sumber: Investor Daily

Jakarta – Perkembangan industri pasar modal yang signifikan beberapa tahun terakhir menuntut adanya tenaga profesional berlisensi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM-FEB UI) kali ini menggandeng Melbourne Business School untuk mengembangkan pendidikan pasar modal.

Kerja sama ini dilakukan dalam rangka mengembangkan pendidikan untuk menyiapkan tenaga profesional yang kompeten dan handal di bidang pasar modal. Hal ini dilakukan karena meningkatnya minat investor untuk berinvestasi di Indonesia.

“Lewat Pendidikan Manajemen Pasar Modal, UI melaksanakan kewajibannya untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) andal dan berkualitas, serta mengembangkan pendidikan yang didasarkan pada kebutuhan industri,” ujar Wakil Rektor UI, Adi Zakaria Affif, saat ditemui di Jakarta, Jumat (20/3).

Hal ini sendiri dilakukan dengan cara melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku industri, dan akademisi untuk mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang tepat sasaran.

“Dengan ini, kami harap bisa menghasilkan lulusan Manajemen Pasar Modal yang dapat berkontribusi positif dalam pertumbuhan industri pasar modal serta memberi manfaat nyata pada pertumbuhan perekonomian Indonesia di masa depan,” lanjut Adi.

Lebih lanjut, Ketua OJK, Muliaman Darmansyah Hadad menyatakan pentingnya pendidikan pasar modal karena adanya tren pergeseran pembiayaan di Indonesia.

“Kalau dulu Indonesia sangat bergantung pada industri perbankan untuk segi pembiayaan, kini sudah mulai ada pergeseran. Banyak perusahaan yang sudah mulai tertarik dengan pasar modal untuk pembiayaan perusahaannya,” ujar Muliaman saat ditemui di kesempatan yang sama.

Penulis: Riska Rahman/FMB