1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

widely, wisely @inve$ta$i (2) 21 Oktober 2016

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 12:56 am

resveratrol dalam anggur merah: amat BERMANFAAT pada kondisi pembuluh darah koroner jantung

INVES + TRADING 20 saham di warteg OTC gw, TELAH MENINGKATKAN LABA gw +34% dalam periode 3 bulan, awal 2016

valentineEVERYsmall

What are the two most important drivers for your high net worth clients to hold wealth offshore?
Access to a greater or better range of investment options 24.0%
Better investment returns are expected from wealth managed offshore 25.4%
Client anonymity 3.5%
Local economic instability 12.7%
Local political instability 4.7%
Tax efficiency 14.8%
The local currency is expected to weaken 7.7%
They used to live in the offshore center 5.9%
Other 1.4%

Source: Verdict Financial

rounding pen

membosenKan tapi KAYA

 big-dancing-banana-smiley-emoticon
BISNIS

Bagaimana Mengakali Otak Anda untuk Bisa Menabung?

Banyak orang hidup dari kegiatan “gali lubang tutup lubang“.
Selasa, 5 Mei 2015 | 06:29 WIB
Oleh : Siti Nuraisyah Dewi
Reset otak (HaloMoney)

VIVA.co.id – Ketika membuat sebuah pilihan, pastinya Anda menginginkan hal-hal yang lebih baik.

Pendapat itu adalah asumsi dari teori pemilihan rasional. Teori tersebut, meyakini bahwa seorang individu bertindak untuk memaksimalkan keuntungan pribadi yang bisa mereka dapatkan.

Teori pemilihan secara rasional (rational choice theory) menemukan jalan menuju diktat ekonomi, terkait tindakan manusia dalam melakukan pilihan ekonomi dan menggaris bawahi bahwa setiap keputusan yang dipikirkan secara matang supaya pengambil keputusan mendapatkan keuntungan maksimal dari apa pun yang dilakukan.

Namun, pada kenyataannya kita tidak selalu bersikap rasional setiap waktu.

Kalau teori pilihan rasional itu benar, semua orang akan pergi ke bank untuk menabung dan memiliki jumlah tabungan yang banyak, karena itu adalah hal yang logis untuk dilakukan.

Tapi pada kenyataannya, kita masih bisa melihat banyak orang hidup dari kegiatan “gali lubang tutup lubang“.

Bahkan, dengan kondisinya yang seperti itu, masih banyak orang yang pergi bersenang-senang ke kafe, atau bahkan pergi berjudi dan mempertaruhkan banyak uang, meskipun kecil sekali peluang mereka untuk menang dan mendapatkan uang.

Seringkali kita mengedepankan perasaan, atau insting kita dalam mengambil keputusan. Untuk itu, seringkali kita membeli sesuai dengan dorongan emosi.

Itulah, mengapa iklan di TV seringkali muncul dalam wujud memengaruhi emosi Anda, terutama untuk membeli sebuah barang.

Jadi, bagaimana kita mengakali otak kita, sehingga mau untuk menyimpan uang dan tidak terbawa emosi, atau dorongan ingin membeli secara impulsif? Mari kita intip beberapa riset yang berkaitan dengan hal ini:

Test Marshmallow dan mengontrol diri

Tes Marshmallow adalah eksperimen yang dilakukan pada tahun 1960-an, di mana anak-anak yang mengikuti penelitian ini diberikan sebuah marshmallow dan diberikan pilihan untuk memakan marshmallow itu sekarang, atau mendapat tambahan satu marshmallow lagi, jika mereka menunggu 15 menit dan tidak memakan marshmallow pertama saat itu juga.

Tentu saja, beberapa anak tidak menunggu sampai 15 menit untuk mendapat dua marshmallow, yang mana menjadi suatu pukulan bagi teori pilihan rasional.

Studi lanjutan beberapa tahun kemudian menunjukkan bahwa mereka, anak-anak yang mempunyai kontrol diri bagus dan menunggu 15 menit kemudian untuk mendapat dua marshmallow, mempunyai performa lebih baik secara sosial dan kognitif.

Anak-anak yang bisa mengontrol diri mereka juga mempunyai gaya hidup yang lebih sehat.

Jakarta detik -Jumlah total simpanan nasabah pada bank di Indonesia hingga Februari 2015 mencapai Rp 4.222,462 triliun. Naik Rp 53,503 triliun (1,27%) dibanding bulan sebelumnya.Dari total tersebut, ada 228.689 rekening yang memiliki simpanan di atas Rp 2 miliar. Jumlah simpanan nasabah di atas Rp 2 miliar mencapai Rp 2.369,456 triliun.Dalam data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang dikutip, Sabtu (25/4/2015), jumlah rekening nasabah dengan simpanan di atas Rp 2 miliar naik 0,11% dari bulan sebelummya, yang mencapai 228.433 rekening.Sementara rekening nasabah dengan simpanan Rp 2 miliar ke bawah mencapai 161.939.414 rekening. Total simpanannya turun dari 1.855,368 triliun menjadi Rp 1.853,006 triliun.Simpanan dalam jumlah rupiah naik 1,44% dalam sebulan menjadi Rp 3.513,395 triliun. Sementara simpanan dalam valuta asing naik 0,51% dalam sebulan menjadi Rp 709,067 miliar.

(dnl/dnl)

JAKARTA – Usia 30 tahun merupakan usia yang matang dan menjadi sebuah penentu kesuksesan Anda. Pada usia tersebut, seseorang akan dihadapkan pada banyak pilihan baik yang masih lajang maupun yang sudah berumah tangga.

Anda perlu memiliki tabungan yang mencukupi untuk menentukan pilihan tersebut, seperti pembelian rumah, kendaraan dan semacamnya.

Berikut empat langkah yang perlu Anda lakukan sebelum usia 30 tahun agar berada pada kesuksesan finansial sepanjang hidup seperti dilansir dalam artikel berjudul Financial Goals to Reach by Age 30 oleh Ahli Keuangan, Miriam Caldwell, Sabtu (25/4/2015).

1. Bebas utang

Pastikan bahwa Anda terbebas dari utang sangatlah penting dilakukan sebelum usia mencapai 30 tahun. Ketika Anda mengelola dan melunasinya dengan baik, ini akan membuka pintu untuk langkah-langkah lain dalam hidup Anda, seperti memiliki rumah, mobil, dan sebagainya di usia yang matang nanti.

2. Tabungan pensiun

Anda dapat menabung untuk masa pensiun nantinya dimulai dengan pekerjaan pertama Anda. Anda harus mulai menyimpan setidaknya 15 persen dari penghasilan Anda untuk memasuki masa pensiun. Membangun kebiasaan ini dan membuatnya menjadi prioritas akan berdampak positif sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang pensiun saat usia bertambah.

3. Simpan untuk pembayaran DP rumah

Down Payment (DP) atau uang muka cicilan rumah membuat lebih mudah untuk memenuhi syarat membeli sebuah rumah. Menyimpan uang untuk DP rumah akan membantu Anda menjadi siap ketika saatnya tiba untuk Anda membeli rumah impian Anda.

 

4. Fokus pada karier

Luangkan waktu untuk membuat jaringan profesional yang solid dan untuk membuat karier semakin cemerlang. Usia 20 tahun ke atas adalah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi pilihan yang berbeda.

Jika Anda masih lajang, Anda dapat pindah ke berbagai kota untuk mengejar pekerjaan impian Anda dan fokus pada membangun reputasi yang baik.

5. Bentuk kebiasaan keuangan yang baik

Bangunlah kebiasaan keuangan yang baik saat Anda berada di usia 20-an tahun. Ini termasuk mengelola kartu kredit dengan baik, dan memperbaiki kesalahan seperti keterlambatan pembayaran yang telah Anda buat di masa lalu.

Selain itu, menyisihkan uang untuk dana darurat juga perlu dilakukan untuk dapat menangani hal-hal seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara mendadak atau sakit yang tidak terduga.

(rzk)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s