1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

2011-2016, Peter Sondakh disebut-sebut … 200311_240316 25 Maret 2016

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 12:08 am

resveratrol dalam anggur merah: amat BERMANFAAT pada kondisi pembuluh darah koroner jantung

INVES + TRADING 20 saham di warteg OTC gw, TELAH MENINGKATKAN LABA gw +34% dalam periode 3 bulan, awal 2016

dollar small

Bisnis.com, JAKARTA–Manajemen perusahaan taksi milik taipan Peter Sondakh, PT Express Trasindo Utama Tbk. (TAXI) mengaku tidak bertanggung jawab dan lepas tangan atas insiden yang terjadi saat aksi unjuk rasa pengemudi memprotes keberadaan taksi online Uber dan Grab.

David Santoso, Direktur Express Trasindo Utama, pemilik Taksi Express, mengatakan perseroan tidak pernah mendukung rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mitra pengemudi pada 22 Maret 2016.

“Pengemudi yang mengikuti unjuk rasa tetap diharuskan untuk memberikan setoran kepada perseroan sesuai dengan perjanjian antara pengemudi dan perseroan,” katanya dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia, Kamis (24/3/2016).

Dia mengatakan, perseroan telah melakukan evaluasi atas jumlah unit taksi yang mungkin tidak beroperasi pada 22 Maret tersebut. Manajemen berpandangan, bahwa terdapat potensi kehilangan pendapatan untuk unit taksi yang tidak beroperasi.

Akan tetapi, katanya, berdasarkan analisis yang dilakukan manajemen, jumlah kehilangan pendapatan pada 22 Maret 2016 itu tidak memberikan dampak yang material terhadap kinerja keuangan dan operasional perusaahaan.

Dia menegaskan, perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan dan menjaga layanan kepada konsumen. Di antaranya dengan melakukan peningkatan pelatihan layanan yang intensif kepada pengemudi, seperti kebersihan dan keramahan.

Kemudian, sistem penghargaan dan penindakan yang tegas untuk memberikan motivasi kepada pengemudi dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dan pengembangan sistem pemesanan taksi online yang stabil dan andal.

“Perseroan akan menindak tegas setiap pengemudi yang terbukti telah melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum, antara lain dengan cara memberikan teguran keras dan berbagai sanksi lainnya sampai dengan pemutusan hubungan kerja,” jelasnya.

animated-rocket-and-space-shuttle-image-0032

Jakarta detik -Ekonomi Indonesia tumbuh lambat di 2015, hanya naik 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya 5,02%. Hal ini mempengaruhi harta kekayaan para miliuner di Indonesia.

Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya 2016. Dalam daftar tersebut ada 20 orang yang berasal dari Indonesia.

Para miliuner yang berada di daftar ini, mayoritas adalah wajah lama. Sektor industrinya pun beragam, mulai dari rokok. perbankan, hingga manufaktur.

Tidak banyak pengusaha Indonesia yang sukses dari industri teknologi, kebanyakan masih di manufaktur, ritel, dan rokok.

Berikut ini daftar 10 orang terkaya versi Forbes, Rabu (2/3/2016).

10. Urutan 1121 dunia. Eddy Kusnadi Sariaatmadja (62), media. Kekayaan US$ 1,6 miliar (Rp 20,8 triliun).

 

9. Urutan 1011 dunia. Peter Sondakh (66). Perusahaan investasi. Kekayaan US$ 1,8 miliar (Rp 23,4 triliun).

8. Urutan 959 dunia. Murdaya Poo (75). Aneka industri. Kekayaan US$ 1,9 miliar (Rp 24,7 triliun).

7. Urutan 906 dunia. Tahir (63). Aneka industri. Kekayaan US$ 2 miliar (Rp 26 triliun).

6. Urutan 854 dunia. Mochtar Riady (86). Aneka industri. Kekayaan US$ 2,1 miliar (Rp 27,3 triliun).

5. Urutan 527 dunia. Bachtiar Karim (59). Manufaktur. Kekayaan US$ 3,2 miliar (Rp 41,6 triliun).

4. Urutan 358 dunia. Sri Prakash Lohia (63). Poliester. Kekayaan US$ 4,2 miliar (Rp 54,6 triliun).

3. Urutan 286 dunia. Chairul Tanjung (53). Aneka industri. Kekayaan US$ 4,9 miliar (Rp 63,7 triliun).

2. Urutan 146 dunia. Michael Hartono (76). Rokok dan bank. Kekayaan US$ 7,9 miliar (Rp 102,7 triliun).

1. Urutan 141 dunia. R. Budi Hartono. Rokok dan bank. Kekayaan US$ 8,1 miliar (Rp 105,3 triliun).

(ang/dnl)

double arrow picSMALL

JAKARTA.  Saham PT Eagle High Plantations Tbk. milik taipan Peter Sondakh melonjak hampir 100% dalam sebulan terakhir setelah orang terkaya ke-8 di Indonesia itu akan menjual kepemilikan hingga Rp3,5 triliun.

Sondakh melalui Rajawali Corpora memutuskan untuk menjual 30% saham BWPT yang dulu bernama PT BW Plantations Tbk. tersebut kepada perusahaan asal Malaysia, Felda Global Ventures Holdings senilai Rp3,5 triliun.

Rajawali Corpora tengah membahas finalisasi proses jual beli saham emiten berkode saham BWPT tersebut dengan nilai sekitar RM1 miliar setara dengan US$267,95 juta.

Berdasarkan data Bloomberg, saham BWPT melonjak 98,77% sejak penutupan perdagangan 5 Mei 2015 yakni Rp245 per saham yang merupakan titik terendah terakhir saham emiten yang sebelumnya bernama PT BW Plantations Tbk.

Pada perdagangan saham hari ini, Jumat (12/6/2015), saham BWPT melonjak 10,68% atau 47 poin ke level Rp487 per lembar saham. Saham BWPT dibuka pada level Rp460 per lembar dan diperdagangkan Rp450-Rp494 per lembar.

Hingga jeda siang, sebanyak 449,8 juta lembar saham BWPT ditransaksikan dengan kapitalisasi pasar Rp14,65 triliun. Sehari sebelumnya, saham BWPT ditutup pada level Rp440 per lembar.

Akan tetapi, bila dilihat dalam perdagangan selama 52 pekan terakhir, saham BWPT sempat menyentuh level terendah Rp241 per lembar dan tertinggi sebelum rights issue Rp1.068,25 per lembar dengan tingkat imbal hasil saham BWPT selama setahun mencapai minus 52,73%.

http://market.bisnis.com/read/20150612/190/442782/peter-sondakh-jual-rp35-triliun-saham-bwpt-melonjak-hampir-100
Sumber : BISNIS.COM

long jump icon

Bisnis.com, JAKARTA – Berikut ini daftar 10 orang terkaya di Indonesia seperti dikutip dari http://www.forbes.com.

Chairul Tanjung menempati peringtkat ketiga orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan US$4 miliar atau Rp46,3 triliun (asumsi Rp11.598/US$). Sementara itu, di level global, CT menempati posisi ke-375.

Orang terkaya di Indonesia masih ditempati oleh Budi Hartono dan Michael Hartono di tempat kedua. Kedua orang itu masing-masing menjadi orang terkaya ke-173 dan 184 di dunia.

1. R. Budi Hartono (US$7,6 miliar)

Robert Budi Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong lahir di Semarang, 28 April 1940. Dia seorang pengusaha Indonesia yang merupakan anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan. Robert merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia.

Kakaknya bernama Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang. Total kekayaan Robert pada 2014 US$7,6 miliar atau sekitar Rp91,2 triliun.

2. Michael Hartono (US$7,3 miliar)

Michael Bambang Hartono atau Oei Hwie Siang, lahir di Kudus, Jawa Tengah, 2 Oktober 1939; umur 74 tahun adalah salah seorang pemilik perusahaan rokok kretek Indonesia, Djarum.

Michael dan adiknya, Robert Budi Hartono, mewarisi Djarum setelah ayah mereka, Oei Wie Gwan, meninggal pada 1963. Oei Wie Gwan meninggal tidak lama setelah pabrik rokok Djarum terbakar habis.

Michael dan Robert bahu membahu mengibarkan bendera Djarum sampai ke luar negeri. Saat ini Djarum mendominasi pasar rokok kretek di Amerika Serikat, jauh melebihi Gudang Garam dan Sampoerna.

Total kekayaan Michael Hartono pada 2014 US$7,3 miliar atau Rp87,6 triliun.

3. Chairul Tanjung (US$4 miliar)

Chairul dilahirkan di Jakarta dalam keluarga yang kurang mampu. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah kecil. Ayahnya, yang berdarah Batak, berasal dari Tapanuli Tengah. Sedangkan ibunya, Halimah, yang berdarah Sunda berasal dari Cibadak, Sukabumi.

Saat kuliah di Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, CT telah memulai bisnis. CT membangun konglomerasi bisnis keuangan, multimedia, dan properti.

Pria yang lahir pada 16 Juni 1962 dikenal sebagai usahawan sukses bersama perusahaan yang dipimpinnya, Para Group.

Perusahaan konglomerasi miliknya, Para Group menjadi sebuah perusahaan bisnis membawahi beberapa perusahaan lain seperti Trans TV dan Bank Mega. Tahun ini, kekayaan CT mencapai Rp48 triliun.

4. Sri Paskah Lohia (US$3,5 miliar)

Sri Prakash Lohia adalah pendiri dan ketua Indorama Corporation -perusahaan petrokimia dan tekstil.

Lohia lahir dan besar di India, tetapi menghabiskan sebagian besar masa hidup profesionalnya di Indonesia sejak 1974. Kekayaan Sri Paskah pada 2014 Rp42 triliun.

5. Peter Sondakh (US$2,8 miliar)

Peter Sondakh, pemilik Rajawali Group, konglomerasi di sektor tambang, perkebunan, hotel dan jasa transportasi . Dia juga memiliki saham di taksi Express. Kekayaan Peter Sondakh pada tahun ini Rp33,6 triliun.

6. Mochtar Riady & family (US$2,5 miliar)

7. Sukanto Tanoto (US$2,1 miliar)

8. Bachtiar Karim (US$2 miliar)

9. Theodore Rachmat (US$1,85 miliar)

10. Tahir (US$1,85 miliar).

 

Editor : Sepudin Zuhri

Bisnis.com, JAKARTA–Perusahaan milik konglomerat Peter Sondakh PT Rajawali Corporation secara resmi mengakuisisi perusahaan asal Ingris Raya Matacuna Group Ltd dan Pegasus CP One Shares Class C.

Peter Sondakh tercatat sebagai orang terkaya ke-8 di Indonesia versi majalah Forbes dengan total kekayaan Rp27,4 triliun. Pria yang lahir pada 1953 itu mendirikan PT Rajawali Corporation sebagai cikal bakal konglomerasinya.

Secara tidak langsung, Rajawali Corpora menggenggam saham PT BW Plantation sebanyak 21,548% atau 963.482.640 lembar yang sebelumnya dimiliki oleh dua perusahaan itu.

Direktur Keuangan BW Plantation Kelik Irwanto menjelaskan telah terjadi perubahan kepemilikan saham perseroan akibat perubahan beneficial owner.

“Saya mendapatkan surat dari Matacuna dan Pegasus terkait beneficial owner sekarang menjadi Rajawali Corpora,” ungkapnya ketika dihubungi Bisnis, Senin (1/9/2014).

Perubahan kepemilikan saham emiten berkode saham BWPT itu setelah PT Rajawali Corpora mengakuisisi saham Matacuna Group. Secara otomatis, kepemilikan saham BWPT sebanyak 558.382.640 atau 12,488% yang sebelumnya digenggam Matacuna harus berpindah kepada Rajawali Corpora.

Begitu pula dengan Pegasus CP One Shares Class C yang didirikan di British Virgin Islands. Kepemilikan saham Pegasus diambil alih Rajawali Corpora yang kemudian secara tidak langsung mengalihkan saham BWPT sebesar 9,060%.

Pegasus sebelumnya memiliki saham BWPT sebanyak 405,1 juta lembar saham BWPT dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Kelik mengaku mendapatkan pemberitahuan resmi dari Matacuna dan Pegasus pada Jumat (29/8), atas perubahan kepemilikan tersebut. Dia menegaskan, perubahan kepemilikan itu bukan merupakan transaksi tutup sendiri atau crossing saham.

Dia juga mengaku belum mengetahui perubahan kepemilikan saham perseroan itu akan berpengaruh terhadap kebijakan ke BWPT ke depan.

“Belum ada pembicaraan dengan mereka sama sekali, belum ada dampaknya seperti apa,” paparnya.

Editor : Ismail Fahmi
NEW YORK, Sept 02, 2014 (AFP)
The euro-dollar exchange rate held steady Tuesday despite improved US data on construction and manufacturing, with traders focusing on Thursday’s European Central Bank policy meeting.

Meanwhile the pound took a hit after a poll showed Scottish independence advocates had a chance to win the September 18 referendum on breaking from the United Kingdom.

The euro was at $1.3132, a pinch above Monday’s close, on hold for the ECB’s response to a steady stream of poor eurozone data.

The common currency has been sinking for two months straight against the greenback as worries returned of recession and deflation in the eurozone.

Hopes are that the central bank will take fresh action to stimulate the economy, including an asset purchase program, though many worry it could put off the decision for another month.

“Investors are holding onto the outside prospect that the ECB might announce further steps to help boost growth and demand later this week… and this appears to be outweighing any concerns about the war between Ukraine and Russia,” said CMC Markets analyst Michael Hewson.

The pound suffered against the euro and dollar after the latest YouGov survey showed Scotland’s pro-independence camp within touching distance of victory.

“Although most analysts still expect Scotland to remain within the UK, the latest uptick in the Yes vote for independence has spooked the markets, which did not expect the vote to be this close,” said Kathy Lien of BK Asset Management.

   2100 GMT              Tuesday          Monday
   EUR/USD              1.3132          1.3129
   EUR/JPY              138.02          137.00
   EUR/CHF              1.2070          1.2073
   EUR/GBP              0.7974          0.7905
   USD/JPY              105.10          104.35
   USD/CHF              0.9190          0.9196
   GBP/USD              1.6469          1.6608

JAKARTA kontan. Grup Rajawali agresif melebarkan sayap bisnisnya lewat Bursa Efek Indonesia. Yang terbaru, PT Rajawali Corpora membeli saham emiten perkebunan, PT BW Plantation Tbk (BWPT).

Perusahaan milik Peter Sondakh ini mengambil alih 21,54% saham BWPT dengan membeli saham milik Metacuna Group Ltd dan Pegasus CP One. Rajawali juga menempatkan Managing Director-Business Development & Investment Rajawali, Stephen Kurniawan Sulistyo sebagai Komisaris Utama BWPT.

Kelik Irwantoro, Direktur Keuangan BWPT, menyatakan, mekanisme pembeliannya bukan melalui crossing saham. “Ini transaksi jual beli langsung di level atas,” ujar Kelik kepada KONTAN, Senin (1/9). Itu sebabnya, Kelik mengaku belum mengetahui nilai transaksi tersebut.

Sebagai gambaran, pada penutupan bursa kemarin, harga saham BWPT berada di level Rp 1.035 per saham. Jika nilai pembeliannya sama, setidaknya pembelian 21,54% saham BWPT mencapai sekitar Rp 997,2 miliar.

Pekan sebelumnya, Grup Rajawali juga menanam investasi di perusahaan periklanan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), melalui anak usahanya, PT Karya Citra Prima. Rajawali membeli 373 juta saham FORU setara 80,17% di harga Rp 270 per saham. Dus total nilai transaksi ini mencapai Rp 100 miliar. Rajawali pun berkewajiban menggelar tender offer saham FORU.

Empat tahun lalu, Rajawali juga memborong saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META). Rajawali membeli saham META milik Infrastructure Growth Fund (IGF) sebanyak 3,2 miliar setara 23,6% total saham. Transaksi ini bernilai Rp 448 miliar.

Di tahun yang sama, Rajawali juga masuk bursa saham lewat jalur belakang (backdoor listing) dengan membeli 70,85% saham PT Eatertainment International Tbk (SMMT), senilai Rp 12,74 miliar. Nama emiten ini kemudian diubah menjadi PT Golden Eagle Energy Tbk. Fokus bisnisnya juga berubah dari emiten restoran piza, steik dan hiburan menjadi usaha di bidang pertambangan.

Selain empat nama tadi, Rajawali juga menguasai saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI).

David N Sutyanto, Analis First Asia Capital mengatakan, track record emiten yang digenggam Grup Rajawali profitabilitas terus meningkat. Rajawali pernah meraup Rp 3,35 triliun dari penjualan 56,96% saham PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) pada British American Tobacco (BAT) Plc.

Untuk pilihan saham, David menyukai TAXI, meski kinerjanya bisa turun karena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Dia yakin, kinerja TAXI cepat pulih.

Saham BWPT pun layak dicermati usai akuisisi ini. Analis MNC Securities, Dian Agustina mengatakan, BWPT akan lebih mudah mendapatkan pendanaan untuk penambahan lahan. Apalagi, saat ini lahan BWPT tertinggal dibanding emiten kebun lainnya.

David menilai, META dibayangi beban operasional karena menggunakan kurs dollar AS. Sementara FORU bisa berkembang dan termasuk yang disukai investor.
Editor: Sanny Cicilia
Makna di Balik 7 Orang Terkaya Baru RI

Pengamat ekonomi David Sumual – foto: istimewa
Oleh: Ahmad Munjin
Ekonomi – Senin, 14 Maret 2011 | 07:33 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Kenaikan jumlah orang Indonesia dalam daftar terkaya dunia menandakan, positifnya pertumbuhan. Tapi di sisi lain, juga bermakna kesenjangan.

Pengamat ekonomi David Sumual mengatakan, kenaikan jumlah pengusaha yang masuk dalam orang terkaya dunia menandakan positifnya pertumbuhan suatu negara. Menurutnya, dalam satu dekade terakhir, orang terkaya baru Indonesia memiliki korelasi positif dengan bisnis di sektor komoditas.

Hal itu, menurutnya, dipicu oleh kenaikan harga komoditas beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, RI juga merupakan pasar yang besar. Sebab, penduduk produktif terus meningkat. “Mereka memanfaatkan besarnya pasar dengan jeli sehingga pengusaha bisa berkembang cepat,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (11/3).

Menurut David, pengusaha-pengusaha itu sukses menangkap keinginan pasar. Orang-orang terkaya itu, jeli dalam melihat peluang bisnis dan prospek ke depan. “Karena itu, wajar mereka saat ini menikmati hasil kejeliannya itu,” ujarnya.

Kelihaian menangkap peluang itu, menurut David tidak mengenal umur. Dia mencontohkan Garibaldi Tahir yang masuk dalam 7 orang terkaya baru asal Indonesia. Menurutnya, Garibaldi mulai berbisnis baru-baru ini.

Di sisi lain, kecenderungan orang terkaya saat ini tidak berasal dari negara maju melainkan negara berkembang. Misalnya, Carlos Slim Helu yang kini menjadi orang terkaya di Planet Bumi, bukan berasal dari negara maju. Carlos merupakan penguasa bisnis telekomunikasi asal Meksiko versi majalah Forbes.

Pria berusia 71 tahun ini diperkirakan memiliki kekayaan hingga US$74 miliar. Jumlah itu menempatkannya di puncak daftar orang terkaya Forbes untuk 2011. Karena itu, lanjut David, selain komoditas yang membuat orang kaya, juga sektor komunikasi dalam satu dekade terakhir.

Begitu juga dengan, Bill Gates yang saat ini menempati urutan kedua terkaya dunia. Menurut David, pada 1990-an, dia bercita-cita, setiap rumah memiliki satu komputer pribadi. Cita-cita itu, pada 1980-an, dianggap ‘gila’, karena mustahil tiap rumah memiliki komputer.

“Sekarang, hal itu menjadi satu hal yang biasa. Bahkan, dalam satu keluarga bisa ada 2-3 notebook,” paparnya. Orang terkaya merupakan pendobrak. Orang yang bisa mengubah arah bisnis dengan menciptakan tren baru.

Di sisi lain, secara teori ekonomi, memang di negara berkembang seperti Indonesia kemunculan orang terkaya baru bisa juga bermakna kesenjangan. Sebab, ekonomi baru tumbuh. Tapi, sejalan dengan ekonomi yang semakin maju, kesenjangan itu bisa dikurangi. “Kondisi ini terjadi di Jepang dan China saat ini yang juga mengalami kesenjangan,” ujarnya.

Pada satu titik tertentu menurut David, pemerintah bisa mengusahakan fungsi distribusi peluang usaha. Pemerintah memberikan peluang (playing of field) yang sama. “Sehingga, semua orang punya kesempatan untuk maju. Semua orang bisa berbisnis dengan mudah,” tandas David.

Diberitakan, tahun ini, Majalah Forbes memasukan 14 pengusaha Indonesia dalam daftar orang terkaya dunia. Padahal di 2010 hanya tujuh pengusaha. Ketujuh pendatang baru itu adalah Sri Prakash Lohia, Kiki Barki, Edwin Soeryadjaya, Garibaldi Tohir, Theodore Rachmat, Murdaya Phoo dan Benny Subianto.

Mereka menemani tujuh pengusaha yang tahun lalu sudah masuk daftar yaitu R Budi Hartono, Michael Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Chairul Tanjung.

Pendatang baru pertama adalah Sri Pakasih Lohia yang masuk urutan 564 dengan kekayaan US$2,1 miliar. Kiki Barki berada di urutan ke 595 terkaya dunia dan nomer 7 terkaya di Indonesia senilai US$2 miliar. Berikutnya adalah Edwin Soeryadjaya diurutan 782 dengan kekayaan mencapai US$1,6 miliar.

Garibaldi Thohir diurutan 833 dengan kekayaan US$1,5 miliar. Theodore Rachmat berada di urutan 938 dengan kekayaan US$1,3 miliar. Moerdaya Poo berada di urutan 1057 dengan kekayaan U$1,1 miliar. Sedangkan Benny Subianto di urutan 1140 memiliki kekayaan US$1 miliar. [mdr]
Ini 14 Orang Terkaya di Indonesia
Penulis: Erlangga Dj | Editor: Erlangga Djumena
Kamis, 10 Maret 2011 | 10:46 WIB

KOMPAS.com — Tahun ini, dua bersaudara pewaris perusahaan Djarum masih menjadi orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan 2011 Billionaires List yang dikeluarkan Forbes, Rabu (9/3/2011) waktu setempat, posisi ke-1 dan ke-2 orang terkaya di Indonesia ditempati Budi Hartono dan Michael Hartono. Mereka sama-sama memiliki harta senilai 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 45 triliun (kurs Rp 9.000 per dollar AS). Keduanya berada di posisi ke-208 dari 1.210 orang terkaya sejagat.

Dibanding dari kepulan asap rokok Djarum, pundi-pundi kekayaan mereka sebagian besar berasal dari Bank Central Asia. Selain itu, mereka juga menguasai perkebunan sawit seluas 65.000 hektar di Kalimantan Barat sejak tahun 2008. Keduanya juga memiliki properti Grand Indonesia. Djarum yang sudah dilarang di Amerika Serikat sejak 2009 bersama sejumlah rokok kretek lainnya meluncurkan Dos Hermanos, sebuah cerutu premium hasil racikan tembakau Indonesia dan Brasil.

Di posisi ketiga orang terkaya di Indonesia atau urutan ke-304 dunia ada Low Tuck Kwong dengan kekayaaan senilai 3,6 miliar dollar AS. Mesin uang pria berusia 62 tahun ini berasal dari Bayan Resources. Saham perusahaan tambang ini sudah meningkat tiga kali lipat dibanding saat IPO tahun 2008. Belum lama ini Bayan mengeluarkan 270 juta dollar AS untuk mengakuisisi tambang Australia. Pria kelahiran Singapura ini pindah ke Indonesia tahun 1972. Ia juga memiliki saham di Manhattan Resources dan Singapore HealthPartners.

Tempat keempat (ke-420 dunia) diduduki Martua Sitorus dengan kekayaan 2,7 miliar dollar AS. Pria yang bertempat tinggal di Singapura ini memiliki Wilmar International, perusahaan penghasil minyak sawit nomor satu dunia.

Berikut urutan lengkap WNI yang masuk ke dalam daftar orang terkaya 2011 versi Forbes:

5. (488) Peter Sondakh (Grup Rajawali), kekayaan 2,4 miliar dollar AS.
6. (564) Sri Prakash Lohia (Indorama), kekayaan 2,1 miliar dollar AS.
7. (595) Kiki Barki (Harum Energy), kekayaan 2 miliar dollar AS.
8. (651) Sukanto Tanoto (Raja Garuda Emas), kekayaan 1,9 dollar AS.
9. (782) Edwin Soeryadjaya (Saratoga), kekayaan 1,6 miliar dollar AS.
10. (833) Garibaldi Thohir (Adaro Energy), kekayaan 1,5 miliar dollar AS.
11. (938) Theodore Rachmat (Adaro Energy), kekayaan 1,3 miliar dollar AS.
12. (1057) Chairul Tanjung (Para Group), kekayaan 1,1 miliar dollar AS.
13. (1057) Murdaya Poo (Metropolitan Kentjana), kekayaan 1,1 miliar dollar AS.
14. (1140) Benny Subianto (Adaro Energy), kekayaan 1 miliar dollar AS.

Sarjana Belum Dapat Pekerjaan Sebaiknya Wirausaha
Jumat, 11 Maret 2011 | 12:46
setidaknya jadi seperti Peter Sondakh, sang investor saham indon

AMBON – Menkop dan UKM Syarief Hasan mengingatkan masyarakat terpelajar seperti para sarjana yang belum mendapatkan lapangan pekerjaan untuk tidak merasa takut menjadi seorang wirausaha.

“Jangan takut jadi wirausaha sebab profesi ini merupakan salah satu lapangan pekerjaan yang bermartabat serta membawa manfaat besar bagi diri sendiri maupun masyarakat dan bangsa,” kata Menkop dalam sambutannya yang disampaikan Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha Kemenkop UKM, Neddy Rafinaldy Halim di Ambon, Jumat.

Pola pikir masyarakat untuk menjadi pegawai negeri, anggota TNI atau Polri setelah lulus menjadi sarjana sudah waktunya diubah sehingga memiliki kemandirian dan berani menjadi wirausah muda dan andal.

Pencanangan gerakan kewirausahaan nasional telah dilaksanakan pada 2 Februari 2011 yang dihadiri kepala negara dan pejabat tinggi lainnya sebagai komitmen pemerintah serta seluruh komponen bangsa untuk membangun negara ini melalui kewirausahaan.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Pemprov Maluku dalam membangun sinergitas program dengan Kemkop UKM khususnya melalui upaya peningkatan jiwa dan semangat serta kemandirian sarjana di bidang kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja,” kata Menkop.

Pemerintah menerbitkan Inpres 1/2010 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional dan Inpres nomor 03/2010 tentang program pembangunan yang berkeadilan.

“Di mana amanat untuk mengembangkan kewirausahaan menjadi bagian penting dalam upaya mendorong peningkatan daya saing, pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran,” katanya.

Selama periode 2004 hingga 2014, pemerintah berhasil meningkatkan kinerja positif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 5,1% (2004) menjadi 5,8% pada 2010 dengan proyeksi 2014 sekitar 7,7%.

Sementara tingkat pengangguran turun dari 9,95 pada 2004 menjadi 7,14% 2010 dan diproyeksikan turun menjadi 5 – 6% untuk tiga tahun ke depan dan penurunan angka kemiskinan dari 16,7% pada 2004 menjadi 13,32% pada 2010 dan diproyeksi 2014 turun menjadi 8-10%.

Adapun jumlah penduduk masih menganggur 8,31 juta orang atau sekitar 7,14% dari total angkatan kerja dan yang berlatar belakang pendidikan perguruan tinggi mencapai 710.128 orang atau 11,92%. (gor/ant)
Batu Bara
Mereka bergerak di perusahaan tambang yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
JUM’AT, 11 MARET 2011, 11:41 WIB Antique

VIVAnews – Sejumlah 14 pengusaha Indonesia masuk dalam daftar orang-orang terkaya dunia dalam majalah bisnis terkemuka, Forbes. Dari nama yang masuk dalam daftar tersebut, mereka tercatat paling banyak berbisnis di tambang batu bara.

Nah, siapa saja mereka? Berikut, urutan dalam daftar orang-orang terkaya dunia dan Indonesia, seiring kerberhasilan mereka di bidang pertambangan batu bara.
1. Low Tuck Kwong, masuk dalam urutan 304 daftar orang-orang terkaya di dunia dari hari bisnis tambang batu bara. Kekayaanya tercatat mencapai US$3,6 miliar dan berhasil menjadi orang ketiga terkaya di Indonesia.

Keberhasilan pria kelahiran Singapura ini terpicu harga saham tambang miliknya, PT Bayan Resources Tbk yang naik tiga kali lipat sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia tahun 2008. Perusahaan yang mencatatkan keuntungan US$270 juta itu baru-baru ini berniat mengakuisisi perusahaan tambang Australia.

Pria yang saat ini berusia 62 tahun, tercatat pertama masuk bisnis tambang batu bara pada 1997, lima tahun setelah ia resmi menjadi warga Indonesia. Pencinta hewan ini juga diketahui memiliki saham di Manhattan Resources Singapura yang terdaftar di Singapura HealthPartners.

2. Kiki Barki, masuk urutan 595 orang terkaya dunia dan menduduki posisi ketujuh orang kaya di Indonesia, dengan kekayaan dari hasil tambang batu bara mencapai US$2 miliar.

Orang kawakan di industri batu bara ini membuat debut, berkat penawaran saham umum PT Harum Energy Tbk Oktober tahun lalu.
Pria yang memiliki hobi membaca, berenang, dan jogging ini juga berhasil mempertahankan mayoritas saham di Harum Energy. Lelaki berusia 71 tahun ini juga tercatat memiliki saham di perusahaan tambang di Australia, Cockatoo Coal.

3. Edwin Soeryadjaya, dengan kekayaan sebesar US$1,6 miliar berada di posisi 782 orang paling kaya dunia dan urutan sembilan terkaya di Indonesia.

Pria berusia 62 tahun ini berjaya di bisnis batu bara melalui PT Adaro Energy Tbk. Ia memiliki saham di perusahaan tambang tersebut melalui perusahaan investasi Saratoga Investama Sedaya.
Melalui perusahaan investasi itu juga, ayah dari tiga anak itu tercatat menjadi pemilik perusahaan infrastruktur PT Tower Bersama.

4. Garibaldi Thohir, tercatat menduduki urutan 833 orang terkaya dunia dan 10 paling kaya di Indonesia, dengan kekayaan dari binis tambang mencapai US$1,5 miliar.

Miliarder baru ini masuk daftar orang terkaya karena terdorong menguatnya saham perusahaan tambang miliknya, PT Adaro Energy Tbk sebesar 30 persen di bursa.

Pria berusia 45 tahun ini tercatat mulai berbisnis di pertambangan batu bara pada tahun 1992 dan kemudian mendirikan PT Wom Finance, yang sekarang masuk dalam kelompok perusahaan finansial publik terbesar di Indonesia.

Sedangkan Adaro Energy sendiri merupakan produsen batu bara termal kedua terbesar di Indonesia dan mengoperasikan tambang batu bara tunggal terbesar yang memproduksi “envirocoal” dengan karbon rendah dan kandungan sulfur.

5. Theodore Rachmat, dengan kekayaan mencapai US$1,3 miliar menjadi orang terkaya dunia pada posisi 938 atau urutan 11 orang paling kaya se-Indonesia.

Insiyur teknik mesin ini memulai karirnya di perusahaan produsen mobil PT Astra International Tbk pada tahun 1969. Namun, pria berusia 67 tahun ini sekarang terlibat dalam PT Adaro Energy Tbk, produsen batu bara terbesar di Indonesia.
Sepupu miliarder Edwin Soeryadjaya ini tercatat sebagai Wakil Presiden Komisaris Adaro Energy dan menjadi Presiden Komisaris pada Adira Finance.

6. Benny Subianto, berada di urutan 1.140 orang terkaya di dunia dan ke 14 orang paling kaya Indonesia, dengan kekayaan sebesar US$1 miliar.

Pria dengan tiga anak ini tercatat masuk dalam lima besar pemegang saham perusahaan tambang batu bara PT Adaro Energy Tbk. Mantan Wakil Direktur Utama produsen mobil PT Astra International Tbk, mantan Direktur Utama PT United Tractor Tbk saat ini juga menjalankan bisnis perusahaan kelapa sawit di bawah bendara Grup Astra.
• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s