiaga Uno yang baru berusia 40 tahun berada di posisi ke 58 dengan nilai kekayaan US$ 220 juta.

Sementara Aburizal Bakrie mencatat penurunan nilai kekayaan yang sangat drastis. Jika di tahun 2008 pundi-pundi kekayaan Menko Kesra ini mencapai US$ 9,2 miliar, maka nilai kekayaannya di tahun 2009 turun drastis menjadi hanya US$ 1,85 miliar atau merosot hampir 80%.

Angka yang dirilis oleh Globe Asia ini tentu saja berbeda dengan yang dirilis oleh majalah Forbes. Dalam daftar orang terkaya di dunia yang dirilis Forbes beberapa waktu lalu, setidaknya ada 5 wakil Indonesia dalam daftar tersebut. Mereka adalah:

  • Peringkat 430: Michael Hartono (69), kekayaan US$ 1,7 miliar
  • Peringkat 430: R Budi Hartono (68), kekayaan US$ 1,7 miliar.
  • Peringkat 450: Sukanto Tanoto (59), kekayaan US$ 1,6 miliar
  • Peringkat 522: Martua Sitorus( 49), kekayaan US$ 1,4 miliar
  • Peringkat 701: Peter Sondakh (57), kekayaan US$ 1 miliar.

Peter Sondakh dalam daftar Globe Asia hanya berada di posisi ke-11 dengan nilai kekayaan US$ 845 juta, turun dibandingkan tahun 2008 yang mencapai US$ 1 miliar.
Sementara 10 besar daftar orang terkaya Indonesia versi majalah Globe Asia:

Nama Kelompok Usaha Tahun 2009 Tahun 2008
Budi Hartono Djarum US$ 4,1 Miliar US$ 6,8 miliar
Eka Tjipta Widjaja Sinar Mas US$ 3,2 miliar US$ 3,8 miliar
Sudono Salim Salim Group US$ 2,68 miliar US$ 3,04 miliar
Putera Sampoerna Sampoerna Capital US$ 2,2 miliar US$ 2,42 miliar
Aburizal Bakrie Bakrie Group US$ 1,85 miliar US 9,2 miliar
Martua Sitorus Wilmar International Holding US$ 1,3 miliar US$ 1,1 miliar
Sukanto Tanoto Raja Garuda Mas US$ 1,15 miliar US$ 1,43 miliar
Eddy William Katuari Wings Group US$ 1,1 miliar US$ 1,21 miliar
Murdaya Poo dan Siti Hartati Berca Group US$ 993 juta US$ 1,1 miliar
Hashim Djojohadikusumo Tirtamas Group US$ 850 juta US$ 1,05 miliar

(qom/qom)

 
 

Selasa, 26/05/2009 09:50 WIB
Prabowo Tak Masuk Daftar 150 Orang Kaya Indonesia
Irna Gustia – detikFinance

Jakarta – Harta kekayaan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto seperti dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai Rp 1,618 triliun

. Anehnya, dengan kekayaan sebesar itu Prabowo sama sekali tak masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia tahun 2009 versi Majalah Globe Asia.

Dalam daftar versi majalah Globe Asia yang dikutipdetikFinance, Selasa (26/5/2009) hanya nama adik Prabowo yakni Hashim Djojohadikusumo yang dengan gemilang masuk di urutan 10 besar.

Hashim (55 tahun) yang mengibarkan bendera bisnis Tirtamas Group ditaksir memiliki kekayaan US$ 850 atau sekitar Rp 8,5 triliun (dengan kurs 10.000/US$).

Kekayaan Hashim di tahun 2009 ini turun dibandingkan tahun lalu sebesar US$ 1,05 miliar.

Meski kekayaannya turun, namun peringkat Hashim naik dari tahun lalu yang di urutan 14. Bisnis Hashim meliputi minyak, pulp and paper dan petrokimia.

Prabowo dan Hashim diketahui memiliki perusahaan yang sama yakni Kiani Kertas yang kini namanya menjadi Kertas Nusantara.

Hashim sendiri lebih dulu menjadi pengusaha ketimbang Prabowo yang sebelumnya dikenal karirnya di dunia militer. Baru setelah keluar dari dunia militer, Prabowo diketahui mulai merintis bisnisnya.

Dari data KPK, Prabowo memiliki aset mulai dari puluhan kuda, kendaraan, properti, saham termasuk yang di Argentina dan Prancis.

Yang menarik dalam daftar 150 orang terkaya tersebut terdapat beberapa politisi yang juga pengusaha yakni:

 

  • Aburizal Bakrie (urutan 5) dengan harta US$ 1,85 miliar
  • Airlangga Hartarto (urutan 87) dengan harta US$ 133 juta
  • Jusuf Kalla (urutan 88) dengan harta US$ 132 juta
  • Sri Sultan Hamengkubuwono X (urutan 99) dengan harta US$ 120 juta
  • Surya Paloh (urutan 103) dengan harta US$ 108 juta
  • Siti Hardijanti Rukmana (urutan 112) dengan harta US$ 98 juta
  • MS Hidayat (urutan 117) dengan harta US$ 92,5 juta

(ir/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s